Jurnal Online Universitas Madura
Not a member yet
    1311 research outputs found

    Peningkatan Gula Alami dan Kualitas Fisik Keju Cottage dengan Penambahan Sari Buah Kurma

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kadar gula alami dan kualitas sensoris keju cottage melalui penambahan sari buah kurma. Keju cottage dikenal sebagai produk olahan susu dengan nilai gizi tinggi, namun memiliki cita rasa yang cenderung tawar dan kurang menarik secara sensoris. Penambahan sari buah kurma sebagai pemanis alami diharapkan mampu meningkatkan rasa, warna, aroma, dan tekstur keju cottage sekaligus menambah nilai gizi dan fungsionalnya. Penelitian dilakukan dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Pengamatan dilakukan terhadap parameter organoleptik (warna, rasa, aroma, tekstur) melalui uji panelis serta analisis laboratorium terhadap kandungan gula (glukosa) menggunakan metode spektrofotometri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan dengan penambahan sari kurma 15–20% memberikan pengaruh signifikan terhadap peningkatan kualitas sensoris dan kadar gula alami keju cottage. Rasa menjadi lebih manis alami, aroma lebih khas, tekstur lebih lembut dan creamy, serta warna berubah menjadi lebih menarik. Penambahan sari kurma juga terbukti meningkatkan kadar glukosa produk secara nyataKata Kunci: keju cottage, sari buah kurma, pemanis alami, kualitas fisik, kasar glukos

    EFEKTIVITAS PROGRAM PASAR MURAH DI KELURAHAN DEMANGAN BANGKALAN

    No full text
    Program pasar murah merupakan salah satu kebijakan pemerintah yang bertujuan untuk menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok serta membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga yang lebih terjangkau. Program ini dilaksanakan oleh pemerintah daerah melalui dinas terkait sebagai bentuk intervensi kebijakan dalam mengatasi kenaikan harga bahan pokok di pasar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pelaksanaan program pasar murah di Kelurahan Demangan Kecamatan Bangkalan Kabupaten Bangkalan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari tujuh orang yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling, yaitu pihak Dinas Perdagangan, pedagang, serta masyarakat sebagai penerima manfaat program. Analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Penelitian ini menggunakan indikator efektivitas program menurut Sutrisno yang meliputi pemahaman program, ketepatan sasaran, ketepatan waktu, tercapainya tujuan, dan perubahan nyata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan program pasar murah di Kelurahan Demangan belum berjalan secara optimal. Meskipun program ini mampu membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga lebih murah, beberapa indikator efektivitas masih belum terpenuhi secara maksimal. Permasalahan yang ditemukan antara lain antrian yang panjang, pembatasan pembelian produk, serta distribusi yang belum merata kepada seluruh masyarakat. Oleh karena itu diperlukan peningkatan dalam aspek perencanaan program, mekanisme distribusi, serta sosialisasi agar pelaksanaan program pasar murah dapat berjalan lebih efektif dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat

    GAP BOARD AS AN ALTERNATIVE MEDIA TO MOTIVATE TEACHING STUDENTS (PRE-SERVICE TEACHER PERCEPTION IN TEACHING MEDIA)

    Full text link
    This research employed a qualitative descriptive approach aimed at providing a comprehensive and detailed description of learning phenomena using everyday language. The study examined students’ perceptions of the use of Gap Board media in the learning process. The findings indicate that the Gap Board is perceived as interesting, challenging, and effective in enhancing student motivation, learning activities, and overall learning experience. The dominance of agree and strongly agree responses across all indicators suggests a positive student response to learning that integrates visual elements, challenges, and active engagement. Furthermore, the challenging elements embedded in the Gap Board contribute to increased learning motivation, supporting intrinsic motivation theory, which posits that enjoyable yet challenging activities foster sustained interest and engagement

    MODERNISASI SISTEM POLITIK: TANTANGAN DAN PELUANG

    No full text
    Dalam artikel yang berjudul "Modernisasi Sistem Politik: Tantangan dan Peluang," saya mengeksplorasi sifat ganda dari modernisasi politik, yang menawarkan peluang signifikan untuk peningkatan tata kelola dan partisipasi warga, sekaligus menghadirkan tan tangan yang berat terkait keadilan, stabilitas, dan integrasi budaya. Melalui pendekatan campuran yang menggabungkan tinjauan historis kualitatif dan studi kasus, saya menganalisis evolusi sistem politik, dampak kemajuan teknologi, serta peran faktor sosial dan budaya. Temuan saya menggambarkan interaksi kompleks antara model tata kelola tradisional dan praktik modern, yang ditekankan oleh studi kasus yang beragam yang menyoroti keberhasilan dan kegagalan dalam modernisasi politik. Saya menyimpulkan bahwa meskipun modernisasi dapat mengarah pada tata kelola yang lebih baik, hal ini memerlukan keseimbangan yang hati-hati antara berbagai faktor untuk memastikan inklusivitas dan efektivitas dalam struktur tata kelola di masa depan

    AN ANALYSIS SEMANTIC OF LEXICAL AND CONTEXTUAL MEANING OF MAHER ZAIN’S SONG

    Full text link
    Semantics is a sub discipline of linguistics which focuses on the study of meaning. The present study analyzes about semantics analysis especially on the lexical meaning and contextual meaning. The lexical meaning is to be interpreted as the meaning of lexemes depending on the meaning of sentences which they occur.lexical meaning is the meaning of the word when the word is seen separately, either in form or form a lexeme affix whose meaning is more or less fixed, as can be read in a certain passage dictionary. Contextual meaning could be regarded as a situational meaning. It arised as a result of the relationship between speech and context. It took the form of a lot of things. This study aim to describe lexical and contextual meaning. This study is uses descriptive qualitative method. The informants used data source, data collection, and data analysis.get a short strory about this song and they are known about the theme of this song

    Literasi Matematika Siswa Sekolah Dasar pada Materi Pecahan Ditinjau dari Kemampuan Matematika

    Full text link
    Jenis penelitian ini yaitu kualitatif yang bertujuan untuk mendeskripsikan literasi matematika siswa Sekolah Dasar ditinjau dari kemampuan matematika dalam menyelesaikan masalah pecahan. Subjek penelitian ialah 3 siswa kelas V SDN Polagan II Pamekasan yang masing-masing berkemampuan matematika tinggi, sedang, dan rendah. Penelitian diawali dengan pemberian TKM pada siswa kelas V sebagai acuan pemilihan subjek penelitian. Setelah didapat subjek penelitian, selanjutnya pemberian TLM dan wawancara untuk mengetahui literasi matematis siswa dalam menyelesaikan masalah pecahan. Data hasil TLM dan wawancara kemudiaan dicek keabsahannya menggunakan triangulasi waktu. Setelah valid, maka data dianalisis berdasarkan tiga tahap yaitu reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada indikator merumuskan masalah, terdapat aktivitas ketiga subjek menyederhanakan situasi nyata dengan cara mengartikan permasalahan sesuai dengan pemahaman siswa, menentukan cara untuk memecahkan permasalahan yang dihadapi, dan merumuskan masalah dalam model matematika. Pada indikator menerapkan konsep, terdapat aktivitas subjek berkemampuan matematika tinggi dan sedang dalam merancang strategi untuk menyelesaikan permasalahan yang diberikan. Hanya subjek berkemampuan tinggi yang dapat menerapkan konsep-konsep matematika, fakta, prosedur dan penalaran, serta menyelesaikan masalah dengan tepat. Pada indikator menafsirkan hasil penyelesaian, tidak terdapat aktivitas ketiga subjek dalam menafsirkan hasil akhir pemecahan masalah dengan konteks nyata maupun menyimpulkan hasil penyelesaian masalah yang paling tepat

    TEACHING ENGLISH AS A FOREIGN LANGUAGE IN THE CLASS: SOCIOLINGUISTICS’ VIEW

    Full text link
    Language is a means of communication among individuals and it also brings them into relationships with their culture. Even the English language as foreign language involving culture. The result all languages are equally complex because every language is part of the culture that produces it and it is adequate for the needs of the people who use it. Any language, therefore, is as good as any others because it serves the purposes of the particular culture. Seeing this, this paper aims at describing about the important of culture in teaching and learning English in the foreign language classroom. It is hoped that the students realize to have socio-cultural competence with the teacher’s help, with the hope, he wishes, not only to teach linguistics (grammar/ structure, pronunciation, etc.) but also sociolinguistics (social and culture). It is very essential to avoid misunderstanding, justification or ‘shock culture’ so that they can communicate with any English men well

    The Implementation of English Guessing Game to Students’ Speaking Skill at 8th Grade of MTsN Pademawu Pamekasan.

    Full text link
     The aim of this research to find of How is process the implementation of guessing game to student speaking skill in 8th grade of MTsN Pademawu Pamekasan. The approach to this research uses a qualitative research approach. Qualitative research is a research procedure that produces descriptive data in the form of written or spoken words from people and observed behavior. Qualitative research is research that produces analytical procedures that do not use statistical analysis procedures or other data quantification methods in the form of words, images and not numbers. Therefore, research reports will contain data quotations to provide an overview of the presentation of the report. The use of guessing games can develop students' speaking skills. Because in the learning process students are required to actively speak, that is, students are able to answer descriptions on picture word cards, students' speaking skills will also increase. makes students interested in learning English, helps develop cognitive abilities and can train students' speaking skills teachers.Keyword: Implementation, Guessing Game, speaking skill

    PENGARUH ROA, ROE DAN PBV TERHADAP HARGA SAHAM PADA PERUSAHAAN SEKTOR PERBANKAN YANG TERDAFTAR DI BEI TAHUN 2022-2024

    Full text link
    The divergent stock price movements of large-cap banks during the 2022-2024 economic recovery indicate a market anomaly that demands a re-evaluation of fundamental indicators' relevance. This study aims to examine the effect of Return on Assets (ROA), Return on Equity (ROE), and Price to Book Value (PBV) on banking stock prices listed on the Indonesia Stock Exchange during the 2022-2024 period . The research method employs a quantitative causal approach with a purposive sampling technique, yielding 10 sample companies with a total of 30 observations. Data analysis was conducted using panel data regression with the Random Effect Model assisted by EViews 13 software. The results show that ROA and PBV have a positive and significant effect on stock prices, while ROE has a negative and significant influence. Simultaneously, the three variables explain 77.76% of stock price variations. These findings validate signaling theory but highlight that investors are now more selective in responding to high-risk equity profitability

    Analisis komparatif indikator terkait lalu lintas dan perencanaan transportasi dalam sistem pemeringkatan infrastruktur transportasi berkelanjutan

    Full text link
    Sistem peringkat infrastruktur transportasi berkelanjutan (STIRS) umumnya mencakup berbagai indikator untuk evaluasi menyeluruh terhadap keberlanjutan proyek-proyek transportasi. Solusi perencanaan lalu lintas dan transportasi yang tepat dapat meningkatkan kinerja proyek transportasi. Namun demikian, belum ada penelitian y a n g dilakukan untuk menilai pentingnya indikator-indikator yang terkait dengan perencanaan lalu lintas dan transportasi (TTPI) dalam STIRS. Studi ini pertama-tama mengidentifikasi lima sistem peringkat terbaru dari 12 STIRS yang ada. TTPI diekstraksi dari berbagai kategori yang berbeda dari lima STIRS, dan indikator fitur yang serupa dikelompokkan kembali ke dalam berbagai fitur yang berhubungan dengan perencanaan lalu lintas dan transportasi (TTPF). Pendekatan analisis komparatif diadopsi untuk menyelidiki prioritas dan pentingnya TTPF dan TTPI dalam sistem pemeringkatan yang dipilih. Temuan menunjukkan bahwa di antara sistem pemeringkatan yang dipilih, Panduan Hijau untuk Jalan mengalokasikan persentase tertinggi dari total poin (37%) untuk TTPI, sedangkan Alat Keberlanjutan Evaluasi Sukarela Infrastruktur mengalokasikan persentase terendah dari total poin (20,9%) untuk TTPI. Sehubungan dengan TTPF proyek transportasi, jalur pejalan kaki dan trotoar, fasilitas sepeda, dan fasilitas lalu lintas diyakini berkontribusi besar terhadap keberlanjutan proyek, sedangkan lalu lintas angkutan barang, tempat parkir, dan konsistensi proyek diyakini memiliki kontribusi yang relatif rendah terhadap keberlanjutan proyek.

    1,199

    full texts

    1,311

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Online Universitas Madura
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇