1,721,059 research outputs found
Strategi Rumah Sakit Adnaan WD Dalam Memberikan Pelayana Terhadap Pasien Selama Masa Pandemi
ABSTRAK
Nama : Muhammad Alief Ramadhan
Nim : 11743013810
Judul : Strategi Rumah Sakit Adnaan WD Dalam Memberikan Pelayana Terhadap Pasien Selama Masa Pandemi
Pelayanan kesehatan yang aman dan bermutu di Rumah Sakit telah menjadi harapan dan tujuan utama dari masyarakat/pasien, petugas kesehatan, pengelola dan pemilik Rumah Sakit serta regulator. Bahkan di masa pandemik COVID-19 ini pun pelayanan kesehatan tetap dapat dijalankan dengan mengutamakan keselamatan pasien dan tenaga kesehatan yang bertugas. Termasuk Rumah Sakit Adnaan WD Kota Payakumbuh yang juga melakukan pelayanan terhadap pasiennya dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan. Pelayanan kesehatan di masa adaptasi kebiasaan baru akan sangat berbeda dengan keadaan sebelum COVID-19. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Strategi Humas Rumah Sakit Adnaan Wd dalam mengelola pelayanan terhadap pasien dimasa pandemi. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan teori Pearce dan Robinson dalam menentukan strategi, teori ini sangat berdekatan dengan penelitian yang sedang diteliti dan juga penulis menggunakan teori informasi dengan model komunikasi simetris dua arah. Dari penelitian ini peneliti mendapatkan hasil tentang bagaimana strategi humas Rumah sakit adnaan wd dalam memberikan pelayanannya terhadap pasien dimasa pandemi yaitu dengan cara, melakukan registrasi online terhadap pasien, melakukan pemeriksaan kepada semua pengunjung dan pasien, membagi zona resiko Covid 19, memberikan edukasi dan berkomunikasi dengan pasien tentang covid 19, membatasi pengunjung dan penunggu pasien, serta menyediakan fasilitas dan tenaga medis khusus covid 19.
Kata kunci : Strategi, Humas, Pelayanan Rumah Sakit, Pandem
DIPLOMASI KEBUDAYAAN MELALUI PROGRAM PERTUKARAN PEMUDA INDONESIA-KOREA TAHUN 2010-2014
2016ABSTRAKSI \ud
Skripsi yang berjudul ???Diplomasi Kebudayaan Dalam Program\ud
Pertukaran Pemuda Indonesia-Korea tahun 2010-2014??? yang disusun oleh\ud
Muhammad Alief Aryanto Amran Razak (E13111283) dibawah bimbingan H.\ud
Darwis, MA, Ph.D sebagai Pembimbing I dan Burhanuddin, S.IP, M.Si sebagai\ud
Pembimbing II, pada Jurusan Ilmu Hubungan Internasional, Fakultas Ilmu\ud
Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Hasanuddin. \ud
Penulisan ini bertujuan untuk mengetahui implementasi diplomasi\ud
kebudayaan pada Program Pertukaran Pemuda Indonesia-Korea dalam membangun\ud
mutual-understanding mengenai budaya kedua negara. Penulisan ini juga untuk\ud
mengetahui peluang dan tantangan yang dihadapi dalam Program Pertukaran Pemuda\ud
Indonesia???Korea. \ud
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian\ud
kualitatif. Penggunaan metode tersebut agar penelitian yang dilaksanakan bisa\ud
menggambarkan realitas yang ada dalam pemunculan diplomasi budaya yang\ud
terkandung dalam Program Pertukaran Pemuda Indonesia-Korea. Teknik\ud
pengumpulan data yang digunakan penulis dalam metode observasi, wawancara dan\ud
telaah pustaka. Adapun teknis analisis data yang digunakan oleh penulis adalah\ud
teknik analisis data kualitatif dimana permasalahan digambarkan berdasarkan faktafakta\ud
\ud
yang ada dan mengkorelasikannya satu sama lain untuk kemudian ditarik\ud
menjadi sebuah kesimpulan. \ud
Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa penggunaan soft power melalui\ud
diplomasi budaya mampu diimplementasikan dengan baik dalam Program Pertukaran\ud
Pemuda Indonesia???Korea terlepas dari beberapa tantangan yang dihadapi. Hal ini\ud
dapat dilihat dari meningkatnya mutual understanding delegasi dari masing-masing\ud
negara dalam bidang kebudayaan
PENGARUH LABA BERSIH, DAN KOMPONEN-KOMPONEN AKRUAL DALAM MEMPREDIKSI ARUS KAS DI MASA MENDATANG (STUDI EMPIRIS PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR SEKTOR BARANG KONSUMEN PRIMER DI BURSA EFEK INDONESIA TAHUN 2016-2020)
Muhammad Alief Ramadhan, 2021. Pengaruh Laba Bersih, Dan Komponen – Komponen Akrual Dalam Memprediksi Arus Kas Di Masa Mendatang. Skripsi. Program Studi Akuntansi. Fakultas Ekonomi Dan Bisnis. Universitas Pancasakti Tegal.
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan secara empiris pengaruh laba bersih, perubahan persediaan, perubahan hutang, dan perubahan piutang dalam memprediksi arus kas di masa mendatang. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah 90 perusahaan sektor barang konsumen dan primer yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tahun 2016-2020. Sedangkan sampel penelitian ini adalah 17 perusahaan yang diseleksi dengan kriteria tertentu dengan metode purposive sampling. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah sumber data sekunder yang diperoleh dari laporan tahunan yang dipublikasikan oleh Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2016-2020. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan uji asumsi klasik, uji analisis regresi linier berganda, dan uji hipotesis.
Hasil penelitian ini membuktikan laba bersih berpengaruh dalam memprediksi arus kas di masa mendatang, perubahan persediaan tidak berpengaruh dalam memprediksi arus kas di masa mendatang, perubahan hutang tidak berpengaruh dalam memprediksi arus kas di masa mendatang dan perubahan piutang berpengaruh dalam memprediksi arus kas di masa mendatang.
Kata Kunci : Laba Bersih, Perubahan Persediaan, Perubahan Hutang, Perubahan Piutang, Arus Kas Operas
PENYELESAIAN PEMBAGIAN HARTA BERSAMA YANG BERBEDA PROFESI PEKERJAAN (STUDI KASUS DI RATU ZALEHA KELURAHAN KARANG MEKAR)
MUHAMMAD ALIEF TELADAN CHAMIEDY. 2015. Analisis putusan pengadilan agama tentang pembagian sepertiga harta bersama yang berbeda profesi pekerjaan(no.0333/pdt.g/pa/bjm/2014, Skripsi, Jurusan hukum keluarga, Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam, Pembimbing: (I)Prof, Dr. M.fahmi al amruzi m.hum(II) Hj.hayatun naimah m.hum
Penelitian ini dilatarbelakangioleh adanya semacam upaya penyelesaian harta bersama yang berbeda profesi pekerjaan. Suami yang berprofesi sebagi polisi merasa berhak mendapat bagian harta bersama lebih banyak dibandingkan sang istri yang tidak bekerja.
Dalam hal pembagian harta bersama ternyata si suami ingin menguasai sebidang tanah atas nama dirinya dengan adanya sertifikat hak milik atas nama si suami karena dia merasa itu miliknya dan selama masa perkawian si suami merasa dialah yang menafkahi semuanya termasuk kepemilikan sebidang tanah itu disebabkan karena si isteri seorang yang tidak punya pekerjaan atau sebagai ibu rumah tangga saja. Namun dalam hal ini isteri merasa harta sebidang tanah itu juga sebagai harta bersamanya pada saat masih menjalin perkawinan dengan suaminya, dan si isteri merasa ada usaha dalam kepemilikan sebidang tanah tersebut, sehingga si isteri merasa punya hak dalam pembagian sebidang tanah tersebut, si isteri merasa diperlakuan dengan tidak adil dalam hal pembagian ini, ditambah lagi untuk anak juga perlu adanya perlakuan dan tanggung jawab suami untuk memberikan nafkah hidup sampai dia mandiri dan akhirnya sampailah kepada pengadilan untuk menyelesaikan pembagian harta bersama mereka
Penilitianilitian ini merupakan penilitian dekstiptif kualitatif,data dikumpulkan dengan teknik wawancara ke hakim pengadilan Banjarmasin, pengolahan data dilakukan dengan proses editing,klasifikasi dan matrikasi, kemudian dianalisis secara objektif untuk menarik simpulannya.
Sebagai simpulannya, perbuatan pembagian harta bersama yang dilakukan hakim sudah sesuai dengan khi, sebab ada beberapa pertimbangan hakim kepada istri dan anak suami yang berprofesi sebagai polisi
OPTIMALISASI PERAWATAN COOLING SYSTEM TERHADAP KERJA MESIN DIESEL GENERATOR DI KAPAL MT. MUNDU
ABSTRAKSI
MUHAMMAD ALIEF YULIYANTO, 2023, NIT: 551811236915 T,
“Optimalisasi Perawatan Cooling System Terhadap Kerja Mesin Diesel
Generator Di kapal MT. Mundu”, skripsi Program Studi Teknika,
Program Diploma IV, Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang, Pembimbing
I: Heri Sularno, M.H, M.Mar.E, Pembimbing II: Febria Surjaman, MT,
M.Mar.E.
Penelitian ini dilatar belakangi oleh kurang optimalnya perawatan
pada Cooling System terhadap kerja mesin diesel generator, Cooling Syatem
merupakan bagian yang paling penting dari mesin disel yang berfungsi untuk
mengatasi terjadinya overheating pada mesin agar tetap bekerja secara optimal,
prinsip kerja dari cooling system ialah sirkulasi air pendingin dimulai dari radiator
kemudian air ditekan oleh pompa air dan dikirim kekantong-kantong (water
jacket) pada silinder mesin. Pengaruh perawatan pada Cooling System sendiri
dapat mengakibatkan menurunnya daya kerja dari mesin, maka perawatan
berfungsi untuk mengawasi serta menjaga komponen Cooling System supaya
kinerja mesin desel dapat berkerja secara optimal dengan air yang disirkulasikan
secara terus menurus pada system dengan nilai suhu yang di ijinkan guna
mendinginkan dan menjegah terjadinya pemuaian, overheating serta menjegah
kerusakan logam.
Jenis metode penelitian yang penulis gunakan dalam penyusunan skripsi ini
adalah deskriptif kualitaf dengan menggunakan pendekatan fishbone untuk
mempermudah dalam teknik analisis data. Metode pengumpulan data yang
penulis lakukan adalah dengan cara observasi, wawancara dan studi dokumentasi
untuk memperkuat dalam analisis data. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk
mengetahui penyebab tidak optimalnya perawatan pada Cooling System, dampak
yang ditimbulkan dari tidak optimalnya perawatan Cooling System motor diesel
generator, dan upaya cara mengoptimalkan perawatan Cooling System motor
diesel generator di MT. Mundu.
Berdasarkan hasil pembahasan yang dilakukan oleh peneliti adalah faktorfaktor yang menyebabkan tidak optimalnya perawatan cooling system motor
diesel generator adalah disebabkan terlambatnya dalam melakukan jadwal
perawatan dan pengecekan, dampak yang terjadi meliputi intercooler serta tube
cooler kotor terdapat kerak-kerak sehingga menghambat sirkulasi pendinginan.
Kedua, dampak yang di timbulkan karena gangguan pada Cooling System
mengakibatkan mesin diesel generator tidak bekerja secara baik Saran dari
penelitian ini adalah melakukan perawatan berkala secara rutin dengan sesuai plan
maintenance system serta pemahaman terhadap perawatan cooling system mesin
diesel generator secara baik
IMPLEMENTASI E-COURT BERDASARKAN PERATURAN MAHKAMAH AGUNG NOMOR 7 TAHUN 2022 TENTANG ADMINISTRASI PERKARA DAN PERSIDANGAN DI PENGADILAN SECARA ELEKTRONIK DI PENGADILAN TATA USAHA NEGARA PEKANBARU PERSPEKTIF FIQH SIYASAH
ABSTRAK
Muhammad Alief Fikri (2024): Implementasi E-Court Berdasarkan Peraturan Mahkamah Agung Nomor 7
Tahun 2022 Tentang Administrasi Perkara Dan Persidangan Di Pengadilan Secara Elektronik Di Pengadilan Tata Usaha
Negara Pekanbaru Perspektif Fiqh Siyasah.
Dalam Perkembangan Teknologi, Pengadilan Tata Usaha Negara Pekanbaru dalam menjalankan fungsi peradilan menggunakan e-court atau peradilan secara elektronik. Penggunaan E-Court sendiri diatur dalam Peraturan Mahkamah Agung Nomor 7 Tahun 2022 tentang Administrasi Perkara dan Persidangan di Pengadilan Secara Eletronik. Penggunaan E-Court ini memberikan kemaslahatan dalam sistem peradilan dengan adanya E-Court penyelesaian perkara menjadi mudah cepat dan biaya ringan. Rumusan Masalah pada penelitian ini adalah bagaimana Implementasi E-Court berdasarkan Peraturan Mahkamah Agung Nomor 7 Tahun 2022 tentang Administrasi Perkara dan Persidangan di Pengadilan Secara Elektronik di Pengadilan Tata Usaha
Negara Pekanbaru, apa faktor-faktor penghambat Implementasi E-Court berdasarkan Peraturan Mahkamah Agung Nomor 7 Tahun 2022 tentang Administrasi Perkara dan Persidangan di Pengadilan Secara Elektronik di Pengadilan Tata Usaha Negara Pekanbaru, dan bagaimana tinjauan fiqh siyasah terhadap Implementasi E-Court berdasarkan Peraturan Mahkamah Agung Nomor 7 Tahun 2022 tentang Administrasi Perkara dan Persidangan di Pengadilan Secara
Elektronik di Pengadilan Tata Usaha Negara Pekanbaru.
Penelitian ini bersifat kualitatif yang merupakan jenis penelitian lapangan (Field Research). Teknik pengumpulan data adalah observasi, wawancara, studi kepustakaan dan dokumentasi. Kemudian dianalisis menggunakan analisis
deskriptif kualitatif. Hasil penelitian diketahui Implementasi E-Court berdasarkan Peraturan Mahkamah Agung Nomor 7 Tahun 2022 tentang Administrasi Perkara dan Persidangan di Pengadilan Secara Elektronik Di Pengadilan Tata Usaha
Negara Pekanbaru Perspektif Fiqh Siyasah. Dalam Pelaksanaanya E-Court sudah berjalan efektif, hemat waktu dan ringkas namun belum maksimal dikarenakan
terdapat sidang secara konvensional. Adapun faktor penghambatnya yaitu, pada saat aplikasi di pengadilan sendiri mengalami gangguan seperti pada saat aplikasi
sedang maintenance atau internet atau listrik mati. Sehingga pendaftaran perkara secara elektronik atau E-Court tidak dapat dilakukan. Perspektif fiqh siyasah tentang Implementasi E-Court Berdasarkan Peraturan Mahkamah Agung Nomor 7 Tahun 2022 tentang Administrasi Perkara dan Persidangan di Pengadilan Secara Elektronik di Pengadilan Tata Usaha Negara Pekanbaru dikaji dalam Siyasah Tanfidziyyah yakni Pelaksanaan Undang-Undang.
Kata Kunci : Implementasi, E-Court, Fiqh Siyasa
EFEKTIVITAS SISTEM INFORMASI MANAJEMEN NIKAH (SIMKAH) TERHADAP PENCATATAN PERNIKAHAN DI KABUPATEN LUWU UTARA
ABSTRAK
Muhammad Alief Hidayat M, 2024. “ Efektivitas Sistem Informasi Manajemen
Nikah (SIMKAH) terhadap Pencatatan Pernikahan di Kabupaten
Luwu Utara” Tesis Pascasarjana Program Studi Hukum Keluarga
Institut Agama Islam Negeri ( IAIN) Palopo. Dibimbing Oleh Dr. H.
M. Zuhri Abu Nawas, Lc., M.A. dan Dr. Hj. Anita Marwing, M.H.I
Tesis ini membahas tentang Efektivitas Sistem Informasi Manajemen Nikah
(SIMKAH) terhadap Pencatatan Pernikahan di Kabupaten Luwu Utara dengan
rumusan masalah, 1). Penerapan Pencatatan Nikah Berbasis Aplikasi SIMKAH di
Kabupaten Luwu Utara 2). Problematika digitalisasi Pencatatatan Nikah berbasis
Aplikasi SIMKAH di Kabupaten Luwu Utara 3). Solusi dari problematika
digitalisasi pencatatan pernikahan yang berbasis SIMKAH di Kabupaten Luwu
Utara. Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif melalui metode wawancara,
observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan
SIMKAH telah membawa berbagai manfaat signifikan dalam menyederhanakan
dan mempercepat proses pembuatan dokumen kependudukan. Dengan adanya
program ini, masyarakat dan pemerintah dapat mengakses layanan publik KUA
(Kantor Urusan Agama) dengan lebih mudah. Sistem Informasi Manajemen Nikah
(SIMKAH) di Luwu Utara menunjukkan bahwa, walaupun telah
diimplementasikan, SIMKAH belum mencapai tingkat efektivitas yang diharapkan.
Meskipun demikian, upaya perbaikan terus dilakukan untuk meningkatkan kinerja
dan pemanfaatan SIMKAH guna memberikan pelayanan yang lebih baik kepada
masyarakat Luwu Utara. Namun demikian, beberapa kendala seperti keterbatasan
infrastruktur teknologi dan kurangnya pemahaman masyarakat terhadap
penggunaan SIMKAH masih menjadi tantangan. Oleh karena itu, penelitian ini juga
menawarkan rekomendasi untuk meningkatkan efektivitas SIMKAH melalui
perbaikan infrastruktur, pelatihan petugas, dan peningkatan sosialisasi kepada
masyarakat. Penerapan SIMKAH di Indonesia memiliki implikasi yang signifikan.
SIMKAH dapat meningkatkan efisiensi administrasi dengan mempercepat proses
pencatatan nikah dan mengurangi biaya administratif. Selain itu, dengan
meningkatkan akurasi data kependudukan terkait pencatatan pernikahan, SIMKAH
memungkinkan pemerintah untuk membuat kebijakan yang lebih tepat berdasarkan
informasi yang akurat. Dengan memudahkan akses layanan, SIMKAH juga
berpotensi meningkatkan kualitas pelayanan publik bagi masyarakat. Namun,
tantangan infrastruktur teknologi informasi yang belum merata dan kekhawatiran
terkait perlindungan data pribadi perlu diatasi untuk memaksimalkan manfaat
penerapan SIMKAH secara menyeluruh
Kata Kunci : Efektivitas, Pencatatatan Nikah, SIMKAH
xvii
ABSTRACT
Muhammad Alief Hidayat M, 2024. "Effectiveness of the Marriage Management
Information System (SIMKAH) for Marriage Registration in North Luwu
Regency" Postgraduate Thesis, Family Law Study Program, State Islamic
Institute (IAIN) Palopo. Supervised by Dr. H. M. Zuhri Abu Nawas, Lc.,
M.A. and Dr. Hj. Anita Marwing, M.H.I
This thesis discusses the effectiveness of the Marriage Management Information
System (SIMKAH) on Marriage Registration in North Luwu Regency with a
problem formulation, 1). Implementation of SIMKAH Application-Based Marriage
Registration in North Luwu Regency 2). Problems of digitizing marriage
registration based on the SIMKAH application in North Luwu Regency 3). solution
from probelimatics for digitizing SIMKAH-based marriage registration in North
Luwu Regency. This type of research is descriptive qualitative using interview,
observation and documentation methods. The research results show that the use of
SIMKAH has brought various significant benefits in simplifying and speeding up
the process of creating population documents. With this program, the public and
government can access KUA (Religious Affairs Office) public services more easily.
The Marriage Management Information System (SIMKAH) in North Luwu shows
that, although it has been implemented, SIMKAH has not reached the expected
level of effectiveness. Nevertheless, improvement efforts continue to be made to
increase the performance and utilization of SIMKAH in order to provide better
services to the people of North Luwu. However, several obstacles such as limited
technological infrastructure and lack of public understanding of the use of
SIMKAH are still challenges. Therefore, this research also offers recommendations
for increasing the effectiveness of SIMKAH through improving infrastructure,
training officers, and increasing outreach to the community. The implementation of
SIMKAH in Indonesia has significant implications. SIMKAH can increase
administrative efficiency by speeding up the marriage registration process and
reducing administrative costs. In addition, by increasing the accuracy of population
data related to marriage registration, SIMKAH allows the government to make
more appropriate policies based on accurate information. By facilitating access to
services, SIMKAH also has the potential to improve the quality of public services
for the community. However, the challenges of uneven information technology
infrastructure and concerns regarding personal data protection need to be addressed
to maximize the benefits of implementing SIMKAH as a whole.
Keywords: Effectiveness, Marriage Registration, SIMKAH
xviii
الملخص
محمدأليف هداية م،2024."فعالية نظام معلومات إدارة الزواج(SIMKAH)فيتسجيل الزواج في منطقة
لووالثمالية" رسالةالماجستيردراسات عليا، برنامج دراسةاألحوال الشخصيةبالجامعةاإلسالمية
الحكوميةبالوبو. بإشراف د. محمد زهري أبو نواسالماجستير، و د. الحاجةأنيتا ماروينج،
الماجستيرة.
تناقش هذه الرسالة فعالية نظام معلومات إدارة الزواج(SIMKAH)في تسجيل الزواج في مقاطعةلوو
الثماليةبصياغة المشكلةكالتالي،1). تنفيذ تسجيل الزواج على أساس تطبيقSIMKAHفي منطقة
لوو الثمالية2). المشكالتالرقمنةفيتسجيل الزواج بناء ً على تطبيقSIMKAHفي منطقة لوو
الثمالية3.)الحلللمشكالتالرقمنةفيتسجيل الزواج على أساسSIMKAHفي منطقة لوو الثمالية.
هذا البحث هو بحث وصفي نوعي حيث يتم تنفيذ تقنيات جمع البيانات من خالل أساليب المقابالت
والمالحظة والتوثيق. تظهر نتائج البحث أن استخدامSIMKAHقد حقق فوائد كبيرة مختلفة في تبسيط
وتسريع عملية إنشاء الوثائق السكانية. مع هذا البرنامج، يمكن للجمهور والحكومة الوصول إلى
الخدمات العامة في مكتب الشؤون الدينيةبسهولة أكبر. يُظهر نظام معلومات إدارة الزواجSIMKAH
في منطقة لوو الثمالية أنه على الرغم من تنفيذه، إل أن نظام معلومات إدارة الزواجSIMKAHلم
يصل إلى المستوى المتوقع من الفعالية. ومع ذلك، ل تزال جهود التحسين مستمرة لزيادة أداء
واستخدامSIMKAHمن أجل تقديم خدمات أفضل لسكان لوو الثمالية. وبصرف النظر عن ذلك، ل
تزال العديد من العقبات مثل البنية التحتية التكنولوجية المحدودة وعدم فهم الجمهور لستخدام
SIMKAHتشكل تحديات. لذلك، يقدم هذا البحث أيضًا توصيات لزيادة فعاليةSIMKAHمن خالل
تحسين البنية التحتية وتدريب المسؤولين وزيادة التواصل مع المجتمع. إن تنفيذSIMKAHفي
إندونيسيا له آثار كبيرة. يمكن لـSIMKAHزيادة الكفاءة اإلدارية من خالل تسريع عملية تسجيل
الزواج وخفض التكاليف اإلدارية. باإلضافة إلى ذلك، من خالل زيادة دقة البيانات السكانية المتعلقة
بتسجيلالزواج، تسمحSIMKAHللحكومة بوضع سياسات أكثر مالءمة بناء ً على معلومات أكثر
دقة. من خالل تسهيل الوصول إلى الخدمات، تتمتعSIMKAHأيضًا بالقدرة على تحسين جودة
الخدمات العامة للمجتمع. يجب معالجة تحديات البنية التحتية غير المتكافئة لتكنولوجيا المعلومات
والمخاوف المتعلقة بحماية البيانات الشخصية لتعظيم فوائد تنفيذSIMKAH.
الكلمات المفتاحية: الفاعلية، تسجيل الزواج،SIMK
Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis
The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation
counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings
are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that
only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into
account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
Variations on the Author
“Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship
- …
