1,720,961 research outputs found

    Eksperimentasi Model Pembelajaran TPS (Think Pair Share) Terhadap Prestasi Belajar Matematika Ditinjau Dari Kemampuan Komunikasi Matematika Siswa Kelas VII SMP Se-Kecamatan Purworejo

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah pembelajaran menggunakan model pembelajaran tipe TPS (Think Pair Share) menghasilkan prestasi belajar matematika yang lebih baik daripada tipe NHT (Numbered Head Together) pada sub materi pokok persegi panjang dan persegi ditinjau dari kemampuan komunikasi matematika siswa. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu Populasi penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP se-Kecamatan Purworejo Kabupaten Purworejo tahun pelajaran 2010/2011 sejumlah 10 SMP. Pengambilan sampel menggunakan Stratified Cluster Random Sampling. Sampel penelitian ini 69 responden terdiri dari 32 siswa kelompok eksperimen dan 37 siswa kelompok kontrol. Instrumen penelitian ini berupa tes prestasi pada pelajaran matematika sub materi pokok persegi panjang dan persegi dan lembar observasi siswa. Uji hipotesis menggunakan uji t pihak kanan. Uji prasyarat menggunakan uji normalitas dengan metode Lilliefors dan uji homogenitas menggunakan metode Bartlett pada taraf signifikansi 0,05. Kata kunci: TPS, NHT, komunikasi matematika

    An Experiment Of Mathematics Teaching Using SAVI Approach And Conventional Approach Viewed From The Motivation Of The Students Of Sultan Agung Junior High School In Purworejo

    No full text
    The objective of this research is to investigate whether Mathematics teaching using SAVI approach can make better achievement in learning Mathematics than conventional approach viewed from the student’s motivation of Sultan Agung Junior High School in Purworejo on the circle material. This research is a quasi experimental research with 2×3 factorial design. The subject of the research is the 8th-grade students of Sultan Agung Junior High School in Purworejo in the academic year 2010/2011. The sample of this research are 60 students which consist of experimental group and control group. The data were collected by using test of learning achievement in Mathematics and a questionnaire of student’s motivation. The test instruments were validated by expert. In the pre-requisite test, analysis variance precondition test using Liliefors test for normality and Bartlett test for homogeneity test. With ∝ =0,05, samples come from normal distributed population and homogeneous. The hypothesis testing using two-way ANAVA with different cell with α = 0,05. It shows: (1) Fc = 4.378 > Ft = 4.024, it means Mathematics teaching using SAVI approach gives a better achievement in learning Mathematics than using conventional approach; (2) Fc =20.822 > Ft= 3.174, it means the achievement in learning Mathematics of the students who have higher motivation is better than those who have lower motivation; and (3) Fc = 1.617 < Ft = 3.174, it means the difference characteristic between the Mathematics teaching using SAVI approach and conventional approach for every students’ motivation in learning Mathematics is the same. Key Words: Mathematics Teaching, SAVI, Motivatio

    EKSPERIMENTASI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TGT TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA DITINJAU DARI MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 2 BULUSPESANTREN TAHUN PELAJARAN 2011/2012

    No full text
    EKSPERIMENTASI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TGT TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA DITINJAU DARI MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 2 BULUSPESANTREN TAHUN PELAJARAN 2011/2012 Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah: (1) model pembelajaran kooperatif TGTmemberikan prestasi belajar matematika yang lebih baik dari model pembelajaran konvensional pada pokok bahasan bangun ruang; (2) motivasi belajar tinggi memberikan prestasi matematika yang lebih baik dari motivasi belajar sedang dan rendah pada pokok bahasan bangun ruang; (3) ada interaksi antara model pembelajaran dan motivasi belajar siswa terhadap prestasi belajar matematika pada pokok bahasan bangun ruang. Populasi penelitian ini seluruh siswa kelas VIII SMP N 2 Buluspesantren tahun pelajaran 2011/2012 terdiri dari lima kelas dengan siswa sebanyak 159 siswa. Sampel penelitian terdiri dari kelas eksperimen dan kelas kontrol berjumlah 64 siswa. Teknik sampling menggunakan cluster random sampling. Pengumpulan data menggunakan metode tes dan angket. Uji normalitas menggunakan uji Lilliefors dan uji homogenitas variansi menggunakan uji Bartlett. Analisis data menggunakan analisis variansi dua jalan dengan sel tak sama, kemudian tindak lanjut dari analisis variansi dilakukan uji Scheffe. Analisis variansi memberikan hasil Fa = 11,144>Fatabel= 4,008; Fb = 11,356> F btabel= 3,158; dan Fab = 0,424<Fabtabel= 3,158 yang berarti H0A ditolak; H0B ditolak; dan H 0AB diterima. Jadi model pembelajaran kooperatif TGTmemberikan prestasi belajar matematika yang lebih baik dari model pembelajaran konvensional, motivasi belajar tinggi memberikan prestasi belajar matematika yang lebih baik dari motivasi belajar sedang dan rendah, tetapi motivasi belajar sedang tidak memberikan prestasi belajar yang lebih baik dari motivasi belajar rendah, serta tidak ada interaksi antara model pembelajaran dengan motivasi belajar terhadap prestasi belajar matematika siswa pada pokok bahasan bangun ruang. Kata kunci: model pembelajaran TGT, motivasi belajar, prestasi belaja

    Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis

    Full text link
    The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed

    Partisipasi Orang Tua Terhadap Pembelajaran Online di Rumah Ditinjau Dari Fase Kelas di Sekolah Dasar

    No full text
    Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui bagaimana partisipasi orang tua dalam mendukung kegiatan pembelajaran online pada siswa dan (2) mengetahui apakah terdapat perbedaan partisipasi yang orang tua berikan pada siswa kelas tinggi dan kelas rendah. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode survei. Jumlah subjek dalam penelitian ini yaitu 60 orang tua siswa dari kelas I-VI SD Negeri 1 Seren. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah probability sampling dengan tipe simple random sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah angket dan dokumentasi. Instrumen yang digunakan adalah lembar angket. Teknik analisis data yang digunakan adalah statistik deskriptif dengan menggunakan rumus persentase dan uji T. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa partisipasi orang tua dalam mendukung kegiatan pembelajaran online pada siswa diberikan dalam bentuk orang tua sebagai: pendidik, pembimbing, motivator, dan fasilitator. Selanjutnya hasil uji hipotesis diperoleh nilai Sig.(2-tailed) 0,000 < 0,05 menunjukkan terdapat perbedaan partisipasi orang tua terhadap pembelajaran online di rumah ditinjau dari fase kelas di Sekolah Dasar. Rata-ratapersentase partisipasi orang tua terhadap pembelajaran online di kelas rendah yaitu 75,14% lebih besar dibandingkan rata-rata partisipasi orang tua terhadap pembelajaran online di kelas tinggi yaitu 61,85% sehingga partisipasi orang tua terhadap pembelajaran online di kelas rendah lebih baik. Kata Kunci: Partisipasi Orang Tua, Pembelajaran Online, Fase Kelas Di Sekolah Dasar Abstract: This study aims to (1) find out how parents' participation in supporting online learning activities for students and (2) find out whether there are differences in the participation that parents give high class and low class students. This research is a quantitative research with a survey method. The number of subjects in this study were 60 parents of students from class I-VI SD Negeri 1 Seren. The sampling technique in this study is probability sampling with the type of simple random sampling. The data collection techniques used were questionnaires and documentation. The instrument used was a questionnaire sheet. The data analysis technique used is descriptive statistics using the percentage formula and the T test. The results of this study indicate that the participation of parents in supporting online learning activities for students is given in the form of parents as: educators, mentors, motivators, and facilitators. Furthermore, the results of the hypothesis test obtained the Sig. (2-tailed) value of 0.000 < 0.05, indicating that there are differences in parental participation in online learning at home in terms of the class phase in elementary schools. The average percentage of parental participation in online learning in low classes is 75.14% greater than the average participation of parents in online learning in high classes, namely 61.85% so that parents' participation in online learning in low classes is better.  Keywords:Parental Participation, Online Learning, Class Phase in Elementary School

    EKSPERIMENTASI MODEL PEMBELAJARAN AUDITORY INTELLECTUALLY REPETITION (AIR) TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA DITINJAU DARI KARAKTER BELAJAR SISWA KELAS VII SMP NEGERI SE-KECAMATAN KALIGESING TAHUN 2011/2012

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) apakah prestasi belajar matematika dengan model AIR lebih baik daripada model konvensional; (2) apakah prestasi belajar matematika dengan karakter belajar membudaya (MK) lebih baik dari mulai berkembang (MB), mulai terlihat (MT), dan belum terlihat (BT); dan (3) apakah ada interaksi antara model pembelajaran dengan karakter belajar terhadap prestasi belajar matematika. Penelitian ini merupakan eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII SMP Negeri se-Kecamatan Kaligesing. Teknik sampling menggunakan cluster random sampling. Teknik analisis data menggunakan analisis variansi (Anava) dua jalan dengan sel tak sama. Sebagai tindak lanjut dari Anava dilakukan uji scheffe. Hasil penelitian dengan α = 0.05, menunjukkan: (1) Fobs = 17.018 > Ftabel = 4.08 sehingga Ho ditolak yang berarti bahwa terdapat perbedaan prestasi belajar siswa dengan menggunakan model pembelajaran AIR dan model konvensional, dilihat dari rataan marginalnya bahwa model pembelajaran AIR lebih baik dari model konvensional; (2) Fobs = 17.015 > Ftabel = 2.48 maka H୭ ditolak yang berarti tidak semua karakter belajar memberikan efek yang sama terhadap prestasi belajar siswa. Uji scheffemenunjukkan prestasi belajar matematika untuk karakter belajar membudaya (MK) lebih baik dari mulai berkembang (MB), mulai terlihat (MT), dan belum terlihat (BT). (3) Fobs = 0.781 < Ftabel = 2.48 sehingga Ho diterima yang berarti tidak ada interaksi antara model pembelajaran dan karakter belajar siswa terhadap prestasi belajar matematika. Kata kunci: Pembelajaran AIR, Karakter Belajar, Prestasi Belaja

    HUBUNGAN POLA ASUH ORANG TUA PADA HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS IV SDN WONOSARI NGOMBOL PURWOREJO TAHUN PELAJARAN 2019/2020

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pola asuh orang tua pada hasil belajar matematika kelas IV SDN Wonosari Ngombol Purworejo Tahun Pelajaran 2019/2020. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif. Subjek penelitian dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV dan orang tua siswa kelas IV di Desa Wonosari Kecamatan Ngombol Kabupaten Purworejo tahun pelajaran 2019/2020 yang berjumlah 33 siswa dan 33 orang tua siswa kelas IV. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan angket, angket wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan uji korelasi product moment, uji t dan analisis regresi sederhana.Sebagai prasyarat analisis dilakukan uji normalitas dan uji linearitas. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pola asuh orang tua berdasarkan respon siswa dengan uji signifikasi koefisien product momentdimana rxy= 0,03 maka ada hubungan yang sangat rendah pola asuh orang tua berdasarkan respon siswa pada hasil belajar matematika sehingga pola asuh orang tua berdasarkan respon siswa sangat rendah maka hasil belajar matematika Kelas IV SDN Wonosari sangat rendah pula. Hubungan pola asuh orang tua berdasarkan respon orang tua pada hasil belajar matematika dengan uji signifikasi koefisien product moment dimana rxy= 0,15 maka ada hubungan yang sangat rendah pola asuh orang tua berdasarkan respon siswa pada hasil belajar matematika sehingga pola asuh orang tua berdasarkan respon orang tua sangat rendah maka hasil belajar matematika Kelas IV SDN Wonosari sangat rendah pula
    corecore