1,720,957 research outputs found
Review Indonesia's Efforts to Achieve Globally Competitive Human Resources
Review by Muhammad Habibur Rohman about Indonesia's Efforts to Achieve Globally Competitive Human Resource
PENANAMAN NILAI DISIPLIN BELAJAR SANTRI DI PONDOK PESANTREN QUEEN AL-FALAH PLOSO KEDIRI
ABSTRAK
Skripsi dengan judul “Penanaman Nilai Disiplin Belajar Santri di Pondok
Pesantren Queen Al-Falah Ploso Kediri” ini ditulis oleh Muhammad Habibur
Rohman, NIM. 17201153519, Jurusan Pendidikan Agama Islam (PAI), Fakultas
Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK), Institut Agama Islam Negeri (IAIN)
Tulungagung, pembimbing Dr. H. Masduki, M.Ag.
Kata kunci: Penanaman Nilai, Disiplin Belajar, Disiplin Belajar Santri
Faktor perkembangan zaman, kebutuhan masyarakat, kemajuan teknologi
dan informasi menuntut kegiatan pembelajaran yang dilakukan di dalam sebuah
lembaga pendidikan, khususnya lembaga pendidikan Islam seperti halnya Pondok
Pesantren itu selain bisa dijadikan sarana untuk mentransfer pengetahuan juga
harus bisa menjadi sarana untuk mentransfer suatu nilai. Nilai yang dimaksud
disini ialah suatu hal abstrak yang ada pada diri seseorang, yang kemudian ia
menganggap hal itu berharga dan harus dilestarikan karena keberadaannya
mampu membawa manfaat bagi dirinya. Masih dalam konteks Pondok Pesantren,
mentransfer nilai di lembaga pendidikan Islam tersebut memang bukan perkara
mudah, dibutuhkan keuletan dan kesabaran ekstra dari seorang guru (kyai atau
ustadz) untuk menanamkan nilai yang dikehendakinya terhadap para santri,
terkadang juga diperlukan suatu paksaan atau hukuman untuk menumbuhkan
benih-benih kesadaran diri para santri yang pada akhirnya akan menumbuhkan
nilai-nilai yang akan membawa berkah dan manfaat bagi mereka. Berkaitan
dengan hal ini, diantara nilai-nilai tersebut, peneliti disini mengkaji salah satu
diantara nilai-nilai tersebut, yakni “nilai disiplin belajar” para santri di Pondok
Pesantren Queen al-Falah Ploso Kediri.
Adapun fokus penelitian daripada skripsi ini adalah: (1) Bagaimanakah
guru menanamkan nilai disiplin belajar terhadap peserta didik di Pondok
Pesantren Queen al-Falah Ploso Kediri? (2) Bagaimana kendala-kendala yang
dialami oleh guru dalam menanamkan nilai disiplin belajar terhadap peserta didik
di Pondok Pesantren Queen al-Falah Ploso Kediri? (3) Bagaimana dampak nilai
disiplin belajar terhadap peserta didik di Pondok Pesantren Queen al-Falah Ploso
Kediri?
Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian
kualitatif-deskripstif. Sedangkan teknik pengumpulan datanya itu menggunakan
teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Kemudian dalam teknik analisis
datanya itu menggunakan reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data.
Adapun untuk mengecekkeabsahan data dalam penelitian ini menggunakan teknik
perpanjangan pengamatan, triangulasi teori, data dan sumber.
Dari hasil penelitian tersebut ditemukan: (A) Cara penanaman nilai
disiplin belajar yang dilakukan oleh guru terhadap para santri di Pondok Pesantren
Queen Al-Falah Ploso Kediri itu antara lain adalah sebagai berikut: 1)
Memberikan bimbingan, arahan, serta motivasi “belajar” 2) Memberikan pengawasan, kontrol, bimbingan serta pengajaran dalam segala aktifitas para
santri 3) Memberikan contoh yang baik 4) Menerapkan metode resitasi sekaligus
metode mahfudzat 5) Menugaskan para santri-santri senior yang tergabung dalam
OSQ (Organisasi Santri Queen) untuk turut membantu dalam mendisiplinkan para
santri. (B) Kemudian kendala-kendala yang dialami oleh guru dalam
menanamkan nilai disiplin belajar terhadap para santri di Pondok Pesantren Queen
Al-Falah Ploso Kediri antara lain adalah sebagai berikut: 1) Suka mengeluh
selama proses “belajar” 2) Malas “belajar” 3) Melawan perintah guru. (C)
Sedangkan dampak dari nilai disiplin belajar terhadap para santri di Pondok
Pesantren Queen Al-Falah Ploso Kediri itu antara lain adalah sebagai berikut: 1)
Pintar, 2) Cerdas, 3) Berwawasan luas, 4) Berprestasi, 5) Disegani dan selalu
ditunjuk menjadi ketua syawir, dan lain-lain.
ABSTRACT
The thesis entitled "Planting Value Discipline Learning Students in
boarding schools Queen al-Falah Ploso Kediri", written by Muhammad Habibur
Rohman, NIM. (Student’s Identity Number) 17201153519, Departmen of Islamic
Education, Faculty of Education and Science of Teaching (FTIK), State Institute
of Islamic Studies (IAIN) Tulungagung, the guide is Dr. Masduki, M.Ag.
Keywords: planting value, Disciplined learning, Students Learn to Discipline
Factors of development of the times, the needs of the community, the
advancement of information technology and learning activities undertaken
demands in an educational institution, in particular the institution of Islamic
boarding schools as well as it could in addition be used as a means of transferring
knowledge should also be able to be the means to transfer a value. The value
specified here is an abstract thing that exists on one's self, which he later considers
it valuable and should be conserved because of his being able to bring benefits to
him. Still in the context of boarding schools, transferring the value of an Islamic
institution is not easy, it takes extra patience and tenacity of teachers (kyai or
ustadz) to instill the value of the real against the students, sometimes also required
a coercion or punishment to cultivate the seeds of self awareness of the students
that will eventually cultivate the values that will bring blessings and benefits for
them. Related to this, among those values, researchers here examine among those
values, that is "values of the discipline of learning" the students in boarding
schools Queen al-Falah Ploso Kediri.
As for the focus of the research than this thesis are: (1) How can teachers
instill the value of learning discipline against students in boarding schools Queen
al-Falah Ploso Kediri? (2) How the constraints experienced by teachers in
instilling the value of learning discipline against students in boarding schools
Queen al-Falah Ploso Kediri? (3) How to impact the value of learning discipline
against students in boarding schools Queen al-Falah Ploso Kediri?
Whereas the aim of this study is to: (1) Know and understand how
teachers instill the value of learning discipline against students in boarding
schools Queen al-Falah Ploso Kediri. (2) Know and understand what kind of
constraints experienced by teachers in instilling the value of learning discipline
against students in boarding schools Queen al-Falah Ploso Kediri. (3)
Acknowledge and understand the impact of the value of learning discipline
against students in boarding schools Queen al-Falah Ploso Kediri. As for the type
of research used the qualitative research is descriptive-it, so that the problems can
be examined are known comprehensively and in-depth.
The type of research used in this study is qualitative-descriptive research.
While the data collection techniques use observation techniques, interviews, and
documentation. Later in its data analysis technique, data reduction, presentation, and data verification were used. As for the legality of data in this study using the
technique of observation extensions, triangulation theory, data and sources.
From the results of the study was found: (A) How to planting discipline
values studied by teachers to students at Pondok Pesantren Queen Al-Falah Ploso
Kediri is as follows: 1) Provide guidance, direction, and The motivation of
"learning" 2) Provides supervision, control, guidance and teaching in all activities
of the students 3) Provides a good example 4) Implement the method of
Recitation and Mahfudzat Method 5) Assigning senior students who Incorporated
in the OSQ (organization Santri Queen) to assist in the discipline of the students.
(B) then the constraints experienced by the teacher in instilling the value of
discipline learning of the students at Pondok Pesantren Queen Al-Falah Ploso
Kediri among others are as follows: 1) Like to complain during the process of
"learning" 2) Lazy "learn" 3) Against teacher commands. (C) While the impact of
the discipline to learn from the students at Pondok Pesantren Queen Al-Falah
Ploso Kediri, among others, are as follows: 1) Smart, 2) Intelligent, 3) Broadminded, 4) Achievement, 5) Respected and always appointed as Chairman of
Syawir (deliberation), and others
Perlakuan Perpajakan Terhadap Komisi Penjualan PT. MMM
Berdasarkan uraian yang telah dijelaskan pada bab sebelumnya maka dapat disimpulkan bahwa dalam rangka mengoptimalkan pajaknya, PT. MMM melakukan pembetulan pembebanan biaya komisi pada laporan keuangannya, yang mana dalam transaksi penjualanya perusahaan dibantu oleh pihak ketiga dalam rangka menjualkan beberapa produknya. Pihak ketiga tersebut mendapatkan komisi dari PT. MMM, namun PT. MMM tidak melakukan pemotongan PPh atas biaya yang dibayarkan kepada pihak ketiga tersebut. PT.MMM juga membebankan biaya tersebut ke dalam akun sumbangan, yang mana sumbangan dalam hal ini akan terkena koreksi fiskal positif dan tidak dapat dibebankan dalam mengurangi pajak yang akan dibayarkan
ANALISIS MEKANISME PEMBIAYAAN SANITASI DALAM MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN ANGGOTA DENGAN MENGGUNAKAN AKAD MURABAHAH WAL ISTISHNA (Studi Kasus di Koperasi Mitra Dhuafa Cabang Wirosari)
Pembiayaan sanitasi merupakan suatu pembiayaan yang menggunakan akad jual beli (Murabahah Wal Istisna) dimana dalam proes bertransaksi lembaga KOMIDA menjual dalam bentuk jasa kepada anggota untuk pembuatan sanitasi, yang mana akad ini murni di berikan oleh pihak lembaga keuangan kepada anggota yang tidak mampu dengan melibatkan pihak kerja sanitasi yaitu mitra kontruksi. Tujuan penelitian ini untuk menegtahui mekanisme pembiayaan sanitasi dalam meningkatkan kesejahteraan anggota. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah menjelaskan bagaimana mekanisme pembiayaan sanitasi KOMIDA dalam upaya meningkatkan kesejahteraan anggota dan bagaimana dampak dari pembiayaan sanitasi tersebut. Dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Dan hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Pembiayaan sanitasi berdampak dalam meningkatkan kesejahteraan anggota, yaitu pertama, anggota mendapatkan sanitasi yang layak. Berupa pembuatan septictank, kamar mandi bersih, sumur dan lainnya. Kedua anggota mendapatkan kemudahan dalam mengambil pembiayaan yaitu dengan sistem angsuran tanggung renteng kelompok
OPTIMALISASI MANAJEMEN SARANA DAN PRASARANA PADA MASA PANDEMI COVID19 DI SMA ISLAM WATULIMO TRENGGALEK JAWA TIMUR
Latar belakang penelitian ini berawal dari sebuah lembaga pendidikan memerlukan manajemen pendidikan yang baik antaranya mengenai sarana dan prasarana. Sarana dan prasarana pendidikan merupakan suatu hal yang sangat penting dalam pendidikan. Dengan adanya sarana dan prasarana perlu didayagunakan dan dikelola untuk kepentingan proses pembelajaran supaya tercipta tujuan pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pelaksanaan manajemen sarana prasarana di SMA Islam Watulimo Trenggalek, selanjutnya mendeskripsikan optimalisasi manajemen sarana prasarana pada masa covid-19 di SMA Islam Watulimo Trenggalek, dan untuk mendeskripsikan faktor pendukung dan penghambat optimalisasi manajemen sarana prasarana pada masa new normal covid-19 di SMA Islam Watulimo Trenggalek.
Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif, dengan mengambil objek penelitian SMA Islam Watulimo Trenggalek terkait optimalisasi manajemen sarana dan prasarana selama masa covid 19. . Penelitian ini mengunakan teknik purposive sampling. Karena penulis merasa sampel yang diambil paling mengetahui tentang masalah yang akan diteliti oleh penulis. Pengumpulan data dilakukan dengan mengadakan observasi, wawancara, dan dokumemasi. Analisi data dilakukan dengan memberikan makna terhadap data yang berhasil dikumpulkan, dan dari data tersebut dinarasikan dan ditarik kesimpulan.
Hasil penelitian ini adalah 1) Optimalisasi manajemen sarana prasarana pada masa new normal covid-19 di SMA Islam Watulimo Trenggalek dilakukan dengan beberapa langkah yaitu, pengecekan rutin, pembagian job description dalam hal manajemen, pengadaan Sarana, dan penghapusan Sarana prasarana, untuk memilih penghapusan barang saana atau prasarana di sekolah terdapat cara tersendiri setiap sarana, artinya tidak semua sarana rusak dalam ciri dan waktu yang sama. 2) Faktor pendukung dan penghambat optimalisasi manajemen sarana prasarana pada masa covid-19 adalah guru dan siswa. Sedangkan Faktor menghambatnya adalah 1) kondisi regulasi saat ini belum mampu sepenuhnya mengakomodasi konvergensi sehingga berpotensi menimbulkan tumpang tindih dan ketidakpastian yang dapat berdampak kepada pembebanan biaya tinggi kepada penyelenggara dan masyarakat, (2) keterbatasan sumber daya manusia, (3) keterbatasan dana yang dimiliki sekolah, dan (4) rendahnya kesadarana sebagian guru untuk terlibat dalam pengelolaan sarana dan prasarana khususnya perawatan dan koordinasi. (5) Website sekolah belum dikelola secara optima
Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis
The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation
counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings
are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that
only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into
account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
Variations on the Author
“Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship
Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis
We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis
Dispelling the Myths Behind First-author Citation Counts
We conducted a full-scale evaluative citation analysis study of scholars in the XML research field to explore just how different from each other author rankings resulting from different citation counting methods actually are, and to demonstrate the capability of emerging data and tools on the Web in supporting more realistic citation counting methods. Our results contest some common arguments for the continued
use of first-author citation counts in the evaluation of scholars, such as high correlations between author rankings by first-author citation counts and other citation
counting methods, and high costs of using more realistic citation counting methods that are not well-supported by the ISI databases. It is argued that increasingly available digital full text research papers make it possible for citation analysis studies to go beyond what the ISI databases have directly supported and to employ more
sophisticated methods
- …
