169 research outputs found
Pendidikan Karakter Dalam Cerita Anak “Tujuh Kebaikan Dido Lebah di Negeri Kesedihan” Karya Heru Kurniawan dan Mulasih Tary
Pendidikan merupakan tempat yang tepat untuk melakukan perubahan ideologi, yaitu dalam rangka membangun karakter masyarakat Indonesia. Pendidikan karakter sangat diperlukan dalam upaya menahan kemerosotan generasi bangsa saat ini. Pendidikan karakter dimaknai sebagai pendidikan yang mengembangkan nilai-nilai karakter pada seseorang sehingga dia memiliki karakter sebagai karakter dirinya, serta menerapkan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan dirinya. Salah satu media yang dapat digunakan adalah melalui sastra dalam bentuk cerita anak.
Permasalahan pokok dalam penelitian ini adalah untuk menemukan nilai-nilai pendidikan karakter yang terdapat dalam cerita anak Tujuh Kebaikan Dido Lebah Di Negeri Kesedihan karya Heru Kurniawan dan Mulasih Tary
Jenis penelitian ini adalah penelitian pustaka (Library Research) penelitin ini digolongkan ke dalam kualitatif deskriptif. Adapun metode pengambilan data yang penulis gunakan adalah metode dokumentasi dan wawancara, Sedangkan analisis data menggunakan analisi isi (Content Analisys)
Hasil penelitian ini menemukan bahwa, nilai-nilai pendidikan karakter yang terdapat dalam cerita anak Tujuh Kebaikan Dido Lebah Di Negeri Kesedihan karya Heru Kurniawan dan Mulasih Tary adalah merujuk kepada sembilan pilar karakter yang dikeluarkan oleh Indonesia Heritage Foundation. Yang apabila dijabarkan menjadi dua puluh satu nilai karakter. adapun nilai pendidikan karakter yang ditemukan sebagai berikut: cinta kepada Tuhan semesta beserta isinya, tanggung jawab, mandiri, jujur, santun, kasih sayang, peduli, kerjasama, percaya diri, kreatif, kerja keras, pantang menyerah, keadilan, rendah hati dan cinta damai. Sedangkan nilai pendidikan karakter yang tidak ditemukan dalam cerita anak Tujuh Kebaikan Dido Lebah Di Negeri Kesedihan karya Heru Kurniawan dan Mulasih Tary sebagai berikut: nilai pendidikan karakter disiplin, hormat, kepemimpinan, baik, toleransi dan persatuan
Tarian Ajeng
Siapa yang bersungguh-sungguh pasti akan berhasil. Ya! Setiap masalah bisa diselesaikan dengan baik.
Asal kamu bersungguh-sungguh menyelesaikannya.
Jangan pernah takut dengan hal baru. Apalagi hal yang baik. Seperti Ajeng. Dia bisa menampilkan tari Gambyong dengan baik.
Karena ia yakin, ia bisa melakukannya
Untuk Dibaca Saat Kau Lupa Bahagia " Karena Bahagia itu Sederhana..."
Kita terlalu sibuk dengan segala urusan dan masalah kita yang seakan tidak pernah selesai. Kita terlalu sibuk mencari sesuap nasi untuk diri sendiri dan keluarga. Lelah dan keluh yang kita alami setiap hari
- …
