1,721,406 research outputs found

    KONSEP PRODUKSI MENURUT MUHAMMAD BAQIR ASH-SHADR DALAM BUKU IQTISHODUNA

    Full text link
    Skripsi ini berjudul KONSEP PRODUKSI MENURUT MUHAMMAD BAQIR ASH-SHADR DALAM BUKU IQTISHODUNA Produksi merupakan salah satu bagian dari pemenuhan kebutuha manusia untuk mensejahterakan ekonomi yang terdiri dari bertambahnya pendapatan yang diakibatkan oleh peningkatan produksi dari barang-barang yang berfaedah melalui pemanfaatan sumber-sumber daya secara maksimum baik menusia maupun benda, demikian juga keikutsertaan jumlah maksimum orang dalam proses produksi. Pokok permasalahan pada penelitian ini adalah Bagaimana Konsep produksi menurut Muhammad Baqir ash-Shadr dalam Buku Iqtishoduna, dan Apakah sumber-sumber produksi menurut Muhammad Baqir ash-Shadr dalam buku Iqtishoduna. Metode yang penulis gunakan adalah study pustaka (liberary research), sebagai data primer tulisan ini adalah karya Muhammad Baqir ash-Shadr tentang produksi yaitu buku Iqtishoduna. Teknik pengumpulan data yang penulis gunakan adalah Content Analisis (menganalisa pendapat seseorang kemudian ditambah pendapat-pendapar orang lain lalu diambil kesimpulan). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui konsep produksi menurut Muhammad Baqir ash-Shadr dalam buku Iqtishaduna dan untuk mengetahui Pemikiran Muhammad Baqir ash-Shadr tentang sumber-sumber produksi. Menurut Muhammad Baqir ash-Shadr konsep produksi merupakan kegiatan untuk menciptakan suatu keadilan yang mana ia menyadari betapa pentingnya peranan produksi dalam kehidupan manusia. Sedangkan sumber produksi adalah tanah, bahan-bahan mentah dari perut bumi, sumber air (air alami), kekayaan alam yang lain. Jadi betapa pentingnya peranan produksi dalam kehidupan manusia, yaitu: Guna memenuhi kebutuhan dasar seluruh anggota masyarakat, Islam mewajibkan masyarakat untuk memproduksi komoditas dalam jumlah yang cukup demi memenuhi kebutuhan tersebut secara memadai sehingga setiap individu bisa memenuhi kebutuhan pokoknya

    KAUSALITAS MENURUT MUHAMMAD BAQIR SHADR DAN RELEVANSINYA TERHADAP FISIKA

    Full text link
    This research aims 1) to describe the principle of causality according to Muhammad Baqir Shadr thought, 2) to describe the relevance of causalty according to Muhammad Baqir Shadr and Physics. This research is a descriptive research library. This research data collection technique uses documentation techniques which are divided into two sources, namely primary dara sources and secondary data sources. The primary data source used in this study is the work of Muhammad Baqir Sadr, namely Falsafatuna. Meanwhile, secondary data sources which are research support materials are obtained through articles, journals, theses, and other works of Muhammad Baqir Sadr related to this research. The results of the research that have been developed are in the form of a descriptionof causality according to Muhammad Baqir Sadr and its relevance to physics. This description includes Muhammad Baqir Sadr's theory of causality which is then interpreted with a modern physics view of the invalidity of causality in modern physics experiments, especially in the microscopic world. The causality of Muhammad Baqir Sadr is in sync with Newton's classical physics which is deterministic and inevitable

    Ekonomi Islam Menurut Pandangan Muhammad Baqir al-Shadr

    No full text
    Ekonomi Islam Menurut Pandangan Muhammad Baqir al-Shad

    Kritik Muhammad Baqir Shadr Terhadap Materialisme

    Full text link
    Materialisme adalah paham filsafat yang meyakini bahwa esensi kenyataan termasuk esensi manusia itu bersifat material atau fisik. Hal yang dapat dikatakan benar-benar ada hanyalah materi. Para tokoh materialisme percaya bahwa tidak ada kekuatan apa pun yang bersifat spiritual dibalik gejala atau peristiwa material itu. Perilaku materialisme ini sangat bertolak belakang dengan ajaran Islam, sehingga Muhammad Baqir Shadr menanggapi masalah materialisme ini dengan sudut pandangnya sendiri. Pemilihan tokoh ini didasarkan pada kedalaman analisis filosofisnya yang unik dan keberaniannya dalam mengintegrasikan tradisi filsafat Islam dengan pemikiran modern, menjadikan pandangannya terhadap materialisme sangat relevan untuk dikaji di tengah dominasi pandangan dunia materialistik saat ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui materialisme dan karakteristiknya, kelemahan materialisme menurut Muhammad Baqir Shadr serta kontruksi dan kontribusi kritik Muhammad Baqir Shadr terhadap materialisme. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka (library research). Data primer diambil dari Buku “Falsafatuna” Karya Baqir Shadr data sekunder berasal dari jurnal, artikel, dan literatur lain yang relevan. Data di olah menggunakan tenik content analyisis. Hasil Penelitian ini menemukan bahwa: 1) Materialisme adalah ajaran yang menekankan keunggulan faktor-faktor material atas yang spiritual dalam metafisika, teori nilai, epistemologi atau penjelasan historis, karakteristik materialisme: (a) keyakinan bahwa tidak ada sesuatu selain materi yang sedang bergerak, tetapi pikiran sungguh-sungguh ada karena adanya perubahanperubahan material dan tidak bergantung sama sekali pada materi. (b) materi dan alam semesta tidak mempunyai karakteristik-karakteristik pikiran. (c) pelakupelaku imaterial tidak ada. (d) setiap perubahan mempunyai sebab material. (e) materi dan aktifitasnya bersifat abadi. (f) tidak ada kehidupan dan tidak ada pikiran yang kekal, semua gejala berubah, 2) Kelemahan materialisme menurut Muhammad Baqir Shadr yaitu paham ini tidak mampu memberikan jawaban yang memuaskan tentang realitas non-materi, asal-usul alam semesta, tujuan hidup manusia, serta dimensi spiritual dan moral. 3) Kontruksi dan kontribusi kritik Muhammad Baqir Shadr terhadap materialisme yaitu memperbaiki moralitas manusia dengan menekankan pentingnya keyakinan pada Tuhan dan nilai-nilai spiritual. Manusia dapat menjaga moralitasnya karena merasa diawasi oleh Tuhan. Hal ini tidak hanya memperbaiki moral individu, tetapi juga memberikan ruang bagi pengembangan spiritual dan rohani

    PRINSIP KAUSALITAS MENURUT MUHAMMAD BAQIR ASH-SHADR DALAM BUKU FALSAFATUNA

    Full text link
    ABSTRAK Studi tentang prinsip kausalitas menjadi salah satu topik terpenting dalam sejarah filsafat. Hal ini karena prinsip kausalitas merupakan salah satu isu utama dan fundamental dalam tradisi filsafat Islam. Prinsip kausalitas merupakan prinsip sebab akibat yang dibangun dari hubungan antara suatu peristiwa (sebab) dan peristiwa kedua (akibat atau dampak), peristiwa kedua merupakan akibat dari peristiwa pertama. Masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana gambaran prinsip kausalitas dan karakteristiknya menurut Muhammad Baqir Ash-Shadr dalam buku Falsafatuna. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran prinsip kausalitas dan karakteristik pemikiran Muhammad Baqir Ash-Shadr sebagaimana yang tertuang dalam karyanya yang berjudul Falsafatuna. Dengan menggunakan metode penelitian kualitatif yang berpusat pada kajian pustaka dengan mengandalkan metode dokumentasi dan content analysis, temuan penelitian ini menggambarkan bahwa prinsip kausalitas menurut Muhammad Baqir Ash-Shadr adalah prinsip yang pasti (niscaya) dan rasional. Setiap sebab memerlukan akibat dan tanpa sebab tidak mungkin suatu akibat terjadi. Penyebab yang sama akan diikuti oleh akibat yang sama. Kata kunci: Prinsip kausalitas, Muhammad Baqir Ash-Shadr, Falsafatuna

    Pemikiran Ekonomi Islam Menurut Muhammad Baqir Ash-Sadr

    Full text link
    This article aims to explain the importance of Islamic economics in life and provide education regarding important theories from the figure of Muhammad Baqir ash-Sadr in the world of economics. This research is a qualitative study. This study includes library research. The data comes from books and research journals that discuss the topic of Muhammad Baqir As-Sadr’s economic thought. Baqir as-Sadr believes that economic problems arise because of unequal and fair distribution as a result of an economic system that allows the exploitation of the strong against the weak

    ALOKASI PENDAPATAN NEGARA MENURUT IBNU TAIMIYAH DAN MUHAMMAD BAQIR AL SADR

    Full text link
    Konsep penulisan Alokasi Pendapatan Negara dalam pemikiran ekonomi Ibnu Taimiyah dan Muhammad Baqir Al Sadr memiliki keunikan. Oleh sebab itu, perlu ditelaah lebih dalam apa saja persamaan dan perbedaan pendapat dari Ibnu Taimiyah dan Muhammad Baqir Al Sadr dalam Alokasi Pendapatan Negara. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan (library research). Sumber data menggunakan data primer dan sekunder. Data primer berupa karangan Ibnu Taimiyah : Al-Siyasah al-Syar’iyyah fi Ishlah al-Ra’i wa al-Ra’iyyah dan buku karangan Muhammad Baqir Al Sadr : Iqtishaduna. Sedangkan data sekunder berupa buku-buku yang berkaitan dengan penelitian, dan dokumen-dokumen yang lain mendukung. Metode analisis data menggunakan metode deduktif. Dari hasil penelitian ini ditemukan keunikan dalam hal perbedaan pendapat bahwa Ibnu Taimiyah berpendapat peran negara dalam distribusi kekayaan harus mengandung dua unsur, yaitu menjalankan amanah dan menciptakan keadilan. Sedangkan menurut Muhammad Baqir Al Sadr Negara harus mengintervensi ekonomi demi terwujudnya keadilan di tengah-tengah masyarakat. Pemikiran Baqir Al Sadr tentang tanggung jawab negara dalam bidang ekonomi tidak bisa dipisahkan karena peran negara sangat diperlukan dalam menerapkan ajaran-ajaran Islam dalam bidang ekonomi sebagaimana dalam bidang yang lainnya

    ANALISA PEMIKIRAN MUHAMMAD BAQIR ASH SHADR TENTANG TEORI DISTRIBUSI DAN KETERKAITANNYA DENGAN PRODUKSI

    Full text link
    Skripsi yang berjudul Analisa Pemikiran Muhammad Baqir ash Shadr Tentang Teori Distribusi Dan Keterkaitannya Dengan Produksi ditulis dengan latar belakang bahwa distribusi merupakan bagian yang penting dalam membentuk kesejahteraan. Di era globalisasi ini, distribusi memegang peranan yang penting, apabila distribusi dihentikan atau terhenti akan menimbulkan dampak yang sangat buruk terhadap produksi. Dampak distribusi bukan saja pada aspek produksi (ekonomi) tetapi juga aspek sosial dan politik. Karena itu tidak bisa dipungkiri bahwa distribusi merupakan akar dari permasalahan ekonomi bila tidak diperhatikan dan dikontrol dengan baik. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana analisa pemikiran Muhammad Baqir ash Shadr tentang teori distribusi dan hubungan distribusi dengan produksi. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pemikiran Muhammad Baqir ash Sadar tentang distribusi dan keterkaitannya dengan produksi dan untuk mengetahui bagaimana hubungan antara teori distribusi dengan produksi Metode penelitian yang digunakan penulis ialah penelitian kepustakaan (library research), dan yang dijadikan sebagai data primer dalam penelitian ini adalah data yang di peroleh langsung dari sumber utama, yaitu buku yang di karang oleh Muhammad Baqir ash Shadr dengan judul Iqtishaduna (buku induk ekonomi Islam). Metode pengumpulan data yang digunakan penulis adalah Deskriptif. Dari penelaahan yang dilakukan penulis, teori distribusi menurut pemikiran Muhammad Baqir ash Shadr harus mencakup pembahasan mengenai hak kepemilikan, yaitu kepemilikan terhadap kekayaan primer dan kekayaan skunder. Kekayaan primer adalah sumber-sumber produksi (kekayaan alam), sementara kekayaan skunder adalah barang-barang modal yang merupakan hasil dari usaha (kerja) manusia menggunakkan sumber-sumber tersebut. dengan demikian pembahasan mengenai distribusi harus mencakup permasalahan mengenai hak-hak kepemilikan sumber-sumber kekayaan alam, dan tidak hanya terfokus pada pembahasan distribusi hasil dari produksi. Di dalam pembahasan ini penulis juga memaparkan keterkaitan distribusi terhadap produksi beserta analisanya, dalam pandangan Islam, hubungan yang ada diantara distribusi dan produksi bukanlah hubungan ketergantungan yang sesuai mengikuti hukum sejarah. Dalam hal ini islam menjadikan distribusi sebagai koridor bagi produksi. Dengan kata lain, distribusi merupakan serangkaian hukum yang menjadi jalur bagi kegiatan produksi

    Khilafah & imamah : penjelasan lengkap atas ide kepemimpinan islam

    No full text
    Buku karya Muhammad Baqir Shadr memang senantiasa menarik perhaian semua orang. Khususnya pecinta buku ahlul bait. Pengunaan bahasanya yang sangat kuat dan tegas sekaligus mendalam membuat kita membayangkan sosok yang sangat cerdas sedang megajari kita ilmu ilmu yang bermanfaat.177 hlm.; 19 c

    Khilafah & imamah : penjelasan lengkap atas ide kepemimpinan islam

    No full text
    Buku karya Muhammad Baqir Shadr memang senantiasa menarik perhaian semua orang. Khususnya pecinta buku ahlul bait. Pengunaan bahasanya yang sangat kuat dan tegas sekaligus mendalam membuat kita membayangkan sosok yang sangat cerdas sedang megajari kita ilmu ilmu yang bermanfaat.177 hlm.; 19 c
    corecore