833 research outputs found
Pentingnya Landasan Ontologi, Epistimologi, Aksiologi Dan Psikologi Dalam Pengembangan Teori Dakwah
Development of da'wah theory is part of an effort to run the wheels of life for Muslims so that they adhere to the guidance and order of the Islamic religion which is based on the Al-Quran and hadith. The background of this research is that not all Muslims preach with high knowledge, but according to the abilities and abilities of every Muslim. Of course for scholars it is very necessary to have an effort or endeavor in preaching, namely by developing the theory of da'wah which is very important to understand and implement in order to achieve da'wah that is rahmatan lilalamin. The purpose of this research is to understand, understand, and have a foundation of ontology, axiology, epistemology and psychology in preaching. Because if you don't pay attention to this basis, you will definitely fail in preaching. The form of this study is the research method used, which is a qualitative type and the approach used is descriptive, with a type of literature review study. Data collection techniques are documents, in the form of references from journals, books, and supporting literature. The result of this research is that the ontology foundation reveals the reality that exists, so that it is always updated with the times. The epistemological basis sees reality in a fundamental and comprehensive radical way, da'wah seeks to achieve a closer relationship. The foundation of axiology examines values, with a belief in truth tested in reality. The foundation of psychology influences the mad'u mindset, as well as its interactions to understand mentality and behavior
Analisis Strategi Pemasaran Syariah Terhadap Pengembangan Usaha Pada Konveksi Fadillah Di Desa Padurenan Kudus
Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan strategi pemasaran syariah di konveksi Fadillah Desa Padurenan dan menjelaskan pratek pemasaran berdasarkan kesesuaian strategi pemasaran syariah dalam pengembangan usaha di konveksi Fadillah.
Sedangkan teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara, observasi, dan analisis dokumen. Untuk menguji keabsahan data penulis menggunakan perpanjangan penelitian, meningkatkan ketekunan, triangulasi, menggunakan bahan referensi, dan mengadakan member check. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan model analisis kualitatif dengan collecting data, reduction data, display data, conclusion.
Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan dapat diambil kesimpulan sebagai berikut: bahwa konveksi Fadillah telah menerapkan strategi pemasaran syariah. Strategi pemasaran yang digunakan sudah sesuai prinsip dasar syariah berdasarkan Al Quran dan hadits. Hal tersebut dapat dibuktikan bahwa konveksi Fadillah telah mencontoh praktek pemasaran Nabi Muhammad SAW mulai dari segmentasi dan targeting, positioning, sampai bauran pemasaran (marketing mix). Konveksi Fadillah telah menerapkan empat karakteristik marketing syariah yaitu, Teitis atau Ketuhanan (Rabbaniyah), Etis (Akhlaqiyyah), Realistis (Al-Waqi’iyyah), dan Humanitis (Al-Insaniyyah). Berdasarkan kegiatan pemasaran, pemilik juga menerapkan empat sifat-sifat Nabi Muhammad SAW yang menjadi kunci sukses dalam berbisnis, yaitu shiddiq (jujur dan benar), amanah (dapat dipercaya), fathanah (cerdas dan bijaksana), tabligh, dan komunikatif. Hal tersebut sangat penting sekali terhadap pengembangan usahanya karena sistem pemasarannya mampu menciptakan kebahagiaan, maslahah dan berkah dalam kehidupan konsumen baik di dunia maupun akhirat
The Potent Novel CDK4/6 Inhibitor TQB3616 in Hormone Receptor Positive Breast Cancer: Preclinical Characterization with in vitro and Human Tumor Xenograft Models [Letter]
Slamet Wardoyo,1 Muhammad Arief Fadillah,2 Hamtini2 1Department of Environmental Health, Poltekkes Kemenkes Surabaya, Surabaya, Indonesia; 2Department of Medical Laboratory Technology, Poltekkes Kemenkes Banten, Tangerang, IndonesiaCorrespondence: Slamet Wardoyo, Tel +62 857 8754 9486, Email [email protected]
Analisis Kebutuhan Parkir Di Rumah Sakit Jiwa Prof. Dr. Muhammad Ildrem Kota Medan
Peningkatan jumlah kendaraan pada saat ini telah menimbulkan masalah parkir
yang cukup serius terutama di perkotaan, sehingga sudah selayaknya masalah
parkir di kota Medan mendapat perhatian yang serius. Tingkat kepemilikan
kendaraan yang cukup besar akan membutuhkan ruang parkir yang cukup besar
juga. Rumah Sakit Jiwa Prof. Dr. Muhammad Ildrem Medan sebagai rumah sakit
yang melayani kesehatan masyarakat, juga tidak terlepas dari masalah parkir
yakni adanya peningkatan pasien yang membawa konsekuensi pertembuhan
kepemilikan kendaran, tetapi yang menjadi masalah serius adalah adanya ketidak
sesuaian distribusi ketersediaan petak parkir dibandingkan dengan
penggunaannya. Dari penelitian ini didapat bahwa di Rumah Sakit Jiwa Prof. Dr.
Muhammad Ildrem Kota Medan kapasitas ruang parkir yang tersedia mencukupi
untuk kendaraan yang akan parkir. Ini terbukti dari faktor kebutuhan parkir
terhadap lahan dan kapasitas parkir pada Rumah Sakit Jiwa Prof. Dr. Muhammad
Ildrem Kota Medan. Untuk itu sangat diperlukan perencanaan yang baik agar
pelayanan Rumah Sakit Jiwa Prof. Dr. Muhammad Ildrem ini dapat lebih
ditingkatkan.
Jumlah kapasitas ruang parkir roda dua sebanyak 250 buah dengan sudut parkir
60º dan 90º. Sedangkan untuk roda empat sebanyak 50 buah dengan sudut parkir
60º dan 9
Studi Kritis Atas Penafsiran Muhammad Abduh Terhadap Surah Al-Fil
Kritik penafsiran dalam Al-Qur`an adalah sebuah keniscayaan. Kritik ini
bisa disebabkan banyak hal, diantaranya adalah perbedaan metode yang digunakan
dalam penafsiran. Muhammad Abduh adalah mufasir yang memiliki banyak
kontroversi dalam penafsirannya. Ia cenderung berbeda dengan mayoritas mufasir
yang lain, sehingga mufasir lain mengkritisinya. Salah satu penafsiran Muhammad
Abduh yang berbeda, dan mendapat kritik mufasir lain adalah pada saat
Muhammad Abduh menafsirkan surah al-Fil. Muhammad Abduh menafsirkan
bahwa tayran abābīl memiliki arti lalat atau nyamuk yang di kakinya tertempel virus
yang dibawa angin. Sījjīl ditafsirkan dengan tanah yang membatu yang bercampur
dengan mikroba, dan asf, diartikan dengan daun-daun yang dimakan ulat, atau
rayap. Maka dalam hal ini, penulis meneliti penafsiran Muhammad Abduh terhadap
surah al-Fil, dan membahasnya, dengan melihat penafsiran para mufasir lain.
Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, yaitu penelitian
yang bersifat menggambarkan, dan menguraikan sesuatu hal menurut apa adanya
atau karangan yang melukiskan sesuatu. Dan jenis penelitian library research
(penelitian kepustakaan), yaitu mengambil pada semua jenis data yang
berhubungan dengan penelitian baik berupa buku, jurnal, dan bahan-bahan tertulis
lainnya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tafsir Muhammad Abduh terkait
dengan lafaz tayran abābīl, hijaratin min sījjīl dan faja`alahum kasfin ma`kul, tidak
sejalan dengan penafsiran mayoritas mufasir lain. Dan mendapat kritik dari banyak
mufasir lain
ANALISIS TERHADAP BEARING PECAH PADA L.O PURIFIER DI MV. SPIL HAYU
INTISARI
Muhammad Ivan Fadillah, NIT : 52155805.T, 2020, “Analisis terhadap Bearing pecah
pada LO Purifier di MV. Spil Hayu”, Skripsi Program Studi Teknika , Program
Diploma IV, Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang, Pembimbing I: Drs. Edy
Warsopurnomo.,M. M.Mar.E., Pembimbing II: Capt. Dwi Antoro, MM. M Mar
Purifier diatas kapal salah satu mesin bantu yang memiliki peranan yang sangat
penting untuk memisahkan minyak dari air, lumpur dan kotoran. Kegunaan dari minyak
yang sudah bersih ini adalah untuk mendukung pengoperasian pelumas dari mesin induk
untuk menghasilkan pelumasan yang baik, sehingga kerusakan pada mesin akibat panasnya
mesin induk bisa dapat dikurangi. Tujuan penelitian ini adalah untuk membahas hal-hal
yang menyebabkan terjadinya pecahnya bearing pada LO Purifier,
Dari penelitian ini penulis menggunakan metode fishbone dan shel, untuk mencari
akar penyebab permasalahan serta menggambarkan dampak dan mencari solusi
permasalahan tersebut.
Hasil yang diperoleh dari penelitian ini menunjukan bahwa penyebab terjadinya
pecahnya bearing adalah terjadi kurangnya presisi saat melakukan pemasangan pada body
bowl yang dapat berdampak buruk terhadap kerja dari purifier. Ini ditandai dengan tidak
normalnya proses purifikasi pada LO Purifier yang mengakibatkan minyak bersih tidak
keluar melalui pipa keluaran minyak bersih, yang sering disebut juga overflow. Untuk
mengatasi permasalahan diatas cara melakukannya yaitu bearing yang rusak diganti dengan
yang baru serta perawatan secara periodik/berkala terhadap purifier tersebut benar-benar
dijaga terutama perawatan yang dapat menimbulkan kerusakan pada bearing atau bagian
yang lain, apabila terjadi kerusakan pada bearing tersebut maka segeralah diganti dengan
yang baru dan dirawat sesuai dengan jam kerjanya yang tertera pada buku panduan manual
book, sehingga kita tau cara untuk merawat purifier.
ABSTRACT
Muhammad Ivan Fadillah, NIT : 52155805.T, 2020, “Analysis of broken Bearing in LO
Purifier in MV. Spil Hayu”, Thesis of the Marine Engineering Program, Diploma
IV Program, Semarang Shipping Science Polytechnic, Supervisor I: Drs. Edy
Warsopurnomo.,M.M. Mar.E. Supervisor II: Capt. Dwi
Antoro,M.M.,M.Mar
Purifier aboard one of the auxiliary engines which has a very important role to
separate oil from water, mud and dirt. The purpose of this clean oil is to support the
operation of the lubricant from the main engine to produce good lubrication, so that damage
to the engine due to the heat of the main engine can be reduced. The purpose of this study
is to discuss things that cause bearing rupture in the LO Purifier,
From this study the authors used the fish bone and shel method, to find the root
cause of the problem and describe the impact and find a solution to the problem.
The results obtained from this study indicate that the cause of the bearing rupture
is a lack of precision when mounting the body bowl which can adversely affect the work of
the purifier. This is indicated by the abnormal purification process in the LO Purifier which
results in clean oil not coming out through the clean oil output pipe, which is often called
overflow. To overcome the problems above, how to do it is that the damaged bearings are
replaced with new ones and periodic / periodic maintenance of the purifier is really
maintained, especially maintenance that can cause damage to the bearing or other parts, if
there is damage to the bearing, then immediately replaced with new and maintained in
accordance with the hours of work listed in the manual, so we know how to take care of the
purifier
- …
