1,721,063 research outputs found
“Muslihun” Kurumu Işığında Türk Hukukunda Arabuluculuğun Tarihsel Gelişimi Üzerine Düşünceler
Arabuluculuk, Türk hukukunda son dönemlerde oldukça önem kazanmış bir kurumdur. Hatta arabuluculuk, bazı dava türleri bakımından dava şartı hâline getirilmiş bir kurumdur. Yapılan son düzenlemelerde, batı hukukundaki arabuluculuğa ilişkin düzenlemelerin ve uygulamaların temel alındığını ifade etmek yanlış olmayacaktır. Ne var ki Türk hukuk tarihinde, özellikle Osmanlı Hukukunda, uzunca bir süre uygulanan “muslihun” kurumunun arabuluculuğun Türk hukukundaki tarihsel kökenini oluşturduğu ifade edilebilir. Muslihun kurumu, Osmanlı Hukukunda oldukça yerleşik ve tavsiye edilen bir uygulamadır. Hatta, mahkeme kararlarında ve ilmî çalışmalarda bu husus “sulh, hükümlerin efendisidir” şeklinde ifade edilmektedir. Osmanlı hukukunda, muslihun kurumunun iyi derecede uygulanmasının bir nedeni de İslam hukukunun uygulanmasından kaynaklanmaktadır. Zira, İslam hukukunun dört temel kaynağında, “sulh” teşvik edilmiş ve buna ilişkin sözleşme hükümleri detaylıca ortaya koyulmuştur. Şer’iye sicillerindeki kayıtlara bakıldığında “muslihun” kurumunun günümüz uygulamalarına ışık tutacak bazı hususlar dikkat çekmektedir. Sulh görüşmelerinde taraflar arasında dengenin kurulması, sulhe varılan konuda tekrar dava açılamaması ve açılsa bile reddedilmesi bu hususlardan bazılarıdır. Muslihun kurumu Osmanlı hukukunda gerek merkezde gerekse taşrada oldukça yaygın olarak uygulanırken, arabuluculuk kurumu dava şartı haline getirilerek, deyim yerindeyse zorlayarak uygulanmaktadır. Bu durum hukuk, psikoloji ve sosyoloji bilimleri açısından incelenmeye değer görülebili
Efektivitas Kegiatan di IPNU – IPPNU dalam Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Madrasah Aliyah Al-Muslihun Kalidawir Tulungagung
ABSTRAK
Skripsi dengan judul “Efektifitas Kegiatan di IPNU-IPPNU dalam meningkatkan hasil belajar siswa Madrasah Aliyah Al-Muslihun Kalidawir Tulungagung” ini ditulis oleh Imam Rofi’i dibimbing oleh Prof. Dr. H. Achmad Patoni, M.Ag.
Kata Kunci : Efektifitas, IPNU – IPPNU, Hasil Belajar
Penelitian dalam skripsi ini dilatarbelakangi oleh sebuah fenomena bahwa organisasi IPNU-IPPNU dapat membantu belajar siswa dalam aktivitas dan kegiatan nya sehari-hari. Dalam hal ini peneliti mengungkapkan masalah kegiatan IPNU-IPPNU dalam meningkatkan hasil belajar siswa diMadrasah Aliyah Al-Muslihun Kalidawir Tulungagung.
Fokus Penelitian dalam skripsi adalah 1) Bagaimana efektivitas kegiatan IPNU-IPPNU di Madrasah Aliyah Al-Muslihun Kalidawir dalam meningkatkan hasil belajar Kognitif ? 2) Bagaimana efektivitas kegiatan di IPNU-IPPNU di Madrasah Aliyah Al-Muslihun Kalidawir dalam meningkatkan hasil belajar Psikomotorik? 3) Bagaimana efektivitas kegiatan IPNU-IPPNU di Madrasah Aliyah Al-Muslihun Kalidawir dalam meningkatkan hasil belajar Afektif ?
Adapun yang menjadi tujuan dalam penelitian ini adalah 1)Untuk mengetahui efektifitas kegiatan IPNU-IPPNU di Madrasah Aliyah Al-Muslihun Kalidawir dalam meningkatkan hasil belajar Kognitif 2) Untuk mengetahui efektifitas kegiatan IPNU-IPPNU di Madrasah Aliyah Al-Muslihun Kalidawir dalam meningkatkan hasil belajar Psikomotorik 3) Untuk mengetahui efektifitas kegiatan IPNU-IPPNU di Madrasah Aliyah Al-Muslihun Kalidawir dalam meningkatkan hasil belajar Afektif.
Metode penelitian: Dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan menggunakan jenis penelitian deskriptif. Untuk metode pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi.
Hasil penelitian menunjukkan, 1) dalam Efektifitas Kegiatan IPNU-IPPNU di Madrasah Aliyah Al-Muslihun Kalidawir Tulungagung dalam meningkatkan hasil belajar Kognitif mempunyai beberapa kegiatan yang signifikan dan intensif berpengaruh, meliputi : Kebiasaan diskusi, Sharing, Study Banding, seminar Pendalaman Muatan Lokal Materi ke NU-an dan ASWAJA/ Problematika pelajar. Dan hasil observasi mengatakan bahwa Siswa yang mengikuti IPNU-IPPNU Nilai Rata-rata menengah, Namun bukan berarti mereka tidak mampu, hanya hendaknya mereka harus lebih gigih dalam belajar dan peningkatan prestasi. 2) dalam Efektifitas Kegiatan IPNU-IPPNU di Madrasah Aliyah Al - Muslihun Kalidawir Tulungagung dalam meningkatkan hasil belajar Psikomotorik, di tunjukkan beberapa ketrampilan dan bakat yang diasah antara lain sebagai berikut : Sholawatan, MC/Protokol event, Penceramah jama’ah tahlil, ketrampilan presentasi dan komunikasi dan Menanamkan Jiwa Wirausahawan (Enterpreneur) sehingga siswa termotivasi untuk berkarya dan seterusnya. 3) dalam Efektifitas Kegiatan IPNU-IPPNU di Madrasah Aliyah Al-Muslihun Kalidawir Tulungagung dalam meningkatkan hasil belajar Afektif, ditunjukkan beberapa hasil sebagai berikut: Terbiasa Sopan Santun, meningkatnya Toleran, Simpati dan Tenggang Rasa yang terjaga antar teman/anggota
STRATEGI GURUPADA PEMBELAJARAN TEKS DRAMA BERBASIS DARING SISWA KELAS VIII PADA MASA PANDEMI DI MTS AL-MUSLIHUN TLOGO
ABSTRAK
Skripsi dengan judul “Strategi Guru pada Pembelajaran Teks Drama Berbasis Daring Siswa Kelas VIII pada Masa Pandemi di MTs Al-Muslihun Tlogo” ini ditulis oleh Amala Ekasari, NIM. 12210173083, pembimbing Mustofa, S. S., M. Pd.
Kata kunci : Strategi, Guru, Teks Drama
Dalam rangka mewujudkan suatu pendidikan yang berhasil dan menjadikan anak didik semangat untuk belajar, maka perlu adanya seorang pendidik yang profesional diantaranya adalah harus mempunyai strategi tersendiri dalam kegiatan pembelajaran dan sekiranya dapat direspon oleh anak didik. Namun, adanya pandemi Covid-19 ini, pendidikan dituntut untuk melakukan penyesuaian dalam melaksanakan proses pembelajaran jarak jauh. Peneliti melakukan penelitian di MTs Al-Muslihun Tlogo dikarenakan sekolah tersebut merupakan salah satu sekolah di Blitar yang menggunakan media daring dalam pembelajaran selama masa pandemi.
Rumusan masalah dalam skripsi ini adalah (1) bagaimana strategi guru dalam pembelajaran teks drama berbasis daring siswa kelas VIII MTs Al-Musllihun Tlogo?, (2) bagaimana kendala yang dialami guru dalam menerapkan strategi pembelajaran teks drama berbasis daring siswa kelas VIII MTs Al-Muslihun Tlogo?, (3) bagaimana upaya untuk mengatasi kendala yang dialami guru dalam menerapkan strategi pembelajaran teks drama berbasis daring siswa kelas VIII MTs Al-Muslihun Tlogo?. Adapun yang menjadi tujuan penelitian ini adalah (1) mendeskripsikan strategi guru dalam pembelajaran teks drama berbasis daring siswa kelas VIII Mts Al-Muslihun Tlogo, (2) mendeskripsikan kendala yang dialami guru dalam menerapkan strategi pembelajaran teks drama berbasis daring siswa kelas VIII MTs Al-Muslihun Tlogo, (3) mendeskripsikan upaya untuk mengatasi kendala yang dialami guru dalam menerapkan strategi pembelajaran teks drama berbasis daring siswa kelas VIII MTs Al-Muslihun Tlogo.
Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif-kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan wawancara. Observasi digunakan untuk mengetahui proses penerapan strategi dalam pembelajaran teks drama yang diterapkan guru pada siswa kelas VIII. Wawancara digunakan untuk mengetahui kendala dan upaya yang dialami guru saat menerapkan strategi dalam pembelajaran teks drama pada siswa kelas VIII.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan strategi guru dalam pembelajaran teks drama berbasis daring siswa kelas VIII MTs Al-Muslihun Tlogo ini menggunakan strategi berbasis proyek dengan menggunakan metode saintifik. Kendala yang dialami pada saat pembelajaran daring juga sangat beragam. Upaya yang dilakukan untuk mengatasi kendala tersebut ialah memberikan kuota gratis kepada siswa agar mempermudah dalam proses pembelajaran daring, memberikan tenggang waktu untuk mengumpulkan tugas, mengunggah materi di Youtube untuk mengurangi pemenuhan memori gawai siswa
MANAJEMEN KESISWAAN DALAM UPAYA MENINGKATKAN BUDAYA KEDISIPLINAN PESERTA DIDIK DI MA AL-MUSLIHUN TUNGGANGRI KALIDAWIR
Skripsi dengan judul “Manajemen Kesiswaan dalam Upaya Meningkatkan Budaya Kedisiplinan Peserta Didik di MA AL-Muslihun Tunggangri Kalidawir” ini ditulis oleh Dian Budianto dan dibimbing oleh Bapak Dr. H. Masduki, M.Ag.
Kata Kunci: Manajemen Kesiswaan, Kedisiplinan
Kedisiplinan merupakan salah satu aspek karakter yang menjadi fokus pada penelitian ini. Sejalan dengan itu manajemen kesiswaan sangat diperlukan untuk mengelola kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan pendidikan kedisiplinan. Dalam hal ini penulis mengambil penelitian di MA AL-Muslihun Tunggangri Kalidawir sebagai objek penelitian. MA AL-Muslihun Tunggangri Kalidawir memiliki kegiatan kedisiplinan yang berbasis umum dan keagamaan.
Fokus penelitian skripsi ini adalah: 1) Bagiamana perencanaan kegiatan kesiswaan dalam meningkatkan kedisiplinan siswa? 2) Bagiamana pelaksanaan kegiatan kesiswaan dalam meningkatkan kedisiplinan siswa? 3) Bagiamana pengawasan kegiatan kesiswaan dalam meningkatkan kedisiplinan siswa?.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kulaitatif. Metode pengumpulan data menggunakan Observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknis analisi data yang digunakan yaitu menggunakan analisis data kualitatif dengan langkah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil dari penelitian ini meliputi: 1) Perencanaan Kegiatan dalam Meningkatkan Kedisiplinan di MA AL-Muslihun Tunggangri Kalidawir; a) Perencanaan kegiatan kesiswaan dilaksanakan setiap awal tahun pelajaran, b) Alur perencanaan program kegiatan kedisiplinan siswa, c) Perencanaan kegiatan kedisiplinan siswa dilakukan oleh kepala sekolah, waka kesiswaan, waka kurikulum, dan BK dalam agenda rapat kerja, d) Program kegiatan kesiswaan yang dihasilkan meliputi ekstrakurikuler, tata tertib siswa dan tata tertib keagamaan, dan keputrian 2) Pelaksanaan Kegiatan dalam Meningkatkan Kedisiplinan di MA AL-Muslihun Tunggangri Kalidawir; a) Kegiatan kedisiplinan siswa di MA AL-Muslihun Tunggangri Kalidawir dilakukan sejak calon siswa akan masuk pada saat Penerimaan Peserta Didik Baru , b) Kegiatan kedisiplinan siswa dilakukan pada awal tahun pelajaran hingga akhir tahun pelajaran dan wajib dilaksanakan oleh seluruh siswa MA AL-Muslihun Tunggangri Kalidawir c) Program kedisiplinan tidak hanya program umum namun juga dari program keagamaan, d) Program kedisiplinan siswa dilaksanakan oleh seluruh warga sekolah. 3) Pengawasan Kegiatan dalam Meningkatkan Kedisiplinan di MA AL-Muslihun Tunggangri Kalidawir; a) Pengawasan kegiatan kesiswaan dalam meningkatkan kedisiplinan dilaksanakan setiap hari sepanjang tahun pelajaran yang sedang berjalan, b) Pengawasan kedisiplinan siswa dilakukan oleh kepala madrasah hingga siswa ikut terlibat dalam pengawasan kedisiplinan yang berlangsung, c) Kedisiplinan siswa tidak hanya memberikan hukuman/sanksi namun juga melakukan pembinaan yang dilakukan oleh BK, dari pembinaan tersebut siswa mengalami perubahan perilaku yang lebih baik
PENA SEKOLAH Antologi Puisi MA Al-Muslihun
PENA SEKOLAH Antologi Puisi MA Al-Muslihun.Buku ini boleh jadi adalah buku kumpulan puisi pertama yang ditulis secara khusus oleh siswa-siswi MA Al-Muslihun.Buku ini menjadi awal bagi MA Al Muslihun untuk mulai menggiatkan dan membumikan gerakan literasi madrasah secara sungguh-sungguh. Melalui buku ini setidaknya ada dua pelajaran penting. Pertama, menulis ternyata bukanlah pekerjaan yang sulit. Kedua, menerbitkan buku ternyata tidak harus menunggu tua
Peranan bimbingan dan konseling terhadap kemampuan menyesuaikan diri siswa Maladjustment di Madrasah Aliyah Al Muslihun Tlogo Kanigoro Blitar
Peran sekolah mempunyai pengaruh yang sangat besar terhadap perkembangan anak, moral, karena pada hakikatnya sekolah merupakan tempat kedua setelah kleluarga yang tidak jauh berbeda kedudukannya yakni sebagai tempat berlindung dijenjang pendidikan. Dalam membantu memecahkan permasalahan yang dialami oleh anak didik maka diperlukannya seseorang yang dapat membantunya. Hal ini menuntut penyelenggara pendidikan untuk menghadirkan adanya guru bmbingan dan konseling disekolah. Dengan adanya kehadiran guru bimbingan dan konseling, dapat dipecahkan karena begitu komplainnya permasalahan yang dihadapi salah satunya permasalahan penyesuaian diri karena penyesuaian diri sangatlah dibutuhkan didalam mencapai hubungan seperti yang diharapkan maka anak didik atau siswa ditunut untuk mampu menyesuaiakn diri di lingkungannya, sedangkan bila tidak mampu untuk melakukan penyesuaian diri maka disebut maladjustment. Berdasarkan uraian diatas maka dapat dirumuskan permasalahannya sebagai berikut : 1. Bagaimana peranan bimbingan dan konseling di MA Al-Muslihun? 2. Bagaimana kemampuan menyesuaikan diri siswa Maladjustment di MA Al-Muslihun? 3. Bagaimana peranan bimbingan dan konseling terhadap kemampuan menyesuaikan diri siswa maladjustment MA Al-Muslihun? Tujuan dari penelitian dapat dirumuskan sebagai berikut: 1.Untuk mengetahui adakah peranan bimbingan dan konseling MA Al-Muslihun. 2. Untuk mengetahui kemampuan menyesuaikan diri siswa maladjustment MA Al-Muslihun. 3. Untuk mengetahui bagaimana peranan bimbingan dan konseling terhadap kemampuan menyesuaikan diri siswa maladjustment MA Al-Muslihun. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif yang berusaha menggambarkan atau mendeskripsikan suatu kejadian. Data penelitian diambil dari wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian dapat dipaparkan sebagai berikut: adanya peran BK MA Al- Muslihun secra preventif melalui program secara umum dan khusus selain itu secara kuratif didalamnya juga terdapat program secara umum dan khusus. Dengan adanya peran BK MA Al-Muslihun siswa yang mengalami maladjustment hanya dalam tingkat ringan, dan sedang sehingga mampu untuk menyesuaiakn diri baik dikeluarga, sekolah, dan masyarakat. Adapun tingkat maladjustment yang berat tidak terdapat MA Al-Muslihun. Adapun yang menjadi kesimpulan dari penelitian ini adalah yang dimaksud dengan peran BK ialah perbuatan, tingkah laku atau kegiatan yang diberikan oleh petugas BK kepada individu atau kelompok yang berupa bantuan atau pertolongan dalam usaha menyesuaikan diri dengan lingkungannya yakni sekolah masyarakat keluarga dengan baik. Penyesuaian diri yang dimaksud adalah penyesuaian diri terhadap masalah-masalah yang dihadapi individu dalam menyesuaikan dirinya dengan lingkungan sekolah lingkungan masyarakat dan lingkungan keluarga. Yang dimaksud maladjustment disini adalah tekanan kejiwaan, gejala kejiwaan yang timbul karena ketidak mampuan individu dalam menyesuaikan diri dengan lingkungannya. Adapun peran BK dalam membantu kemampuan menyesuaikan diri siswa maladjustment adalah berupa bentuk bantuan, bimbingan, perhatian, saran, motivasi, dorongan, dan dukungan terhadap siswa yang mengalami maladjustment ringan dan mengalami meladjusment sedang sehingga siswa tersebut mampu menyesuaikan diri dengan lingkungannya
PERAN GURU PAI DALAM PEMBENTUKAN SIKAP DISIPLIN DAN TANGGUNG JAWAB SISWA DI MA AL MUSLIHUN KALIDAWIR TULUNGAGUNG
ABSTRAK
Fudin, Moh. Afif, NIM. 12201173057, 2021, Peran Guru PAI dalam Pembentukan Sikap Disiplin dan Tanggung Jawab Siswa di MA Al- Muslihun Kalidawir Tulungagung. Skripsi, Program Studi Pendidikan Agama Islam, Universitas Islam Negeri (UIN) Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, Pembimbing Dr. Khoirul Anam, M.Pd.I
Kata Kunci: Peran Guru PAI, Sikap Disiplin, dan Tanggung Jawab
Persoalan pada pendidikan saat ini terletak pada fokus utama, yaitu moral. Pendidikan moral di Indonesia sendiri telah terakomodir dalam pendidikan karakter yang sampai sekarang dijalankan oleh instansi dan kementerian terkait. Dalam penerapannya banyak sekali jenis pendidikan karakter mulai dari kedisiplinan hingga tanggungjawab. Namun, progres pendidikan kedisiplinan dan tanggungjwab masih belum mencapai hasil yang memuaskan. Padahal keduanya merupakan bekal penting bagi manusia dalam berinteraksi dengan lainnya. Mempunyai rasa tanggungjawab yang bisa bermanfaat untuk saling menjaga dan menghormati orang lain, disiplin dalam bersikap dan bertindak, kedua merupakan bagian penting dalam aspek sosial. Penting kiranya penanaman karakter disiplin dan tanggungjawab ini dilakukan sejak dini. Terlebih pada masa remaja dimana perilaku diluar moral wajar sering dilakukan demi mencari jati diri. Maka, perlu penekanan lebih dalam penanaman disiplin dan tanggungjawab. Salah satu yang bisa melakukannya adalah guru, utamanya guru pendidikan agama Islam melalui lembaga pendidikan (sekolah).
Pertanyaan penelitian ini adalah: 1. Bagaimana peran guru PAI dalam pembentukan sikap disiplin siswa MA Al-Muslihun Kalidawir Tulungagung? 2. Bagaimana peran guru PAI dalam pembentukan sikap tanggungjawab siswa di MA Al-Muslihun Kalidawir Tulungagung? dan 3. Apa hal-hal yang mendukung peran guru PAI dalam pembentukan sikap disiplin dan tanggungjawab siswa di MA Al-Muslihun Kalidawir Tulungagung?
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Teknik pengambilan data menggunakan wawancara mendalam, observasi partisipan, dan studi dokumentasi. Analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Teknik pengecekan keabsahan data menggunakan triangulasi: teknik dan sumber, serta perpanjangan penelitian.
Hasil penelitian: pertama, peran guru PAI dalam pembentukan sikap disiplin siswa MA Al-Muslihun Kalidawir Tulungagung dilakukan melalui program yang diterapkan dalam pembentukan sikap kedisiplinan selain membaca Al-Qur’an setiap pagi siswa melakukan sholat dhuha berjama’ah. Kedua, peran guru PAI dalam pembentukan sikap tanggung jawab siswa di MA Al-Muslihun Kalidawir Tulungagung dilakukan dengan memberi tugas mengaji ayat-ayat Al-Qur’an di pagi hari, mengajak anak-anak sholat dhuha berjamaah, bertanya siapa yang memimpin do’a di depan sebelum pembelajaran. Ketiga, hal-hal yang mendukung peran guru PAI dalam pembentukan sikap disiplin dan tanggung jawab siswa di MA Al-Muslihun Kalidawir Tulungagung adalah faktor guru dan fasilitas sekolah
PENGGUNAAN APLIKASI WHATSAPP TERHADAP MOTIVASI DAN PRESTASI BELAJAR AKIDAH AKHLAK PADA MASA PANDEMI COVID-19 PESERTA DIDIK DI MA AL MUSLIHUN TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG
ABSTRAK
Skripsi dengan judul “Penggunaan aplikasi whatsapp terhadap motivasi dan prestasi belajar akidah akhlak pada masa pandemi covid-19 peserta didik di MA Al Muslihun Tunggangri Kalidawir Tulungagung” ini di tulis oleh Muhammad Hendra Mustofa, NIM. 12201183194. Jurusan Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri Tulungagung (IAIN) Tulungagung, yang dibimbing oleh Saiful Bahri, M.Pd.I
Kata Kunci : Whatsapp, motivasi, prestasi belajar, akidah akhlak
Penelitian ini dilatar belakangi adanya fenomena yang terjadi di masyarakat yakni terjadinya pandemic covid-19. Hal ini berdampak besar pada lingkungan pendidikan dan dalam proses kegiatan belajar mengajarnya. Guru tidak dapat menyampaikan materi secara langsung kepada siswa. Maka dari itu, guru memanfaatkan media media pembelajaran yang berbasis elektronik atau biasa yang disebut e-learning untuk mengajar materi pembelajaran. Di MA Al- Muslihun Tunggangri Kalidawir para guru mayoritas menggunakan media pembelajaran whatsapp sebagai media pembelajaran sehari hari pada masa pandemic covid-19
Rumusan masalah dalam penelitian skripsi ini adalah (1) Adakah pengaruh penggunaan apikasi whatsapp terhadap motivasi belajar akidah akhlak pada masa pandemic covid-19 peserta didik di MA Al-Muslihun Tunggangri Kalidawir ? (2) Adakah pengaruh penggunaan apikasi whatsapp terhadap prestasi belajar akidah akhlak pada masa pandemic covid-19 peserta didik di MA Al-Muslihun Tunggangri Kalidawir ? (3) Adakah pengauh yang signifikan antara penggunaan apikasi whatsapp terhadap motivasi dan prestasi belajar akidah akhlak pada masa pandemic covid-19 peserta didik di MA Al-Muslihun Tunggangri Kalidawir ?
Pendekatan penelitian ini adalah kuantitatif dengan sampel yang terdisi dari
30 siswa. Dengan teknikampel jenuh. Variabel bebas : Aplikasi Whatsapp (X2). Variabel terikat : Motivasi Belajar (X1) dan Prestasi Belajar (X2). Teknik pengumpulan data : angket. Teknik analisis data : uji validitas, uji reliabilitas, normalitas, linieritas, uji T, uji F.
Hasil penelitian : (1) Ada Penggunaan aplikasi Whatsapp Terhadap Motivasi Belajar Akidah Akhlak Pada Masa Pandemi Covid-19 Peserta Didik Di MA Al Muslihun Tunggangri Kalidawir Tulungagung yang dibuktikan dari nilai thitung > ttabel (4.639 > 2.056), maka Ha diterima dan H0 ditolak. (2) Ada Penggunaan aplikasi Whatsapp Terhadap Prestasi Belajar Akidah Akhlak Pada Masa Pandemi Covid-19 Peserta Didik Di MA Al Muslihun Tunggangri Kalidawir Tulungagung yang dibuktikan dari nilai thitung > ttabel (2.932 > 2.056) maka Ha diterima dan H0 ditolak. (3) Ada Penggunaan aplikasi Whatsapp Terhadap Motivasi dan Prestasi Belajar Akidah Akhlak Pada Masa Pandemi Covid-19 Peserta Didik Di MA Al Muslihun Tunggangri Kalidawir Tulungagung yang di tunjukkan dari Fhitung > Ftabel (8.632 > 2.056) dan tingkat signifikansi 0.000
< 0.05 maka Ha diterima dan H0 ditolak
PENGARUH METODE TALKING STICK DALAM PEMBELAJARAN FIQIH UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS VII DI MTS AL-MUSLIHUN TLOGO BLITAR
Skripsi dengan judul “Pengaruh Metode Talking Stick Dalam Pembelajaran Fiqih Untuk Meningkatkan Motivasi Dan Hasil Belajar Siswa Kelas VII Di MTs Al-Muslihun Tlogo Blitar” ini ditulis oleh Isna Nihayatul Latifah, NIM. 126201203243, Fakultas Tarbiyah Ilmu Keguruan, Jurusan Pendidikan Agama Islam, Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung. dosen pembimbing Nur Cholis, S.Pd.I., M.Pd.
Kata kunci: Talking stick, motivasi, hasil belajar.
Penelitian ini dilatar belakangi oleh teori berlin sani dan kurniasih bahwa metode pembelajaran Talking Stick adalah metode pembelajaran yang memanfaatkan sebuah tongkat sebagai alat untuk mendorong siswa untuk berpartisipasi dalam diskusi dan meningkatkan kemampuan berbicara mereka. Dengan adanya kesempatan untuk berbicara secara bergantian, siswa juga akan lebih aktif dalam proses pembelajaran dan lebih terlibat dalam diskusi kelas. Hal ini dapat meningkatkan motivasi siswa untuk belajar karena mereka merasa didengarkan dan dihargai. Selain itu, metode Talking Stick juga dapat meningkatkan hasil belajar karena siswa akan lebih fokus dan terlibat dalam pembelajaran. Terkait teori tersebut peneliti hendak menguji teori tersebut pada mata pelajaran fiqih kelas VII di MTs Al-Muslihun Tlogo Blitar. Adapun pertimbangan pemilihan lokasi penelitian ini karena pembelajaran fiqh di MTs Al-Muslihun Tlogo Blitar guru masih sering menggunakan metode konvesional tanpa mengaplikasikan metode pengajaran yang menarik, yang dapat mempengaruhi motivasi dan hasil belajar peserta didik menjadi menurun. Oleh karena itu, peneliti ingin menguji teori tersebut apakah metode talking stick ini dapat diterapkan dengan baik di MTs Al-Muslihun Tlogo Blitar sehingga dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar kelas VII dalam pembelajaran fiqih dengan maksimal.
Tujuan dalam penelitian ini adalah 1) Untuk mengetahui pengaruh metode Talking Stick dalam pembelajaran fiqih terhadap motivasi belajar peserta didik kelas VII di MTs Al-Muslihun Tlogo Blitar, 2) Untuk mengetahui pengaruh metode Talking Stick dalam pembelajaran fiqih terhadap hasil belajar peserta didik kelas VII di MTs Al-Muslihun Tlogo Blitar, 3) Untuk mengetahui pengaruh metode Talking Stick dalam pembelajaran fiqih terhadap motivasi dan hasil belajar peserta didik kelas VII di MTs Al-Muslihun Tlogo Blitar.
Pendekatan penelitian kuantitatif dengan jenis Penelitian Quasi Eksperimen sedangkan rancangan penelitian ini menggunakan The Non Equivalent Posttest-Only Control Group Design. Dalam hal ini peneliti ingin mengetahui ada tidaknya pengaruh metode talking stick dalam pembelajaran fiqih untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa kelas VII di MTs Al-Muslihun Tlogo Blitar. Adapun teknik pegumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah: (1) Tes, (2) Angket (3) Dokumentasi. Teknik analisis data adalah uji T dab uji MANOVA dengan bantuan SPSS 25.0 for Windows.
Kesimpulan berdasarkan pembahasan dari hasil penelitian tentang pengaruh metode talking stick dalam pembelajaran fiqih terhadap motivasi dan hasil belajar peserta didik kelas VII di MTs Al-Muslihun Tlogo Blitar tahun ajaran 2023/2024, maka diperoleh sebagai berikut 1) Ada pengaruh metode talking stick dalam pembelajaran fiqih terhadap motivasi belajar peserta didik kelas VII di MTs Al-Muslihun Tlogo Blitar tahun ajaran 2023/2024. Hal ini dibuktikan oleh hasil uji T dengan nilai sig.(2-tailed) sebesar 0,001 < 0,05. 2) Ada pengaruh metode talking stick dalam pembelajaran fiqih terhadap hasil belajar peserta didik kelas VII di MTs Al-Muslihun Tlogo Blitar tahun ajaran 2023/2024. Hal ini dibuktikan oleh hasil uji T dengan nilai sig.(2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05. 3) Ada pengaruh metode talking stick dalam pembelajaran fiqih terhadap motivasi dan hasil belajar peserta didik kelas VII di MTs Al-Muslihun Tlogo Blitar tahun ajaran 2023/2024. Hal ini dibuktikan oleh uji MANOVA yang menunjukkan nilai signifikansinya sebesar 0,000 < 0,05
PERAN GURU AKIDAH AKHLAK DALAM PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL BAGI PESERTA DIDIK DI MA AL-MUSLIHUN TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG
Skripsi dengan Judul “Peran Guru Akidah Akhlak dalam Penggunaan Media
Sosial Pada Peserta Didik di MA Al- Muslihun Tunggangri Kalidawir Tulungagung” ini
ditulis oleh Risca Ramadhani Fitrianingrum, NIM. 12201183453, Prodi Pendidikan Guru
Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Sayyid
Ali Rahmatullah Tulungagung, pembimbing Dr. Muhamad Zaini, MA.
Kata Kunci: Peran Guru Sebagai Teladan, Pembimbing dan Fasilitator, Media
Sosial
Penggunaan media sosial dalam menunjang proses pembelajaran dinilai efisien
karena dalam menyampaikan media pembelajaran ke peserta didik dengan menggunakan
media sosial bisa dilakukan dimana saja dan kapan saja. Dalam pembelajaran secara
daring, pemanfaatan media sosial bisa dilihat sejauh mana penggunaa media sosial untuk
pembelajaran tersebut berhasil bagi peserta didik. Sejalan dengan perkembangan
teknologi, penggunaan media pembelajaran didunia pendidikan semakin luas dan
interaktif yang bisa disesuaikan oleh kreatifitas pendidik dan kondisi peserta didik di
kelas khususnya di MA Al- Muslihun Tunggangri Kalidawir Tulungagung.
Pertanyaan dalam penelitian ini adalah: 1) Bagaimana peran guru akidah akhlak
sebagai teladan dalam penggunaan sosial media pada peserta didik di MA Al- Muslihun
Tunggangri Kalidawir Tulungagung? 2) Bagaimana peran guru akidah akhlak sebagai
pembimbing dalam penggunaan media sosial pada peserta didik di MA Al- Muslihun
Tunggangri Kalidawir Tulungagung? 3) Bagaimana peran guru akidah akhlak sebagai
fasilitator dalam penggunaan media sosial pada peserta didik di MA Al- Muslihun
Tunggangri Kalidawir Tulungagung?
Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan jenis studi
kasus. Sumber data penelitian ini dibagi menjadi dua yaitu primer dan sekunder. Data
primer diperoleh melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Sedangkan data
sekunder melalui laporan dan buku pedoman serta pengecekan keabsahan data.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Peran guru akidaha khlak sebagai teladan
dalam penggunaan sosial media pada peserta didik di MA Al- Muslihun Tunggangri
Kalidawir Tulungagung adalah dengan mempraktekkan nlai-nilai agama dan moral
dengan membiasakan apel pagi dan membaca surat pendek sebelum mengawali
pembelajaran serta melaksanakan sholat dhuha. Guru sebagai teladan dapat membantu
peserta didik untuk menjadi pengguna media sosial yang bertanggung jawab dengan
menghindari perilaku tidak etis dalam menggunakan media sosial. 2) Peran guru akidah
akhlak sebagai pembimbing dalam penggunaan media sosial pada peserta didik di MA
Al- Muslihun Tunggangri Kalidawir Tulungagung adalah dengan memberikan
pengarahan dan membimbing peserta didik dalam menggunakan media sosial agar
memahami cara yang benar dalamm menggunakan media sosial dan meminimalisir resiko
dari dampak negative media sosial. Memberikan konten yang relevan dalam proses
pembelajaran yang dilakukan baik secar online maupun tatap muka serta mengarahkan
peserta didik dalam mencari sumber belajar di media sosial. 3) Peran guru akidah akhlak
sebagai fasilitator dalam penggunaan media sosial pada peserta didik di MA Al-
Muslihun Tunggangri Kalidawir Tulungagung diantaranya menyediakan fasilitas yang
menunjang proses pemelajaran menggunakan media sosial seperti wifi, lab komputer.
Memberikan arahan untuk menggunakan fasilitas yang disediakan oleh sekolah dengan
bijak dan memberikan pemahaman pada peserta didik melalui kegiatan dalam
pembelajaran serta memiliki kompetensi dalam menyikapi perbedaan individual peserta
didik
- …
