128 research outputs found
Evaluasi Status Hara Tanah Berdasarkan Posisi Lahan Di Kebun Inti Tanaman Gambir (Uncaria gambir Roxb.) Kabupaten Pakpak Bharat
MUHAMMAD ARIF SETIAWAN : Evaluation of Soil Nutrient Status Based Of
Land Position in Inti Gambier (Uncaria gambier Roxb) Garden Pakpak Bharat
Distric. Supervised by Abdul Rauf and Benny Hidayat.
Evaluation of soil nutrient status is a way to be able to determine the
needs and soil nutrient management techniques to be performed on an area of
land .This study aimed to evaluate the nutrient status of the soil ( pH , N , P , K ,
Ca , Mg ) based on the position of the land in Inti Gambier Gardens Pakpak
Bharat. It was conducted at Inti Gambier Garden Pakpak Bharat district, North
Sumatera in March 2013 until June 2013. The method used in this research is
descriptive method by conducting surveys and soil sampling based on the position
of the land which is on the top of the hill , hillside and valley sectio. The results
showed nutrient soil status of total-N in Inti Gambir Garden Plants Pakpak
Bharat is likely to increase in the valley compared to the top of the hill and
hillside . As for the value of pH and P-available soil are relatively the same, while
the value of K, Ca and Mg - exchange rate tends to decrease.52 HalamanSkripsi Sarjan
Evaluasi Status Hara Tanah Berdasarkan Posisi Lahan Di Kebun Inti Tanaman Gambir (Uncaria gambir Roxb.) Kabupaten Pakpak Bharat
MUHAMMAD ARIF SETIAWAN : Evaluation of Soil Nutrient Status Based Of
Land Position in Inti Gambier (Uncaria gambier Roxb) Garden Pakpak Bharat
Distric. Supervised by Abdul Rauf and Benny Hidayat.
Evaluation of soil nutrient status is a way to be able to determine the
needs and soil nutrient management techniques to be performed on an area of
land .This study aimed to evaluate the nutrient status of the soil ( pH , N , P , K ,
Ca , Mg ) based on the position of the land in Inti Gambier Gardens Pakpak
Bharat. It was conducted at Inti Gambier Garden Pakpak Bharat district, North
Sumatera in March 2013 until June 2013. The method used in this research is
descriptive method by conducting surveys and soil sampling based on the position
of the land which is on the top of the hill , hillside and valley sectio. The results
showed nutrient soil status of total-N in Inti Gambir Garden Plants Pakpak
Bharat is likely to increase in the valley compared to the top of the hill and
hillside . As for the value of pH and P-available soil are relatively the same, while
the value of K, Ca and Mg - exchange rate tends to decrease.52 HalamanSkripsi Sarjan
PERAN AUDIT OPERASIONAL DALAM MENINGKATKAN EFEKTIVITAS PENGELOLAAN DANA SIAP PAKAI PADA BADAN PENANGGULANGAN BENCANA DAERAH KABUPATEN BUTON UTARA PROVINSI SULAWESI TENGGARA
2017Peran Audit Operasional dalam Meningkatkan Efektivitas Pengelolaan \ud
Dana Siap Pakai pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah \ud
Kabupaten Buton Utara \ud
\ud
Audit Role in Improving Operational Effectiveness of Ready for Use Fund \ud
Management of Regional Disaster Management Agency North Buton \ud
\ud
\ud
Arif Setiawan Kasri \ud
Muhammad Ishak Amsari \ud
Muallimin \ud
\ud
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran audit operasional dalam \ud
meningkatkan efektivitas pengelolaan dana siap pakai pada Badan \ud
Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Buton Utara Provinsi Sulawesi \ud
Tenggara. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner yang \ud
diberikan kepada auditor bidang instansi pemerintah pusat Badan Pengawasan \ud
Keuangan dan Pembangunan Provinsi Sulawesi Tenggara dan staf Badan \ud
Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Buton Utara. Kuesioner yang \ud
disebar sebanyak 60, namun yang dapat digunakan untuk pengolahan data \ud
sebanyak 60. Data diolah dengan menggunakan analisis regresi linear dan \ud
menggunakan SPSS Ver.22. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa peran \ud
audit operasional dalam meningkatkan efektivitas pengelolaan dana siap pakai \ud
pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Buton Utara dapat \ud
diterima. \ud
\ud
Kata kunci: Audit operasional, efektivitas, dana siap pakai, pengendalian \ud
internal
KONSTRUKSI PASANGAN CALON DALAM PILGUB JATENG 2008 OLEH MEDIA MASSA (KASUS PEMBERITAAN JAWA POS RADAR SEMARANG DAN SUARA MERDEKA)
Pilgub Jateng 2008 adalah pemilihan kepala daerah langsung pertama yang
terjadi di Jawa Tengah. Ada lima pasangan yang mencalonkan diri sebagai
gubernur-wakil gubernur. Mereka adalah Bambang Sadono-M. Adnan (Partai
Golkar), Agus Soeyitno-Kholiq Arif (PKB), Sukawi Sutarip-Sudharto (Partai
Demokrat-PKS), Bibit Waluyo-Rustriningsih (PDI-P) dan HM. Tamzil-Rozaq
Rais (PPP-PAN). Mekanisme pemilihan langsung berakibat jarak antara pasangan
calon dengan pemilih menjadi semakin dekat sehingga setiap pasangan calon
dituntut untuk memanfaatkan media dalam membangun citra positif. Dalam hal
ini peran media sebagai sarana komunikasi politik menjadi cukup vital. Bagi
pasangan calon, media adalah sarana strategis untuk menyebarluaskan pesan
politik kepada khalayak. Media sebagai salah satu sumber informasi bagi
masyarakat harus mampu menjalankan fungsinya dengan baik dengan berpegang
pada netralitas. Namun, dalam operasionalnya media selalu dipengaruhi faktor
internal dan eksternal yang membuat mereka tidak dapat sepenuhnya objektif.
Media bukanlah institusi yang bebas nilai. Isi media tidaklah merefleksikan
realitas yang ada namun mengkonstruksikan serangkaian fakta yang terjadi.
Metode triangulasi digunakan untuk mengetahui bagaimana harian Jawa
Pos Radar Semarang dan Suara Merdeka mengkonstruksikan masing-masing
pasangan calon. Juga untuk mengetahui kecenderungan pemberitaan serta politik
redaksional masing-masing media. Objek penelitian yang dipilih adalah beritaberita
tentang pasangan calon di harian Jawa Pos Radar Semarang dan Suara
Merdeka pada halaman satu dan rubrik khusus selama 26 Maret-22 Juni 2008.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa harian Jawa Pos Radar Semarang
berusaha responsif dengan isu-isu politik memberikan konstruksi yang favorable
kepada pasangan Agus Soeyitno-Kholiq Arif, Bibit Waluyo-Rustriningsih dan
HM. Tamzil-Rozaq Rais. Sebaliknya, mereka memberikan konstruksi
unfavorable kepada pasangan Bambang Sadono-M. Adnan dan Sukawi Sutarip-
Sudharto. Sedangkan Suara Merdeka memilih gaya pemberitaan yang aman dan
tidak tendesius kepada masing-masing pasangan calon. Hasilnya, mereka
cenderung mengkonstruksikan pasangan Bambang Sadono-M. Adnan, Bibit
Waluyo-Rustriningsih dan HM. Tamzil-Rozaq Rais dengan bingkai yang
favorable. Sedangkan pasangan Agus Soeyitno-Kholiq Arif dan Sukawi Sutarip-
Sudharto dalam bingkai unfavorable.
Pilgub Jateng 2008 adalah pemilihan kepala daerah langsung pertama yang
terjadi di Jawa Tengah. Ada lima pasangan yang mencalonkan diri sebagai
gubernur-wakil gubernur. Mereka adalah Bambang Sadono-M. Adnan (Partai
Golkar), Agus Soeyitno-Kholiq Arif (PKB), Sukawi Sutarip-Sudharto (Partai
Demokrat-PKS), Bibit Waluyo-Rustriningsih (PDI-P) dan HM. Tamzil-Rozaq
Rais (PPP-PAN). Mekanisme pemilihan langsung berakibat jarak antara pasangan
calon dengan pemilih menjadi semakin dekat sehingga setiap pasangan calon
dituntut untuk memanfaatkan media dalam membangun citra positif. Dalam hal
ini peran media sebagai sarana komunikasi politik menjadi cukup vital. Bagi
pasangan calon, media adalah sarana strategis untuk menyebarluaskan pesan
politik kepada khalayak. Media sebagai salah satu sumber informasi bagi
masyarakat harus mampu menjalankan fungsinya dengan baik dengan berpegang
pada netralitas. Namun, dalam operasionalnya media selalu dipengaruhi faktor
internal dan eksternal yang membuat mereka tidak dapat sepenuhnya objektif.
Media bukanlah institusi yang bebas nilai. Isi media tidaklah merefleksikan
realitas yang ada namun mengkonstruksikan serangkaian fakta yang terjadi.
Metode triangulasi digunakan untuk mengetahui bagaimana harian Jawa
Pos Radar Semarang dan Suara Merdeka mengkonstruksikan masing-masing
pasangan calon. Juga untuk mengetahui kecenderungan pemberitaan serta politik
redaksional masing-masing media. Objek penelitian yang dipilih adalah beritaberita
tentang pasangan calon di harian Jawa Pos Radar Semarang dan Suara
Merdeka pada halaman satu dan rubrik khusus selama 26 Maret-22 Juni 2008.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa harian Jawa Pos Radar Semarang
berusaha responsif dengan isu-isu politik memberikan konstruksi yang favorable
kepada pasangan Agus Soeyitno-Kholiq Arif, Bibit Waluyo-Rustriningsih dan
HM. Tamzil-Rozaq Rais. Sebaliknya, mereka memberikan konstruksi
unfavorable kepada pasangan Bambang Sadono-M. Adnan dan Sukawi Sutarip-
Sudharto. Sedangkan Suara Merdeka memilih gaya pemberitaan yang aman dan
tidak tendesius kepada masing-masing pasangan calon. Hasilnya, mereka
cenderung mengkonstruksikan pasangan Bambang Sadono-M. Adnan, Bibit
Waluyo-Rustriningsih dan HM. Tamzil-Rozaq Rais dengan bingkai yang
favorable. Sedangkan pasangan Agus Soeyitno-Kholiq Arif dan Sukawi Sutarip-
Sudharto dalam bingkai unfavorable
"Analisis Numerik Penyebaran Polutan Sulfur Dioksida dari PLTU Paiton Probolinggo Menggunakan Metode Volume Hingga untuk Mengasah Kemampuan TCK"
Adanya kegiatan industri dari Pembangkit Listrik Tenaga Uap sangat
bermanfaat bagi manusia untuk ketersediaan listrik. Namun di lain sisi, kegiatan
tersebut juga mengasilkan limbah gas berupa gas sulfur dioksida (SO2). Polutan
SO2 yang masuk ke dalam udara yang melebihi ambang batas yang ditentukan
akan membahayakan lingkungan di sekitarnya.
Dari latar belakang tersebut, maka dilakukan penelitian yang bertujuan
untuk mengetahui model matematika dan pola penyebaran polutan sulfur dioksida
dari PLTU Paiton Probolinggo, model diselesaikan menggunakan metode volume
hingga, menganalisis pengaruh kecepatan angin dan konsentrasi awal terhadap
penyebaran polutan SO2, untuk mengetahui efektivitas metode volume hingga
dalam menganalisis masalah penyebaran polutan SO2, dan untuk mengetahui
tingkat kevalidan dalam mengasah kemampuan TCK peneliti melalui analisis
numerik penyebaran polutan SO2.
Tahapan kegiatan penelitian meliputi: pertama, melakukan studi pustaka
tentang penyebaran polutan SO2 kemudian membangun model matematika dari
persamaan momentum dan persamaan kontinuitas massa. Model yang terbentuk
didiskritisasi QUICK sehingga diperoleh matriks global. Setelah mendapatkan
matriks global selanjutnya melakukan komputasi menggunakan MATLAB.
Selanjutnya melakukan simulasi dengan FLUENT dan dikombinasikan dengan
penampakan dari atas kawasan PLTU Paiton Probolinggo menggunakan Google
Earth untuk mengetahui pola penyebaran dan daerah yang terdampak dari
polutan tersebut. Kemudian melakukan validasi kemampuan TCK peneliti
dalam analisis numerik penyebaran polutan SO2 dari PLTU
Stakeholder Analysis in Utilizing of Environmental Services and Natural Attractions in Tuk Semuncar Utilization Zone of Gunung Merbabu National Park: A literature review
Many stakeholders in the utilizing of environmental services and natural attraction of Tuk Semuncar Utilization Zone needs to get the attention of the Gunung Merbabu National Park Officer. The existence of natural resources has an important role for the life of the community, making the complexity of the relationship between various parties who have interests in natural resource management. The existence of stakeholders and their interests should receive attention and be considered to be accommodated as an effort to prevent the occurrence of losses to the conservation area of Gunung Merbabu National Park. Every stakeholder's interest can have a positive and negative impact on other stakeholders. Stakeholder analysis can help in understanding the conflict on the utilizing of environmental services and natural attraction that is happening, as well as input strategy in involving stakeholders for the achievement of goals
STRATEGI PENGEMBANGAN POTENSI WISATA ALAM ZONA PEMANFAATAN TUK SEMUNCAR TAMAN NASIONAL GUNUNG MERBABU
Kawasan Zona Pemanfaatan Tuk Semuncar Taman Nasional Gunung Merbabu memiliki potensi wisata alam. Pengembangan potensi wisata alam dapat menselaraskan kepentingan ekologi kawasan dan ekonomi masyarakat sekitar. Potensi wisata alam yang belum dinilai kelayakan pengembangan dan terdapat potensi konflik kepentingan dikhawatirkan dapat merugikan pengelolaan kawasan. Penelitian ini bertujuan untuk menilai potensi penawaran – permintaan wisata alam dan kelayakan pengembangan, melakukan analisis stakeholder, dan merumuskan strategi pengembangan potensi wisata alam. Penelitian ini termasuk jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Metode yang digunakan adalah analisis vegetasi, Analisis Daerah Operasi Obyek Daya Tarik Wisata Alam (ADO-ODTWA), analisis stakeholder, dan analisis SWOT. Hasil menunjukkan bahwa potensi penawaran berupa keanaekaragaman flora - fauna dengan kualitas daya tarik yang rendah hingga sedang, keindahan lanskap dengan kualitas daya tarik yang tinggi, dan daya tarik sosial - budaya masyarakat sekitar. Persepsi masyarakat cukup baik terhadap rencana pengembangan potensi wisata alam. Karakteristik permintaan didominasi oleh pelajar/mahasiswa dengan motivasi ingin berekreasi dan berpetualang untuk menikmati keindahan alam dan suasana alami. Potensi wisata alam kawasan layak dikembangkan dengan indeks kelayakan sebesar 69,81%. Secara umum, kualitas hubungan kerja sama antara stakeholder dalam kondisi relatif lemah. Alternatif strategi dalam upaya pengembangan potensi wisata alam, yaitu (1) menciptakan pariwisata berbasis masyarakat; (2) pengembangan atraksi sesuai potensi ODTWA dan promosi wisata alam; (3) mediasi konflik stakeholder; (4) pembentukan forum multi-stakeholder untuk meningkatkan kolaborasi pengelolaan sumberdaya alam; (5) pembangunan sarana dan prasarana wisata alam; (6) eksplorasi keanekaragaman hayati dan penyusunan desain tapak wisata alam; dan (7) meningkatkan kepedulian lingkungan bagi masyarakat dan pengunjung.
Kata kunci : strategi, zona pemanfaatan, penawaran – permintaan wisata alam, stakeholder.
Tuk Semuncar Utilization Zone Area of Gunung Merbabu National Park has the potential of natural tourism. The development of natural tourism potential can align between the ecological interests of the region and the economic interests of surrounding communities. The potential of natural tourism has not been assessed the feasibility of development and there are potential conflicts of interest feared could be disadvantageous to the management of the area. The objectives of this study were to assess the potential of supply-demand for natural tourism and development feasibility, to analyze stakeholders, and to formulate strategies for developing natural tourism potentials. This research is a descriptive research with qualitative and quantitative approach. The methods used were vegetation analysis, operations area analysis of natural attraction object (ADO-ODTWA), stakeholder analysis, and SWOT analysis. Result show is that the supply potential is the diversity of flora - fauna with the quality of attractiveness ranging from low to medium, landscapes with high attraction quality, and the social - cultural attraction of the surrounding community. Public perception is relatively good towards the development plan of natural tourism potential. Characteristic of demand is dominated by students with motivation to recreation and adventure to enjoy nature beauty and natural atmosphere. The potential of natural tourism is feasible to be developed with a feasibility index of 69.81%. Generally, the quality of cooperative relationships among stakeholders is relatively weak. Alternative strategy in the effort of developing the potential of natural tourism : (1) creating community based tourism, (2) the development of attractions as potential and the promotion of natural tourism, (3) stakeholders conflict mediation, (4) establishing multi-stakeholder forums to improve collaboration on natural resource management, (5) development of natural tourism facilities, (6) exploration of biodiversity and designing natural tourism sites, and (7) to improve environmental awareness for the community and visitors.
Keywords: strategy, utilization zone, supply - demand of natural tourism, stakeholder
Kriminalisasi Terorisme di Indonesia dalam Era Globalisasi
Criminalistiaon of terrorism in Indonesia is certainly related to the global dinamization process occurred recently. Viewed substantially the cnme of terrorism for specifically international terronsm actually is not the single crime because it can be a transnational crime. Even through seeing the terronsm ofcrime correlated to the crimeSj theprocess ofcn'minalization from the various of aspects mustbe determined comprehen sively
Kuhap dalam Perspektif Hak Asasi Manusia
sebagian kalangan banyak menilai bahwa ketentuan dalam KUHP dinilai masih lemah dalam melindungi tersangka/terdakwa. Tulisan ini bahkan menyorot banyaknya aturan dalam KUHP yang mendukung terjadinya pelanggaran dan yang paling menyolok, adalah ketidakadaan sanksi bagi aparatnya
- …
