1,720,968 research outputs found

    Analisis Resiko Gadai Syariah (Rahn) Pada Baitul Maal Wat Tamwil (BMT) As'adiyah Sengkang

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagimana analisis resiko yang diterapkan pada BMT As’adiyah Sengkang sebelum memberikan fasilitas pembiayaan gadai Syariah (Rahn) pada nasabah. Sub masalah dibagi atas dua bagian, yaitu bagaimana bentuk analisis resiko yang diterapkan di BMT As’adiyah Sengkang dalam produk pembiayaan gadai Syariah dan apakah prosedur analisis resiko yang dterapkan pada BMT As’adiyah Sengkang sesuai dengan nalisis resiko prinsip 5C pada manajemen resiko yang diterapkan oleh Lembaga keuangan pada umumnya sebelum memberikan fasilitas pembiayaan kepada nasabah. Jenis penilitan yang digunakan pada penelitian ini adalah penilitian kualitatif. Dimana data yang digunakan adalah dat primer dan data sekunder dengan teknik pengumpulan data dengan menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Adapun teknik analisis data yang digunakan menggunakan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil peneitian menunjukkan bahwa analisis resiko yang diterapkan pada BMT As’adiyah sebelum memberikan fasilitas pembiayaan gadai Syariah (Rahn) pada nasabah yaitu dengan mengunakan prinsip 5C + 1S dalam manajemen resikonya. Adapun manajemen resiko gadai Syariah (Rahn) yang diterapkan di BMT As’adiyah pada konsep penilaian Character, capacity, capital, collateral and condition of economy, namun ada poin tambahan yang diterapkan di BMT As’adiyah untuk melengkapi analisisnya yaitu analisis prospek Syariah

    Pengembangan Pariwisata (Community Basic Tourism) Dalam Meningkatkan Pendapatan Masyarakat Di Desa Bissoloro Perspektif Ekonomi Islam

    No full text
    This research aims to determine the role of the community in tourism development, tourism development from an Islamic Economics perspective and the impact of tourism development in increasing community income in Bissoloro Village. This research is qualitative research that creates descriptions in the form of words. Data collection was carried out using interview techniques and secondary data. Furthermore, to analyze the data, this research was carried out using data validity tests using trust, transferability, dependency and certainty tests. The research results show that the role of the community in tourism development in Bissoloro Village has been involved, some of the people in Bissoloro Village play a role as managers, providing services and as ordinary people who help managers with cleanliness and security. Then, in developing tourism from an Islamic Economic perspective, tourism development in Bissoloro Village includes attractions, facilities, accessibility and training that have been well developed and in accordance with Islamic Economics where the community has preserved nature well, the management has provided friendly facilities for Muslim visitors. and managers receive training in tourism development. Furthermore, the impact of tourism development in increasing people's income in Bissoloro Village is the opening of new job opportunities for the community and increasing people's income.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Peran masyarakat dalam pengembangan pariwisata di Desa Bissoloro, Pengembangan pariwisata dalam perspektif Ekonomi Islam dan Dampak pengembangan pariwisata dalam meningkatkan pendapatan masyarakat di Desa Bissoloro. Penelitian ini merupakan penelitian Kualitatif, Pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, verifikasi dan penarikan  kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran masyarakat dalam pengembangan pariwisata di Desa Bissoloro dibagi menjadi dua yakni sebagai pengelola dan masyarakat sebagai penyumbang tenaga. Masyarakat biasa sering membantu pengelola dalam pembangunan spot baru, kebersihan, dan keamanan. Kemudian dalam pengembangan pariwisata perspektif Ekonomi Islam, pengembangan pariwisata di Desa Bissoloro meliputi daya tarik, fasilitas, aksebilitas, dan pelatihan sudah sesuai dengan Ekonomi Islam dimana masyarakat telah melestarikan alam dengan baik, pengelola telah menyediakan fasilitas yang ramah bagi pengunjung muslim dan pengelola mendapatkan pelatihan dalam pengembangan pariwisata. Selanjutnya untuk dampak pengembangan pariwisata dalam meningkatkan pendapatan masyarakat di Desa Bissoloro yakni terbukanya lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat serta meningkatnya pendapatan masyarakat

    Pengaruh Etos kerja Islam dan Religiusitas terhadap Kesejahteraan petani padi (Studi Desa Kalero kec.Kajuara Kab.Bone

    No full text
    Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana kesejahteraan petani padi di Desa Kalero Kecamatan Kajuara Kabupaten Bone dipengaruhi oleh etos kerja yang islami dan religius. Penelitian ini menggunakan metodologi kuantitatif. Tabel Morgan menjadi dasar prosedur pengambilan sampel. Survei ini diikuti oleh 265 petani padi sebagai responden. Kuesioner disebar untuk mengumpulkan data. Penelitian ini menggunakan metode analisis SEM dengan instrumen tes SMARPLS. Temuan penelitian menunjukkan bahwa kesejahteraan umat Buddha di Desa Kalero Kecamatan Kajuara Kabupaten Bone dipengaruhi oleh keyakinan agama (X2) dan etos kerja (X1) yang merupakan konsep Islam. Secara khusus kesejahteraan petani padi di Desa Kalero dipengaruhi secara positif dan signifikan oleh setiap aspek religiusitas dan etos kerja Islam.&nbsp

    Pengaruh Akuntabilitas, Citra Lembaga dan Kualitas Pelayanan terhadap minat Muzakki membayar Zakat dengan Kesadaran Sebagai Variabel Moderating pada Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Pangkep

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan guna mengetahui pengaruh Akuntantabilitas, Citra Lembaga Dan Kualitas Pelayanan Terhadao Minat Muzakki Membayar Zakay Dengan Kesadaran Sebagai Variabel Moderating Pada Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Pangkep. Adapun sampel yang dipakai pada penelitian ini adalah muzakki pada Baznas Kabupaten Pangkep, dengan metode penelitian yang digunakan menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan menggunakan aplikasi SPSS. Hasil penelitian didapatkan bahwa variabel akuntabilitas tidak berpengaruh signifikan terhadap minat muzakki membayar zakat dengan nilai t-statistik 0,019<1,96 dan nilai p-value 0,985>0,05. Pada variabel citra lembaga tidak berpengaruh signifikan terhadap minat muzakki membayar zakat dengan nilai t-statistik 1,455<1,96 dan nilai p-value 0,146>0,05. Pada kualitas pelayanan berpengaruh terhadap minat muzakki membayar zakat dengan nilai t-statistik 4,527>1,96 dan nilai p-value 0,000<0,05. Untuk kesadaran memoderasi variabel akuntabilitas tidak berpengaruh signifikan terhadap minat muzakki membayar zakat dengan nilai t-statistik 1,673<1,96 dan nilai p-value 0,095>0,05. Untuk kesadaran memoderasi variabel citra lembaga berpengaruh signifikan terhadap minat muzakki membayar zakat dengan nilai t-statistik 3,249>1,96 dan nilai p-value 0,001<0,05. Serta untuk kesadaran memoderasi variabel kualitas pelayanan berpengaruh signifikan terhadap minat muzakki membayar zakat dengan nilai t-statistik 2,449>1,96 dan nilai p-value 0,015<0,05.

    Analisis Perbandingan Akad Murabahah dan Akad Musyarakah Mutanaqisah pada Pembiayaan BSI Griya di Bank Syariah Indonesia KCP Makassar Veteran

    Full text link
    Kemajuan sistem keuangan berbasis prinsip syariah di Indonesia menunjukkan perkembangan signifikan, khususnya dalam pembiayaan pemilikan rumah melalui produk perbankan syariah. Salah satu produk unggulan adalah BSI Griya yang ditawarkan oleh Bank Syariah Indonesia (BSI), dengan pilihan akad seperti Murabahah dan Musyarakah Mutanaqisah. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan kedua akad tersebut dalam konteks pembiayaan pemilikan rumah di BSI KCP Makassar Veteran, dengan fokus pada proses pelaksanaan, kelebihan, kekurangan, serta efektivitas implementasinya dalam memenuhi kebutuhan nasabah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain penelitian lapangan. Data dikumpulkan melalui wawancara dan dokumentasi, serta dianalisis dari sumber data primer dan sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua akad memiliki prosedur administratif yang serupa, termasuk dalam hal pengajuan pembiayaan, sistem angsuran, pelunasan dipercepat, dan konsekuensi hukum atas wanprestasi. Perbedaan utama terletak pada karakteristik dasar akad, mekanisme penetapan margin keuntungan, serta bentuk hubungan hukum antara bank dan nasabah. Berdasarkan analisis implementasi di lokasi penelitian, akad Murabahah dinilai lebih efektif dalam memenuhi kebutuhan nasabah dalam pembiayaan pemilikan rumah karena memberikan kejelasan biaya dan kesederhanaan struktur transaksi.Kemajuan sistem keuangan berbasis prinsip syariah di Indonesia menunjukkan perkembangan signifikan, khususnya dalam pembiayaan pemilikan rumah melalui produk perbankan syariah. Salah satu produk unggulan adalah BSI Griya yang ditawarkan oleh Bank Syariah Indonesia (BSI), dengan pilihan akad seperti Murabahah dan Musyarakah mutanaqisah. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan kedua akad tersebut dalam konteks pembiayaan pemilikan rumah di BSI KCP Makassar Veteran, dengan fokus pada proses pelaksanaan, kelebihan, kekurangan, serta efektivitas implementasinya dalam memenuhi kebutuhan nasabah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain penelitian lapangan. Data dikumpulkan melalui wawancara dan dokumentasi, serta dianalisis dari sumber data primer dan sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua akad memiliki prosedur administratif yang serupa, termasuk dalam hal pengajuan pembiayaan, sistem angsuran, pelunasan dipercepat, dan konsekuensi hukum atas wanprestasi. Perbedaan utama terletak pada karakteristik dasar akad, mekanisme penentuan margin, serta bentuk hubungan hukum antara bank dan nasabah.Berdasarkan analisis implementasi di lokasi penelitian, akad Murabahah dinilai lebih efektif dalam memenuhi kebutuhan nasabah dalam pembiayaan pemilikan rumah, karena memberikan kejelasan biaya dan kesederhanaan struktur transaksi

    Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis

    Full text link
    The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed

    Variations on the Author

    Full text link
    “Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship

    Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis

    Full text link
    We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis
    corecore