1,721,333 research outputs found
Peran KH. Muhammad Sani Di Bidang Pendidikan Islam Kalimantan Selatan
Penelitian ini membahas mengenai Peran KH. Muhammad Sani di Bidang
Pendidikan Islam Kalimantan Selatan. KH. Muhammad Sani adalah salah satu
tokoh di bidang pendidikan Islam di Kalimantan Selatan. Beliau adalah sosok
ulama banjar yang di kenal di masyarakat sebagai ulama yang sangat gigih
berjuang untuk memajukan dunia pendidikan di masyarakat. Beliau banyak
mengedepankan masalah Fiqih dan Tasawuf berintikan keihklasan manusia.
Beliau juga aktif sebagai mubalig atau sebagai guru agama di masjid, langgar dan
rumah-rumah.
Penelitian ini di latar belakangi oleh kurang dikenalnya KH. Muhammad
sani di kalangan masyarakat saat ini dan mahasiswa. Padahal begitu besar peran,
jasa dan perhatian beliau terhadap pendidikan Islam di Kalimantan Selatan, maka
figur KH. Muhammad Sani sangat layak untuk dikenal dan dijadikan sebagai
tokoh pendidikan Islam di Kalimantan Selatan.
Fokus penelitian disini adalah bagaimana peran KH. Muhammad sani di
bidang pendidikan Islam di Kalimantan selatan serta bagaimana proses perjalanan
beliau dalam memajukan pendidikan Islam di Kalimantan Selatan.
Jenis penelitian ini adalah penelitian kepustakaan (library research) yaitu
mempelajari dan memperoleh bahan-bahan yang didapat melalui studi literatur
dan wawancara yang berkaitan dengan masalah yang di teliti yaitu peran KH.
Muhammad Sani di bidang pendidikan Islam Kalimantan Selatan.
Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwasanya peran KH.
Muhammad Sani di bidang pendidikan Islam Kalimantan selatan yaitu: Pertama,
Menjadi seorang muballig beliau sering mengisi ceramah-ceramah agama,
khutbah, dan pengajian-pengajian lainnya di masjid-mesjid, mushala, rumahrumah
masyarakat, serta memenuhi undangan-undangan dari petinggi pejabat di
Kalimantan Selatan pada saat itu. Kedua, Membangun relasi yang baik dengan
para petinggi pejabat baik itu di daerah Kalimantan maupun sampai ke luar
Negeri, untuk mempermudah jejak langkah beliau dalam mengajak mereka
memajukan Pendidikan Islam di Kalimantan Selatan. Ketiga, Mempelopori
berdirinya berbagai lembaga pendidikan Islam baik formal maupun non Formal di
Kalimantan selatan
Hubungan Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Perawat Rawat Inap Di RSUD Muhammad Sani Kabupaten Karimun Tahun 2021
Indikator pelayanan kesehatan RSUD Muhammad Sani yaitu indikator tingkat
pemanfaatan, mutu dan efisiensi pelayanan rawat inap RSUD Muhammad Sani
Kabupaten Karimun tiga tahun berturut tidak memenuhi nilai standar ideal
Kemenkes, diduga ada hubungan motivasi kerja dengan kinerja parawat rawat inap.
Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisi hubungan motivasi kerja terhadap
kinerja pada perawat Rawat Inap di Rumah Sakit Muhammad Sani Tanjung Balai
Karimun tahun 2021. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan
cross sectional. Populasi penelitian ini adalah seluruh perawat rawat inap di RSUD
Muhammad Sani Kabupaten Karimun sebnayak 101 perawat. Teknik sampling
menggunakan simpel random sampling dimana diperoleh sebanyak 80 perawat.
Data yang digunakan ialah data primer berupa kuesioner motivasi kerja dan kinerja
dan data sekunder arsip kepegawaian RSUD Muhammad Sani. Analisis data
menggunakan uji korelasi kendall’s tau. Hasil penelitian didapatkan persentase
motivasi kerja perawat cukup (61.3%) dan kinerja perawat sebagian besar cukup
(50%). Dari hasil uji korelasi kendall’s tau terdapat hubungan signifikan, sedang
dan positif/searah ditunjukan dengan nilai korelasi 0.355, dan (0.001 < α) artinya
semakin tinggi motivasi kerja tiap perawat rawat inap maka kinerja yang dicapai
juga akan semakin meningkat. sebaliknya apabila motivasi kerja perawat rawat inap
rendah maka kinerja yang dihasilkan akan semakin menurun. Saran bagi pihak
manajemen dan pihak frofesi keperawatan RSUD Muhammad Sani Kabupaten
Karimun agar dapat meningkatkan keeratan sesama rekan kerja, lebih ramah kepada
pasien agar pasien dan keluarga merasa dilayanin dan puas dengan pelayanan yang
diberikan
PENGARUH KOMITMEN ORGANISASI DAN KOMPETENSI TERHADAP KINERJA PEGAWAI TENAGA KEPERAWATAN RSUD MUHAMMAD SANI PEMERINTAH KABUPATEN KARIMUN
Penelitian ini dilakukan pada Rumah Sakit Muhammad Sani Pemerintah Kabupaten Karimun dengan tujuan untuk menganalisis pengaruh komitmen organisasi dan kompetensi terhadap kinerja pegawai tenaga keperawatan Rumah Sakit Muhammad Sani Pemerintah Kabupaten Karimun. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh parsial maupun simultan. Populasi dalam penelitian ini adalah pegawai tenaga keperawatan yang berjumlah 156 orang, sedangkan Sampel dalam penelitian 112 responden dengan menggunakan teknik random sampling dengan rumus slovin. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan analisis linear berganda dengan bantuan spss 22. Hasil penelitian ini disimpulkan bahwa secara parsial variabel komitmen organisasi (X1) berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai rumah sakit Rumah Sakit Umum Daerah Muhammad Sani Pemerintah Kabupaten Karimun. Sedangkan variabel kompetensi (X2) berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja. Kemudian berdasarkan uji simultan menyimpulkan variabel Komitmen Organisasi (X1) dan kompetensi (X2) secara simultan berpengaruh terhadap kinerja pegawai Rumah Sakit Umum daerah Muhammad sani Pemerintah kabupaten Karimun
HaloBin / Nur Husna Muhammad Sani
We are from Halo Sdn Bhd, proudly present our latest smart dustbin, HaloBin. HaloBin uses commercial waste dehydrator to evaporate moisture in wastes in order to eliminate bacteria growth that causes odour. Other than that, our product comes together with wastes compactor that will reduce the volume of wastes to provide extra space in one bag. This smart dustbin also has built in motion sensor that opens the lid when movement is detected.
We target for buyers from middle class to upper class for our product. Our product requires users that pays attention to modern technologies and aesthetics as this dustbin is made with elegant structure. This product is going to attract high class individuals.
We are confident that this product is able to expand its market amongst our target customers.
The profit gained within 3 years of production is going to be feasible for the stability of this company. This is due to the technology that we provide in this product. Our target customers will be eager to get this product to complete the look of their space
ANALISIS KESIAPAN RSUD MUHAMMAD SANI KARIMUN MENUJU PENERAPAN RUMAH SAKIT RAMAH LINGKUNGAN (GREEN HOSPITAL)
RSUD Muhammad Sani, sebagai fasilitas kesehatan rujukan di Kabupaten Karimun, terus berupaya meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat sekaligus mendukung keberlanjutan lingkungan melalui konsep Green hospital. Penelitian ini bertujuan menganalisis kesiapan RSUD Muhammad Sani dalam menerapkan konsep rumah sakit ramah lingkungan, sebagai pendekatan strategis untuk meningkatkan kualitas layanan sekaligus meminimalkan dampak negatif terhadap lingkungan. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan studi dokumen kebijakan rumah sakit, dengan pedoman dari Kemenkes 2018 tentang rumah sakit ramah lingkungan dan Permenkes RI No. 7 Tahun 2019 tentang kesehatan lingkungan rumah sakit. Hasil penelitian menunjukkan RSUD Muhammad Sani telah memulai langkah awal, seperti pengelolaan limbah medis sesuai standar dan penghematan energi. Namun, tantangan signifikan masih ada, seperti keterbatasan sumber daya manusia, minimnya pelatihan, infrastruktur pendukung yang belum memadai, rendahnya kesadaran lingkungan di kalangan staf, serta alokasi anggaran yang terbatas. Penguatan kebijakan internal dan penerapan strategi komprehensif diperlukan untuk meningkatkan kesiapan menuju Green hospital. Rekomendasi strategis meliputi pengembangan kebijakan berkelanjutan, pelatihan intensif bagi staf, adopsi teknologi ramah lingkungan, serta integrasi konsep hijau dalam desain bangunan dan pengelolaan fasilitas. Implementasi Green hospital di RSUD Muhammad Sani diharapkan tidak hanya meningkatkan efisiensi operasional, tetapi juga memberikan kontribusi nyata terhadap pelestarian lingkungan di Kabupaten Karimun
Hubungan Antara Komunikasi Interpersonal dengan Kepuasan Kerja pada Perawat di RSUD Muhammad Sani Kabupaten Karimun
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh komunikasi interpersonal terhadap kepuasan kerja pada perawat di RSUD Muhammad Sani Kabupaten Karimun. Variabel bebas yang dipakai adalah komunikasi interpersonal dan variabel terikatnya adalah kepuasan kerja. Metode analisis yang peneliti gunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif. Data primer dalam penelitian ini diperoleh dari kuesioner yang pengukurannya menggunakan Skala Likert, dan diolah secara statistik dengan Program SPSS versi 16.00 yaitu koefisien determinan (R). Penelitian kuantitatif ini bertujuan untuk menguji hubungan komunikasi interpersonal dengan kepuasan kerja. Hipotesa penelitian berbunyi ada hubungan positif antara komunikasi interpersonal dengan kepuasan kerja. Penelitian ini melibatkan 146 perawat di RSUD Muhammad Sani Kabupaten Karimun
ANALISA KELENGKAPAN PENGISIAN DOKUMEN REKAM MEDIS RAWAT INAP DI RSUD MUHAMMAD SANI TAHUN 2024
Indikator mutu rekam medik yang baik dan lengkap adalah kelengkapan isi, akurat, tepat waktu, dan pemenuhan aspek persyaratan hukum, RSUD Muhammad Sani telah menggunakan Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) Khanza. Namun, pengelolaan rekam medis masih menghadapi kendala, seperti pendaftaran, pencarian dokumen, pencatatan, pendistribusian ke ruang rawat, dan penyimpanan dokumen pasien. Tujuan residensi ini untuk mengetahui penerapan pengisian dokumen Rekam Medis Pasien Rawat inap di RSUD Muhammad Sani tahun 2024. Jenis penelitian adalah kualitatif dengan pendekatan evaluatif. Informan berjumlah 5 orang yaitu Ketua Komite Medis, Kepala Seksi Penunjang Medis, Kepala Instalasi Rekam Medis, Petugas Rekam medis, Dan Perawat kepala ruangan. Informan dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Metode pengumpulan data wawancara mendalam dan telaah dokumen. Analisa data menggunakan teknik problem solving cyle meliputi analisa situasi, identifikasi masalah, prioritas masalah dan menentukan alternatif masalah dengan menggunakan Fishbone analysis. Pengelolaan rekam medis di RSUD Muhammad Sani masih menghadapi berbagai kendala, seperti pengetahuan SDM yang tidak seragam, rendahnya disiplin pengisian tepat waktu, kurangnya sosialisasi SPO, sistem pengisian yang kompleks, ketiadaan reward/punishment, variabel SIMRS yang belum sederhana, sarana prasarana yang kurang memadai, sistem elektronik yang belum standar, serta keterbatasan anggaran. Pengelolaan rekam medis di RSUD memerlukan penyempurnaan sistem elektronik, peningkatan pelatihan dan sosialisasi, kebijakan sanksi, efisiensi dokumen, monitoring yang optimal, serta anggaran khusus untuk pengembangan berkelanjutan.
PENERAPAN MASLACH BURNOUT INVENTORY SEBAGAI ALAT IDENTIFIKASI BURNOUT SYNDROME PADA PERAWAT DI INSTALASI GAWAT DARURAT (IGD) RUMAH SAKIT UMUM DAERAH MUHAMMAD SANI
Sindrom burnout menjadi isu penting di RSUD Muhammad Sani akibat beban kerja tinggi, keterbatasan sumber daya, dan tekanan kerja yang berkelanjutan. Kondisi ini memengaruhi kesehatan fisik dan mental tenaga kesehatan, menurunkan kualitas pelayanan, meningkatkan angka turnover, dan mengurangi produktivitas kerja. Untuk mengidentifikasi sindrom Burnout pada Perawat IGD RSUD Muhammad Sani. Jenis penelitian adalah kualitatif dengan pendekatan evaluatif. Informan pada residensi ini terdiri dari informan kunci dan informan pendukung, adapun informan kunci adalah dokter spesialis Kejiwaan dan informan pendukung adalah Psikolog RSUD Muhammad Sani. Informan dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Metode pengumpulan data wawancara mendalam dan telaah dokumen. Analisa data menggunakan teknik problem solving cyle meliputi analisa situasi, identifikasi masalah, prioritas masalah dan menentukan alternatif masalah dengan menggunakan Fishbone analysis. Stres yang tidak terkelola, minimnya pelatihan, ketiadaan alat ukur formal untuk mendeteksi burnout, proses kerja monoton tanpa rotasi, tekanan sosial dari pasien atau keluarganya, serta lingkungan kerja yang tidak nyaman merupakan faktor-faktor yang berkontribusi terhadap peningkatan risiko burnout. sindrom Burnout di RSUD Muhammad Sani belum memiliki system formal untuk mendeteksi Burnout. Akibatnya gejala burnout tidak terpantau secara sistematis, sehingga sulit untuk mengambil Langkah intervensi yang efektif
Analisis Faktor-Faktor Risiko Penyakit Katarak Senilis di RSUD Muhammad Sani Kabupaten Karimun Provinsi Kepulauan Riau Menggunakan Metode Regresi Logistik Biner
Katarak adalah kekeruhan pada lensa mata yang dapat menyebabkan gangguan penglihatan. Katarak merupakan penyebab utama terjadinya kebutaan. Salah satu jenis penyakit katarak dengan jumlah penderita terbesar adalah katarak senilis. Berdasarkan hasil kunjungan rawat inap di RSUD Muhammad Sani Kabupaten Karimun Kepulauan Riau pada tahun 2017 kasus katarak senilis merupakan kasus dengan kunjungan tertinggi dengan jumlah 426 pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor risiko yang berpengaruh terhadap penyakit katarak senilis di RSUD Muhammad Sani dengan analisis yang digunakan adalah analisis regresi logistik biner. Faktor-faktor risiko yang diduga berpengaruh adalah jenis kelamin, usia, pendidikan, pekerjaan yang berhubungan dengan paparan sinar ultraviolet, riwayat Diabetes Mellitus (DM), hipertensi, dan trauma mata. Dengan menggunakan metode regresi logistik biner diperoleh kesimpulan bahwa faktor-faktor risiko yang berpengaruh terhadap penderita katarak senilis di RSUD Muhammad Sani Kabupaten Karimun yaitu usia pasien yang lebih dari 40 tahun, pendidikan terakhir pasien ≤SD atau SMP, pekerjaan pasien di luar gedung, serta tidak memiliki riwayat diabetes mellitus dan memiliki riwayat hipertensi pasien.
==============================================================================================================================
Cataracts are opacities in the lens of the eye which can cause vision problems. Cataracts are the main cause of blindness. One type of cataract with the largest number of sufferers is senile cataract. Based on the results of inpatient visits at Muhammad Sani Hospital in Karimun District, Kepulauan Riau Province in 2017 cases of senile cataracts were the highest cases with 426 patients. This study aims to determine the risk factors that influence senile cataract in Muhammad Sani Hospital with the analysis used is binary logistic regression analysis. Risk factors that are thought to have an effect are gender, age, education, occupation related to ultraviolet light exposure, history of Diabetes Mellitus (DM), hypertension, and eye trauma. By using binary logistic regression method, it can be concluded that the risk factors that influence senile cataract patients in Muhammad Sani Hospital Karimun District are the age of patients over 40 years, the last education of patients ≤SD or SMP, patient work outside the building, and had no history of diabetes mellitus and had a history of hypertensive patients
Analisis Instalasi Pengolahan Air Limbah Pada Rsud Muhammad Sani Kabupaten Karimun
Muhammad Sani Regional General Hospital is a hospital in Tanjung Balai Karimun with class C which will be upgraded to class B and because of the increase in type, the number of beds which is now 156 beds will become 200 beds according to the minimum number of beds in a class B hospital, this condition certainly increases the discharge of wastewater produced. The purpose of this study was to analyze the capacity of the IPAL when it was a type C hospital and when it became a type B hospital, and to analyze the effectiveness of the IPAL system. The method used in this study is a quantitative method with data collection techniques, namely literature studies and field research which aims to design solutions to problems and issues that occur in the field. The data collected is primary data in the form of dimensions and how the wastewater treatment unit works. And secondary data in the form of data on the number of hospital patients and employees and monthly IPAL report data for 2024. The results of the study from the analysis of the dimensions of the IPAL at this time are still sufficient to accommodate liquid waste for type C hospitals and for increasing the type of hospital to B which is accompanied by the addition of at least 200 beds with the consequence that the additional wastewater production can still be accommodated by the existing IPAL. The analysis of the effectiveness of the IPAL shows that the effectiveness of waste processing at the Muhammad Sani Hospital is functioning well because there is a decrease in the levels of waste parameters every time waste processing is carried out, but for the TSS, Ammonia and Total Caliform parameters, they have not met the quality standards of Permen LHK No. 68 of 2016
- …
