1,722,694 research outputs found

    `````Muharram

    No full text
    viii, 106 hlm.; 20 cm

    Muharram in Multan

    No full text
    This chapter describes Muharram Ali's observations of the drumming and other music traditions of Multan during his journey to the Pakistani city. Ali's journey begins when he attended a majlis at Imambarah Māsumīn, Haweli Murīd Shah, followed by his experience with Muharram; the seventh of Muharram is traditionally associated with rituals commemorating the wedding of Qasim, and special music was often central to these rituals. The Tenth of Muharram, the climax in remembrance of Imam Husain's martyrdom. Ali also encountered mārū; the drumming on the battlefield; and the so-called bāzār-e-husn—the “bazaar of beauty”—in the Lodhipura neighborhood, where the families of the reputed courtesans were the custodians of a rich and varied repertoire of classical music.</p

    Nilai-Nilai Dakwah pada Perayaan 1 Muharram (Studi pada Beberapa Bentuk Perayaan 1 Muharram di Indonesia)

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan model-model perayaan 1 Muharram dari berbagai Daerah di Indonesia dan untuk mengungkap nilai-nilai dakwah yang terkandung di dalamnya. Jenis penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan analisis konten. Teknik pengumpulan data yang digunakan dokumentasi. Teknik analisis yang dilakukan dengan data yang dihimpun selanjutnya diolah dan di analisis dengan menggunakan metode content analysis melalui pendekatan Kualitatif dan selanjutnya dianalisis secara deskriptif analitis. Untuk mendapatkan sintesis dari penelitian ini, digunakan penafsiran data secara analitis dan kritis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa model-model perayaan 1 Muharram dari berbagai daerah di Indonesia merupakan sebagai bentuk ekspresi kebahagiaan, mempererat persatuan, bahwa esensi perayaan 1 Muharram perlu dilestarikan dan dipertahankan, sebagai pengingat pada sejarah penting Nabi Muhammad dan sebagai bahan evaluasi bagaimana merayakan momen ini dengan tepat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nilai-nilai dakwah yang terkandung di perayaan 1 Muharram adalah menegaskan strategi dakwah yang tepat sangat diperlukan untuk menjaga eksistensi tradisi dengan tetap berpijak pada nilai-nilai Islam

    Marriage Implementation on The Muharram in The Islamic Law Perspective

    Full text link
    The implementation of marriage cannot be separated from the traditions that apply in a region. Abstinence from performing weddings in the Muharram month is one of the prevailing traditions in society. Month. This research was qualitative researchwith field research (field research) data collection techniques, the author holds direct observations, interviews, and documentation. Qualitative data are analysed in an inductive and deductive way. The results of the research showed that most of the society in Cenrana district of Bone Regency still believe that if there were marriage implementation onthe Muharrammonth, the people will have bad luck, their marriage will not be lasting and will be a calamity and people views about marriage implementation on the Muharram month in Cenrana District are not following Islamic law

    PANDANGAN ISLAM TENTANG PANTANGAN PERKAWINAN DI BULAN MUHARRAM

    Full text link
    AbstrakDalam pelaksanaan perkawinan tidak  terlepas dari adat yang berlaku di sebuah daerah. Adat pantangan melaksanakan perkawinan pada bulan Muharram menjadi salah satu adat yang masih berlaku di masyarakat. Sebagaian besar masyarakat meyakini bahwa bulan Muharram memiliki kekeramatan jika melaksankan perkawinan pada bulan tersebut akan mendapat balak dan perkawinan tersebut tidak langgeng. Maka tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana pandangan Islam dan Tokoh masyarakat tentang pantangan melaksanakan perkawinan pada bulan Muharram. Metode  yang digunakan  untuk  penelitian  ini adalah deskriptif  kualitatif yaitu salah satu penelitian yang bertujuan   untuk   menyajikan   gambaran   mengenai   suatu   fenomena atau kenyataaan sosial, dan pengumpulan datanya dilakukan dengan wawancara,observasi. Penelitian ini menghasilkan temuan  yaitu bahwa masyarakat desa Wringinjajar, kecamatan Mranggen, kabupaten Demak masih mempercayai adanya mitos keramat bulan Muharram adapun Faktor-faktor yang mendorong masyarakat melakukan pantangan pernikahan pada bulan Muhharam adalah masyarakat masih memperhatikan tentang penanggalan hari, bulan, tahun guna untuk melaksanakan pernikahan.Kata kunci: Pantangan melaksanakan perkawinan di bulan   Muharram

    Interview with Muharram Fouad

    No full text
    مقابلة مع الفنان المصري محرم فؤاد، ناقش فيه أفلامه، وقارن مسيرته في الموسيقى وأعماله السينمائية، واعطى رأيه في موسيقى الموجة الجديدة. قامت بالمقابلة ليلى محمود.An interview with Muharram Fouad, an Egyptian singer and performer, about his films where he compares his career in music and cinema and gives his opinion on new wave music. The interview was conducted by Laila Mahmoud

    Interview with Muharram Fouad and Omar Khorshid

    No full text
    أجزاء من مقابلات مع الممثل والمطرب محرم فؤاد وعازف الجيتار عمر خورشيد حول رأيهم في إتجاه المطرب للتمثيل.Parts of an interview with actor and vocalist Muharram Fouad and guitarist Omar Khorshid about their opinions on the performer's acting path

    Kegiatan Muharram di TPA Al Hidayah Desa Teluk Dalam

    No full text
    Hubungan sosial anak semakin erat pada masa kini, perhatiannya terhadapagama juga dipengaruhi oleh lingkungan sekitar. Muharram adalah bulan pertama&nbsp;dalam kalender Hijriyah, yang juga merupakan salah satu bulan suci dalam Islam.&nbsp;Bulan Muharram memiliki sejumlah peristiwa bersejarah yang sangat penting,&nbsp;termasuk peristiwa Hijrahnya Nabi Muhammad SAW ke Madinah. Oleh karena itu,&nbsp;Muharram memiliki makna dan signifikansi yang besar dalam agama Islam. Tujuan&nbsp;diadakan kegiatan ini, yaitu untuk mengetahui seberapa efektif kegiatan Muharram untuk memahami secara mendalam tentang langkah yang ditempuh anak-anak di&nbsp;TPA dalam meningkatkan pengetahuan agama1. Pendekatan yang digunakan adalah&nbsp;menggunakan sudut pandang ilmu pendidikan khususnya terpusat kepada&nbsp;pengetahuan agama di TPA. Kegiatan ini menunjukkan bahwa kegiatan Muharram&nbsp;berpengaruh secara signifikan dengan adanya perlombaan, anak-anak menjadi lebih&nbsp;semangat dan termotivasi dalam belajar agama Islam. Anak-anak menjadi salah satu&nbsp;yang memiliki peranan besar dalam menghadapi kehidupan dan pertumbuhan&nbsp;selanjutnya. Pembentukan jiwa spritual anak adalah implementasi dari penanaman&nbsp;pengetahuan dan pendidikan. Agama merupakan faktor penting pada kelangsungan&nbsp;hidup manusia. Tanpa agama manusia akan hilang arah dan tujuan. Khususnya,Pengetahuan agama Islam, Pengetahuan agama tersebut lebih efektif apabiladilakukan sejak dini.

    Peranan pemerintah dan masyarakat mempertahankan perayaan tradisi 10 muharram kalangan masyarakat muslim di Pariaman 1992-2013

    No full text
    Perayaan 10 Muharram merupakan upacara tradisional bernafaskan Islam yang sampai sekarang masih tetap eksis dan bertahan di Pariaman, Sumatra Barat. Tradisi 10 Muharram di Pariaman merupakan wujud rasa duka cita atas wafatnya Husain bin Ali di Padang Karbala sekaligus pemberian persembahan kepada penghuni pantai Sumetera Barat, yang dilaksanakan dari tanggal 1 sampai 10 Muharram. Perayaan tradisi tersebut terdiri dari beberapa rangkaian upacara, serperti pembuatan tabuik, mengambil tanah, mengambil batang pisang, maantam, mangarak jari-jari, mangarak sorban, tabuik naik pangkek, mahoyak tabuik, tabuik dibuang ke laut ( pembuatan keranda, mengambil tanah, mengambil batang pisang, penurunan jari-jari, arakan jari-jari, arakan sorban, penyatuan bagian keranda, menggotong keranda, keranda dibuang ke laut) . Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kenapa perayaan tradisi 10 Muharram yang bersifat tradisional sampai sekarang masih tetap eksis dan bertahan kalangan masyarakat muslim yang sudah modern di Pariaman. Dalampenelitian ini,penulis menggunakan metode deskriptif kualitatif. Sedangkan pengumpulan datanya, dilakukan dengan cara wawancara, studi pustaka, studi dokumentasi dan observasi. Dari penelitian ini, ditemukan Bertahannya perayaan tradisi 10 Muharram kalangan masyrakat muslim yang sudah modern sampai sekarang di Pariaman karena adanya peran pemerintah daerah Pariaman yang ikut serta melestarikan perayaan tradisi tersebut yaitu dengan cara menjadikan perayaan tersebut agenda wisata budaya tahunan tanpa mengurangi nilai, isi serta bentuk dari perayaan. Melalui perayaan tradisi 10 Muharram kalangan masyarakat muslim Pariaman, Pendapatan daerah Pariaman meningkat dengan dikelolanya perayaan tradisi 10 Muharram oleh pemerintah karena, sebelum dikelola pemerintah tidak ada pungutan retribusi daerah dan perayaan tradisi 10 Muharram hanya dikonsumsi oleh masyrakat setempat. Sedangkan ketika perayaan tradisi 10 Muharram dikelola pemerintah, perayaan tradisi 10 Muharram menjadi wisata budaya yang dikenal sampai mancanegara yang sangat memicu pemasukan daerah dan adanya retribusi yang dipungut dari pedagang musima
    corecore