48 research outputs found
IMPLEMENTASI PASAL 312 UNDANG-UNDANG NOMOR 22 TAHUN 2009 TENTANG LALU LINTAS DAN ANGKUTAN JALAN TERKAIT PERKARA KORBAN TABRAK LARI (Studi di Unit Laka Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resort Kabupaten Malang).
Muhammad Firmansyah Nasution, Dr. Ismail Navianto, S.H., MH., Ardi Ferdian, S.H., M.Kn. Fakultas Hukum Universitas Brawijaya [email protected] ABSTRAK Implementasi Kepolisian dalam proses penindakan hingga pengungkapan kasus kecelakaan tabrak lari di Kabupaten Malang, serta menunjukan bahwa kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh anggota unit idik laka terkait penerapannya terkadang ada kendala Dalam kasus kecelakaan lalu lintas sendiri juga sering terjadinya kendala terhadap cara pengungkapannya yang dimana langkah dari pihak kepolisian nanti akan membuat surat SP2HP (Surat Pemberitahuan Hasil Penyelidikan) dikarenakan alat bukti dalam mengungkap kasus tabrak lari sendiri minim atau tidak cukup sebagai alat bukti yang kuat. yang mengakibatkan kasus kecelakaan tabrak lari sendiri masih sulit untuk diungkap. Berdasarkan hasil penelitian yang dapat ditemukan adalah masih kurangnya kegiatan-kegiatan dari anggota unit idik laka dalam mengungkap kasus tabrak lari yang mengakibatkan kasus-kasus kecelakaan lalu lintas tabrak lari masih sulit dalam penyelesaiannya. Jenis penelitian hukum ini adalah empiris yang menggunakan pendekatan yuridis sosiologis. Berdasarkan pembahasan, maka dapat disimpulkan: 1) penerapan pada pasal 312 tidak mampu diaplikasikan secara benar dan berkesinambungan. 2) Kendala kepolisian dalam menerapkan pasal 312 terkait tabrak lari kurangnya pihak penyidik dalam memahami aturan-aturan yang berlaku serta kurangnya kesadaran dan pengetahuan masyarakat tentang arti penyidikan pada kasus tabrak lari. Kata Kunci : Implementasi, Pasal 312, Perkara Korban, Tabrak Lari.  ABSTRACT This research is aimed to observe further the implementation of the process that takes place following hit- and-run accident in the Regency of Malang. There are still several hindrances faced by the members of enquiry unit of road accident especially related to the road accident cases in terms of enquiry into the    case. In this case, the police will issue notice of progress of investigation since the evidence in hit-and-run   is considered insufficient and does not meet corroboration criterion, leading to unsettled hit-and-run case. This research was conducted based on socio-juridical method. Based on the discussion, the research results conclude: 1) Article 312 is not appropriately implemented, 2) the hindrances are caused by the lack of understanding from enquirers about applying rules and lack of awareness and the knowledge of the people concerning enquiry in hit-and-run cases. Keywords: implementation, Article 312, case of the victim, hit-and-ru
Microsoft Word dan Excel untuk Penulisan Karya Ilmiah (Skripsi)
Buku Microsoft Word dan Excel untuk Penulisan Karya Ilmiah (Skripsi) merupakan buku yang dirancang untuk membantu mahasiswa menyelesaikan segala persoalan ketika mengerjakan tuisan karya ilmiah berupa skripsi maupun tugas-tugas makalah. Selama ini banyak persoalan yang kerap dialami mahasiswa dalam menyelesaikan skripsi maupun makalah. Di antaranya permasalahan tidak sesuai format, tidak mencantumkan sumber,permasalahan citation, permasalahan membuat daftar isi, membuat referensi (daftar pustaka), dan persoalan lain. Adapun keunggulan buku ini, yakni (1) Cara Mudah membuat daftar isi, (2)Pengaturan nomor halaman berbeda untuk tulisan karya ilmiah (skripsi), dan tugas makalah menggunakan section breaks; (3), menambah sumber referensi dan membuat daftar pustaka dengan siste APA; dan (4) Memahami fungsi matematika dan fungsi statistik di Microsoft Excel. iMandir
Dinamika Kekuasaan dan Resistensi pada Kontesks Pasca Kolonialisme dengan Pendekatan Metafungsi Bahasa pada Puisi“ Negeriku Sedang di Lahap Rayap“ Karya Taufik Ismail
Puisi “Negeriku Sedang Di Lahap Rayap” karya Taufiq Ismail merupakan kritik tajam terhadap realitas sosial dan politik Indonesia pasca kolonialisme. Puisi ini menggambarkan bagaimana bangsa Indonesia terjebak dalam lingkaran kekuasaan yang korup dan represif, serta bagaimana rakyat berusaha untuk melawannya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan analisis teks. Data penelitian adalah puisi "Negeriku Sedang Di Lahap Rayap" karya Taufiq Ismail. Analisis data akan dilakukan dengan menggunakan teori metafungsi bahasa untuk mengidentifikasi bagaimana bahasa digunakan dalam puisi untuk mengungkapkan dinamika kuasa dan resistensi. Penelitian ini menggunakan pendekatan metafungsi bahasa untuk menganalisis dinamika kekuasaan dan resistensi dalam puisi tersebut. Penelitian ini menunjukkan bahwa puisi “Negeriku Sedang Di Lahap Rayap” merupakan karya sastra yang memiliki nilai kritis dan reflektif yang tinggi. Puisi ini memberikan kritik terhadap realitas sosial dan politik Indonesia pasca kolonialisme, dan sekaligus menawarkan harapan untuk perubahan. Tujuan dari penelitian ini yaitu agar masyarakat lebih memahami lebih dalam lagi tentang bagaimana puisi "Negeriku Sedang Di Lahap Rayap" karya Taufiq Ismail menggambarkan dinamika kekuasaan dan resistensi dalam konteks pasca kolonialisme serta mengetahui apa saja fungsi metafungsi bahasa yang digunakan dalam puisi "Negeriku Sedang Di Lahap Rayap" karya Taufiq Ismail untuk menggambarkan dinamika kekuasaan dan resistensi. Cuplikan puisi sebagai dasar pemilihan judul jurnal,sebagai berikut
“Semar Gugat” dalam Telaah Tokoh: Sebuah Model Pemaknaan Naskah Drama
This paper analyses the characters involvde in “Semar Guga Play” in relation to the plot of the story. Thus, the analysis of character (s) in a drama text (script) cannot be separated from the analysis of the element of plot of the story. In other words both elements – characters and plot – support each other. The research method is qualitative design in which data is analyzed inductive and descriptively. Furthermore, the analysis of setting is also inseparable with the elementsof plot and character. In conclusion “Semar Gugat” does not only criticize phenomena of social condition, but also deconstructs the Javanese’s view towards Semar and Arjuna" wayang. Keywords: drama or theater, drama script, characterization, plot and value</jats:p
Takhrīj Hadis-Hadis Tentang Keutamaan Keluarga Nabi Muhammad Saw (Studi Kritik Sanad Dan Matan Hadis Dalam Kitab Iḥyā’ Al-Mait Fī Faḍā’il Ahl Al-Bait Karya Imam Al-Ḥāfiz Jalāl Ad-Dīn As-Suyūṭī W 911 H / 1505 H )
Ahl al-Bait adalah Keluarga Nabi saw. yang haram menerima sedekah, yaitu para istri dan cucu-cucunya, juga semua kaum muslimin dan muslimat keturunan Abdul Mutalib yaitu Bani Hasyim bin Abdi Manaf.
Kitab Iḥyā’ al-Mait Fī Faḍā’il Ahl al-Bait adalah Karya Imam al-Hāfiz Jalāl ad-Dīn as-Suyūṭī (W 911 H / 1505 H ) yang menghimpun 60 hadis tentang keutamaan keluarga Nabi saw. Penulis melihat hadis -hadis yang terdapat dalam kitab tersebut belum ditakhrīj secara terperinci dan belum ditentukan kualitas hadis-hadisnya. Atas dasar itulah penulis tertarik untuk meneliti hadis-hadis yang terkandung dalam kitab iḥyā’ tersebut. Akan tetapi, hadis yang diteliti dalam tulisan ini hanya lima hadis. Penulis menilai sudah mewakili hadis-hadis yang lain yang 60 tersebut. Tujuannya adalah untuk mengetahui kualitas sanad dan matannya dan untuk memastikan kualitas hadis tersebut.
Penelitian yang digunakan dalam tulisan ini adalah penelitian kepustakaan (library research). Untuk penelitian sanad penulis memakai kategori sahih yang sudah disepakati ulama hadis.
Setelah melalui proses penelitian dalam tulisan ini penulis berkesimpulan bahwa hadis pertama adalah sahih, hadis kedua adalah ḍa‛īf, hadis ketiga ḍa‛īf, hadis keempat ḍa‛īf, hadis kelima juga mauḍū‛
PERANAN DAKWAH MELALUI PESANTREN KILAT BAGI REMAJA MASJID DI KECAMATAN TALAWI KABUPATEN BATUBARA
Melihat masa remaja yang sering diselingi dengan kegoncangan jiwa. Masa remaja adalah masa yang penuh kegoncangan jiwa masa berada dalam peralihan, sedang berada di atas jembatan goyang yang menghubungkan antara masa kanak-kanak ketergantungan dengan masa dewasa yang ingin berdiri sendiri yang penuh. Perlu adanya semacam usaha untuk mengantisipasi keadaan tersebut untuk menghindarkan akibat yang fatal, kondisi seperti itu dapat mengakibatkan sikap anak yang berpengaruh pada masa dewasanya di kemudian hari.Salah satu program yang menarik bagi penulis adalah program Pesantren Kilat. Menurut penilaian sementara penulis, program yang kegiatan intinya hanya memerlukan waktu beberapa hari mampu mempercepat perubahan sikap dan perilaku peserta terhadap agama adalah program pesantren kilat. Apabila penilaian ini benar, maka dapat dikatakan bahwa pesantren kilat merupakan salah satu metode dakwah yang efektif. Karena untuk menyampaikan dakwah, yaitu mengajak manusia dengan cara bijaksana kepada jalan yang benar merupakan hal yang tidak mudah, memerlukan tenaga, waktu dan dana yang besar. Bertitik tolak dari statement di atas, penulis ingin mengetahui sejauhmana pengaruh atau peranan dakwah melalui pesantren kilat bagi Remaja Masjid di Kecamatan Talawi Kabupaten Batubara
ANALISIS STRATEGI PROGRAM FOOD ESTATE DALAM MENCIPTAKAN KAWASAN HORTIKULTURA TERPADU PADA MASYARAKAT DESA RIA-RIA KECAMATAN POLLUNG KABUPATEN HUMBANG HASUNDUTAN PROVINSI SUMATERA UTARA
Pembangunan nasional di Indonesia melibatkan pemanfaatan sumber daya alam dan manusia, serta dukungan kebijakan pemerintah. Salah satu sektor kunci adalah pertanian, yang penting untuk memenuhi kebutuhan pangan yang meningkat akibat pertumbuhan penduduk. Namun, sektor ini menghadapi tantangan seperti ketergantungan pada impor pangan dan konversi lahan pertanian. Program Food Estate di Indonesia, khususnya di Sumatera Utara, bertujuan meningkatkan ketahanan pangan melalui pertanian terintegrasi. Meskipun memiliki potensi untuk mengurangi ketergantungan impor, program ini menghadapi berbagai tantangan, termasuk masalah sosial-ekonomi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis literatur dan data sekunder untuk menganalisis pelaksanaan dan dampak program Food Estate di Humbang Hasundutan. Penelitian ini menggunakan Analisis SWOT (Strenght, Weakness, Opportunity, dan Threats). Hasil penelitian menunjukkan dalam pelaksanaan food estate Humbang Hasundutab bahwa Kekuatan (Strenght) berupa, Meningkatnya produksi tanaman, Ekonomi masyarakat membaik, Pengelolaan Lahan yang tidak terpakai, Akses jalan, irigasi yang sudah sangat baik. Kelemahan (Weakness), Kualitas SDM petani, Petanu tidak familiar dengan tanaman holkutultura, dan sistem pemupukan. Peluang (Opportunity) Pasar tanaman holkultura yang luas, Dapat memperkuat ketahanan pangan, dan Tidak adanya tengkulak. Ancaman (Threats), Cuaca yang tidak bisa di prediski, Kerjasama dengan investor, dan Belum jelasnya sistem kerjasama dengan investor
