1,721,209 research outputs found
Nilai-nilai dakwah dalam "Meme Tuman" di akun Instagram Khofifah Indar Parawansa
Penelitian karya Muhammad Syaiful Munir (1401026102) dengan judul Nilai-nilai Dakwah dalam “Meme Tuman” di Akun Instagram Khofifah Indar Parawansa.
Meme Tuman merupakan sekumpulan gambar yang dimodifikasi
dengan menambahkan ungkapan dalam bentuk tulisan yang diakhiri dengan istilah kata “tuman” yang menghasilkan suatu gambar. Meme tuman ini berisi sebuah teguran yang bersifat kebaikan yang ditujukan kepada khalayak. Tidak sedikit orang menganggap bahwa meme ini adalah sebuah gambar lelucon belaka, akan tetapi sebenarnya di dalamnya terdapat sebuah makna yang ingin disampaikan kreator kepada masyarakat. Hal inilah yang melatar belakangi penulis untuk melakukan penelitian terhadap meme tersebut.
Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan sifat deskriptif dan menggunakan teknik analisis semiotik. Penelitian ini menggunakan pendekatan semiotik Charles Sanders Pierce yang dikenal dengan konsep triadik atau teori segitiga makna yakni tanda, objek, dan penafsiran. Adapun yang peneliti teliti adalah nilai dakwah apa yang terkandung dalam “meme tuman” versi Khofifah Indar Parawansa.
Temuan atau hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai
dakwah dalam “meme tuman” versi khofifah yaitu pertama: nilai kebersihan, kreator meme ingin menegur masyarakat khususnya masyarakat Jawa Timur yang masih membuang sampah di sungai supaya berhenti melakukan kebiasaan tersebut, kedua: nilai kerja keras, kreator meme ingin menegur terhadap orang yang ingin sukses yang kebiasaannya menongkrong supaya mereka rajin bekerja, ketiga: nilai
cinta tanah air, kreator meme ingin menegur terhadap masyarakat yang sering berwisata ke luar negeri supaya berwisata di negeri sendiri khususnya Jawa Timur, keempat: nilai silaturrahim, kreator ingin menegur kepada masyarakat supaya tidak ribut dengan kerabat, sahabat, tetangga dan lainnya, hanya karena persoalan Pilpres, kelima: nilai
kedisiplinan, kreator meme menegur mahasiswa yang ingin selesai kuliah untuk segera mengerjakan skripsi dan tidak bermain game PUBG dan Mobile Legend, dan keenam: nilai kedisiplinan, kreator meme ingin menegur sesorang yang ingin berumah tangga atau menikah supaya mereka disiplin bangun pagi tiap hari
STRATEGI MARKETING POLITIC DR IR MUHAMMAD SYAIFUL SALEH, M.SI DALAM PEMILIHAN CALON ANGGOTA DPD RI PRIODE 2019-2024
Pemilihan DPD RI juga menunjukkan perkuatan demokrasi, persaingan pada pemilihan calon anggota DPD RI tentu tidak lepas dengan marketing politic baik dari segi teori maupun praktiknya, dalam hal ini marketing politic dapat dijadikan sebagai sebuah metode atau teknik untuk mempromosikan, memperkenalkan dan melakukan pendekatan agar lebih dikenal oleh masyarakat dalam hal menjaga hubungan yang baik. Pendekatan marketing tidak menjamin kemenangan akan tetapi lebih memudahkan individu maupun partai dalam menyampaikan ide, program dengan lebih jelas. Keberadaan Muhammadiyah sebagai organisasi kemasyarakatan yang mencurahkan perhatian utamanya pada bidang keagamaan, sosial, dan pendidikan patut diapresiasi. Salah satu bukti kepedulian Muhammadiyah dalam urusan politik ialah dengan terlibatnya dalam pesta demokrasi yakni pada pemilihan umum, ditandai dengan keikutsertaan tokoh sebagai calon DPD RI yakni Dr Ir Muhammad Syaiful Saleh, M.Si. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah melalui studi deskriptif dengan pendakatan kualitatif, karena permasalahan berhubungan dengan manusia yang secara pundamental bergantung pada pengamatan. Marketing politic memiliki peran penting untuk menentukan proses demokratisasi. Selain dapat mempromosikan atau mengiklankan partai politik, marketing politic juga dapat mempersatukan hubungan antara kontestan dengan masyarakat. Marketing politic memiliki tiga pendekatan yaitu pendekatan push marketing, pull marketing, dan pass marketing. Calon anggota dewan jika nantinya terpilih sebagai wakil rakyat terutama pada calon anggota DPD RI yang berhasil harus mampu mengemban dan memangku tugastugas yang dibebankan pada DPD bukan hanya sebagai penikmat saja. Tugas-tugas yang diberikan atau diamanahkan kepada anggota politik harus bisa dijalankan sesuai dengan fungsinya
PENERAPAN SANKSI ADMINISTRATIF BAGI PIHAK KONTRAKTOR YANG MELAKUKAN PELANGGARAN DALAM PEMBUATAN SERTIFIKAT KEAHLIAN DENGAN MEMALSUKAN DATA PENGALAMAN PEKERJAAN ( Studi di Lembaga Pengembang Jasa Konstruksi Kota Surabaya )
MUHAMMAD SYAIFUL BACHRI Fakultas Hukum Universitas Brawijaya Malang Email: [email protected]  ABSTRAK Penelitian ini membahas mengenai Penerapan Sanksi Administratif Bagi Pihak Kontraktor Yang Melakukan Pelanggaran Dalam Pembuatan Sertifikat Keahlian Dengan Memalsukan Data Pengalaman Pekerjaan (Studi kasus kontrak kerja di Lembaga Pengembang Jasa Konstruksi Kota Surabaya). Berdasarkan fakta, bahwa penerapan sanksi administratif yang dilakukan oleh Lembaga Pengembang Jasa Konstruksi terhadap kontraktor tidak sesuai dengan apa yang tercantum didalam Peraturan LPJK Nomor 5 Tahun 2017 tentang Sertifikasi Dan Registrasi Tenaga Ahli. Berdasarkan latar belakang tersebut, maka rumusan masalah dalam penelitian ini adalah (1) Bagaimana penerapan sanksi yang akan dilakukan oleh Lembaga Pengembang Jasa Konstruksi (LPJK) terhadap pihak kontraktor yang melakukan pelanggaran dalam pembuatan sertifikat keahlian (SKA)? (2) Apa hambatan yang dimiliki pihak Lembaga Pengembang Jasa Konstruksi (LPJK) jika mengalami kesulitan dalam pemberian sanksi kepada pihak pengusaha kontraktor yang melakukan pelanggaran dalam pembuatan sertifikat keahlian (SKA)? Penelitian menggunakan jenis yuridis empiris dengan metode pendekatan yuridis sosiologis. Lokasi penelitian dilakukan di Lembaga Pengembang Jasa Konstruksi Kota Surabaya. Jenis dan Sumber data adalah data primer,data sekunder dan data tersier. Data Primer dapat diperoleh dengan melakukan wawancara langsung dengan narasumber. Data Sekunder diperoleh dari studi kepustakaan, pendapat dari para ahli hukum dan studi internet. Dari hasil penelitian ini dapat diketahui, bahwa terdapat ketidak sesuian dalam pemberian sanksi administratif terhadap kontraktor dalam pembuatan sertifikat keahlian di Lembaga Pengembang Jasa Konstruksi Kota Surabaya. Kata Kunci: Penerapan Sanksi Administrasi, Kontraktor, Peraturan LPJK Nomor 5 Tahun 2017 Tentang Sertifikasi Dan Regristrasi Tenaga Ahli, Undang - Undang No. 4 Tahun 1992 tentang,Undang - Undang Nomor 18 Tahun 1999, Lembaga Pengembang Jasa Konstruksi  ABSTRACT Based on what has been studied, it is obvious that administrative sanction is not imposed according to the provisions of Regulation of Construction Services Development (LPJK) Number 5 of 2017 concerning Qualification and Registration of Expert Staff by Construction Services Development. This issue is followed by the following research problems: 1) how is the sanction imposed by the services development on the contractors committing the violation over the issuance of certificates of skills? 2) What are the impeding factors faced by the services development in imposing the sanction on the contractors over the case? This research employed empirical juridical methods with socio-juridical approach. The research took place in Construction Services Development in Surabaya, which required primary, secondary and tertiary data. The research result reveals that administrative sanction is not imposed accordingly. Keywords: imposing administrative sanction, contractors, regulation of LPJK Number 5 of 2017 concerning Qualification and Registration of Expert Staff, Act Number 18 of 1999 of Construction Services Development
TERAPI SEFT UNTUK MENGURANGI STRES PADA LANSIA DI UPT PELAYANAN SOSIAL TRESNA WERDHA BLITAR DI TULUNGAGUNG
ABSTRAK
Skripsi dengan judul “Terapi SEFT Untuk Mengurangi Stres Pada Lansia
di UPT Pelayanan Sosial Tresna Werdha Blitar di Tulungagung” ini ditulis oleh
Muhammad Syaiful Anwar, NIM. 1733143077, Dosen Pembimbing Hj. Uswah
Wardiana, M.Si.
Kata Kunci : Terapi SEFT, Mengurangi Stres, Lansia, di UPT Pelayanan Sosial
Tresna Werdha Blitar di Tulungagung
Penelitian ini dilatar belakangi oleh suatu fenomena yang ada di UPT
Pelayanan Sosial Tresna Werdha Blitar di Tulungagung. Dengan rumusan masalah
dalam skripsi ini adalah (1) Adakah pengaruh Terapi SEFT Untuk Mengurangi
Stres Pada Lansia di UPT Pelayanan Sosial Tresna Werdha Blitar di Tulungagung?
(2) Seberapa besar pengaruh Terapi SEFT Untuk Mengurangi Stres Pada Lansia di
UPT Pelayanan Sosial Tresna Werdha Blitar di Tulungagung? Adapun yang
menjadi tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Terapi SEFT
Untuk Mengurangi Stres Pada Lansia UPT Pelayanan Sosial Tresna Werdha Blitar
di Tulungagung dan seberapa besar pengaruh pemberian terapi tersebut.
Hipotesis dalam penelitian ini adalah Ha: Ada pengaruh Terapi SEFT untuk
mengurangi stres pada lansia di UPT Pelayanan Sosial Tresna Werdha Blitar di
Tulungagung. Sedangkan H0:Tidak ada pengaruh dari pemberian terapi SEFT
untuk mengurangi stres pada lansia di UPT Pelayanan Sosial Tresna Werdha Blitar
di Tulungagung
Penelitian ini, menggunakan metode penelitian kuantitatif eksperimen yaitu
dengan teknik Purposive Sampling kelompok eksperimen dan kelompok kontrol uji
Pre-test dan Post-test menggunakan angket atau kuesioner. Dalam skripsi ini yang
menjadi variabel bebas adalah Terapi SEFT dan variabel terikat adalah stres.
Jumlah subyek dalam penelitian ini berjumlah 20 responden, 10 responden untuk
kelompok eksperimen, dan 10 responden untuk kelompok kontrol. Instrument
dalam penelitian ini adalah angket atau koensioner dengan skala pengukuran yaitu
Skala Likert.
Hasil penelitian ini hasil hitung uji beda nilai gain score kelompok
eksperimen dan kelompok kontrol dengan menggunakan uji Mann Whitney
didapatkan nilai asymp. Sig (2-tailed) sebesar 0,000 karena nilai asymp. Sig (2-
tailed) < 0,05 atau 0,000 < 0,05 maka sesuai dengan dasar pengambilan keputusan
dalam uji Mann Whitney dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan yang signifikan
pada pengisian kuesioner stres kelompok eksperimen dan kelompok kontrol.
Dari pemaparan di atas, maka dapat ditarik kesimpulan bahwa H0 di tolak
dan Ha di terima, yang artinya, ada pengaruh dari Terapi SEFT Untuk Mengurangi
Stres Pada Lansia di UPT Pelayanan Sosial Tresna Werdha Blitar di Tulungagung.
Hal ini juga memberikan arti bahwa setelah adanya terapi SEFT, stres dapat
dikurangi
Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis
The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation
counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings
are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that
only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into
account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
Hubungan komitmen organisasi dan motivasi dengan kepuasan kerja dalam kalangan staf pentadbiran kolej komuniti Masjid Tanah
Kajian ini dilakukan adalah bertujuan untuk mengkaji hubungan komitmen organisasi dan motivasi terhadap kepuasan kerja dalam kalangan staf pentadbiran di Kolej Komuniti Masjid Tanah (KKMT). Selain itu tujuan kajian ini juga dilakukan adalah untuk mengenalpasti tahap kepuasan kerja dalam kalangan staf pentadbiran di KKMT. Kajian ini adalah berbentuk tinjauan menggunakan satu set borang soal selidik. Seramai 20 orang telah diambil sebagai sampel kajian. Bahagian A soal selidik mengandungi soalan demografi sampel bagi melihat latar belakang sampel. Bahagian B pula mengandungi instrumen Model of Organizational Measurement bagi mengukur komitmen organisasi. Bahagian C pula mengandungi instrumen Motivation of Work bagi mengukur motivasi kerja. Bahagian D pula mengandungi instrumen Measuring Managerial Satisfaction (MJSQ) bagi mengukur tentang kepuasan kerja. Dapatan kajian menunjukkan tidak ada hubungan antara komitmen organisasi terhadap kepuasan kerja, manakala terdapat hubungan antara motivasi dengan kepuasan kerja dalam kalangan staf di Kolej Komuniti Masjid Tanah
Variations on the Author
“Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship
PERAN USTADZ-USTADZAH DALAM MENANGANI KESULITAN BELAJAR SANTRI PADA METODE PEMBELAJARAN AN-NAHDLIYAH DI MADRASAH DINIYAH ROUDLOTUS SHOLIHAH TULUNGAGUNG
Skripsi dengan judul Peran Ustadz-Ustadzah Dalam Menangani Kesulitan Belajar Santri Pada Metode Pembelajaran An-Nahdliyah Di Madrasah Diniyah Roudlotus Sholihah Tulungagung ini ditulis oleh Muhammad Syaiful Ansori Anam, Nim 126201203293, pembimbing Dr. Hj. Luluk Atirotu Zahro’,S.Ag. M. Pd.
Kata Kunci: Peran Ustadz-Ustadzah, Metode An-Nahdliyah, Kesulitan Belajar.
Kesulitan belajar yang dialami santri ketika mempelajari Al-Qur’an semakin bertambah dengan perkembangan zaman dan teknologi, peran ustad ustadzah sangat diperlukan bagi santri agar dapat mengatasi kesulitan belajar, mengenai hal tersebut ustadz ustadzah merumuskan dan berupaya dengan berbagai cara untuk mengatasi kesulitan belajar santri baik dari faktor internal santri maupun faktor eksternalnya.
Tujuan penelitian ini adalah 1). Mendeskripsikan peran ustadz-ustadzah dalam menangani kesulitan belajar internal santri pada pembelajaran metode An-Nahdliyah di Madrasah Diniyah Roudlotus Sholihah Tulungagung.2). Mendeskripsikan peran ustadz-ustadzah dalam menangani kesulitan belajar eksternal santri pada pembelajaran metode An-Nahdliyah di Madrasah Diniyah Roudlotus Sholihah Tulungagung.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu reduksi data ,penyajian data,dan penarikan kesimpulan. Pengecekan keabsahan data dilakukan dengan cara triangulasi.
Hasil dari penelitian ini adalah 1). Peran ustad ustadzah dalam menangani kesulitan belajar internal santri berupa adanya identifikasi kesulitan belajar, perlibatan teman sejawat untuk menangani kesulitan belajar santri, pengalihan dan penarikan fokus santri untuk menciptakan kondusifitas, pemberian tugas yang intensif disertai motivasi, apresiasi, dan juga pemberian hadiah. Dimensi spiritualitas juga diintegrasikan di dalam pembelajaran, pembelajaran terfokus pada satu anak dan juga dorongan untuk berkompetisi menjadi lebih baik serta upaya menciptakan suasana yang rileks, nyaman, dan sederhana. 2). Peran ustadz ustadzah dalam menangani kesulitan belajar eksternal santri berupa identifikasi kesulitan belajar eksternal yang tampak pada intensitas kehadiran dan perubahan perilaku. Penggalian faktor kesulitan eksternal yang dominan yaitu faktor keluarga dan sekolah. Adanya pemberian motivasi, nasehat, dan solusi terkait kesulitan yang berasal dari faktor eksternal, membangun komunikasi antara pihak ustad ustadzah dan keluarga, menjalankan proses mediasi, upaya keringanan juga pemakluman atas permasalahan eksternal yang disesuaikan dengan kebutuhan. Pada tindak lanjut masalah yang cukup krusial diadakannya panggilan atau undangan dan berlanjut pada kunjungan rumah
Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis
We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis
- …
