1,720,966 research outputs found

    Pendidikan Anak Dalam Keluarga

    Full text link
    Keluarga adalah unit terkecil dari masyarakat yang terdiri atas kepala keluarga dan beberapa orang yang terkumpul dan tinggal di suatu tempat di bawah suatu atap dalam keadaan saling ketergantungan. Jadi yang dimaksud keluarga dalam hal ini meliputi ayah, ibu, dan kakek atau nenek yang terkumpul di dalam satu rumah. Lingkungan keluarga merupakan lingkungan pendidikan yang pertama, karena di dalam lingkungan keluarga inilah anak-anak pertama mendapatkan didikan dan bimbingan. Tugas utama keluarga bagi pendidikan adalah sebagai peletak dasar pendidikan akhlak dan merupakan pandangan hidup keagamaan. Oleh karena itu, suasana hidup dalam keluarga sangat berpengaruh terhadap perkembangan anak yang nantinya akan sangat berpengaruh terhadap pembentukan karakter anak pada fase kehidupan selanjutny

    PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA MELALUI KESENIAN TRADISIONAL PADA JAMA'AH TAHLIL DI KELURAHAN TAMBAK AJI KOTA SEMARANG

    Full text link
    Kegiatan pengabdian masyarakat yang berjudul Pemberdayaan Masyarakat Desa Melalui Kesenian Tradisional pada Jama’ah Tahlil di Kelurahan Tambakaji, yang dilaksanakan selama tiga bulan mulai dari bulan Juli 2013 sampai dengan bulan September 2013, dapat disimpulkan sebagai berikut: 1)Kegiatan ini disambut antusiasme oleh masyarakat dengan bukti dukungan dari segenap anggota masyarakat di kelurahan Tamnakaji terutama RW I dengan bukti dukungan lokal organisers baik pada saat perencanaan sampai Pada akhir pelaksanaan, hal ini sebagai jaminan kenerlangsungan pasca pendampingan.2) Terbentuknya kelompok kesenian tradisional rebaga sebagai wahana dakwah syaiar Islam dan kegiatan tambahan yang menyenangkan bagi jama’ah Tahlil Al-Amanah RW I Tambakaji dan sebagai wahana penciptaan jama’a dan generasi cinta shalawat nabi. Dengan berakhirnya kegiatan pengabdian ini dapat direkomendasikan beberapa hal, diantaranya; 1)Pengurus Jama’ah Tahlil Al-Amanah RW I Kelurahan Tambakaji untuk menjaga kelestarian dan kestabilan kegiatan kelompok kesenian tradisional rebana yang sudah terbentuk. 2)Local Organisirs, untuk selalu memberikan dukungan dan selalu memfasilitasi keberlangsungan kelompompok kesenian tradisional rebana yang ada di wilayah RW I kelurahan Tambakaji Pasca Pendampingan, atu setelah pendampingan berakhir. Ada keinginan dari Masyarakat kegiatan kelompok kesenian tradisional rebana ini kalau bisa dikembangkan pada remaja dan anak-nak yang ada di Taman Pendidikan Al-Qur’an yang ada di Wilayah RW I Tambakaji. Bagi LP2M IAIN Walisongo Semarang, untuk kegiatan ini dibutuhkan adanya keberlanjutan program

    Enhancing learning concentration in hyperactive children through brain gym activities at Wahyu Islamic Kindergarten

    No full text
    Background: Children with hyperactivity or Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD) are those who experience difficulty in maintaining attention, tend to be impulsive, and display a high level of motor activity. This condition often poses challenges in the learning process, particularly in terms of concentration and focus during classroom instruction. One approach that is currently being widely developed to help improve learning concentration in hyperactive children is brain gym activities. Aim: This study aims to explain how brain gym activities can enhance the learning concentration of hyperactive children and to provide an overview of the benefits of brain gym as a non-pharmacological intervention to support hyperactive children in the learning process at Wahyu Islamic Kindergarten. Method: This research adopts a descriptive qualitative approach. Data collection was carried out through interviews, documentation, and observation. The research subject was one hyperactive child at Wahyu Islamic Kindergarten. The data analysis technique used was triangulation. Results: The results of the study indicate that brain gym activities serve as an effective method to increase learning concentration in hyperactive children. The child became more focused, enthusiastic, and motivated in learning. A distinguishing aspect of this study compared to previous research is that it specifically focuses on a child with hyperactivity, whereas earlier studies generally involved children without special needs. Thus, this study broadens the scope of brain gym benefits and opens up new intervention opportunities for children with special needs, a group often overlooked in prior research. Conclusion: Brain gym activities consist of simple movements performed according to the child’s abilities to stimulate brain development and enhance learning concentration in hyperactive children

    Ikrar Sebagai Upaya Penanaman Nilai Agama dan Moral di Raudhatul Athfal (RA) Hj. Sri Musiyarti

    No full text
    The main thing for a person is belief as a guide to life. Confidence can be obtained through religious and moral education. The research objectives are: 1) Describing the pledge activities in the cultivation of religion and morals in RA Hj. Sri Musiyarti, 2). Knowing the inhibiting and supporting factors for the implementation of the pledge at RA Hj. Sri Musiyarti, 3). Knowing the effect of pledge activities in instilling religion and morals in RA Hj Sri Musiyarti. The research approach uses descriptive qualitative type. Data collection methods with observation, and documentation. The results showed that: 1) The implementation of the pledge at RA Hj. Sri Musiyarti is carried out every Monday-Thursday as an effort to instill religion and morals in children, 2). There are no inhibiting factors for the implementation of the pledge at RA Hj. Sri Musiyarti because the teacher plays a very important role in optimizing activities, 3). Pledge activities at RA Hj. Sri Musiyarti are proven to influence children to be able to believe in the pillars of faith and the pillars of Islam and to be able to say and memorize the shahada sentence, daily prayers, and short letters

    Implementasi Permainan Air sebagai Media Stimulasi Perkembangan Holistik Anak Usia Dini

    Full text link
    Media pembelajaran memiliki peran penting sebagai sarana penunjang dalam kegiatan belajar mengajar, karena mampu membangkitkan pikiran, emosi, konsentrasi, serta potensi dan keterampilan peserta didik. Dalam konteks pendidikan anak usia dini, media pembelajaran harus mampu mendukung tercapainya perkembangan holistik anak, yang mencakup aspek kognitif, sosial-emosional, fisik, dan spiritual secara seimbang. Namun, KB KH. Asy’ari Kabupaten Kendal, masih menghadapi tantangan dalam hal keterbatasan variasi media dan metode pembelajaran, sehingga belum optimal dalam merangsang seluruh aspek perkembangan anak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan implementasi beragam kegiatan permainan air sebagai media stimulasi perkembangan holistik anak usia dini. Penelitian merupakan penelitian lapangan,  berfokus pada pemahaman mendalam terhadap dinamika fenomena yang diteliti. Implementasi beragam kegiatan permainan air sebagai media stimulasi perkembangan holistik anak usia dini di KB KH. Asy'ari menunjukkan hasil yang positif dalam upaya merangsang aspek motorik, kognitif, dan sosial-emosional anak secara menyeluruh. Anak-anak terlihat antusias dan aktif dalam mengikuti kegiatan, karena permainan air dengan tema menuang dan memindahkan air dapat memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan dan eksploratif. Hambatan timbul karena keterbatasan ruang bermain dan perlengkapan yang belum memadai dalam menunjang variasi permainan. Faktor pendukung utama, yaitu semangat dan antusiasme anak-anak dalam bermain air, serta dukungan dari guru dan orang tua

    Upaya Pembelajaran Khusus Dalam Mengatasi Speech Delay Pada Usia Dini

    Full text link
    Penelitian ini membahas pentingnya pembelajaran khusus dalam menangani speech delay pada anak usia dini, karena keterlambatan bicara dapat menghambat perkembangan komunikasi dan sosial anak. Tujuan penelitian ini adalah untuk  mengetahui upaya yang diberikan kepada anak speech delay. penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Subjek penelitian dalam penelitian ini adalah salah satu anak usia dini yang mengalami speech delay. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian bersifat individual dan disesuaikan dengan kebutuhan anak. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan pentingnya peran guru dan orang tua dalam merancang pembelajaran yang adaptif untuk mendukung perkembangan bahasa anak secara optimal

    Augmented reality (AR)-based experimental learning: A solution to overcome boredom with worksheet usage in generation alpha (Gen-A) early childhood

    Full text link
    Generation Alpha (Gen-A), who have grown up in the digital era, are more interested in interactive and visual learning. However, traditional methods such as worksheets are considered monotonous, reducing motivation and engagement in learning. This study aims to implement Augmented Reality (AR) based Experimental Learning as an innovative solution to overcome the boredom of Gen-A children with conventional worksheets in Early Childhood Education (ECE). The research gap lies in the lack of exploration of AR in ECE, particularly in Indonesia, as well as the limited studies on the learning needs of early childhood. This research uses a descriptive qualitative method with observation, interviews, and document analysis at RA Nurul Ulum. The results show that conventional worksheets are boring and decrease children's learning motivation. These findings emphasize the importance of AR-based and experiential learning innovations that are adaptive to the characteristics of Gen-A, creating a more engaging and effective learning environment

    Pemanfaatan Sampah Non Organik sebagai Media Belajar untuk Meningkatkan Aspek Kognitif Anak Usia Dini

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pemanfaatan sampah non organik sebagai media belajar dalam meningkatkan aspek kognitif anak usia dini. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Objek penelitian yaitu RA Nurul Ulum Ngaliyan Semarang A, subjek penelitian anak Kelompok A, dan pendidik RA Nurul Ulum sebagai narasumber atau informan. Pencarian data melalui observasi, wawancara kepada pendidik dan anak kelompok A, dan dokumentasi. Tahapan yang dilakukan dalam penelitian yaitu pencarian data, reduksi data dengan cara memvalidasi data dengan teknik triangulasi dari beberapa data yang didapatkan, analisis data, dan menarik kesimpulan dari data-data yang dipandang valid. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan sampah non organic menjadi media belajar di RA Nurul Ulum Ngaliyan Semarang sangat efektif untuk meningkatkan aspek kognitif anak usia dini. Hal ini terbukti bahwa pemanfaatan tutup botol, kabel bekas, kardus, stik ice cream dapat meningkatkan aspek kognitif anak yang meliputi mengenal angka, abjad, warna, konsep besar-kecil, konsep panjang-pendek, konsep berat-ringan, dan berhitung

    Pemberdayaan Raudlatul Athfal (RA) melalui Peningkatan Kualitas SDM Guru di Daerah Nelayan Kecamatan Tugu Kota Semarang

    Full text link
    Community service activities is carried out by using pendekataan empowerment. The essence of this approach seeks to stimulate the independence process of the community (self sustaining process) of yourself. As a result of such devotion is the &lt;em&gt;First&lt;/em&gt;; RA teachers achieved the standard HR professionals who are able to plan and carry out learning in accordance with Permindikbud clause of 146 and 137. &lt;em&gt;Second&lt;/em&gt;; Participants devotion has two kinds of things, namely; 1) 80% of the training participants can understand the curriculum 13, to recognize the characteristics of learners, master models and learning strategies RA 2) 85% of participants proficient in motion and song, adept at making APE in learning and being able to make RPPH in RA. &lt;em&gt;Third&lt;/em&gt;; Teachers increasingly skilled make APE and assign tasks meaningful to students, teachers are increasingly skilled in managing the class, and implement learning strategies.</jats:p

    Pemberdayaan Pemuda Karang Taruna Melalui Program Remaja Pintar Berbasis Agama Desa Wisata Kandri Kota Semarang

    Full text link
    This accompanying outreach youth "Gerak Maju" in the tourist village Kandri Gunungpati Semarang city in plays an active role in taking the role of and participation in activities in the village tour kandri potentialities and promote tourism as one of the tourist icon in the city of Semarang in addition to tourist village Mijen and Nongkosawit. Public service aims to help resolve the problems experienced by Youth of Gerak Maju, in relation to some business skills and the development of the field of the internet as a promotional event or marketing tourism village.The problems experienced by youth were prepared in a group organization to fill the business activities and promote tourism but will not yet have expertise in creative businesses and information technology so that its activities have not been able to program along with the villages that have been elevated to the Government program of the city of Semarang.Solutions offered in the program of this devotion is to provide Entrepreneurship Training In Graphic Design, Syar'iah, usinh Weblog, techniques for embroidery ribbons, and marketing through the internet with emphasis on the promotion of the tourist potentialities that have been developed. Benchmark the success of this activity is the formation of a group/individual creative effort that Syar'iah as well as the availability of a set of media for promotion through the internet as well as the ability of the youth in the market. Benchmark the success of this activity is the formation of a group/individual creative effort that Syar'iah as well as the availability of a set of media for promotion through the internet as well as the ability of the youth in the market potential of the flagship through the internet. And also offers in depth Training in the form of approach to Entrepreneurship In Syar'iah, skilled In Entrepreneurship Syar'iah, graphic design, using Graphic Design create a Weblog, and manage Weblog website globally. Pengabdian masyarakat ini mendampingi pemuda karang taruna “Gerak Maju” di desa wisata Kandri Gunungpati Kota Semarang dalam berperan aktif dalam mengambil peran dan partisipasi dalam kegiatan di desa wisata kandri serta mempromosikan potensi-potensi desa Wisata tersebut sebagai salah satu icon wisata di kota Semarang selain desa wisata Mijen dan Nongkosawit. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk membantu menyelesaikan permasalahan yang dialami Pemuda Karang Taruna Gerak Maju, dalam kaitannya dengan beberapa ketrampilan usaha dan pengembangan bidang internet sebagai ajang promosi atau pemasaran desa wisata.Permasalahan yang dialami adalah pemuda karang taruna telah siap secara kelompok organisasi untuk mengisi kegiatan usaha dan mempromosikan desa wisata akan tetapi belum memiliki keahlian dalam usaha kreatif dan teknologi informasi sehingga kegiatannya belum mampu seiring dengan program desa wisata tersebut yang telah diangkat menjadi program pemmerintah kota Semarang.Solusi yang ditawarkan dalam program pengabdian ini adalah Memberikan pelatihan Berwirausaha Secara Syar’iah, Desai Grafis, membuar Weblog, Teknik Sulam Pita, dan pemasaran melalui internet dengan menekankan pada promosi potensi-potensi wisata yang telah dikembangkan. Tolak ukur keberhasilan kegiatan ini adalah terbentuknya kelompok/individu usaha kreatif yang Syar’iah serta tersedianya seperangkat media  untuk promosi melalui internet serta kemampuan para pemuda dalam memasarkan potensi unggulan melalui internet. Dan juga menawarkan pendekatan berupa Pelatihan secara mendalam untuk Berwirausaha Secara Syar’iah, terampil mem Berwirausaha Secara Syar’iah, Desain Grafis, membuar Weblog buat Desai Grafis, membuar Weblog  serta mengelola website secara global
    corecore