21 research outputs found

    Nur-i-Afshan V.55 no.33 August 1927

    No full text
    Contents: Z̤arūrī ʻarz̤ [News] - Shādī k̲h̲ānah ābādī [News] - Musaddas-i Minat [Poetry] by Kīdārnāth - Jān nis̲ār naʼib [Article] by Misiz Qāzī K̲h̲aīrullāh - Insānī ̒ajz aur t̤āqat [Article] by G̲h̲ulām Masīḥ - ‘Aqal aur ilhām [Article] by Buṭā Mil - Itnī baṛī nijāt se g̱ẖāfil [Article] by Kīdārnāth - Ārmīniyā men̲ hindu ābādī aur us kā masīḥī honā [News] by G̲h̲ulām Masīḥ - Vafāt [News] - Misiz Mittar līḍī suprinṭanḍanṭ zanānah madāris Kapūr Thlah kī bezubān jānvar par raḥm dilī [Poetry] by Sayyid Raz̤ā Ḥusain - Kaun mubārak he [Article] by Imāmuddīn - Dīhātī masīḥīyūn̲ kī mālī ḥālat kā sudhār [Article] by ̒Ājiz Qaṣūrī - G̲h̲azal [Poetry] by Niyūṭan, Vikṭar Eī. - Muk̲h̲talif k̲h̲abrain̲ [News] - Rūḥānī aur jismānī zindagī [Article] This volume of Nur-i-Afshan published weekly on Fridays from Lahore

    PENGARUH KEDISIPLINAN DAN KEMANDIRIAN BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR PENDIDIKAN AGAMA ISLAM SISWA KELAS VIII DI SMPN 2 TULUNGAGUNG

    No full text
    Skripsi dengan judul “Pengaruh Kedisiplinan dan Kemandirian Belajar terhadap Hasil Belajar Pendidikan Agama Islam Siswa Kelas VIII di SMPN 2 Tulungagung” yang ditulis oleh Muhammad Rafi Imaduddin, NIM. 126201212137. Pembimbing: Hawwin Muzakki, M.Pd.I. Kata Kunci : Kedisiplin, Kemandirian, Hasil Belajar PAI Dalam konteks lembaga pendidikan, tingkat keberhasilan dapat dilihat dari hasil belajar siswa. Salah satu mata pelajaran yang menjadi indikator pencapaian hasil belajar adalah pendidikan agama Islam. Rumusan masalah dalam penelitian skripsi ini adalah (1) Apakah terdapat pengaruh yang positif dan signifikan kedisiplinan belajar terhadap hasil belajar PAI Siswa Kelas VIII SMPN 2 Tulungagung? (2) Apakah terdapat pengaruh yang positif dan signifikan kemandirian belajar terhadap hasil belajar PAI Siswa Kelas VIII SMPN 2 Tulungagung? (3) Apakah terdapat pengaruh kedisiplinan belajar dan kemandirian belajar secara simultan terhadap hasil belajar PAI Siswa Kelas VIII SMPN 2 Tulungagung? Dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Adapun yang menjadi tujuan penelitian ini adalah (1) Untuk menjelaskan pengaruh antara kedisiplinan belajar terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam kelas VIII SMPN 2 Tulungagung. (2) Untuk menjelaskan pengaruh antara kemandirian belajar terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam kelas VIII SMPN 2 Tulungagung. (3) Untuk menjelaskan pengaruh antara kedisiplinan dan kemandirian belajar secara simultan terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam kelas VIII SMPN 2 Tulungagung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis asosiatif dengan ex post facto. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas VIII I dan VIII J. Teknik pengambilan sampel yang digunakan simple random sampling. Teknik analisis data yang digunakan yaitu uji prasyarat dan uji hipotesis. Uji prasyarat meliputi uji normalitas, uji homogenitas dan uji linearitas. Sedangkan uji hipotesis menggunakan uji independent sampel tes (T-test), uji F dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) terdapat pengaruh antara kedisiplinan belajar terhadap hasil belajar PAI siswa kelas VIII di SMPN 2 Tulungagung. Berdasarkan pengujian data diketahui nilai signifikansi sebesar 0,001< 0,05. 2) terdapat pengaruh antara kemandirian belajar terhadap hasil belajar PAI siswa kelas VIII di SMPN 2 Tulungagung. Berdasarkan pengujian data diketahui nilai signifikansi sebesar 0,038< 0,05. 3) terdapat pengaruh antara kedisiplinan dan kemandirian belajar secara simultan terhadap hasil belajar PAI siswa kelas VIII di SMPN 2 Tulungagung. Berdasarkan pengujian data diketahui nilai signifikansi sebesar 0,000< 0,05

    Optimasi Pemilihan Supplier dan Alokasi Supply Batubara Pada PLTU Kapasitas 615MW dengan Menggunakan Metode Analytical Hierarchy Proces dan Goal Programming (Studi Kasus PT.XYZ).

    No full text
    Supplier merupakan salah satu mitra bisnis yang memegang peranan dalam menjamin ketersediaan barang pasokan yang dibutuhkan oleh perusahaan. Pada perusahaan yang baik dan sehat ketika kondisi supplier tidak sedang baik maka perusahaan tidak terlalu mendapatkan kerugian. Pemilihan supplier sendiri merupakan salah satu kegiatan strategis bagi perusahaan dalam proses bisnisnya apabila supplier memasok barang barang yang kritis dan dalam jangka waktu yang panjang bagi perusahaan sehingga perusahaan harus dapat mempertimbangkan dengan baik pemilihan supplier tersebut. Dalam mengatasi masalah tersebut, penulis mencoba mengimplementasikan pendekatan analytical hierarchy process dengan goal programming dengan terintegrasi, sehingga dapat menghasilkan hasil yang baik dalam pemilihan supplier dengan kriteria lebih dari satu, sesuai dengan kriteria yang telah ditentukan oleh perusahaan. Pada hasil penelitian didapatkan bukti bahwa metode AHP dapat digunakan dengan baik untuk membantu proses pemilihan supplier dengan 3 kriteria dan 7 subkriteria. Luaran selanjutnya dari penelitian ini ialah alokasi supply batubara yang dipasok supplier pada perusahaan dan sesuai dengan target biaya minimum, waktu pengiriman minimum, dan kualitas batubara yang optimal. Hasil proses pemilihan supplier dengan menggunakan metode AHP didapatkan hasil 3 terbaik dari 12 supplier dengan nilai pada PT. H sebesar 81.6, PT F sebesar 80.2, dan PT. I sebesar 79.6. Dalam jangka waktu satu tahun PT. H mendapatkan alokasi supply sebesar 3000000 ton, PT. F sebesar 500000 ton, dan PT. I sebesar 500000 ton. ======================================================================================================================== Supplier is one business partner that plays a role in ensuring the availability of supply goods required by the company. In a good and healthy company when the condition of the supplier is not being good then the company is not too get a loss. Supplier selection itself is one of the strategic activities for the company in its business process if suppliers supply critical goods and in the long term for the company so the company should be able to consider well the selection of suppliers. In solving the problem, the author tries to implement analytical hierarchy process approach with integrated programming goal, so it can produce good result in supplier selection with criteria more than one, according to criterion which have been determined by company. In the research results obtained evidence that the AHP method can be used well to assist the selection process suppliers with 3 criteria and 7 subcriteria. The next result of this research is the allocation of coal supply supplied by the supplier to the company and in accordance with the minimum cost target, minimum delivery time, and optimal coal quality. The result of supplier selection process using AHP got 3 best result from 12 supplier with value at PT. H of 81.6, PT. F of 80.2, amd PT. I 79.6. Within a period of one year PT. H get supply allocation of 3000000 tons, PT. F of 500000 tons, and PT. I 500000 tons too

    Problematika Jilbab dalam Perspektif Quraish Shihab

    No full text
    This paper attempt to explain how Quraish Shihab’s argument on veil. In his books entitled Jilbab, the controversy emerges among Muslim in Indonesia. I argue that Quraish Shihab’s argument of veiling is based on Muslim scholars along classical period until now. There is no prohibition or suggestion specifically about the rule of veil. Quraish Shihab position himself as Muslim scholar who expose the whole argument that he believes its true.&nbsp; &nbsp;&nbsp;&nbsp

    Kompatibilitas Regulasi Akad dan Implementasinya pada Perbankan Syariah di Indonesia; Kasus Bank Muamalat

    No full text
    This Article examines the concept of Islamic agreement in Islamic banking on its regulation and implementation. The product of Bank Muamalat is the example for analyzed. Eventually, how compatible were the ideas and concepts of Islamic Agreement with Islamic Banking in Indonesia is one important question to be answered. I argue that Islamic Banking in Indonesia still has many problems for applying tightly the regulation of Islamic agreement in the basic of act (UUD) and the fatwa of Sharia National Council (DSN)

    Reinforce Nationality Through Religious Local Tradition (Case Study of Malam Tirakatan in Yogyakarta)

    No full text
    Celebrating of IndependenceDay became a part of symbol of honour from the citizenship for their country. In many places freedom is celebrated, including in Indonesia. The celebration is an annual event organized by goverment and citizen, both formal and informal. Formally, the goverment of Indonesia from local level to the centre celebrate this day by flag ceremony on the seventeent of August. Somehow in non-formal, citizen commemorate this day by various manner such aspanjatpinang contest etc. One form of celebration in Indonesia to celebrate the independence day is called “malam tirakatan†or “malam pitulasanâ€, especially in the area of Yogyakarta. Malam tirakatan is kind of acculturation from Moslem local tradition.This paper describe aboutmalam tirakatanas an acculturation between religious local traditions with a sense of nationalism. I use the method of triangulation for collect data which are participant observation, deep interview and documentation. The location of this research is focused on two different places, first in Dukuh the village of Bantul district and second in Ngaseman village, a part of village of Kulon Progo district. From this research known that Indonesian Moslems reinforce their nationality by their religious local tradition

    Reinforce Nationality Through Religious Local Tradition (Case Study of Malam Tirakatan in Yogyakarta)

    No full text
    Celebrating of IndependenceDay became a part of symbol of honour from the citizenship for their country. In many places freedom is celebrated, including in Indonesia. The celebration is an annual event organized by goverment and citizen, both formal and informal. Formally, the goverment of Indonesia from local level to the centre celebrate this day by flag ceremony on the seventeent of August. Somehow in non-formal, citizen commemorate this day by various manner such aspanjatpinang contest etc. One form of celebration in Indonesia to celebrate the independence day is called “malam tirakatan” or “malam pitulasan”, especially in the area of Yogyakarta. Malam tirakatan is kind of acculturation from Moslem local tradition.This paper describe aboutmalam tirakatanas an acculturation between religious local traditions with a sense of nationalism. I use the method of triangulation for collect data which are participant observation, deep interview and documentation. The location of this research is focused on two different places, first in Dukuh the village of Bantul district and second in Ngaseman village, a part of village of Kulon Progo district. From this research known that Indonesian Moslems reinforce their nationality by their religious local tradition

    KISAH PENCIPTAAN MAKHLUK TANPA ORANG TUA DAN INDUK DALAM AL QURAN IMPLIKASI DARI TINJAUAN ASPEK AKIDAH

    No full text
    ABSTRAK Penelitian ini secara spesifik berjudul “KISAH PENCIPTAAN MAKHLUK TANPA ORANG TUA DAN INDUK DALAM Al-QUR`AN IMPLIKASI DARI TINJAUAN ASPEK AKIDAH”. Adapun latar belakang penelitian ini yaitu tentang Semua makhluk di atas muka bumi ini dicipta oleh Allah swt dengan kekuasaannya. Secara logisnya, semua hidupan berasal dari ibu, ataupun induk setiap makhluk. Namun, di sisi Allah swt, tidak ada yang mustahil baginya. Di dalam al-Quran terdapat kisah tentang penciptaan makhluk tanpa induk yang telah di jelaskan di dalamnya. Antaranya adalah Nabi Adam As, Siti Hawa, ular dari tongkat Nabi Musa As, unta putih Nabi Soleh As dan Kibasy yang disembelih oleh Nabi Ibrahim As semasa ingin menyembelih anaknya, Nabi Ismail As. Kelima-lima makhluk ini terdapat didalam al-Quran. Dalam skripsi ini akan dibahas mengenai, bagaimana penafsiran ayat-ayat tentang proses penciptaan makhluk tanpa induk dalam al- Qur`an dan bagaimana implementasi nilai-nilai akidah dari penciptaan makhluk tanpa induk dalam al-Qur`an terhadap manusia?. Penelitian ini berbentuk library research atau kepustakaan oleh karena itu data yang digunakan adalah data kualitatif yang berasal dari sumber primer dan sekunder metode yang digunakan adalah metode mawdhu`i atau tematik. Adapun hasil dari penelitian ini adalah 1.bahwa para mufasir telah menjelaskan tentang kekuasaan Allah Swt begitu banyak mukjizat yang diceritakan mulai dari penciptaan Nabi adam dari tanah, penciptaan Hawa dari tulang rusuk Nabi adam, penciptaan ular dari tongkat Nabi Musa, unta putih Nabi shaleh As dan Kibasy semuanya disampaikan agar kita beriman kepadaNya dan penciptaan makhluk tanpa induk itu sesuatu yang tidak bisa dijangkau oleh manusia, itu semata-mata hak Allah swt yang membuat pengecualiaan terhadap penciptaan makhluk yang lain. 2.Implikasi akidah dari penciptaan makhluk tanpa orang tua dan induk dalam al-Qur`an memberikan manfaat bagi manusia dalam mewujudkan iman kepada Allah, iman kepada kitab Allah dan iman dengan perbuatan Kata kunci: Implikasi Akidah, Dari Makhluk Tanpa Orang Tua Dan Induk

    Perbedaan Motivasi Belajar Dan Hasil Belajar Praktikum Motor Bensin Mahasiswa SMK Dengan Non SMK Pendidikan Teknik Otomotif Universitas Negeri Malang Angkatan 2016

    No full text
    ABSTRAK Ramadhan, M. I. 2019. Perbedaan Motivasi Belajar dan Hasil Belajar Praktikum Motor Bensin Mahasiswa SMK dan non SMK Pendidikan Teknik Otomotif Universitas Negeri Malang Angkatan 2016. Skripsi, Program Studi Pendidikan Teknik Otomotif, Jurusan Teknik Mesin, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dr. Syarif Suhartadi, M.Pd (2) Drs. Ir. Eko Edi Poerwanto, S.E. Kata kunci : Motivasi Belajar, Hasil Belajar, Mahasiswa SMK dan mahasiswa non SMK Tingkatan hasil belajar matakuliah praktikum mahasiswa yang berasal dari SMK otomotif lebih tinggi atau lebih rendah dari pada mahasiswa yang berasal dari non SMK, apakah berpengaruh besar latar belakang pendidikan dan motivasi belajar dengan hasil belajar matakuliah motor bensin. Dari masalah diatas dapat disimpulkan dua rumusan masalah (1) Apakah ada perbedaan Motivasi Belajar mahasiswa yang berlatar belakang pendidikan SMK dan non SMK Pendidikan Teknik Otomotif Prodi S1 Pendidikan Teknik Otomotif Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang (2) Apakah ada perbedaan Hasil Belajar Praktikum Motor Bensin antara mahasiswa yang berlatar belakang pendidikan SMK dan non SMK Pendidikan Teknik Otomotif Prodi S1 Pendidikan Teknik Otomotif Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang. Terdapat 3 variabel dalam penelitian ini yang pertama yaitu motivasi belajar, motivasi belajar ini adalah hal yang mendorong untuk menjadi bersemangat untuk belajar. Yang kedua hasil belajar, hasil belajar yaitu hasil yang diperoleh dari pembelajaran di tempat belajar yang hasilnya diakumulasikan dalam bentuk nilai, dan akan menjadi patokan apakah pembelajaran tersebut berhasil atau tidaknya. Yang ketiga latar belakang pendidikan, latar belakang pendidikan yaitu rekam jejak pendidikan sebelumnya atau masa lampau, latar belakang pendidikan yang akan dimasukkan dalam penelitian ini hanya pendidikan SMK dan non SMK, karena untuk memudahkan dalam penelitian. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Subjek penelitian ini adalah mahasiswa pendidikan teknik otomotif angkatan 2016 offering b1 Universitas Negeri Malang tahun ajaran 2017/2018 yang berjumlah 31 mahasiswa, diantarannya 15 berlatar belakang pendidikan SMK dan 16 berlatar belakang pendidikan non SMK. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner atau angket dengan penilaian skala likert. Teknik analisis data menggunakan analisis statistik deskriptif dan Uji-T pembeda. Presentase motivasi belajar rata-rata berada pada tingkat sedang sampai tinggi dengan presentase 38,5% - 48,5%. Dan hasil belajar rata-rata berada pada tingkat baik dengan interval 3,4 - 3,7. Variabel motivasi belajar dari mahasiswa yang berlatar belakang pendidikan SMK atau non SMK dengan nilai signifikansi 0,387 yang berarti lebih besar dari H0 atau > 0.05. hasil belajar motor bensin dengan nilai signifikansi 0,115 yang berarti lebih besar dari H0. Hasil penelitian menyatakan tidak ada perbedaan yang signifikan diantara variabel motivasi belajar dan hasil belajar dengan latar belakang pendidikan SMK atau non SMK. Hasil penelitian variabel motivasi belajar dengan latar belakang pendidikan menyatakan nilai signifikansi 0,387 yang berarti lebih besar dari H0 atau > 0.05 yang berarti tidak ada perbedaan yang signifikan motivasi belajar mahasiswa yang berlatar belakang pendidikan SMK dan non SMK. Hasil penelitian variabel hasil belajar menyatakan  nilai signifikansi 0,115 yang berarti lebih besar dari H0 atau > 0.05 yang berarti tidak ada perbedaan yang signifikan hasil belajar mahasiswa yang berlatar belakang pendidikan SMK dan non SMK.Kesimpulan penelitian ini adalah tidak ada perbedaan pada Hasil belajar praktikum motor bensin dan motivasi belajar  mahasiswa SMK dan non SMK terhadap latar belakang pendidikan karena dalam penelitian diatas menunjukkan hasil yang lebih besar dari H0
    corecore