24 research outputs found
PERAN GURU PAI DALAM MENINGKATKAN KETAATAN IBADAH PESERTA DIDIK DI SMP ISLAM TERPADU AL ASROR DESA WONOREJO KECAMATAN SUMBERGEMPOL KABUPATEN TULUNGAGUNG
ABSTRAK
Skripsi dengan judul “Peran Guru PAI dalam Meningkatkan Ketaatan
Ibadah Peserta Didik di SMP Islam Terpadu Al Asror Desa Wonorejo Kecamatan
Sumbergempol Kabupaten Tulungagung” ini ditulis oleh Muhammad Thariq
Aziz, NIM. 12201183400, Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas
Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah
Tulungagung, Pembimbing Dr. Nurul Hidayat, M.Ag.
Kata Kunci: Peran Guru PAI, Meningkatkan Ketaatan, Ibadah
Pendidikan Islam adalah sebuah usaha berupa bimbingan dan
pertolongan yang dilakukan secara sadar oleh pendidik terhadap peserta didik. Ini
dilakukan dalam proses perkembangan dan pertumbuhan jasmani dan rohani
menuju terbentuknya kepribadian muslim yang mempunyai akhlak yang baik
berdasarkan nilai-nilai ajaran Islam dan juga bertakwa kepada Allah SWT
menjauhi larangan serta menjalankan apa yang diperintahkan-Nya. Untuk
meningkatkan ketaqwan, peserta didik diwajibkan menjalankan ibadah khususnya
ibadah shalat. Akan tetapi dalam pelaksanaannya masih banyak peserta didik yang
tidak menjalankannya. Oleh karena itu, peran guru pendidikan agama Islam
sangat diperlukan dalam meningkatkan ketaatan ibadah peserta didik. Seperti di
SMP Islam Terpadu Al-Asror yang mewajibkan peserta didiknya untuk
melaksanakan ibadah shalat lima waktu secara berjamaah. Sekolah ini berbeda
dengan sekolah lain yang hanya mewajibkan beberapa ibadah shalat saja.
Fokus penelitian ini adalah (1) Bagaimana peran guru PAI sebagai
pendidik dalam meningkatkan ketaatan ibadah peserta didik di SMP Islam
Terpadu Al Asror Desa Wonorejo Kecamatan Sumbergempol Kabupaten
Tulungagung. (2) Bagaimana hambatan peran guru PAI sebagai pendidik dalam
meningkatkan ketaatan ibadah peserta didik di SMP Islam Terpadu Al Asror Desa
Wonorejo Kecamatan Sumbergempol Kabupaten Tulungagung. (3) Bagaimana
dampak peran guru PAI sebagai pendidik dalam meningkatkan ketaatan ibadah
peserta didik di SMP Islam Terpadu Al Asror Desa Wonorejo Kecamatan
Sumbergempol Kabupaten Tulungagung.
Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan
pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi,
wawancara, serta dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan reduksi data,
penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Pengecekan keabsahan data dengan
menerapkan perpanjangan keikutsertaan, ketekunan pengamatan, dan triangulasi.
Hasil penelitian (1) peran guru PAI sebagai pendidik dalam
meningkatkan ketaatan ibadah peserta didik yaitu pembiasaan, pemberian teladan
yang baik, pemberian nasehat, pemberian pemahaman, pemberian sanksi yang
mendidik. (2) Hambatan peran guru PAI sebagai pendidik dalam meningkatkan
ketaatan ibadah peserta didik yaitu malas, banyak alasan. (3) Dampak peran guru
PAI sebagai pendidik dalam meningkatkan ketaatan ibadah peserta didik yaitu
meningkatnya pemahaman tentang ibadah, meningkatnya semangat dalam
menjalankan ibadah, meningkatnya ketaatan ibadah
Community Social Education in the Perspective of the Hadith of the Prophet Muhammad SAW
Islam is the most comprehensive religion, not only teaching and educating regarding the relationship between humans and their gods, but it also teaches how humans relate to humans. So special and effective education is needed as an effort to achieve harmony among people, one of which is social education. The material for this special message can be taken from the main sources of Islamic teachings, including the Hadith of the Prophet, so the purpose of this research is to describe the Values of social education, it is hoped that the community will be able to know and understand, practice as well as make their values truly embedded in themselves so that they become one personality in the framework of fostering an Islamic social life. The method used is a literature study with a sociological approach to suit the context. After all the data is collected, then reduced and its contents are analyzed to fit the relevant theme, and finally concluded. The results of the study show that the values of Community Social Education in the Perspective of the Hadith of the Prophet Muhammad SAW include interacting with and helping fellow human beings, both Muslims and non-Muslims. Apart from that, there is also a prohibition against being individualistic to create goodness and happiness not only in this world but also in the hereafter
KORPS MUBALIGH/MUBALIGHAT MUHAMMADIYAH DAN ‘AISYIYAH DI KECAMATAN KADUDAMPIT SUKABUMI
ABSTRAKMuhammadiyah dan „Aisyiyah merupakan gerakan dakwah amar ma‟ruf nahi mungkar yang berasaskan alQur‟an dan as-Sunnah. Proses melakukan dakwah merupakan hal yang penting dalam perkembangan Muhammadiyah pada tataran akar rumput sehingga memerlukan mubaligh/mubalighat yang memiliki kualitas yang mumpuni. Metode yang digunakan dalam peningkatkan kualitas mubaligh/mubalighat melalui pelatihan dan pembentuk korps mubaligh/mubalighat. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatam pemahaman tentang manajemen dakwah sedangkan dengan pembentukan korps maka menjadi wadah untuk komunikasi dan tempat pengkaderan mubaligh/mubalighat untuk menghasilkan generasi penerus dakwah yang berkualitas.</jats:p
SURVEI KETERAMPILAN BERMAIN FUTSAL PESERTA EKSTRAKURIKULER FUTSAL DI SMK MUHAMMADIYAH 1 PATUK GUNUNGKIDUL
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat keterampilan bermain futsal peserta ekstrakurikuler futsal di SMK Muhammadiyah 1 Patuk Gunungkidul. Keterampilan bermain futsal meliputi passing, controlling, dribbling dan chipping.
Penelitian ini merupakan penelitian deskripsi kuantitatif dengan satu variabel tanpa membuat perbandingan dan menghubungkan dengan variabel lainnya. Variabel dalam penelitian ini adalah keterampilan bermain futsal. Subyek dalam penelitian ini adalah peserta ekstrakurikuler futsal di SMK Muhammadiyah 1 Patuk Gunungkidul yang berjumlah 20 peserta. Metode yang digunakan adalah survei. Pada penelitian ini, untuk mengumpulkan data digunakan instrumen Tes Keterampilan Futsal FIK Jogja. Teknik analisis data yang digunakan adalah statistik deskriptif yang berupa persentase.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sebanyak 0 siswa (0%) dinyatakan Baik Sekali, sebanyak 3 siswa (15%) dinyatakan Baik, 10 siswa (50%) dinyatakan Cukup, 5 siswa (25%) dinyatakan Kurang, 2 siswa (10%) dinyatakan Kurang Sekali
Asal Usul Bahasa dalam Perspektif Al-Qur’an dan Sains Modern
Asal usul bahasa telah menjadi perbincangan para pakar bahasa sejak lama. Para pakar bahasa kebanyakan bukan membahas pokok kaijan tentang asal-usul bahasa melainkan membahas cabang-cabang bahasa, sehingga kajian asal-usul bahasa menjadi kabur. Penelitian ini berusaha untuk menggali asal-usul bahasa dalam perspektif al-Qur’an dan sains modern. Penelitian ini adalah penelitian literatur dengan menggali sebanyak mungkin informasi dari al-Qur’an dan pendapat para pakar linguistik dalam mengkaji asal-usul bahasa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa al-Qur’an telah menjelaskan asal-usul bahasa manusia berasal dari Allah sang pencipta dengan mengajarkan kepada Adam a.s dan menciptakan perangkat bahasa yang ada pada manusia. Dalam bahasa Noam Chomsky, perangkat tersebut adalah Language Acquisition Device (LAD). Perangkat bahasa yang telah diciptakan oleh Allah tersebut tinggal dipergunakan oleh manusia melalui proses belajar. Tanpa melalui proses belajar perangkat bahasa tersebut tidak dapat berfungsi secara maksimal
Asal Usul Bahasa Dalam Perspektif al-Qur’an Dan Sains Modern
Asal usul bahasa telah menjadi perbincangan para pakar bahasa sejak lama. Para pakar bahasa kebanyakan bukan membahas pokok kaijan tentang asal-usul bahasa melainkan membahas cabang-cabang bahasa, sehingga kajian asal-usul bahasa menjadi kabur. Penelitian ini berusaha untuk menggali asal-usul bahasa dalam perspektif al-Qur’an dan sains modern. Penelitian ini adalah penelitian literatur dengan menggali sebanyak mungkin informasi dari al-Qur’an dan pendapat para pakar linguistik dalam mengkaji asal-usul bahasa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa al-Qur’an telah menjelaskan asal-usul bahasa manusia berasal dari Allah sang pencipta dengan mengajarkan kepada Adam a.s dan menciptakan perangkat bahasa yang ada pada manusia. Dalam bahasa Noam Chomsky, perangkat tersebut adalah Language Acquisition Device (LAD). Perangkat bahasa yang telah diciptakan oleh Allah tersebut tinggal dipergunakan oleh manusia melalui proses belajar. Tanpa melalui proses belajar perangkat bahasa tersebut tidak dapat berfungsi secara maksima
Korps Mubaligh/Mubalighat Muhammadiyah dan 'Aisyiyah di Kecamatan Kadudampit Sukabumi
Muhammadiyah dan „Aisyiyah merupakan gerakan dakwah amar ma‟ruf nahi mungkar yang berasaskan al-Qur‟an dan as-Sunnah. Proses melakukan dakwah merupakan hal yang penting dalam perkembangan Muhammadiyah pada tataran akar rumput sehingga memerlukan mubaligh/mubalighat yang memiliki kualitas
yang mumpuni. Metode yang digunakan dalam peningkatkan kualitas mubaligh/mubalighat melalui pelatihan dan pembentuk korps mubaligh/mubalighat. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatam pemahaman tentang manajemen dakwah sedangkan dengan pembentukan korps maka menjadi wadah untuk komunikasi dan tempat pengkaderan mubaligh/mubalighat untuk menghasilkan generasi penerus dakwah yang berkualitas
ANALISIS QUR’AN SURAH AL-QURAISY TENTANG ETOS KERJA
Etos kerja merupakan aspek penting dalam peningkatan kualitas kerja yang merupakan bagian dari ibadah. Allah telah memberikan contoh melalui ayat-ayat qauliyahNya dalam bentuk sejarah sebagai kajian dan renungan bagi umat yang akan datang. Dalam aspek etos kerja Allah telah menurunkan satu surah yang dapat menjadi acuan untuk peningkatkan etos kerja. Penelitian ini berusaha untuk menganalisis etos kerja kaum Qurais sehingga menjadi kaum yang istimewa. Penelitian ini adalah penelitian literatur dengan menggali sebanyak mungkin informasi dari al-Qur’an & hadits terkhusus surah al-Quraisy dan pendapat para pakar dalam etos kerja. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam surah al-Quraisy Allah telah memberikan pedoman yang sangat singkat dan padat dalam persoalan etos kerja, jika pedoman ini mampu dijalankan dengan baik maka dapat membawa kemakmuran bagi peseorangan, masayarakat atupun negar
Efektivitas Pembelajaran Daring Menggunakan Media Web Pjj Mata Pelajaran Tik Selama Pandemi Covid-19 di Sman 1 Jampangkulon
Pelaksanaan pembelajaran daring dengan meggunakan media WEB yang belum maksimal di sekolah atau guru yang hanya memberikan tugas tanpa menjelaskan materinya kepada siswa akan berdampak pada siswa. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas pembelajaran daring menggunakan media web PJJ mata pelajaran TIK selama pandemi covid-19 di SMAN 1 Jampangkulon. Penelitian pada skripsi ini menggunakan metode penelitian Kualitatif dengan teknik analisis deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah: Wakasek Kurikulum, Guru Pengembang WEB PJJ dan Siswa. Objek penelitian ini adalah Media Pembelajaran WEB PJJ (E-learing) dilakukan di rumah. Prosedur pengumpulan data digunakan oleh peneliti yaitu triangulasi sumber, triangulasi teknik dan triangulasi waktu. Peneliti menggunakan analisis data dengan model Miles dan Huberman yaitu melalui beberapa proses yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa efektivitas pembelajaran daring menggunakan media web PJJ mata pelajaran TIK selama pandemi Covid-19 di SMAN 1 Jampangkulon efektif karena telah mencapai indikator yang peneliti terapkan sebagai pencapaian sebagai ukuran penelitian dengan di tambahnya nilai PTS TI
