1,721,050 research outputs found

    TINJAUAN HUKUM ISLAM PELAKSANAAN PEMUNGUTAN RETRIBUSI PARKIR BERDASARKAN PERDA KOTA PALOPO NOMOR 7 TAHUN 2017

    No full text
    ABSTRAK Mustam, 2022. “Tinjauan Hukum Islam Pelaksanaan Pemungutan Retribusi Parkir Berdasarkan Perda Nomor 7 Tahun 2017”. Tesis Pascasarjana Program Studi Hukum Islam Institut Agama Islam Negeri Palopo. Dibimbing oleh Dr. Hj. Anita Marwing, M.H.I dan Dr. H. Firman Muhammad Arif, Lc., M.H.I. Tesis ini membahas tentang Tinjauan Hukum lslam Terhadap Pelaksanaan Pemungutan Retribusi Parkir di Kota Palopo. Metode pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan wawancara dengan pendekatan deskriptif�kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam pelaksanaan pemungutan retribusi parkir di Kota Palopo masih terdapat juru parkir yang memberlakukan aturan sendiri semisal permintaan tarif melebihi ketentuan; dan masih terdapat obyek maupun juru parkir yang tidak tersentuh oleh Dinas Perhubungan Kota Palopo. Hal tersebut jika ditinjau dari perspektif hukum lslam terdapat rukun ataupun syarat dalam akad (perjanjian) wadi’ah yang tidak terpenuhi yaitu ijab qabul antara juru parkir dan pemilik kendaraan, begitu pula dengan keberadaan juru parkir ilegal yang memungut dana/uang parkir untuk diri pribadi juru parkir dan tidak memberi kontribusi pada Pendapatan Asli Daerah Kota Palopo. Olehnya, untuk meminimalisir keberadaan juru parkir liar dan juru parkir resmi yang tidak mematuhi ketentuan, maka Dinas Perhubungan Kota Palopo sebagai Pemegang otoritas retribusi pelayanan parkir di tepi jalan umum di Kota Palopo agar berupaya melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap obyek dan juru parkir mitra dan obyek parkir potensial yang belum terdata dengan memberi teguran lisan maupun tulisan, memberikan pemahaman terhadap tugas dan tanggung jawab juru parkir serta melegalkan obyek dan juru parkir yang belum menjadi obyek parkir binaan Pemerintah. Adapun musyarakah (perjanjian kerjasama) antara Pemerintah dan juru parkir dimana pihak pertama yaitu Pemerintah (Dinas Perhubungan) Kota Palopo sebagai pemilik modal (benda berharga: karcis parkir) dan juru parkir selaku pihak kedua yang menyediakan tenaga atau keahlian yang kemudian berserikat dan bersepakat dalam pembagian hasil keuntungan. Penerimaan bagi hasil yang diperoleh Pemerintah Kota Palopo melalui kerjasama kemitraan dengan juru parkir menjadi salah satu sumber Pendapatan Asli Daerah Kota Palopo yang disetor ke kas daerah Kota Palopo. Sedangkan dana yang diperoleh juru parkir adalah merupakan gaji/imbalan atas jasanya dalam melaksanakan tugasnya sebagai juru parkir. Kata Kunci: Hukum Islam, Dinas Perhubungan, Retribusi Parkir

    Penerapan informal dan formal pendidikan alam sekitar di suatu kawasan tercemar / Baniah bt Mustam

    Full text link
    Masalah alam sekitar kian meruncing walaupun pelbagai usaha telah dilakukan untuk mengatasinya. Pendidikan merupakan suatu kaedah pembentukan sikap dan tingkah laku yang baik terhadap alam sekitar. Sehubungan dengan ini, kajian ini telah 2 menerokai konsep penerapan Pendidikan Alam Sekitar dalam kalangan pelajar, guru dan ibu bapa. Di samping itu, kajian ini juga menyelidik tentang kaedah penerapan Pendidikan Alam Sekitar secara informal dan formal di rumah dan di sekolah. Permasalahan yang wujud berkaitan dengan penerapan dan model mental pelajar yang terbentuk hasil dari penerapannya turut dikaji. Pengumpulan data adalah melalui pendekatan secara kualitatif iaitu pemerhatian, temu bual dan soal selidik terbuka. Lokasi kajian yang dipilih adalah kawasan yang mengalami kadar pencemaran yang tinggi. Peserta kajian temu bual terdiri daripada enam orang pelajar tingkatan empat, enam orang guru dan enam orang ibu bapa. Sementara peserta kajian soal selidik terbuka pula adalah terdiri daripada enam puluh orang pelajar tingkatan empat, tiga puluh orang guru dan tiga puluh orang ibu bapa. Hasil triangulasi iaitu penggunaan pelbagai sumber data seperti dari pemerhatian, temu bual dan soal selidik terbuka telah digunakan untuk mengenal pasti konsep penerapan Pendidikan Alam Sekitar, kaedah penerapan, permasalahan dan bentuk model mental pelajar tentang alam sekitar. Dapatan utama kajian menunjukkan beberapa istilah atau perkataan telah digunapakai untuk menjelaskan tentang konsep penerapan Pendidikan Alam Sekitar dalam kalangan pelajar. Di antaranya ialah seperti 'diselitkan', 'didedahkan', 'dimasukkan', 'dikaitkan', 'diajarkan' dan 'digabungjalinkan'. Guru-guru pula menggunakan istilah 'ditekankan', 'digabungjalinkan', 'dimasukkan', 'dikaitkan', 'didedahkan' dan 'diselitkan' untuk menjelaskan konsep penerapan Pendidikan Alam Sekitar Merentas Kurikulum. Manakala ibu bapa pula menggunakan perkataan yang lebih mudah seperti 'didedahkan', diajarkan', 'ditanamkan', 'ditekankan' dan 'diselitkan' semasa menerapkan Pendidikan Alam Sekitar secara informal di rumah. Kaedah penerapan Pendidikan Alam Sekitar secara informal di rumah diterapkan melalui tiga kaedah iaitu pendidikan melalui kaedah komunikasi secara lisan, pendidikan 3 melalui perbuatan atau tingkah laku dan pendidikan melalui penerapan nilai-nilai murni. Di sekolah pula, kaedah penerapan Pendidikan Alam Sekitar secara formal diterapkan melalui kaedah penerangan, perbincangan, tunjuk cara, soal jawab, eksperimen, simulasi dan main peranan. Manakala kaedah Pendidikan Alam Sekitar secara informal di sekolah diterapkan melalui aktiviti perkhemahan, gotong-royong, kempen alam sekitar, pertandingan-pertandingan, lawatan, aktiviti luar bilik darjah dan aktiviti kitar semula. Beberapa masalah turut dikenal pasti semasa melaksanakan proses penerapan Pendidikan Alam Sekitar. Dalam penerapan Pendidikan Alam Sekitar secara informal di rumah, kekurangan pengetahuan dan kemahiran, kekangan masa, kurang kemudahan dan kurang kesedaran menjadi masalah utama penerapan. Masalah Penerapan Pendidikan Alam Sekitar dalam pengajaran dan pembelajaran di dalam bilik darjah pula meliputi sikap pelajar, faktor masa, kurang faham istilah, kurang ditekankan, terikat dengan silibus, kurang kandungan dalam silibus dan kekurangan sumber pendidikan. Manakala masalah penerapan Pendidikan Alam Sekitar dalam aktiviti kokurikulum pula adalah termasuk kurang penekanan, tidak berkaitan, faktor masa dan kekurangan kos. Kesan dari penerapan Pendidikan Alam Sekitar yang dikaji ini telah mendedahkan beberapa model mental terbentuk dalam minda peserta kajian pelajar yang telah dikategorikan sebagai Alam Semula Jadi, Masalah Alam Sekitar, Interaksi Manusia dengan Alam, dan Penyelesaian Masalah Alam Sekitar. Seterusnya beberapa implikasi dan cadangan kajian lanjutan telah disyorkan untuk tujuan penambahbaikan

    Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis

    Full text link
    The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed

    STUDI IMPLEMENTASI PERDA NOMOR 1 TAHUN 2004 TENTANG PENYELENGGARAAN PARKIR DI TEPI JALAN UMUM (Studi Tentang Pelayanan Publik Di Kota Semarang)

    Full text link
    Unit Pelaksana Teknis (UPT) Perparkiran Kota Semarang merupakan instansi yang melakukan pengelolaan perparkiran di wilayah Kota Semarang. Pengelolaan perparkiran didasarkan pada Peraturan Daerah Nomor 1 tahun 2004 tentang Penyelenggaraan Parkir di Tepi Jalan Umum. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan teori implementasi kebijakan yang dikemukakan oleh George C. Edward III, yaitu komunikasi, sumber daya, sikap pelaksana, dan struktur birokrasi. Sehingga bisa diperoleh gambaran yang tepat mengenai penyelenggaraan parkir yang dilakukan oleh UPT Perparkiran berdasar Perda Nomor 1 tahun 2004 tentang Penyelenggaraan Parkir di Tepi Jalan Umum. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif sebagai unit analisis, sedangkan teknik pengumpulan data diperoleh melalui hasil wawancara dengan informan, dokumentasi, dan observasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penyelenggaraan parkir yang dilakukan oleh UPT Perparkiran belum optimal. Hal ini terlihat dari masih banyaknya parkir liar, keluhan masyarakat mengenai sikap para juru parkir hingga masalah penataan ruang parkir yang sering menjadi penyebab kemacetan. Kesimpulan yang dapat diperoleh bahwa pengelolaan parkir yan dilakukan UPT Perparkiran belum optimal terutama mengenai penyelenggaraan parkir di tepi jalan umum. Oleh karena itu perlu adanya sistem manajemen dan teknik yang baru dalam pengelolaan masalah perparkiran. Misalnya; penerapan tarif berdasar zona parkir, melakukan tindakan tegas dengan menderek kendaraan yang parkir tidak sesuai ketentuan. Sehingga diharapkan melalui parkir ini tidak hanya mendapatkan pemasukan ke kas daerah, namun juga salah satu bentuk perwujudan pelayanan publik yang dilakukan Pemerintah Kota Semarang. Kata Kunci : Implementasi Kebijakan dan Parkir Disetujui oleh Pembimbing I Tanggal Maret 2009 (Drs. M. Mustam, MS) NIP. 130 810 13

    Variations on the Author

    Full text link
    “Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship

    Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis

    Full text link
    We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis

    Dispelling the Myths Behind First-author Citation Counts

    Full text link
    We conducted a full-scale evaluative citation analysis study of scholars in the XML research field to explore just how different from each other author rankings resulting from different citation counting methods actually are, and to demonstrate the capability of emerging data and tools on the Web in supporting more realistic citation counting methods. Our results contest some common arguments for the continued use of first-author citation counts in the evaluation of scholars, such as high correlations between author rankings by first-author citation counts and other citation counting methods, and high costs of using more realistic citation counting methods that are not well-supported by the ISI databases. It is argued that increasingly available digital full text research papers make it possible for citation analysis studies to go beyond what the ISI databases have directly supported and to employ more sophisticated methods

    Author Index

    No full text
    Nao informado

    koamabayili/VECTRON-author-checklist: VECTRON author checklist

    No full text
    We have done our best to complete the author checklist relating to the use of animals in the hut study. Note that the objective for the hut study was to evaluate the IRS treatment applications for residual efficacy against Anopheles mosquitoes, including the local An. coluzzii mosquito population. Cows were only used to attract mosquitoes into the huts and no tests were carried out directly on the cows. The author checklist is intended for use with studies where experiments are carried out on animals, which is why we have had such difficulty in completing this for the hut study, as many of the questions do not relate to how the cows were used
    corecore