194 research outputs found

    Quality and quantity of emission from thermal power houses / Azharudin Mukhtaruddin

    Full text link
    Electricity has been an important energy source to people in this country. To have this energy, several ways of generation has been invented. Among them is by buming fossfl fuel. This, howevcr, gives us two different thing, energy and pollution. While energy guarenteed the continuauon of human existencc, pollution may reduced the span of human entity. The purpose of this project is to disclose the condition of pollution caused by power station. Gaussian model has been employed to estimate the concentration of pollutants emitted by the stack of the power utifittes

    Pendekatan Semiotik Dalam Penelitian Sastra Arab

    No full text
    Semiotik merupakan sebuah pendekatan yang dapat mengungkap makna di balik benda yang dapat ditangkap oleh indra. Semiotik dapat pula masuk ke ranah kata-kata terutama pada karya sastra. dalam bidang sastra, terdapat ekspresi sastrawan yang melahirkan makna di balik kata-kata, yang mengnadung makna intrinsik. Proses pengetahuan terhadap makna intrinsik sangat dilatari oleh latar belakang kehidupan sastrawan atau setting kelahiran sastra

    Watak Manusia Dalam Naskah Geguritan Joharsa

    Full text link
    The study of Balinese manuscripts Classical Islamic religious nuanceis done using philological approach and method of content analysis basedon the framework of semio tic analysis of Roland Barthes post-structural.Stages of this research include the transfer of language or transliterationof the manuscript into Indonesian. After that, then the manuscript wastranslated into Indonesian. Indonesian-language translation is beinganalyzed. Geguritan Joharsa analyzed in this report only 4 Canto, namelyCanto 19 to Canto 22. Geguritan Joharsa Canto 19 to Canto 22 describes thecharacter of each actor in this geguritan. Those cantos describe good humannature and human nature is not good.Human nature is well refected by Joharsa, Narawulan and Nahodaas perpetrators. Joharsa has noble character exemplary human beings.Character is very important in family life and in public life. Character inaccordance with Joharsa is Narawulan. She has devoted to her husband’scharacter. She faced a diffcult life very hard, but she remained faithful to herhusband until met. Nahoda character is like to distance them from the worldand like to help with no strings attached. Which is not good character playedby King Lokantara. King has a character Lokantara arrogant and angry.Key Words: Geguritan Joharsa, Human Character</p

    Standarisasi Penguasaan Kitab Kuning

    No full text
    Salah satu tujuan dari penelitian adalah mendeskripsikan kitab-kitab  kuning yang menjadi standar rujukan pembelajaran di pondok pesantren salaf. Pendekatan penelitian yang digunakan  adalah deskriptif  kualitatif. Tempat penelitian adalah  Pondok Pesantren Al-Anwar Sarang, Pondok Pesantren “API” Tegalrejo, dan Pondok Pesantren Al-Fadllu Kaliwungu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kitab-kitab kuning yang menjadi standar  rujukan/kajian pada tiga pondok yang menjadi tempat penelitian   antara lain mencakup Fiqih, Ushul Fiqih, Nahwu, Shorof, Tauhid, Balaghoh, Mantiq,  Khulashoh/Sejarah, Falak, Tafsir dan Waris. Kitab-kitab kuning yang dipelajari di tiga  pondok pesantren tersebut hampir sama,  perbedaannya adalah untuk kitab-kitab tertentu yang berjenis sama diberikan pada jenjang yang berbeda. Standar kitab yang digunakan di pondok pesantren riset berbeda dengan standar  yang dikeluarkan Kementerian Agama untuk  masing-ma-sing jenjang pada pondok pesantren salaf.<br /

    REKONSTRUKSI HUKUM DISKRESI KEPOLISIAN DENGAN PENDEKATAN RESTORATIF JUSTICE DALAM PENYELESAIAN SECARA DAMAI KECELAKAAN LALU LINTAS

    Full text link
    ABSTRAK Dalam penegakan hukum penyelesaian perkara tindak pidana kecelakaan lalu lintas melalui penerapan diskresi kepolisian setelah adanya perdamaian antar para pihak. Namun dalam Undang- Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, kebijakan non penal setelah terjadi perdamaian antara korban dengan pelaku sama sekali tidak diatur. Dalam undang-undang ini, perdamaian tidak dapat dijadikan sebagai alasan untuk mengakhiri perkara kecelakaan lalu lintas. Setiap terjadinya perkara kecelakaan lalu lintas harus diproses sesuai dengan hukum acara pidana yang berlaku. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui eksistensi penyelesaian secara damai kecelakaan lalu lintas terhadap penegakan hukum, diskresi kepolisian dalam penegakan hukum terhadap penyelesaian secara damai kecelakaan lalu lintas, serta merumuskan rekonstruksi hukum diskresi kepolisian dalam penegakan hukum terhadap penyelesaian secara damai kecelakaan lalu lintas berbasis nilai keadilan. Penelitian ini bersifat yuridis normatif dan empiris. Yuridis normatif dengan melakukan analisis terhadap permasalahan dan penelitian melalui pendekatan terhadap asas-asas hukum serta mengacu pada norma-norma hukum yang terdapat dalam peraturan perundang-undangan. Pendekatan empiris yang digunakan dalam penelitian ini adalah untuk melihat perilaku hukum sebagai pola perilaku masyarakat dan terlihat sebagai kekuatan sosial. Hasil penelitian disimpulkan bahwa Penerapan diskresi kepolisian dalam penegakan hukum terhadap penyelesaian secara damai kecelakaan lalu lintas, berdasarkan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 bukan mekanisme yang diatur dalam undang-undang tersebut, benturan terhadap nilai kepastian hukum, belum adanya payung hukum formil terhadap penerapan restorative justice dalam melakukan diskresi kepolisian pada kasus kecelakaan lalu lintas sehingga upaya restorative justice tidak akan memiliki nilai kepastian hukum. Sehubungan dengan adanya perdamaian dalam penyelesaian secara damai kecelakaan lalu lintas, untuk mempertegas kewenangan diskresi dalam penegakan hukum, maka perlu direkonstruksi Pasal 230 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009: Perkara kecelakaan lalu lintas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 229 ayat (2), ayat (3), dan ayat (4) diproses dengan acara peradilan pidana sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Dengan menambah 1 ayat yang menyatakan: Dalam hal terjadinya perdamaian/mediasi penal menghapuskan kewenangan menuntut dengan acara peradilan pidana sebagaimana dimaksud dalam Pasal 230 (1)

    ARTIKEL EKSISTENSI PERPUSTAKAAN DALAM LEMBAGA PENDIDIKAN (Suatu Analisis dalam Tinjauan Ilmu Manajemen Pendidikan): PERPUSTAKAAN & MANAJEMEN PENDIDIKAN

    No full text
    Perpustakaan ialah tempat pengumpulan pustaka atau kumpulan pustaka yang diatur dan disusun dengan sistem tertentu, sehingga sewaktu-waktu diperlukan dapat ditemukan dengan mudah dan cepat. Namun realitanya menunjukkan bahwa peran dan fungsi perpustakaan seringkali diabaikan oleh setiap insan akademik, sehingga eksistensi perpustakaan hanya sebatas gudang penyimpanan buku-buku klasik yang hampir jarang dikaji dan dikritisi. Penulisan ini lebih mendeskripsikan peran manajemen dalam mengupayakan kelancaran program-program di perpustakaan. Manfaat penulisan ini diharapkan dapat menambah informasi, wawasan, pemikiran, dan pengetahuan dalam bidang pendidikan Islam, menjadi acuan dalam mengembangkan perpustakaan sekolah dan lembaga-lembaga pendidikan Islam, meningkatkan sistem pengelolaan perpustakan secara profesional sehingga mampu memberikan akses informasi yang diperlukan sesuai dengan kebutuhan civitas akademika dan kebutuhan masyarakat

    Pengaruh Pendidikan Agama Terhadap Perilaku Keagamaan Peserta Didik

    No full text
    The curriculum of Islamic education applied in private senior high schoolsis not the same from one to another because they are permitted to implementthe curriculum legalized by the Ministry of National Education on one hand,and local curriculum (the curriculum issued by their own foundations) on theother; and the curriculum of each school has its own characteristics. The mainpurpose of this study is to determine whether there are significant differences,in terms of religious behaviours, of students who obtained a teaching curriculumdesigned by the foundations and the students who acquired learningwith curriculum legalized by the Ministry of National Education. By taking asample of 240 students from various private schools, the result of the studyshows that, in terms of religious behaviours, those who obtained a teachingwith curriculum of the foundations are better than that of students who obtainedlearning with the curriculum of the Ministry of National Education. <br /

    Environmental Responsibilities and Firms Financial Performance: A Systematic Review and Bibliometric Analysis

    Full text link
    The aim of this study is to present a systematic review and bibliometric analysis of 512 studies on environmental responsibilities and firm financial performance literature. The study aims to track the research trend and identify the reasons behind heterogeneity in the studied association. The Scopus database was comprehensively searched to collect bibliographic material, giving an overview of contributing and influential research areas, key authors, journals, and countries. Network visualization is used to identify clusters. Content analysis of the literature revealed the essential topics of the investigation. The systematic review revealed that geographical constraints, regulatory constraints, and lack of standardizability are significant reasons for heterogeneity. We identify three major researched areas: a) economic and financial impact, b) innovation, environment management system, and standards, and c) supply chain management development. Discussion on the signifi cant clusters concludes that studies showing positive economic benefits dominate the literature. Overall, the results of different scientific production do not indicate consensus in one direction, but mixed results help to build a new perspective and expand the research horizon. Using a systematic process, this study recognizes the value-creation potential of proactive environmental management practices
    corecore