9 research outputs found

    Penerapan Nilai-Nilai Islam dalam Berwirausaha pada Masyarakat di Ris One Bakery Desa Bandar Setia Tembung

    No full text
    RAK Penelitian ini menggunakan pendekatan fenomenologis.Peneliti menggunakan pendekatan fenomenologi dalam melakukan penelitian ini.Secara sederhana, fenomenologi merupakan bagian dari metodologi kualitatif, dengan judul Penerapan Nilai-Nilai Islam Dalam Berwirausaha Pada Masyarakat Di Ris One Bakery Desa Bandar Setia Tembung. Perusahaan dijalankan mengacu pada nilai-nilai Islam dimana selain untuk mendapatkan profit dunia namun di perusahaan ini juga tidak mengesampingkan untuk bekal akhirat. Sebagai contohnya yaitu jika memasuki waktu sholat seluruh karyawan diwajibkan untuk ikut solat berjamaah baik solat dhuhur maupun solat ashar yang dilakukan setelah semua pekerjaan selesai atau menjelang waktu pulang dan jika ada jam lembur maka solat dilakukan secara bergantian. Disediakan fasilitas dan bimbingan yang dilakukan untuk meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an para karyawan dengan mendatangkan guru TPQ yang dilakukan dua kali dalam seminggu pada saat jam istirahat. Karyawan juga fasilitasi untuk mengikuti program acara yang diadakan oleh pusat yaitu MESM (Menejemen Emosional Spiritual Mayangkara) dan juga adanya kajian-kajian yang dilakukan di dalam grub chatting karyawan mayangkara, karyawan yang membalas kajian tersebut nantinya akan dicatat dan diberi poin dan reward

    Konsep Tabayun Perspektif Hasbi Ash Shiddieqy dan Relevansinya Pada Zaman sekarang

    No full text
    Pada artikel ini membahas tentang bagaimana konsep Tabayun Perspektif Hasbi asih shiddieqy dalam tafsirnya An Nur dan Relevansinya pada zaman sekarang, dan penelitian ini dilatarbelakangi oleh perhatian penulis terhadap konsep  tabayyun dari setiap mufassir, terdapat dua ayat yang fokus membahas tabayyun yakni pada surah an-Nisa’ ayat 94 dan surah al-Hujurat ayat 6. Para ulama berbeda pendapat mengenai kata tabayyun, imam asy-Syaukani mengatakan, tabayyun adalah mencari tahu dan memeriksa, seangkan menurut al-Qurthubi dalam tafsirnya tabayyun ialah mencari kepastian pada peneriman suatu berita. Dan tabayyun menurut Tengku Muhammad Hasbi ash-Shiddeqy adalah meneliti dan mencari kepastian suatu berita. Setiap mufassir memiliki perbedaan atau persamaan dalam menafsirkan suatu ayat, tentunya tidak terlepas dari histori-biografi setiap mufassir, dari segi corak, metode yang digunakan dalam menafsirkan al Qur'an dan kondisi masyarakat ketika menyusun tafsirnya  Jenis penelitian ini menggunakan penelitian library research atau penelitian pustaka. Metode pengumpulan data menggunakan yang digunakan adalah metode dokumentasi, sedangkan metode analisis yang digunakan adalah gabungan dari metode maudhu’i dan teori double movement (analisis hermeneutika) Konsep tabayyun menurut Tengku Muhammad Hasbi ash-Shiddieqy dibaca dari teori double movement Fazlur Rahman dilihat dari larat belakang historisnya adalah mencari tahu tentang kebenaran dan berhati-hati atau tidak gegabah dalam bertindak atas suatu yang belum jelas kebenarannya. tentunya dengan mengedepankan sikap kehati-hatian, croschek atau klarifikasi sehingga tidak menimbulkan berbagai macam kerugian atau kekacauan pada diri sendiri dan orang lain. Relevansi konsep tabayyun TengkuMuhammad Hasbi ash-Shiddieqy pada masa kini, denganmeng-kontekstualisasikan sesuai dengan problematika pada masyarakat Indonesiamasa kini, yaitu propaganda media yang bersifat propokatif. Berita bohong (hoax) khususnya di Indonesia berjumlah relative banyak. Tabayyun hadir sebagai urgensi penting sebagai langkah menemukan kebenaran juga sebagai tindakan preventif untuk menguatkan Indonesia sehingga mampu menciptakan kedamaian dan kerukuna

    Kajian Strategis Destinasi Wisata Halal di Gorontalo dalam Perspektif Fenomenologi

    No full text
    This paper describes the potential opportunities for Gorontalo to develop halal tourism as a strategic destination. These opportunities are supported by several factors, including the majority Muslim population, Gorontalo\u27s history rooted in Islamic kingdoms, and a predominance of domestic tourists. Additionally, Gorontalo City, as the capital, offers more adequate facilities compared to other cities in Gorontalo Province, such as star-rated hotels, franchise restaurants, local restaurants, and various unique Gorontalo cuisines. This research employs qualitative data analysis through field research. Data collection methods include observation, interviews, and documentation. Primary data sources are local communities as the research subjects, while secondary data sources include books, journals, online data, and other materials related to the phenomenon of halal tourism destinations. A phenomenological approach is applied to analyze the social dynamics in contemporary society, particularly in expressing spiritual (halal) lifestyle trends, as a strategic trend in halal tourism destinations in Gorontal

    Kajian Strategis Destinasi Wisata Halal di Gorontalo dalam Perspektif Fenomenologi

    No full text
    This paper describes the potential opportunities for Gorontalo to develop halal tourism as a strategic destination. These opportunities are supported by several factors, including the majority Muslim population, Gorontalo\u27s history rooted in Islamic kingdoms, and a predominance of domestic tourists. Additionally, Gorontalo City, as the capital, offers more adequate facilities compared to other cities in Gorontalo Province, such as star-rated hotels, franchise restaurants, local restaurants, and various unique Gorontalo cuisines. This research employs qualitative data analysis through field research. Data collection methods include observation, interviews, and documentation. Primary data sources are local communities as the research subjects, while secondary data sources include books, journals, online data, and other materials related to the phenomenon of halal tourism destinations. A phenomenological approach is applied to analyze the social dynamics in contemporary society, particularly in expressing spiritual (halal) lifestyle trends, as a strategic trend in halal tourism destinations in Gorontal

    Peran Kepemimpinan Kepala Madrasah dalam Mengembangkan Pendidikan Karakter di MTs Negeri 2 Lombok Timur

    No full text
    Madrasa as educational institutions with religious characteristics (Islam) aim to produce student outputs with character (akhlakul karimah). Educators or teachers are the spearhead in the formation of the character of students, and the head of madrasah has a very important role in developing character education, especially in mobilizing and coordinating all existing potential and educational resources. Character education is an effort to help the mental development of students both physically and mentally from their natural nature towards a better direction. This research aim to: 1) analyze the role of the principal in developing character education, 2) describe the implementation of character education, and 3) describe the values of character education developed. The type of research used is a qualitative research with a descriptive design. This research was conducted at MTs Negeri 2 Lombok Timur. Data analysis is carried out interactively and takes place continuously until it is complete so that the data is saturated. Activities in data analysis using the Miles and Huberman model are data reduction (data reduction), data presentation (data display), and conclusion drawing (verification). The results of this study indicate that: 1) the role of the madrasah principal in developing character education at MTs Negeri 2 Lombok Timur, namely: (a) the madrasa principal as a character education program developer (Manager), (b) the madrasa head as a character education program leader, (c) the head of the madrasa as a character education coach (Educator), (d) the head of the madrasa as a role model in the application of character education (Modelling), and (e) the head of the madrasa as a liaison to parents and the community (Connector). 2) the implementation of character education at MTs Negeri 2 Lombok Timur is carried out through: (a) integration in madrasa management, (b) integration in learning activities, (c) integration through extracurricular development, (d) integration in daily activities in madrasas. 3) Of the 18 character values according to the Ministry of National Education, there are six character values developed at MTs Negeri Lombok Timur, namely: (1) religious, (2) honest, (3) disciplined, (4) environmental care, (5) social care and, (6) responsibility

    PENGARUH ONLINE JOURNAL CLUB TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN MAHASISWA KEPERAWATAN TENTANG EVIDENCE-BASED PRACTICE (EBP) : The Effects of Online Journal Club on Nursing Students' Knowledge of Evidence-Based Practice (EBP)

    No full text
    Pendahuluan: Evidence-Based Practice (EBP) memberikan dampak positif terhadap kualitas pelayanan kesehatan khususnya di area Keperawatan Medikal Bedah (KMB). Pemahaman tentang konsep EBP dibutuhkan mulai dari jenjang akademik agar mahasiswa dapat dibekali ilmu yang memadai saat praktik dan menjadi perawat yang kompeten di unit/fasilitas pelayanan kesehatan. Intervensi klub jurnal online secara interaktif (Online Journal Club - Based Student-led Intervention) bisa menjadi salah satu strategi metode pembelajaran berbasis grup untuk meningkatkan pengetahuan tentang EBP khususnya bagi mahasiswa Keperawatan di Indonesia. Tujuan: menganalisis pengaruh Online Journal Club terhadap peningkatan pengetahuan mahasiswa keperawatan tentang EBP dalam mata ajar KMB. Metode: Desain studi Quasi Experiment dengan Pretest-Posttest Control Group Design. Total sampel sebanyak 219 responden dengan jumlah masing-masing kelompok intervensi 114 responden dan kontrol 105 responden. Penelitian ini dilaksanakan selama 6 minggu. Uji statistik yang digunakan dalam studi ini unpaired t-test. Hasil: Gambaran skor pengetahuan sebelum dan sesudah pemberian intervensi pada kelompok perlakuan berturut-turut dengan rerata 49.52 dan 65.56 sedangkan gambaran skor pengetahuan pada kelompok kontrol sebelum dan sesudah intervensi nilai rerata yang diperoleh berturut-turut yaitu 48.77 dan 47.63. Analisis bivariat menunjukkan terdapat perbedaan signifikan skor pengetahuan tentang EBP pada kelompok perlakuan dan kelompok kontrol dengan nilai p 0.001. Kesimpulan: terdapat pengaruh Online Journal Club terhadap  peningkatan pengetahuan mahasiswa Sarjana Keperawatan tentang EBP dalam mata ajar KMB, diharapkan pendekatan klub jurnal secara interaktif ini dapat menjadi alternatif tambahan metode pembelajaran di akademik. Kata Kunci : Mahasiswa Sarjana Keperawatan, Online Journal Club, Evidence-Based Practice Background: Evidence-Based Practice (EBP) has a positive impact on the quality of health care, especially in the area of Medical-Surgical Nursing. An understanding of the EBP concept is needed starting from the academic level so that students can be prepared with adequate knowledge when practicing and become competent nurses in health facilities. Interactive online journal club intervention can be a group-based learning method strategy to increase knowledge about EBP in the area of Medical Surgical Nursing, especially for undergraduate nursing students in Indonesia. Objective: The aim of the study was to analyze The Effects of Online Journal Club on Nursing Students' Knowledge of Evidence-Based Practice (EBP). Method: Quasi Experiment study design with Pretest-Posttest Control Group Design. The total sample was 219 respondents with group distribution for 114 respondents in intervention group and 105 respondents in the control group. This study was conducted for 6 weeks. The statistical test used in this study was unpaired t-test. Results: The description of the knowledge scores before and after the intervention in the treatment group was respectively with a mean of 49.52 and 65.56, while the description of the knowledge scores in the control group before and after the intervention obtained the mean values respectively, 48.77 and 47.63. Bivariate analysis showed that there was a significant difference in knowledge scores about EBP in the treatment group and the control group with a p value of 0.001. Conclusion: There was an effect of online journal club on increasing the knowledge of Undergraduate Nursing students about EBP in the Medical-Surgical Area. This interactive journal club approach can become an additional alternative learning method in academics. Keywords : Undergraduate Nursing Students, Online Journal Club, Evidence-Based Practic

    PENGARUH SMARTPHONE-BASED APPLICATION TERHADAP KEPATUHAN PENGOBATAN PASIEN DENGAN PENYAKIT JANTUNG KORONER (PJK) DI RUMAH SAKIT SWASTA TIPE A KOTA BANDUNG: The Effect of Smartphone-Based Application on Medication Adherence among Patients’ with Coronary Artery Disease in Private Hospital Type A at Bandung

    No full text
    Pendahuluan: PJK berdampak terhadap berbagai aspek kehidupan penderitanya baik fisik, psikososial maupun spiritual yang berpengaruh terhadap kualitas hidup pasien. Intervensi lebih lanjut untuk dapat meningkatkan kepatuhan diperlukan dan salah satu intervensi yang dapat digunakan yaitu dengan memanfaatkan teknologi (smartphone-based application). Tujuan: menganalisis pengaruh smartphone-based application terhadap kepatuhan pengobatan pasien PJK. Metode: Desain studi yaitu quasy experiment with control group dengan jumlah sampel 102 responden (n1=51 kelompok perlakuan & n2=51 kelompok kontrol). Skor kepatuhan pengobatan dinilai menggunakan kuesioner Modified Morisky Adherence Scale-8 (MMAS-8). Hasil: gambaran skor kepatuhan sebelum dan sesudah pemberian intervensi pada kelompok perlakuan berturut-turut dengan median 5.00 dan 6.75 sedangkan gambaran skor kepatuhan pada kelompok kontrol sebelum dan sesudah intervensi dengan median 5.00 dan 5.75. Analisis bivariat menunjukkan terdapat perbedaan signifikan skor kepatuhan pengobatan pada kelompok perlakuan dan kelompok kontrol dengan nilai p 0.035. Simpulan: Terdapat perbedaan signifikan skor kepatuhan pengobatan pada kelompok perlakuan dan kelompok kontrol, aplikasi berbasis smartphone berpengaruh terhadap peningkatan kepatuhan pengobatan pasien PJK. Intervensi berbasis teknologi dapat dimanfaatkan professional kesehatan dalam meningkatkan kualitas layanan terkait kepatuhan pengobatan dengan mengirimkan pengingat rutin kepada pasien yang bertujuan untuk mengurangi kelupaan, alasan ketidakpatuhan yang tidak disengaj

    The urgency of Sasak local wisdom-based character education for elementary school in East Lombok, Indonesia

    No full text
    The study discussed the urgency of character education in East Lombok elementary schools based on Sasak ethnic local wisdom. This study used descriptive qualitative research methods to describe the phenomena of educational activities, learning, and curriculum implementation related to character education based on local wisdom of the Sasak ethnic group in East Lombok elementary schools. Data were collected by using interview techniques, group observation, and documentation. Data analysis was organized into some categories, describing it into units, synthesizing, arranging into patterns, interpreting, and making conclusions. The main problem faced in the implementation of character education in East Lombok elementary school is the absence of a character education model that is appropriate or methodologically adequate for learning process, it is individually developed continuously. The richness and diversity of Sasak culture with the values of local wisdom has potential to be integrated holistically into the curriculum both in co-curricular, intra-curricular and extra-curricular aspects, and even has the leverage to become the basis for character education. So that character education in East Lombok elementary schools based on Sasak ethnic local wisdom is very urgent to be implemented

    Pendekatan body mind spirit sebagai solusi holistik untuk meningkatkan kualitas hidup pasien gagal ginjal kronis

    No full text
    Background: Chronic kidney disease (CKD) patients undergoing hemodialysis often experience a decreased quality of life due to physical, psychological, social, and spiritual disorders. A holistic approach such as the Body Mind Spirit (BMS) model is believed to improve patients' overall quality of life. Purpose: To determine the effect of the body mind spirit approach in improving the quality of life of chronic kidney disease (CKD) patients. Method: This study used a quasi-experimental design with a pre-post-test approach without a control group. The study sample consisted of 30 CKD patients selected using purposive sampling. The BMS model intervention was implemented for 4 weeks through education, relaxation, and spiritual support sessions. Quality of life was measured using the KDQOL-36 questionnaire before and after the intervention. Results: Most participants were male with an average age of 52 years, had been on hemodialysis for >2 years, and most (80%) had a poor quality of life. However, after the BMS intervention, their quality of life improved. There was a significant increase in patients' quality of life scores after the BMS model intervention (p < 0.05). The physical, psychological, and spiritual dimensions showed significant improvements. Conclusion: The body-mind-spirit model is effective in improving the quality of life of chronic kidney disease (CKD) patients undergoing hemodialysis. This approach can be used as a holistic surgical intervention strategy in hospitals.   Keywords: Body-Mind-Spiritual; Chronic Kidney Failure; Hemodialysis; Quality of Life.   Pendahuluan: Pasien gagal ginjal kronik (GGK) yang menjalani hemodialisa sering mengalami penurunan kualitas hidup akibat gangguan fisik, psikologis, sosial, dan spiritual. Pendekatan holistik seperti model Body Mind Spirit (BMS) diyakini mampu meningkatkan kualitas hidup pasien secara menyeluruh. Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh pendekatan body mind spirit dalam meningkatkan kualitas hidup pasien gagal ginjal kronis. Metode: Penelitian ini menggunakan desain quasi-eksperimental dengan pendekatan pre-post-test tanpa kelompok kontrol. Sampel berjumlah 30 pasien GGK yang dipilih secara purposive sampling. Intervensi model BMS dilaksanakan selama 4 minggu melalui sesi edukasi, relaksasi, dan dukungan spiritual. Pengukuran kualitas hidup dilakukan menggunakan kuesioner KDQOL-36 sebelum dan sesudah intervensi. Hasil: Sebagian besar partisipan laki-laki dengan rerata usia 52 tahun, menjalani hemodialisa > 2 tahun, dan sebagian besar (80%) memiliki kualitas hidup yang buruk, sedangkan setelah diberikan intervensi BMI kualitas hidup pasien menjadi meningkat. Terdapat peningkatan signifikan skor kualitas hidup pasien setelah diberikan intervensi model BMS (p < 0.05). Dimensi fisik, psikologis, dan spiritual menunjukkan perbaikan yang bermakna. Simpulan: Model body mind spirit efektif dalam meningkatkan kualitas hidup pasien GGK yang menjalani hemodialisa. Pendekatan ini dapat dijadikan strategi intervensi keperawatan berbasis holistik di rumah sakit. Kata Kunci: Body Mind Spirit; Gagal Ginjal Kronik; Hemodialisa; Kualitas Hidup
    corecore