1,721,023 research outputs found
PENGARUH LAYANAN INFORMASI KARIR TERHADAP PERENCANAAN KARIR PESERTA DIDIK KELAS XI DI SMA NEGERI 1 PASIR SAKTI KABUPATEN LAMPUNG TIMUR TAHUN AJARAN 2019/2020
ii
ABSTRAK
Oleh
Musarofah
Perencanaan karir adalah suatu cara untuk membantu peserta didik dalam
memilih suatu bidang karir yang sesuai dengan potensi mereka, sehingga dapat
cukup berhasil di bidang pekerjaan. Perencanaan karir perlu disiapkan sebelum
peserta didik terjun secara langsung dalam dunia karir. Perencanaan karir
didasarkan atas potensi yang dimiliki peserta didik sehingga tidak ada
pertentangan antara karir yang dipilih dengan potensi yang ada pada diri peserta
didik. Adapun rumusan masalah pada penelitian ini yaitu: apakah layanan
informasi karir berpengaruh terhadap perencanaan karir peserta didik kelas XI di
SMA Negeri 1 Pasir Sakti. Adapun Tujuan dari penelitian ini adalah untuk
mengetahui pengaruh layanan informasi karir terhadap perencanaan karir peserta
didik kelas XI di SMA Negeri 1 Pasir Sakti. Maka dari itu perlu adanya upaya
untuk membantu peserta didik agar dapat merencanakan karirnya. Metode yang
digunakan dalam penelitian ini adalah Pre-eksperimental designs atau eksperimen
dengan desain One-Group pretest-posttest designs. Sampel yang digunakan
berjumlah 16 peserta didik yang memiliki perencanaan karir rendah. Teknik
pengumpulaan data dalam penelitian ini menggunakan angket perencanaan karir,
wawacara, observasi dan dokumentasi sebagai teknik pendukung. Berdasarkan
dari hasil perhitungan nilai rata-rata perencanaan karir sebelum pemberian
layanan informasi karir telah diperoleh hasil pretest 38,0, kemudian setelah
pemberian layanan informasi karir didapatkan hasil nilai posttest 76,125. Dari
hasil uji Z (Wilcoxon) Independent non parametric menggunakan SPSS versi 20
deperoleh nilai Asymp.sig (2 tailed) lebih kecil dari nilai kritik 0,05 (0,000 ≤
0,05), ini menunjukkan bahwa Ho ditolak dan Ha diterima, selain itu rata-rata hasil
nilai posttes lebih besar dari rata-rata hasil nilai pretest (76,125 ≥ 38,0), angka
tersebut menunjukkan bahwa layanan informasi karir berpengaruh dalam
perencanan karir peserta didik kelas XI IPA 4 di SMA Negeri 1 Pasir Sakti
Kabupaten Lampung Timur
Komunikasi konseling Islam dengan analisis Ego State remaja di beranda media sosial Facebook
Lailatul Musarofah (B53212078), Komunikasi Konseling Islam dengan Analisis Ego State Remaja di Media Sosial Facebook
Fokus penelitian ini adalah (1) Bagaimana proses komunikasi konseling Islam dengan analisis ego state remaja di media sosial facebook?; dan (2) Bagaimana hasil komunikasi konseling Islam dengan analisis ego state remaja di media sosial facebook?. Dalam menjawab pertanyaan tersebut, Peneliti menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan analisis wacana (discourse analysis). Analisis dilakukan berdasarkan wawancara dan observasi pada akun media sosial obyek. Penelitian dilakukan kepada tiga anak remaja yang dipilih secara acak. Penelitian ini dilakukan melalui analisis ego state di akun media sosial facebook dan proses konseling menggunakan komunikasi konseling Islam. Teknik komunikasi konseling Islam dilakukan dengan konseling Islam melalui proses komunikasi dengan mengirim pesan pada media sosial objek penelitian. Proses konseling dilakukan konselor dengan menganalisis ego state konseli terlebih dahulu untuk mengetahui masalah yang dihadapi klien dan agar diketahui bagaimana konselor akan membantu klien. Setelah proses identifikasi masalah tersebut kemudian konselor memutuskan untuk menggunakan langkah preventif sebagai proses konseling karena klien bukan merupakan pribadi yang bermasalah. Langkah preventif dilakukan dengan mengirim pesan yang berisi kata-kata positif kepada klien di akun facebooknya. Pengiriman pesan positif tersebut sebagai bentuk komunikasi konseling Islam dan sebagai langkah pencegahan agar konseli terhindar dari tindakan negatif. Hasil akhir dari proses konseling terhadap klien dalam penelitian ini tergolong berhasil karena klien dapat melakukan self control dengan baik. Hasil ini dapat dilihat dari beberapa posting-an dalam akunmedia sosial klien yang tetap mempertahankan untuk membagikan hal yang positif dan menjadi lebih baik dengan adanya kalimat ta’ajub dalam tulisan tersebut
Hubungan Antara Tingkat Pengetahuan Terhadap Motivasi Menjalani Kemoterapi di Ruang Cendrawasih Rumah Sakit Umum Pusat Dokter Kariadi Semarang
Program Studi Ilmu
Keperawatan
Fakultas
Kedokteran
Universitas Diponegoro
Semarang
Skripsi, Januari
2009
ABSTRAK
Siti Musarofah
“Hubungan Antara Tingkat Pengetahuan Terhadap Motivasi Menjalani
Kemoterapi di Ruang Cendrawasih Rumah Sakit Umum Pusat Dokter Kariadi
Semarang”.
xii + 58 halaman + 8 tabel + 11 lampiran
Kemoterapi adalah terapi dengan obat anti kanker. Namun pada umumnya obat anti kanker ini, mempunyai efektivitas terapi yang sangat dekat dengan efek toksik,. sehingga terapi ini memberikan efek samping yang dirasa sangat berat bagi yang menjalaninya. Selain menimbulkan berbagai ketidaknyamanan bagi penderita, kemoterapi memerlukan waktu yang relatif lama dalam pemberiannya, sehingga diperlukan suatu motivasi yang tinggi untuk bisa menyelesaikannya.
Motivasi kemoterapi dipengaruhi faktor internal dan eksternal. Faktor internal meliputi sifat kepribadian, pengetahuan, pengalaman dan cita-cita, sedangkan faktor eksternal meliputi lingkungan, pendidikan, agama, sosial ekonomi, kebudayaan, orang tua dan saudara.
Pengetahuan merupakan salah satu faktor internal dalam motivasi, sehingga bila pasien mempunyai pengetahuan yang baik tentang kemoterapi, diharapkan akan mempunyai motivasi yang tinggi dalam menjalani kemoterapi, karena pasien dapat memahami tujuan kemoterapi dan akan mempersiapkan dirinya untuk mengantisipasi kemungkinan efek samping yang akan timbul, sehingga kemoterapi yang dijalaninya berjalan dengan lancar dan drop out kemoterapi dapat dihindari.
Penelitian survey analitik,dengan pendekatan cross-sectional dilakukan terhadap 70 responden yang sedang menjalani kemoterapi di RSUP dokter Kariadi Semarang, bertujuan untuk, mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan terhadap motivasi pasien dalam menjalani kemoterapi.
Hasil penelitian dengan menggunakan analisis Chi Square menunjukkan bahwa
p value < 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa Ho itolak dan H1 diterima, berarti ada hubungan antara tingkat pengetahuan terhadap motivasi menjalani kemoterapi di ruang Cendrawasih RSUP dokter Kariadi Semarang.
Kata Kunci : Tingkat pengetahuan, Motivasi, Kemoterapi
Kepustakaan 30 ( tahun 1993 – 2007
Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis
The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation
counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings
are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that
only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into
account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
IMPLEMENTASI AKADD MURABAHAH PADA PRODUK PEMBIAYAAN MURABAHAH DI KSPPS BMT NUSA UMMAT SEJAHERA KC CIREBON
MILATUL MUSAROFAH. NIM: 1908203220, “IMPLEMENTASI AKADD
MURABAHAH PADA PRODUK PEMBIAYAAN MURABAHAH DI KSPPS BMT
NUSA UMMAT SEJAHERA KC CIREBON”, 2023.
Pembiayaan merupakan salah satu jenis kegiatan usaha pada lembaga
keuangan syariah. Murabahah menjadi salah satu jenis pembiayaan yang banyak
digunakan di Lembaga Keuangan Syariah. BMT Nusa Ummat Sejahtera kantor
cabang Cirebon merupakan salah satu lembaga keuangan syariah yang dipercaya
mampu menghimpun dana sekaligus menyalurkan dananya kepada masyarakat.
Dalam menyalurkan dananya kepada masyarakat, salah satu jenis pembiayaan yang
digunakan adalah pembiayaan murabahah. Murabahah adalah akad jual beli dimana
BMT membeli barang yang diperlukan nasabah atas nama BMT sendiri. Akan
tetapi praktik yang terjadi dilapangan tidak sesuai dengan murabahah itu sendiri.
Dalam hal pemberian pembiayaan, BMT Nusa Ummat Sejahtera kantor cabang
Cirebon memberikan dalam bentuk uang, bukan berupa barang yang diminta
nasabah. Sehinnga hal ini dinilai adanya ketidaksesuaian antara konsep dengan
yang terjadi dilapangan.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi akad murabahah
pada produk pembiayaan murabahah di BMT NUS KC Cirebon dan menjawab
beberapa pertanyaan yang menjadi rumusan masalah. Dalam melakukan penelitian,
peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan
studi kasus. Data yang dikumpulkan melalui observasi di BMT NUS. Selain itu
pengumpulan data juga dilakukan melalui wawancara dengan pihak BMT NUS
serta melalui pemanfaatan dokumentasi yang ada.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa : 1) Proses pembiayaan murabahah
pada BMT NUS dimulai dari pengajuan pembiayaan, pengumpulan informasi,
verifikasi data, evaluasi dan persetujuan pembiayaan, dan pembukuan pembiayaan.
2) Pembiayaan yang diberikan oleh BMT NUS lebih sering digunakan untuk
memenuhi kebutuhan usaha sehingga pembiayaan ini didominasi oleh para pelaku
usaha. Dalam memberikan pembiayaan dengan akad murabahah BMT NUS
mengaplikasikannya dengan akad wakalah sebagai akad pelengkap. 3) Secara
keseluruhan aplikasi pelaksanaan pembiayaan akad murabahah di BMT NUS sudah
sesuai dengan ketentuan fatwa DSN-MUI yang berkaitan dengan pelaksanaan akad
murabahah, namun ada beberapa pengaplikasian yang dalam praktiknya tidak
sesuai dengan fatwa DSN-MUI.
Kata Kunci : Implementasi, Jenis Murabahah, Pembiayaan Murabaha
Variations on the Author
“Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship
Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis
We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis
Dispelling the Myths Behind First-author Citation Counts
We conducted a full-scale evaluative citation analysis study of scholars in the XML research field to explore just how different from each other author rankings resulting from different citation counting methods actually are, and to demonstrate the capability of emerging data and tools on the Web in supporting more realistic citation counting methods. Our results contest some common arguments for the continued
use of first-author citation counts in the evaluation of scholars, such as high correlations between author rankings by first-author citation counts and other citation
counting methods, and high costs of using more realistic citation counting methods that are not well-supported by the ISI databases. It is argued that increasingly available digital full text research papers make it possible for citation analysis studies to go beyond what the ISI databases have directly supported and to employ more
sophisticated methods
- …
