39 research outputs found

    Kriteria hadis sahih menurut Ahmad Ibn Muhammad Ibn al-Siddiq al-Ghumari

    No full text
    Al-Qur’an dan Hadis merupakan sumber utama umat Islam, al-Qur’an turun secara mutawatir, sehingga tidak perlu dilakukan penelitian, berbeda dengan hadis yang kebanyakan adalah ahad, maka perlu dilakukan penelitian terhadap hukum hadis tersebut. Usaha melakukan kritik hadis untuk menilai kesahihan atau kedaifan sebuah hadis terus berlanjut sampai pada masa kontemporer sekarang ini, di antara ulama kontemporer yang meneliti hadis adalah Ahmad ibn Muhammad ibn al-Siddiq al-Ghumari, ia meneliti beberapa hadis dalam karya-karyanya, Dalam penelitian ini, penulis membahas “Kriteria Hadis Sahih menurut Ahmad ibn Muhammad ibn al-Siddiq al-Ghumari”. Karena dalam penelitiannya terkadang berlawanan dengan mayoritas ulama hadis, sehingga memunculkan rumusan masalah sebagai berikut: Pertama, apa yang melatarbelakangi Ahmad ibn Muhammad al-Siddiq al-Ghumari dalam tashih dan meneleliti beberapa hadis? Kedua, apa kriteria hadis sahih menurut Ahmad ibn Muhammad al-Siddiq al-Ghumari? Ketiga, apa implikasi yang ditimbulkan dari kriteria hadis sahih menurut Ahmad ibn Muhammad ibn al-Siddiq al-Ghumari? Penelitian ini bersifat kualitatif, dan model penelitiannya termasuk katagori penelitian literer atau studi pustaka dengan objek berupa naskah-naskah, baik dari buku-buku maupun naskah lainnya yag berhubungan dengan persoalan yang akan dibahas. Penulis berusaha mengungkap pemikiran yang diinginkan oleh peneliti hadis sehingga dapat diambil sebuah kesimpulan dari tata cara penilaian tersebut dan kriteria-kriteria hadis sahih yang dimaksudkan oleh peneliti hadis. Hasil penelitian ini adalah Ahmad al-Ghumari dalam tashih beberapa hadis mempunyai latar belakang beraneka ragam di antaranya adalah: memerangi taqlid untuk menuju pintu ijtihad, membenarkan kesalahan yang dilakukan oleh para ulama, menjawab pertanyaan yang diajukan kepadanya, menjelaskan kepada masyarakat dan taassub (fanatik) terhadap ahl al-bayt atau mazhab. Dan kriteria hadis sahih menurutnya adalah: rawi thiqah (adil wa dabit}, tidak shadh, tidak terdapat ‘illah serta adanya mutaba‘ah atau shawahid ketika dibutuhkan. Implikasi yang ditimbulkan dari kriteria tersebut adalah terdapat hadis yang telah dinilai oleh mayoritas ulama hadis dengan daif, menjadi sahih dalam penilaiannya dikarenakan ia mempunyai kriteria sendiri terkait hadis sahih

    Mustafa Al-Siba‘Iy Dan Kritiknya Terhadap Pandangan Orientalis Tentang Hadis dan Sunnah Nabi

    No full text
    Abstrak: Tulisan ini bertujuan untuk menjelaskan bahwa terdapat sekelompok manusia yang meneliti hadis Nabi dan berbeda pandangan terhadap mayoritas ulama hadis terkait hadis Nabi, di antara mereka ada yang berpandangan bahwa sunnah atau hadis sesungguhnya sebagian besar hadis tidak sahih, dia meragukan keaslian hadis sebagai sabda Nabi Muhammad sallallahu ‘alaihi wa sallam, menurutnya hadis lebih hanya merupakan hasil dari interaksi berbagai aliran dan kencenderungan yang muncul balakangan di kalangan masyarakat Islam pada periode kematangannya. Mereka meneliti hadis disebabkan beberapa faktor dan tujuan di antaranya adalah agama,  dan telah datang ulama'pada masa ini yaitu al-Siba’iy yang membantah beberapa argumen yang dinyatakan oleh orientalis.   Kata kunci: Orientalis,  Hadis,  Siba'iy   Abstract: This paper aims to explain that there is a group of people who examine the traditions of the Prophet and differing views on the majority of scholars related to the traditions of the Prophet's traditions, among them who are of the view that the Sunnah or the traditions are actually most of the traditions are invalid, he doubts the authenticity of the traditions as the words of the Prophet Muhammad sallallahu 'Alayhi wa sallam, according to him, the hadith is only a result of the interaction of various streams and trends that appear lately among the Islamic community in its maturity period. They examined the hadith due to several factors and objectives including religion, and the cleric had arrived at this time namely al-Siba'iy who disputed some of the arguments expressed by the Orientalists.   Keywords: Orientalist, Hadith, Siba'i

    Husein Muhammad's Thoughts on Husband's Iddah and His Contribution to the Development of Family Law in Indonesia

    No full text
    This article discusses the thoughts of Husein Muhammad regarding the husband's iddah and his contribution to the development of family law in Indonesia. this article uses a qualitative method, analyzing in depth about the thoughts of Husein Muhammad, related to the iddah period of the husband, this article is a library research or literature study, by studying the literature of Husein Muhammad's work on Iddah, the main data source in this study is the work of Husein Muhammad, the data analysis technique uses an inductive framework using mashlahah and mubadalah analysis. The result of the research is that Husein Muhammad's thinking leads to a more inclusive, progressive, humanist and contextual understanding of family law and is adaptive to the dynamics of Indonesian society which continues to develop by detailing the iddah time frame and the rights attached to that period. Husein Muhammad's thinking on iddah has a positive impact on the development of family law in Indonesia, linking its theoretical aspects to concrete changes in the family law system and providing a strong foundation for further change.Keyword: Husein Muhammad, Iddah Period, Husband, Family La

    Implementasi Kurikulum Adaptif untuk Anak Berkebutuhan Khusus: Sebuah Tinjuan Literatur

    No full text
    An adaptive curriculum allows for learning that is more responsive to the individual needs of students, who differ in terms of learning pace, interests, and learning styles. With a flexible curriculum, teachers can adapt materials and teaching methods to accommodate these differences, creating a more inclusive and effective learning environment. This study aims to examine the implementation of an adaptive curriculum for children with special needs through a comprehensive literature review. The results of the review show that an adaptive curriculum can significantly improve the engagement and academic success of children with special needs by providing a personalised approach based on the strengths, weaknesses, interests, and individual needs of each student. Effective implementation requires the role of trained teachers, technological support, active parental participation, and synergy between school, home, and community. In addition, supportive government policies, including clear regulations and adequate budget provision, are crucial to the successful implementation of this curriculum. Overall, this literature review confirms the great potential of the adaptive curriculum in improving the quality of education for children with special needs, noting the importance of continuous multi-dimensional support

    PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN TERHADAP PENGETAHUAN TENTANG PENCEGAHAN PENULARAN PADA PASIEN TB PARU DI RUMAH SAKIT PARU DR. ARIO WIRAWAN SALATIGA

    No full text
    Knowledge about prevention of tuberculosis (TB) transmission is essential aspect for the successful prevention of TB transmission. Health education done by nurses is the best intervention to improve the patient’s knowledge about prevention of TB transmission. The aim of this study was to know the influence of health education to the knowledge about prevention of TB transmission among TB patients in dr. Ario Wirawan Pulmonary Hospital, Salatiga. The design of this study was quantitative pre-experimental one group pre-test post-test design. This study used purposive sampling with 51 patients of TB as the respondents. Questionnaire was used to collect the data. The data was analyzed using Non-parametric Wilcoxon Test. The result showed a significant increase of the patient’s knowledge about prevention of TB transmission (p value=0,009, α=0,05). The result showed that health education done by nurses could significantly increase the patient’s knowledge. The importance of health education in order to improve the patient’s knowledge about prevention of TB transmission is nurse’s responsibility as an educator among the TB patients in hospital. Keywords: prevention of transmission, health education, tuberculosis (TB) Bibliography 2007-201

    Pemilihan Supplier Bahan Baku Bawang Merah Dengan Metode Analytic Network Process Melalui Perspektif Vendor Performance Indikator (Study Kasus Pada PT. Karunia Alam Segar)

    No full text
    Perusahaan industri, seperti PT. Karunia Alam Segar yang bergerak dalam sektor makanan dan minuman cepat saji, memerlukan pemilihan pemasok yang efektif untuk memastikan kelancaran produksi dan kualitas produk. Penelitian ini mengkaji proses pemilihan pemasok bahan baku bawang merah menggunakan metode Analytic Network Process (ANP) untuk mengevaluasi tiga pemasok utama: CV. Hasil Bumi, CV. Anugrah Tani, dan CV. Adi Onion. Dengan pendekatan studi kasus kualitatif, penelitian ini bertujuan untuk mendalami bagaimana kriteria seperti kualitas, harga, pengiriman, fleksibilitas, tanggung jawab, dan ketanggapan mempengaruhi keputusan pemilihan pemasok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas bawang merah, khususnya diameter, menjadi faktor utama dalam penilaian, dengan CV. Hasil Bumi dinyatakan sebagai pemasok terbaik berdasarkan kinerja keseluruhan. Penelitian ini menyarankan agar PT. Karunia Alam Segar terus memprioritaskan kualitas sambil memperhatikan aspek lain seperti harga dan pengiriman, serta menerapkan sistem evaluasi pemasok secara rutin untuk memastikan kinerja yang optimal. Penelitian selanjutnya diharapkan untuk menambah kriteria evaluasi guna mendapatkan pemasok terbaik lainnya

    Implementasi Pasal 11 Ayat 3 Peraturan Menteri Keuangan Nomor 146 Tahun 2023 dalam pencegahan Stunting perspektif Maslahah Mursalah: Studi kasus di Desa Giripurno Kota Batu

    No full text
    ABSTRAK Stunting merupakan masalah sosial yang berdampak pada berbagai aspek pendidikan, kesehatan, dan ekonomi. Desa Giripurno menjadi salah satu desa dengan angka stunting tertinggi di Kota Batu pada tahun 2023. Hal ini menjadi masalah sosial yang harus diatasi bersama oleh seluruh elemen pemerintahan dan non pemerintahan di Desa Giripurno. Mengatasi dan mencegah stunting di Desa Giripurno merupakan upaya untuk mencetak generasi muda yang lebih baik di masa depan. Dalam mengatasi permasalahan ini pemerintah telah mengeluarkan anggaran untuk pencegahan stunting yang diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan No. 146 tahun 2023. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis implementasi Pasal 11 Ayat 3 Peraturan Menteri Keuangan Nomor 146 tahun 2023 perspektif Maslahah mursalah. Penelitian ini merupakan penelitian hukum yuridis empiris dengan metode pendekatan kualitatif. Lokasi penelitian di Desa Giripurno Kota Batu. Data dan sumber yang digunakan meliputi sumber data primer berupa hasil wawancara dan dokumentasi, dan data sekunder berupa buku, e-book, e-journal, dan peraturan perundang-undangan. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini melalui dokumentasi dan wawancara. Kemudian metode pengolahan data dengan tahap pemeriksaan data, klasifikasi, analisis data dan kesimpulan. Hasil penelitian menemukan bahwa implementasi Pasal 11 Ayat 3 Peraturan Menteri Keuangan Nomor 146 Tahun 2023 di Desa Giripurno telah berjalan sesuai sebagaimana ketentuan dalam Peraturan Menteri Keuangan tersebut. Namun, dalam pelaksanaannya masih terdapat berbagai tantangan dan hambatan baik dari pemerintah desa, tenaga kesehatan maupun masyarakat. Menurut Lawrance M. Friedman implementasi hukum melibatkan elemen struktur hukum yaitu para penegak hukum, substansi hukum yaitu peraturan yang mengatur, dan budaya hukum dalam hal ini yaitu masyarakat Desa Giripurno. Dalam pandangan perspektif Maslahah Mursalah untuk mengatasi dan mencegah terjadinya stunting agar mencapai kemaslahatan umat diperlukan peningkatan edukasi dan akses terhadap sumber daya manusia dengan fokus pada kepentingan umum dan kesejahteraan anak. Dengan demikian, pencegahan stunting diharapkan dapat menghasilkan generasi yang lebih sehat dan produktif, serta memenuhi prinsip keadilan sosial. ABSTRACT Stunting is a social problem that has an impact on various aspects of education, health, and the economy. Giripurno Village is one of the villages with the highest stunting rate in Batu City in 2023. This is a social problem that must be overcome together by all elements of government and non-government in Giripurno Village. Overcoming and preventing stunting in Giripurno Village is an effort to produce a better young generation in the future. In overcoming this problem, the government has issued a budget for stunting prevention as regulated in Minister of Finance Regulation No. 146 of 2023. This study aims to describe and analyze the implementation of Article 11 Paragraph 3 of the Minister of Finance Regulation Number 146 of 2023 from the perspective of Maslahah Mursalah. This research is an empirical juridical legal research with a qualitative approach method. The location of the research is in Giripurno Village, Batu City. The data and sources used include primary data sources in the form of interview and documentation results, and secondary data in the form of books, e-books, e-journals, and laws and regulations. The data collection technique in this study is through documentation and interviews. Then the data processing method with the stages of data examination, classification, data analysis and conclusion. The results of the study found that the implementation of Article 11 Paragraph 3 of the Minister of Finance Regulation Number 146 of 2023 in Giripurno Village has been carried out in accordance with the provisions of the Minister of Finance Regulation. However, in its implementation there are still various challenges and obstacles from both the village government, health workers and the community. According to Lawrance M. Friedman, the implementation of the law involves elements of the legal structure, namely law enforcers, legal substance, which is the regulating regulations, and legal culture in this case, namely the people of Giripurno Village. From the perspective of Maslahah Mursalah to overcome and prevent stunting in order to achieve the benefit of the ummah, it is necessary to increase education and access to human resources with a focus on the public interest and children's welfare. Thus, stunting prevention is expected to produce a healthier and more productive generation, as well as meet the principles of social justice. مستخلص البحث التقزم مشكلة اجتماعية لها تأثير على مختلف جوانب التعليم والصحة والاقتصاد. قرية جيريبورنو هي واحدة من القرى ذات أعلى معدل تقزم في مدينة باتو في عام 2023. هذه مشكلة اجتماعية يجب التغلب عليها معا من قبل جميع عناصر الحكومة وغير الحكومية في قرية جيريبورنو. إن التغلب على التقزم ومنعه في قرية جيريبورنو هو محاولة لإنتاج جيل شاب أفضل في المستقبل. للتغلب على هذه المشكلة ، أصدرت الحكومة ميزانية للوقاية من التقزم على النحو المنصوص عليه في لائحة وزير المالية رقم 146 لعام 2023. تهدف هذه الدراسة إلى وصف وتحليل تنفيذ المادة 11 الفقرة 3 من لائحة وزير المالية رقم 146 لعام 2023 من منظور مصلحة. هذا البحث هو بحث قانوني قانوني تجريبي مع منهج نوعي. موقع البحث في قرية جيريبورنو ، مدينة باتو. تشمل البيانات والمصادر المستخدمة مصادر البيانات الأولية في شكل نتائج المقابلات والتوثيق ، والبيانات الثانوية في شكل كتب وكتب إلكترونية ومجلات إلكترونية وقوانين ولوائح. تقنية جمع البيانات في هذه الدراسة هي من خلال التوثيق والمقابلات. ثم طريقة معالجة البيانات مع مراحل فحص البيانات وتصنيفها وتحليل البيانات واستنتاجها. وجدت نتائج الدراسة أن تنفيذ المادة 11 الفقرة 3 من لائحة وزير المالية رقم 146 لسنة 2023 في قرية جيريبورنو قد تم وفقا لأحكام لائحة وزير المالية. ومع ذلك، لا تزال هناك تحديات وعقبات مختلفة في تنفيذها من قبل كل من حكومة القرية والعاملين الصحيين والمجتمع المحلي. وفقا لورانس م. فريدمان ، فإن تنفيذ القانون ينطوي على عناصر من الهيكل القانوني ، أي منفذي القانون ، والجوهر القانوني ، وهو اللوائح التنظيمية ، والثقافة القانونية في هذه الحالة ، أي سكان قرية جيريبورنو. من وجهة نظر مصلحة، من أجل التغلب على التقزم ومنعه من أجل تحقيق مصلحة الأمة، من الضروري زيادة التعليم والوصول إلى الموارد البشرية مع التركيز على المصلحة العامة ورفاهية الأطفال. وبالتالي ، من المتوقع أن تنتج الوقاية من التقزم جيلا أكثر صحة وإنتاجية ، فضلا عن تلبية مبادئ العدالة الاجتماعية

    Pemilihan Supplier Bahan Baku Bawang Merah Dengan Metode Analytic Network Process Melalui Perspektif Vendor Performance Indikator(Study Kasus Pada PT. Karunia Alam Segar)

    No full text
    Perusahaan industri, seperti PT. Karunia Alam Segar yang bergerak dalam sektor makanan dan minuman cepat saji, memerlukan pemilihan pemasok yang efektif untuk memastikan kelancaran produksi dan kualitas produk. Penelitian ini mengkaji proses pemilihan pemasok bahan baku bawang merah menggunakan metode Analytic Network Process (ANP) untuk mengevaluasi tiga pemasok utama: CV. Hasil Bumi, CV. Anugrah Tani, dan CV. Adi Onion. Dengan pendekatan studi kasus kualitatif, penelitian ini bertujuan untuk mendalami bagaimana kriteria seperti kualitas, harga, pengiriman, fleksibilitas, tanggung jawab, dan ketanggapan mempengaruhi keputusan pemilihan pemasok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas bawang merah, khususnya diameter, menjadi faktor utama dalam penilaian, dengan CV. Hasil Bumi dinyatakan sebagai pemasok terbaik berdasarkan kinerja keseluruhan. Penelitian ini menyarankan agar PT. Karunia Alam Segar terus memprioritaskan kualitas sambil memperhatikan aspek lain seperti harga dan pengiriman, serta menerapkan sistem evaluasi pemasok secara rutin untuk memastikan kinerja yang optimal. Penelitian selanjutnya diharapkan untuk menambah kriteria evaluasi guna mendapatkan pemasok terbaik lainnya. Kata Kunci : Supplier Bawang Merah, ANP, Vendor Performance Indikator

    ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN SELF EFFICACY DALAM ACTIVITY DAILY LIVING (ADL) PASCA OPEN REDUCTION INTERNAL FIXATION (ORIF) EKSTREMITAS BAWAH DI KOTA SEMARANG

    No full text
    Latar Belakang. Tujuan utama pasien yang menjalani prosedur paska bedah ortopedi adalah memfasilitasi untuk kembali berfungsi secara mandiri yang merupakan fokus sentral program rehabilitasi ortopedi. Kemampuan melakukan Activity Daily Living (ADL) secara mandiri merupakan suatu perilaku untuk meningkatkan status fungsional. Self efficacy merupakan aspek yang berperan terhadap perubahan perilaku. Self efficacy merupakan keyakinan diri pada seseorang yang mampu membantu menginisiasi determinasi perilaku. Tujuan. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi faktor-faktor yang berhubungan dengan self efficacy pasien pasca ORIF ekstremitas bawah. Metoda. Desain penelitian adalah cross-sectional dengan 35 responden dan pengumpulan data menggunakan kuesioner. Variabel independen adalah usia, lama hari pasca ORIF, jenis fraktur, nyeri, kelelahan, pengetahuan, motivasi, dan persepsi; sementara variabel dependen adalah self efficacy. Uji ANOVA digunakan untuk data kategorik serta korelasi pearson dan spearman rho untuk data numerik. Hasil. Hasil penelitian menunjukan bahwa motivasi (r = 0,515 dan nilai p=0,002) dan usia (-0,464 dan nilai p=0,005) merupakan faktor yang berhubungan. Model multivariat memiliki nilai p=0,001 dan persepsi, kelelahan, dan motivasi mampu menjelaskan 49,4 % self efficacy dengan nyeri sebagai faktor yang paling besar untuk memprediksi self efficacy setelah dikontrol usia, pengetahuan, dan persepsi. Kesimpulan. Penelitian ini merekomendasikan melakukan manajemen nyeri non farmakologis untuk meningkatkan self efficacy terintegrasi dengan peningkatan pengetahuan dan memperhatikan aspek psikologis. Kata kunci: Self efficacy, pasca ORIF, dan activity daily living

    Analisis Kesesuaian penulisan Masalah Keperawatan pada Bangsal Penyakit Dalam RSUD dr. H. Soewondo Kendal

    No full text
    ABSTRACT Tiffani Erlita Sari The Analysis of Nursing Problem Writing Fitness In Internal Ward of RSUD dr. H. Soewondo Kendal xxxv + 53 Pages + 5 Tables + 1 Pictures + 9 Attachments Nursing problems is one of the component to formulating the nursing diagnoses. Part of the problem contains a diagnostic label that states directly the problem that is happening to the client. Nursing problems is the elements of the clinical language of nursing in nursing care that need to be improved in quality.This study aims to analyze the suitability of writing nursing problems written on medical documentation records. The subjects observed were nursing problems written in the medical record and will be analyzed based on diagnostic labels on NANDA (North American Nursing Diagnosis Association) Nursing Diagnosis. This descriptive study with a retrospective approach has a study population consisting of medical record documents of patients in the internal medicine ward of RSUD dr. H. Soewondo Kendal period January-December 2018 with 106 documents of sample. This research was carried out by document analysis. The results of the study found that 53,8% of nursing problems were written according to the labeling of NANDA Nursing Diagnosis and 46,2% of nursing problems were written incorrectly. The conclusion of this study is that the percentage of nursing problems written in accordance with NANDA Nursing Diagnosis is more than those written incorrectly. Future research can explore more about the factors that influence the writing of nursing problems. Keyword : Writing fitness, Nursing problem, Internal ward Bibliography: 36 (2006-2018
    corecore