1,721,004 research outputs found

    TANGGUNG JAWAB PT MUTIA PUTRI MULIA ATAS KERUGIAN PENUMPANG YANG DITIMBULKAN AKIBAT KECELAKAAN LALU LINTAS

    Full text link
    ABSTRAK Hukum pengangkutan adalah perjanjian timbal balik antara pihak pengangkut dengan pihak pengirim, dimana pihak pengangkut mengikatkan diri untuk menyelenggarakan pengangkutan barang dan/atau orang dari suatu tempat ke tempat tujuan tertentu dengan selamat. Peranan pengangkutan mencakup hampir setiap aktivitas manusia dan dirasakan jelas oleh masyarakat dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini disebabkan karena pengangkutan merupakan sarana penting dan strategis sebagai penghubung wilayah menunjang, mendorong dan menggerakan pembangunan nasional guna meningkatkan kesejahteraan rakyat. Dalam penyelenggaraan pengangkutan di jalan raya yang menggunakan kendaraan bermotor, bus umum sebagai sarana angkutan, kadang kala dalam melaksanakan tugas-tugasnya tak dapat menghindarkan diri dari hal-hal yang merugikan. Sehubungan dengan itu skripsi ini membahas tentang tanggung jawab PT Mutia Putri Mulia atas kerugian penumpang yang ditimbulkan akibat kecelakaan lalu lintas. Permasalahan yang diteliti adalah bagaimana tanggung jawab PT Mutia Putri Mulia atas kerugian penumpang yang ditimbulkan akibat kecelakaan lalu lintas, bagaimana prosedur ganti rugi dari PT Mutia Putri Mulia terhadap kerugian penumpang angkutan yang ditimbulkan akibat kecelakaan lalu lintas, dan bagaimana kendala yang dialami PT Mutia Putri Mulia dalam pembayaran ganti rugi terhadap kerugian penumpang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan yuridis empiris. Hasil penelitian menunjukkan Tanggung Jawab PT Mutia Putri Mulia terhadap kecelakaan yang dialami penumpang yaitu memberikan pertolongan kepada korban untuk mendapatkan perawatan di rumah sakit dan nilai ganti rugi sebesar Rp. 2.000.000,- (dua juta rupiah), besarnya ganti rugi yang diberikan tersebut belum sesuai dengan kerugian yang dialami penumpang. Prosedur ganti rugi dari PT Mutia Putri Mulia terhadap kerugian penumpang angkutan yang ditimbulkan akibat kecelakaan lalu lintas dilakukan di luar pengadilan dengan penyelesaian secara kekeluargaan dengan cara musyawarah/mufakat. Kendala yang dialami PT Mutia Putri Mulia dalam pembayaran ganti rugi terhadap kerugian penumpang adalah sulit menemukan kata sepakat dalam menentukan besarnya ganti kerugian. Kata Kunci: Pengangkutan, Tanggung Jawab, Ganti Kerugian Penumpan

    AN ANALYSIS OF TEACHER’S QUESTIONING SKILL IN TEACHING ENGLISH AT SMAN 1 KUBU

    Full text link
    ABSTRAK Yani Mutia Putri (2019): Analisis Keterampilan Bertanya Guru dalam Pembelajarn Bahasa Inggris Penelitian ini berfokus pada keterampilan bertanya guru dalam pembelajaran bahasa inngris. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana keterampilan guru dalam pembelajaran bahasa inggris dan tipe-tipe dari keterampilan bertanya guru dalam pembelajaran bahasa inggris di SMAN 1 Kubu. Penelitian ini telah diselenggarakan menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan case study yang menggunakan data kualitatif. Jumlah populasi dalam penelitian ini adalah 1 guru dan dengan menggunakan purposive sampling, peneliti menjadikan 1 guru sebagai sampel. Selanjutnya, data penelitian ini dikumpulkan dengan menggunakan observasi dan wawancara tentang keterampilan bertanya guru dalam pembelajaran bahasa inggris. Berdasarkan hasil data analisis tersebut, peneliti telah menemukan bahwa jenis pertanyaan yang paling sering di gunakan adalah jenis pemahaman dengan 9,31 %. Dan keterampilan bertanya guru di SMAN 1 Kubu belum bisa di katakan efektif karena masih banyak siswa yang tidak menaggapi pertanyaan dari guru. Kata kunci: Bertanya, Keterampilan bertanya guru, Pengajaran bahasa Inggris

    PENERAPAN STRATEGI PEMBELAJARAN AKTIF COLLEGE BALL UNTUK MENINGATKAN PERCAYA DIRI SISWA PADA MUATAN PELAJARAN IPA DI KELAS IV SD IT AL-FITYAH PEKANBARU

    Full text link
    ABSTRAK Mutia Putri Busta, (2023): Penerapan Strategi Pembelajaran Aktif College Ball untuk Meningkatkan Percaya Diri Siswa pada Muatan Pelajaran IPA di kelas IV SD IT Al-Fityah Pekanbaru. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan percaya diri siswa pada muatan pelajaran IPA di kelas IV SD IT Al-Fityah Pekanbaru melalui strategi pembelajaran college ball. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas, subjek dalam penelitian ini adalah 1 orang guru dan 24 orang siswa. Objek penelitian ini adalah strategi pembelajaran college ball dan percaya diri siswa. Penelitian ini dilaksanakan selama 2 siklus, tiap siklus dilaksanakan 2 kali pertemuan. Adapun teknik pengumpulan data adalah observasi dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan yaitu dengan analisis deskriptif kualitatif dengan persentase. Hasil penelitian dan analisis data menunjukkan bahwa percaya diri siswa sebelum dilakukan tindakan masih rendah dengan persentase 56,60%, pada kategori kurang. Setelah dilakukan tindakan perbaikan dengan menggunakan strategi pembelajaran college ball pada siklus I, percaya diri siswa meningkat dengan persentase 63,28% pada kategori kurang. Pada siklus II percaya diri siswa mengalami peningkatan kembali dengan persentase 84,37% pada kategori baik. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa strategi pembelajaran college ball dapat meningkatkan percaya diri siswa pada muatan pelajaran IPA di kelas IV SD IT Al-Fityah Pekanbaru. Kata Kunci: Strategi Pembelajaran College Ball, Percaya Diri Siswa

    Pengaruh Servicescape Terhadap Pleasure Feeling Di Pt.mpm( Mutia Putri Mulia ) Cabang Payakumbuh

    No full text
    Each tourism has its own uniqueness in attracting and meeting the needs of tourists. One of them is the tourist bus facility. Where transportation has an important role in increasing mobility and the economy of the community, within its scope public transportation has accessed land, sea and air routes. In terms of efficiency, air transportation is the best choice for the community, but with the high cost of public choice falling on the use of land transportation. In this study, researchers used the census method at PT.MPMand to all passengers who boarded the Mpm bus which was used as a sample in this study. the data obtained was through observation, questionnaires and interviews which were then analyzed using SPSS Version 22, with the results of testing the hypothesis, which shows that the Servicescape variable has a significant effect on Pleasure Feeling. From the results of data analysis and processing using the SPSS version 22 program above, it can be concluded that the indicators that describe Servicescape are proven to have an effect on the Pleasure Feeling of PT Mutia Putri Mulia. This shows that Servicescape is one of the factors that can affect PleasureFeeling.From the output d, it can be seen that the t value is 11.905 with a significant value of 0.000 0.05 (11.905 1.660). So Ho is rejected and Ha is accepted, which means that there is an influence of variable X (servicescape) on Y (Pleasure)

    Pengaruh Servicescape Terhadap Pleasure Feeling Di Pt.mpm( Mutia Putri Mulia ) Cabang Payakumbuh

    No full text
    Each tourism has its own uniqueness in attracting and meeting the needs of tourists. One of them is the tourist bus facility. Where transportation has an important role in increasing mobility and the economy of the community, within its scope public transportation has accessed land, sea and air routes. In terms of efficiency, air transportation is the best choice for the community, but with the high cost of public choice falling on the use of land transportation. In this study, researchers used the census method at PT.MPMand to all passengers who boarded the Mpm bus which was used as a sample in this study. the data obtained was through observation, questionnaires and interviews which were then analyzed using SPSS Version 22, with the results of testing the hypothesis, which shows that the Servicescape variable has a significant effect on Pleasure Feeling. From the results of data analysis and processing using the SPSS version 22 program above, it can be concluded that the indicators that describe Servicescape are proven to have an effect on the Pleasure Feeling of PT Mutia Putri Mulia. This shows that Servicescape is one of the factors that can affect PleasureFeeling.From the output d, it can be seen that the t value is 11.905 with a significant value of 0.000 0.05 (11.905 1.660). So Ho is rejected and Ha is accepted, which means that there is an influence of variable X (servicescape) on Y (Pleasure)

    Analisis pembuktian usia tindak pidana pembunuhan berencana berdasarkan Pasal 340 KUHP dan Pasal 81 UU SPPA :analisis yuridis putusan PN.Nomor 08/Pid.B/2013/PN-GS / Mutia Putri Mulyadi

    No full text
    Dalam praktiknya, sejumlah kasus telah mewarnai ketidakadilan dan ketidakprofesionalan aparat penegak hukum dalam hal penanganan perkara. Oleh karenanya, harus ada proses hukum yang adil guna menjamin hak-hak tersangka/terdakwa ketika berhadapan dengan sub-sistem peradilan pidana. Hak atas peradilan yang adil dan tidak memihak adalah sebuah norma dalam hukum hak asasi manusia internasional yang difungsikan untuk melindungi individu dari pembatasan yang tidak sah dan sewenang-wenang atau perampasan atas hak-hak dasar dan kebebasan-kebebasan lainnya. Melihat pada putusan Pengadilan Negeri Gunungsitoli Nomor 08/Pid.B/2013/PN-GS terdapat beberapa kejanggalan, dimana Terdakwa yang di jatuhkan hukuman mati masih merupakan anak dibawah umur yang tidak mempunyai identitas diri tetapi dianggap sudah dewasa oleh pihak Penyidik tanpa adanya suatu pembuktian terlebih dahulu. Sistem pembuktian bertujuan untuk mengetahui bagaimana cara meletakkan hasil pembuktian terhadap perkara yang sedang diperiksa. Dengan demikian pembuktian diharapkan dapat memperjelas suatu pelaku dari perkara namun tidak mengenyampingkan aspek pelaku tindak pidana tersebut anak atau telah dewasa. Maka dari pada itu, perlu dibuktikan dan diperjelas bagaimana aparat penegak hukum menentukan usia Terdakwa yang tidak memiliki identitas resmi seperti akta kelahiran dan ijazah sekolah formal dalam putusan yang telah berkekuatan hukum tetap sebagai suatu wujud penegakan keadilan bagi anak yang berhadapan dengan hukum

    Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis

    Full text link
    The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed

    Variations on the Author

    Full text link
    “Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship

    Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis

    Full text link
    We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis
    corecore