1,722,104 research outputs found

    Aktivitas Dakwah Guru Muhammad Noor di Desa Lepasan Kecamatan Bakumpai Kabupaten Barito Kuala

    Full text link
    Latar belakang penulisan skripsi ini ialah untuk mengetahui segala aktivitas dakwah Guru Muhammad Noor di Desa Lepasan Kecamatan Bakumpai Kabupaten Barito Kuala, yang dimana kita ketahui kehadiran dakwah ditengah masyarakat sendiri sangatlah penting untuk wawasan keagamaan. Pada masa sekarang ini tidak dapat kita pungkiri lagi, aktivitas dakwah lebih sering dilakukan di masjid ataupun majelis-majelis ta’lim di rumah atau tempat lainnya, seperti hal nya yang dilakukan oleh pendakwah Guru Muhammad Noor, atau sebagian orang memanggil beliau Guru Muhammad, beliau adalah seorang pendakwah kelahiran Lepasan. Guru Muhammad Noor juga memiliki banyak jamaah yang dimana jumlah jamaah Guru Muhammad Noor berkisar paling sedikit sekitar 30-an orang dan paling banyak sekitar 300-an orang , yang dimana dalam seminggu beliau mengisi ceramah agama dari kampung ke kampung yang ada di Kabupaten Barito Kuala. Majelis beliau cukup banyak, diantaranya berada di kel. Lepasan, Banua Anyar, kel. Cerbon, Kota Marabahan, di kel. Julungan, dan di berbagai tempat lainnya. Oleh karena itu penulis tertarik untuk melakukan penelitian ini yaitu tentang apa saja aktivitas dakwah Guru Muhammad Noor. Jenis penelitian yang penulis gunakan adalah penelitian lapangan dengan pendekatan kualitatif. Penulis mengumpulkan data dengan teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Dalam menganalisis data ini penulis menggunakan cara deskriptif kualitatif terhadap data yang disajikan, sehingga permasalahan dapat tergambar antara hubungan yang satu dengan yang lainnya. Hasil dari penelitian ini yaitu aktivitas dakwah guru Muhammad Noor selain di Desa Lepasan sendiri beliau juga mempunyai beberapa majelis yang tersebar di Kabupaten Barito Kuala dan tidak hanya majelis saja, beliau juga sering dipanggil di acara-acara besar Islam diantaranya yaitu seperti acara maulid nabi, acara selamatan, isra’ miraj, dan Nuzulul Qur’an

    Transkrip wawancara bersama Puan Suriana binti Hamzah pengusaha Restoran By-T Laksam / Muhamad Azim Mohd Idris and Muhammad Noor Abdullah Abdul Razak

    Full text link
    Transkrip ini mengandungi temubual bersama Puan Suriana bt Hamzah yang dikendalikan oleh Muhamad Azim dan Muhammad Noor Abdullah mengenai kerjaya beliau dalam bidang perusahaan iaitu perusahaan laksam yang merupakan makanan tradisional bagi Negeri Kelantan dan juga Terengganu. Temubual ini mengisahkan tentang latar belakang tokoh, pengalaman beliau dalam memajukan makanan tradisional tanah air dan juga pencapaian beliau. Temubual ini diadakan di restoran beliau sendiri pada 16 Mei 2018 pada pukul 2 petang. Beliau mewarisi resepi tradisi pembuatan laksam dan kuahnya daripada ibu mertua beliau sendiri. Restoran beliau sering dikunjungi daripada Sultan Kelantan iaitu, Sultan Muhamamd IV. Restoran beliau juga pernah dilawati oleh rancangan popular televisyen iaitu Jalan-Jalan Cari Makan. Jadi melalui temubual ini, ia dapat membuka mata kepada sesebuah pihak tentang kepentingan makanan tradisional seperti Laksam

    MODEL KOMUNIKASI DAKWAH TUAN GURU MUHAMMAD NOOR PADA MAJELIS TAKLIM NURUL MUSTHOFA DI DESA BANTUIL KECAMATAN CERBON KABUPATEN BARITO KUALA

    Full text link
    Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya minat masyarakat terhadap pengajian pada majelis taklim Nurul Mustofa yang diisi oleh Tuan Guru Muhammad Noor. Majelis taklim Nurul Mustofa baru 2 tahun berjalan namun masyarakat sangat antusias dan senang dengan majelis taklim Nurul Mustofa sehingga setiap jadwal pelaksanaan majelis taklim selalu dipadati jamaah, mengenai hal tersebut membuat peneliti menjadi tertarik dan berfokus untuk meneliti bagaimana model komunikasi yang digunakan serta etika komunikasi dalam Al-Qur‟an apa yang diterapkan oleh Tuan Guru Muhammad Noor, karena ilmu komunikasi sendiri terdapat beberapa model yang dapat membantu menjelaskan fenomena di atas. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian lapangan (field research). Data yang digali dalam penelitian ini terdiri dari data primer dan sekunder yang dikumpulkan dengan cara observasi, wawancara, dan dokumenter. Pengolahan data dilakukan melalui koleksi data, editing data, klasifikasi dan interpretasi data kemudian dianalisis dengan cara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model komunikasi yang diterapkan oleh Tuan Guru Muhammad Noor yaitu model Komunikasi Laswell dan bentuk etika komunikasi dalam Al-Qur‟an yang diterapkan oleh Tuan Guru Muhammad Noor yaitu: Qaulan Baligha (perkataan yang membekas pada jiwa), Qaulan Masysura (perkataan yang mudah), Qaulan Ma‟rufa (perkataan yang baik), dan Qaulan Layyina (perkataan yang lembut)

    Pemahaman Tuan Guru K.H. Muhammad Noor Terhadap Tafsir Ayat Kebebasan Beragama dalam Kitab Tafsir Marâh Labîd

    Full text link
    Penelitian ini dilatarbelakangi adanya sebuah pengajian atau majelis ta’lim yang berbasis tafsir Al-Qur’an, yakni pengajian kitab tafsir Marâh Labîd oleh Tuan Guru K.H. Muhammad Noor. Sebagai seorang Tuan Guru atau orang yang memimpin sebuah pengajian, tentunya beliau mempunyai peran penting di lingkungan masyarakat. Apa yang beliau sampaikan akan menjadi contoh, terutama dalam masalah keagamaan. Adapun alasan pengambilan topik kebebasan beragama ini karena hal tersebut masih krusial dan kontroversial juga menjadi topik yang selalu menarik untuk didiskusikan, terlebih di negara Indonesia yang memiliki banyak keberagaman agama. Oleh karena itu penulis mencoba menggali lebih jauh terkait pemahaman Tuan Guru K.H. Muhammad Noor terhadap tafsir ayat kebebasan beragama yang ada di dalam kitab tafsir Marâh Labîd. Tujuan dari penelitian yakni mengetahui penafsiran ayat kebebasan beragama dalam kitab tafsir Marâh Labîd terkait Q.S. Al-Baqarah/2: 256, Q.S. Yunus/10: 99, Q.S. Al-Kahfi/18: 29 dan Q.S. Al-Kafirun/109:6 yang kemudian mengetahui pemahaman Tuan Guru K.H. Muhammad Noor terhadap penafsiran ayat tersebut dan batas-batas kebebasan beragama menurut beliau. Jenis penelitian ini adalah penelitian atau kajian tokoh (individual life history) dengan menggunakan metode kualitatif. Teknik pengumpulan data dengan melakukan wawancara kepada informan yang diteliti yaitu Tuan Guru K.H. Muhammad Noor. Hasil dari penelitian ditemukan bahwa pemahaman Tuan Guru K.H. Muhammad Noor terhadap tafsir ayat kebebasan beragama dalam kitab tafsir Marâh Labîd yang pertama Q.S. Al-Baqarah/2: 256 tidak diperkenankan memaksa orang lain untuk menganut agama Islam sebab dalil dan bukti kebenaran Islam itu sudah sangat jelas, masalah agama tergantung pada hidayah dan petunjuk dari Allah Swt. Kedua Q.S. Yunus/10: 99 perbedaan adalah sunnatullâh atau ketetapan Allah, maka tidak ada yang dapat mengubah ketetapan tersebut meskipun seorang Rasulullah saw. Ketiga Q.S. Al-Kahfi/18: 29 ayat ini bukan mutlak sebuah kebebasan dan bukan pembenaran atas kekafiran, melainkan sebuah ancaman. Oleh karena itu pada kalimat selanjutnya diungkapkan bahwa sungguh telah disiapkan bagi orang yang zalim itu neraka sebagai tempat mereka dan mereka diberi minuman yang sangat panas dan dapat merusak wajah. Keempat Q.S. Al-Kafirun/109: 6 kita harus meyakini agama Islam satu-satunya agama yang benar. Tetapi Islam tetap mengajarkan untuk menghargai dan menghormati agama lain namun bukan berarti mengikuti jalan mereka. Karena sesuatu yang salah dalam syariat tetap tidak diperkenankan untuk dilakuka

    Pendekatan Customer Need, Cost, Convenience, Dan Communication (4C) dalam Pemasaran Jasa Pendidikan di MTs Pangeran Muhammad Noor Banjarmasin

    Full text link
    Pemasaran jasa dalam dunia pendidikan adalah proses sosial dan manajerial untuk mendapatkan apa yang dibutuhkan dan diinginkan melalui penciptaan penawaran, menawarkan mutu layanan intelektual dan pembentukan watak secara menyeluruh serta pertukaran produk yang bernilai dengan pihak lain dalam bidang pendidikan. Fokus masalah penelitian ini tentang customer need (kebutuhan pelanggan), cost (biaya) jasa pendidikan, convenience (kenyamanan) yang ditawarkan, dan communication (komunikasi) yang digunakan di MTs Pangeran Muhammad Noor Banjarmasin. Penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research). Subjek penelitian adalah Kepala Madrasah, Guru, dan wali siswa MTs Pangeran Muhammad Noor Banjarmasin. Objek dalam penelitian ini adalah tentang Pendekatan customer need, cost, convenience, dan communication dalam pemasaran jasa pendidikan di MTs Pangeran Muhammad Noor Banjarmasin. Hasil dari penelitian ini dapat diketahui bahwa customer need (kebutuhan pelanggan) atau orangtua siswa, yaitu: menguasai ilmu agama, sopan santun, dan pintar. Cost (biaya) jasa pendidikan meliputi biaya investasi, biaya operasi, dan biaya personal. Convenience (kenyamanan) meliputi: keadaan lokasi, kemudahan tercapainya ke lokasi pelayanan jasa dan pelayanan madrasah kepada siswa. Communication (komunikasi) pemasaran jasa yang dilakukan dengan pendekatan persuasif dan pembagian brosur

    AOX kit / Muhammad Noor Imraan Mohamed Yahya

    Full text link
    Antioxidants are very crucial in daily diet to fight against the free radicals. Free radicals always develop in our body systems and this cause damages to our body cells. Huge amount of antioxidants is required to eliminate those free radicals, thus preventing cancer developments and heart diseases among aging people. In this new era of technology, Aox Kit is the only method to determine the amount of antioxidants for our foods in an innovative, creative and simple way that did not cost a lot of money. In many industries, they determine an antioxidant with ORAC-ESSAY that too expensive and take a lot of time. Vigilance on the amount of antioxidants in our daily meal is ensures that our body is well prepared to fight against the free radicals that constantly produced in our body. Aox Kit introduces an innovative way in measuring concentration of antioxidants by only using a mobile application, called “Colour Name”. Hence, our main objective to address awareness of antioxidants and reduce the risk of getting cancer can be achieved

    KIPRAH PANGERAN MUHAMMAD NOOR DALAM PERJUANGAN DI KALIMANTAN SELATAN

    No full text
    Provinsi Kalimantan mempunyai sejarah perjuangan yang dimana banyak mempunyai nilai - nilai yang bagus untuk diimplementasikan dalam kehidupan dan perlu di apresiasi, apalagi pada masa-masa proklamasi kemerdekaan, di mana pada saat itu tentara Jepang telah menyerah pada sekutu tetapi para pejabat masih merahasiakan tentang berita itu, di karenakan mereka masih berharap bahwa bangsa Indonesia tidak mengetahui berita tersebut. Jika menguasai Kalimantan berarti mereka berhasil dalam melengkapi kebutuhan logistik mereka, di mana hal itu merupakan sesuatu yang mereka perlukan. Jika membicarakan kekayaan kalimantan pastinya tidak terbatas dalam membicarakannya, karena melimpahnya bahan-bahan mentah yang dimiliki Kalimantan. Sebelum Indonesia merdeka, saat itu ada impian dengan keinginan ingin maju yang ada pada diri pemuda Kalimantan. Salah seorang diantaranya Mohamad Noor yang dikenal sebagai Ir. Pangeran Mohamad Noor. Dari perjuangan pangeran muhammad noor dalam memperjuangkan tanah air NKRI dan memajukan pemangunan di kalimatan selatan, juga menjadi inspirasi dalam sejarah

    ANALISIS KINERJA DAN PERENCANAAN MEDIAN RUAS JALAN PANGERAN MUHAMMAD NOOR KOTA SAMARINDA

    No full text
    Irtawan Prasetiya, Analisis Kinerja Dan Perencanaan Median Ruas Jalan Pangeran Muhammad Noor Kota Samarinda, di bawah bimbingan DR. Ir. H. Benny Mochtar EA, MT dan Rosa Agustaniah, ST, MTJalan Pangeran Mohammad Noor merupakan salah satu ruas di kota Samarinda yang merupakan salah satu jalan Arteri Primer, yang menghubungkan antara Kecamatan Samarinda Ulu ke Kecamatan Samarinda Utara. Di ruas jalan ini banyak kendaraan bermuatan berat melalui, karena merupakan jalan menuju ke dalam atau luar kota Samarinda  serta menuju kabupaten/kota di daerah Utara Provinsi Kalimantan Timur. Jalan Pangeran Mohammad Noor memiliki karakteristik yaitu dengan lebar jalan 12 m, 2 jalur, 2 lajur dan 2 arah tanpa pembatas. Lingkungan ruas jalan ini terdapat beberapa perumahan-perumahan dan merupakan daerah komersial.Evaluasi kinerja ruas Jalan Pangeran Mohammad Noor dengan menggunakan median dan tanpa menggunakan median beserta perencanaan pembatas jalan permanen(median jalan). Disamping itu tujuan ini untuk meningkatkan keselamatan, kelancaran dan kenyaman bagi pemakai jalan maupun lingkungan.Hasil analisis kinerja ruas jalan Pangeran Muhammad Noor di bagi menjadi 2 (dua) segmen dengan membandingkan beberapa kondisi, yaitu yang pertama, pada kinerja ruas jalan pada jam puncak terbesar dan kinerja ruas jalan pada rata-rata dengan menggunakan median, yang kedua pada kinerja ruas jalan pada jam puncak terbesar dan kinerja ruas jalan pada rata-rata tanpa menggunakan median.Berdasarkan kinerja dan perencanaan median pembatas jalan permanen (median) dibuat dengan penjelasan ukuran perencanaan sesuai dengan fungsi ruas jalan baik menyangkut lebar median yang dihitung dari kedua marka, tipe median, tinggi median dan ruang bebas median

    Epoxy coffee table from sindora spp. / Muhammad Noor Sadiman

    Full text link
    This final year project aims to produce Epoxy Coffee table that utilizes a combination of materials namely, wood and metal. The purpose of this project is to design an epoxy coffee table made from timber waste with an aesthetic value and to produce an Epoxy Coffee Table from Sindora spp. The top of the epoxy table was constructed with two types of materials timber waste and epoxy resin. While, the leg structure was made from metal. After the design and manufacturing process, a survey was undertaken in evaluating customer satisfaction on the characteristics of the product. A set of questionnaire was distributed to 199 respondents of different gender, age and profession. The characteristics evaluated by the respondents include material, epoxy resin, attractive, aesthetic, commercialization and price. Statistical analysia of F value for Epoxy Coffee Table from Sindora spp. shows there are no significant different for all characteristic (p>O.05) except gender for material used, epoxy resin, aesthetic and commercialize (p<O.05)
    corecore