160 research outputs found
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PEMILIHAN LEADER TUNAS DENGAN MENGGUNAKAN METODE PROFILE MATCHING DI PT. HARTONO ISTANA TEKNOLOGI SAYUNG
Leader TUNAS memiliki peran penting dalam tercapainya target, mutu dan sasaran
perusahaan di PT. Hartono Istana Teknologi. Dia memantau langsung pekerjaan operator di
lapangan, memberikan informasi kepada Foreman maupun supervisor jika terjadi suatu
masalah sehingga dapat diatasi dengan cepat dan tepat. Selama ini, leader TUNAS dipilih
oleh operator secara manual melalui sistem voting. tidak adanya penentuan kriteria ideal pada
sistem voting menyebabkan hasil dari pemilihan leader TUNAS tidak selalu sesuai dengan
apa yang diharapkan oleh perusahaan. Dari masalah tersebut, salah satu solusi yang kami
pilih adalah membuat sistem pendukung keputusan pemilihan leader TUNAS. Metode yang
digunakan dalam perancangan sistem pemilihan leader TUNAS adalah metode profile
matching. Profile matching dipilih karena adanya perhitungan gap dimana calon leader yang
mendekati profil ideal yang memiliki peluang terbesar untuk terpilih. Sehingga hasil dari
pemilihan menggunakan sistem ini akan sesuai dengan apa yang diharapkan oleh perusahaan.
Kata kunci: Sistem pemilihan leader TUNAS, profile matching, SP
Application of micro bubble generator as low cost and high efficient aerator for sustainable fresh water fish farming
Evaluation of household pyrolitic stove performance: Effect of bottom air apertures
Nowadays, the global energy crisis has been encouraging the development of renewable energy. Biomass has emerged as one of the most attractive renewable energy sources in Indonesia. Compared with fossil fuels, biomass is available in abundant quantity, renewable, and non-toxic. Pyrolitic, a method to process biomass, was performed in a household cook stove (also known as a pyrolitic stove). The pyrolitic stove will be developed as an option for substituting traditional cook stove improve the thermal efficiency. In this study, the pyrolitic of twigs of Indonesian teak in the pyrolitic stove was investigated. The influence of bottom air apertures on the household pyrolitic stove performance was studied. It was found that the decreasing number of bottom air apertures resulted in a longer leg-phase of temperature change, higher char yield, lower ash yield, and energy recovery. However, the temperature change was only slightly affected by one-third open outer air apertures condition. According to the condition performed in this study, 60 bottom air apertures in the stove provided an optimum energy recovery for cooking.Applied Science
Peer Review Kajian Awal Kebutuhan Fasilitas Kesehatan Tingkat Lanjut (FKTL) Di Pedalaman Kabupaten Ketapang
Panduan dari WHO atas kebutuhan Tempat Tidur Fasilitas Kesehatan Tingkat Lanjut(FKTL) adalah 1:1.000 jiwa penduduk maka perlu dikaji untuk penambahan FKTL. Adapun kajian awal ini dengan memakai panduan variabel dari Studi Kelayakan Pembuatan FKTL dalam hal ini Rumah Sakit untuk mengkaji kebutuhan FKTL khususnya di daerah pedalaman Kabupaten Ketapang. Tujuan studi awal ini untuk mengetahui kebutuhan dan estimasi lokasi FKTL di wilayah Pedalaman dengan membagi wilayah pedalaman menjadi tiga bagian yaitu utara, tengah dan selatan atas dasar jalur akses transportasi darat. Metode yang digunakan adalah telaah dokumen dari profil kesehatan Kabupaten Ketapang 2019, Kabupaten Ketapang Dalam Angka 2020. Telaah dokumen dengan skoring menghasilkan kecamatan Sandai, Simpang Laur untuk wilayah Utara, Kecamatan Nanga Tayap untuk wilayah tengah dan Kecamatan Air Upas untuk wilayah selatan pedalaman sebagai usulan untuk pembuatan FKTL
EFEKTIVITAS KETEBALAN ZEOLIT TERHADAP PENURUNAN KESADAHAN AIR SUMUR DI DUSUN NGAJARAN SIDOMULYO BAMBANGLIPURO BANTUL YOGYAKARTA
Latar Belakang: Air merupakan kebutuhan utama bagi kehidupan manusia. Penggunaan air sumur ada beberapa parameter yang perlu diperhatikan kesadahan (CaCO3). Studi pendahuluan yang dilakukan tanggal 28 September 2020 sumur milik Bapak Naruh Riyadidi Dusun Ngajaran Sidomulyo Bambanglipuro Bantul, Yogyakarta mengenai tingkat kesadahan air di dapatkan hasil sebesar 516,2 mg/L dan berdasarkan Permenkes RI Nomor 32 Tahun 2017 baku mutu air kesadahan (CaCO3)sebesar 500 mg/L.
Tujuan Penelitian: Diketahuinya efektivitas ketebalan zeolit terhadap tingkat penurunan kesadahan air sumurdi Dusun Ngajaran Sidomulyo Bambanglipuro Bantul, Yogyakarta.
Metode Penelitian: Jenis penelitian ini adalahquasi eksperimen dengandesain Pre Test - Post Test With Control Group Design.Penelitian dilaksanakan bulan Desember 2020 - Maret 2021. Obyek penelitian adalah air sumur yang mengandung kesadahan (CaCO3) tinggi milik Bapak Naruh Riyadidi Dusun Ngajaran Sidomulyo Bambanglipuro Bantul, Yogyakarta menggunakan teknik grab sampling. Penelitian dilakukan dengan penyaringan filterzeolitketebalan 40 cm, 50 cm, 60 cm, dan kelompok kontrolyang terdiri dari enam kali pengulangan untuk masing – masing perlakuan. Pemeriksaan sampel diuji mengunakan test kit kesadahan dan analisa data secara deskriptif dan statistik menggunakan One Way Anova.
Hasil Penelitian: Secara deskriptif persentase penurunan kesadahan (CaCO3) filter zeolit ketebalan 40 cm sebesar 40,25%, penurunankesadahan (CaCO3) filter zeolit ketebalan 50 cm sebesar 49,42%, danpenurunankesadahan (CaCO3) filter zeolit ketebalan 60 cm sebesar 55,16%. Hasil uji statistik menggunakanOne Way Anovadengan hasil Sig 0,339 > 0,05 menunjukkan bahwa tidak ada pengaruh filter zeolit terhadap penurunan kesadahan air sumur.
Kesimpulan: Filter zeolit dengan ketebalan 60 cm menurunkan kesadahan (CaCO3) air sumur dengan persentase penurunan sebesar 55,16%.
Kata Kunci: Air Sumur, Kesadahan, Zeolit
“SINTESIS EDIBLE FILM DARI KITOSAN LIMBAH CANGKANG KEPITING DAN PATI KULIT PISANG”
Dewasa ini penggunaan plastik menjadi material penting sehingga
permintaan dalam produksi rumahan maupun produksi dalam industri pun
bertambah. Aktivitas penggunaan plastik pun semakin meningkat, sehingga
menyebabkan masalah lingkungan yang kompleks karena sifatnya yang nonbiodegradable.
Salah satu plastik biodegradable adalah edible film yang
merupakan lapisan tipis sebagai pengemas atau pelapis makanan yang sekaligus
dapat dikonsumsi bersama dengan produk yang dikemas. Maka dari itu dilakukan
penelitian pembuatan edible film dengan metode sintesis yang menggunakan bahan
baku berupa kitosan cangkang kepiting, pati kulit pisang dan gliserol sebagai solusi
pengganti plastik non-biodegradable. Kitosan berpengaruh sebagai penguat film,
pati berfungsi sebagai pembentuk matriks film dan gliserol berfugsi untuk
menambah fleksibilitas film. Melalui penelitian ini didapatkan bahwa rasio bahan
baku edible film meliputi pati, kitosan dan gliserol dapat mempengaruhi
karakteristik dari edible film. Dari penelitian ini akhirnya didapatkan karakteristik
edible film meliputi nilai kuat tarik yang memenuhi standar hanya ada di rasio
kitosan-pati 5:5 dengan konsentrasi gliserol 1% sebesar 0,4123 MPa dan nilai
persen elongasi tertinggi terlihat pada rasio kitosan-pati 1:9 dengan konsentrasi
gliserol 3% yaitu sebesar 74,6075% serta persen kelarutan semua edible film di atas
50%. Hasil optimum berada pada rasio komposisi kitosan-pati 5:5 dengan
konsentrasi gliserol 1%. Lalu dari hasil uji FTIR didapatkan bahwa edible film
memiliki panjang gelombang 3200-3600 cm
yang kemungkinan menunjukkan
adanya gugus fungsi O-H polimer atau terdapat ikatan hidrogen serta gugus fungsi
yang terlihat mirip dengan bahan-bahan penyusun edible film.
Kata kunci : edible film, gliserol, kitosan, pati, optimasi
-
Project performance indicators of engineering design groups: Evaluation and proposed improvement
Gender Injustice Againts Bimanese Women and Their Resistence in Nika Baronta’s Novel
This research aims to explain the form of gender injustice experienced by Bimanese women during the Japanese colonial period (1942-1945) and the form of resistance in the novel Nika Baronta by Alan Malingi as a research source. This research type is qualitative research with descriptive method. The data collection is done with three stages, namely categorization, tabulation, and inference. Analysis of the data used feminist literary criticism with a focus on looking at literary works as a female reader. The results showed that there are gender injustices in the form of stereotypes, violence such as verbal violence and sexual violence, subordination, and marginalization of Bimanese women as depicted through the main female characters in the text. In addition, there is also resistance to gender injustice against Bimanese women such as the Bima sultan's policy of Nika Baronta as a form of macro resistance and dressing up like grandmothers and hiding in the attic as micro resistance
Eradikasi dan Babak Akhir Polio: Peran Tenaga Kesehatan Indonesia
Poliomielitis adalah penyakit menular yangditandai dengan kelumpuhan akibat kerusakanmotor neuron di kornu anterior sumsum tulangbelakang; disebabkan oleh tiga serotipe virus polioyaitu serotipe 1 (brunhilde), serotipe 2 (lansig) danserotipe 3 (leon).1 Poliomielitis ditularkan secarafekal-oral atau oral-oral.Sebelum vaksin polio ditemukan, semua anakyang terinfeksi virus polio dan sekitar 1 dari 200anak yang terinfeksi akan menderita kelumpuhan.Setelah ditemukan vaksin polio inaktivasi (IPV,salk) pada tahun 1955, vaksin polio oral monovalen(mOPV, sabin) tahun 1961 dan vaksin polio oraltrivalen (tOPV) pada tahun 1963, program imunisasipolio berlangsung di seluruh dunia. Vaksin IPVdiganti dengan tOPV karena pemberiannyamudah, lebih unggul dalam merangsang kekebalanmukosa usus, dan lebih murah. Vaksin tOPV masukdalam Program Pengembangan Imunisasi/PPI diIndonesia sejak tahun 1978
- …
