1,720,984 research outputs found
PERWUJUDAN NILAI SANGTIRODOAN TINTING, SANGTIRIMBAKAN PAJO-PAJO DITINJAU DARI UUD 1945 (STUDI KASUS DI DESA ULUSALU KEC. LATIMOJONG)
ABSTRAK
Muh. Alwi, 2023. “Perwujudan Nilai Sangtirodoan Tinting, Sangtirimbakan
Pajo-pajo Ditinjau Dari UUD 1945 Studi Kasus di Desa
Ulusalu Kecamatan Latimojong Kabupaten Luwu. Dibimbing
oleh Anita Marwing dan Hardianto.
Tujuan penelitian ini adalah: Untuk mengetahui perwujudan nilai sangtirodoan
tinting sangtirimbakan pajo-pajo di Desa Ulusalu Kecamatan Latimojong dan
Untuk mempertahankan niai-nilai sangtirodoan tinting sangtirimbakan pajo-pajo
di Desa Ulusalu Kecamatan Latimojong yang ditinjau dari Undang-undamg Dasar
1945.
Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif. Informan penelitian terdiri
dari kepala Desa Ulusalu, 2 orang Tokoh Adat, 1 orang tokoh Agama, 1 orang
tokoh masyarakat, 1 orang tokoh pemuda. Penelitian bersifat deskristif. Data
penelitian diperoleh dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi.
Selanjutnya peneliti melakukan pemeriksaan keabsahan dan analisis data.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Nilai-nilai Sangtirodoan tinting
sangtirimbakan pajo-pajo, yang ada di Desa Ulusalu dalam hal ini berkaitan erat
dengan suatu perintah dan nasehat petuah adat atau yang memimpin masyarakat di
Desa Ulusalu Kecamatan Latimojong. Implementasi nilai falsafah ini dengan
UUD RI 1945 sangat erat kaitannya, karena muatan undang-undang dasar tersebut
menerima hak tradisional masyarakat Desa Ulusalu. Dalam mempertahankan nilai
Sangtirodoan tinting, sangtirimbakan pajo-pajo, pihak pemerintah Desa Ulusalu,
Tokoh Adat, dan Tokoh Masyarakat memberikan pemahaman kepada generasi
muda, bahwa falasafah hidup ini sebagai salah satu tonggak atau simbol untuk
mempersatukan kekerabatan antar masyarakat Desa Ulusalu dan salah satu upaya
untuk mempertahankannya melalui pagelaran kesenian yang bernuansa
kebudayaan. dalam penelitian ini juga berkesinambungan dengan pandangan fiqhi
siyasah diantaranya siyasah dusturiyah dan siyasah dauliyah.
Kata Kunci: Perwujudan Nilai, Sangtirodoan Tinting, Sangtirimbakan Pajo-pajo,
UUD 1945
PENERAPAN MOTIF RAGAM HIAS FLORA PADA MEDIA TOTEBAG OLEH SISWA KELAS XI MIA SMA NEGERI 9 GOWA
ABSTRAK
MUH. ALWI IDRIS. 2019. “Penerapan Motif Ragam Hias Flora Pada Media Totebag oleh Siswa Kelas XI MIA SMA Negeri 9 Gowa”. Dibimbing oleh Jalil Saleh dan Hasnawati.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) proses penerapan motif ragam hias flora pada media totebag oleh siswa kelas XI MIA SMA Negeri 9 Gowa dan (2) mengetahui hasil karya penerapan motif ragam hias flora pada media totebag oleh siswa kelas XI MIA SMA Negeri 9 Gowa. Jenis penelitian ini adalah penelitian survei pada taraf deskriptif kualitatif yaitu metode penelitian yang disajikan dengan mendeskripsikan fenomena-fenomena yang ada kemudian diungkapkan dengan cara mendeskripsikan data dan fakta lewat kata-kata. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI MIA yang berjumlah 191 dan untuk menentukan sampel menggunakan teknik simpel random sampling yang menjadi sampel penelitiannya adalah kelas XI MIA 2 yang berjumlah 33 orang. Dalam pelaksanaan penelitian ada 7 orang siswa yang tidak mengumpulkan karyanya sehingga jumlah siswa yang diteliti hanya 26 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, tes keterampilan, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Dalam proses Penerapan Motif Ragam Hias Flora Pada Media Totebag oleh Siswa kelas XI MIA 2 SMA Negeri 9 Gowa, prosedur yang dilakukan adalah persiapan alat dan bahan, menggambar pola motif hias flora pada kertas HVS, memindahkan motif dari kertas ke totebag, kemudian pewarnaan dan finishing (2) Karya yang dihasilkan oleh siswa kelas XI MIA 2 termasuk baik, dikarenakan terdapat 5 orang siswa dengan predikat A- atau 19% dengan rentang nilai 83,50 - 91,50, terdapat 14 siswa mendapat predikat B+ atau 54% dengan rentang nilai 75,25 - 83,25, dan terakhir terdapat 7 siswa dengan predikat B atau 27% dengan rentang nilai 66,75 - 75,00. Ini membuktikan bahwa kemampuan siswa cukup baik dalam mengikuti pembelajaran seni rupa pada materi penerapan motif ragam hias flora pada media totebag
UPAYA GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MEMBENTUK KEPRIBADIAN SISWA DI MTs ASSYAFI’IYAH GONDANG
ABSTRAK
MUH. ALWI DAHLAN. Dosen Pembimbing. Hj. St. Noer Farida Laila, MA. Upaya Guru Pendidkan Agama Islam dalam Membentuk Kepribadian Siswa di MTs Assyafi’iyah Gondang. Pendidikan Agama Islam, Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri Tulungagung.
Kata Kunci: upaya guru, kepribadian siswa
Banyak usaha yang dilakukan guru dalam aplikasinya yaitu untuk melakukan pembinaan kepribadian kepada siswanya, upaya yang dilakukan oleh seorang guru yaitu dengan melakukan upaya atau tindakan yang bersifat atau yang bertujuan untuk mencegah timbulnya kenakalan, namun kenyataannya masih saja banyak keluhan pada setiap madrasah berkaitan dengan masalah kepribadian siswa, Hal ini terlihat dari sikap mereka yang masih memilih dan memilah kepada siapa mereka memberikan rasa hormat, bahkan kepada mereka yang dirasanya tidak pantas dihormati mereka bersikap acuh atau malah kurang ajar. Suatu yang memprihatinkan adalah adanya kenyataan bahwa beberapa anak didik mengaku kurang mengetahui bagaimana cara mereka berbakti pada orang tuanya yang telah meninggal atau hidup berjauhan dengan mereka. Tidak hanya itu beberapa anak didik juga mengaku kurang bisa mengatur waktu dengan baik. Maka dari itu perlu diteliti tentang upaya guru dalam membentuk kepribadian siswa di MTs Assyafi’iyah Gondang.
Fokus penelitian dalam penelitian ini ialah (1). Bagaimana Upaya Guru PAI dalam membentuk kepribadian siswa yang berkenaan dengan sifat-sifat aqidah dan ibadah di MTs Assyafi’iyah Gondang.? (2). Bagaimana Upaya Guru PAI dalam membentuk kepribadian siswa yang berkenaan dengan hubungan social dan kekeluargaan di MTs Assyafi’iyah Gondang.? (3). Bagaimana Upaya Guru PAI dalam membentuk kepribadian siswa yang berkenaan dengan sifat-sifat intelektual maupun kognitif di MTs Assyafi’iyah Gondang.? (4). Bagaimana Upaya Guru PAI dalam membentuk kepribadian siswa yang berkenaan dengan sifat-sifat fisik, kehidupan praktis maupun profesional di MTs Assyafi’iyah Gondang.? (5). Bagaimana Upaya Guru PAI dalam membentuk kepribadian siswa yang berkenaan dengan sifat-sifat moral, emosional maupun sensual?
Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus. Pengumpulan data melalui tehnik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Tehnik analisis data dengan menggunakan tehnik Miles & Huberman. Pengecekan keabsahan data tersebut dilakukan melalui perpanjangan pengamatan, ketekunan penelitian, triagulasi, pemeriksaan sejawat melalui diskusi, dan refiew informan.
Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa: (1) Upaya guru dalam guru dalam membentuk kepribadian siswa dalam hal aqidah dan ibadah yaitu motode pembiasaan dengan membuat jadwal secara rutin, metode nasehat dengan adanya kerjasama antara guru PAI maupun dengan guru lain dalam membentuk kepribadian siswa, metode keteladanan yaitu guru memberi contoh langsung, metode hukuman yaitu adanya kerjasama guru wali kelas dengan guru BK untuk memberi hukuman terhadap siswa yang melanggar peraturan(2) Upaya guru dalam guru dalam membentuk kepribadian siswa dalam hal social dan kekeluargaan yaitu metode pembiasaan melalui jadwal infaq setiap hari jum’at, melalui kegiatan ektra kurikuler yaitu dengan mengadakan bakti social maupun lomba- keagamaan,
(3)Upaya guru dalam guru dalam membentuk kepribadian siswa dalam hal intelektual maupun kognitif yaitu metode yaitu metode nasehat yaitu guru memberi nasehat atau teguran kepada siswa, metode hukuman yaitu guru memberi hukuman yang sifatnya mendidik, strategi pembiasaan yakni diaplikasikan dengan pengabsenan dan tugas tambahan,(4) Upaya guru dalam guru dalam membentuk kepribadian siswa dalam hal sifat fisik, kehidupan praktis maupun profesional yaitu metode pembiasaan yaitu melalui penjadwalan mata pelajaran olah raga, metode hukuman, metode pembiasaan yakni mengadakan penertiban yang begitu ketat. (5) Upaya guru dalam guru dalam membentuk kepribadian siswa dalam hal moral emosional maupun sensual yaitu metode pembiasaan yaitu membiasakan siswa mengucap salam dan bersalaman, metode keteladanan yaitu guru memberikan contoh langsung dengan bertutur kata sopan
Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis
The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation
counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings
are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that
only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into
account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
Variations on the Author
“Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship
Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis
We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis
Dispelling the Myths Behind First-author Citation Counts
We conducted a full-scale evaluative citation analysis study of scholars in the XML research field to explore just how different from each other author rankings resulting from different citation counting methods actually are, and to demonstrate the capability of emerging data and tools on the Web in supporting more realistic citation counting methods. Our results contest some common arguments for the continued
use of first-author citation counts in the evaluation of scholars, such as high correlations between author rankings by first-author citation counts and other citation
counting methods, and high costs of using more realistic citation counting methods that are not well-supported by the ISI databases. It is argued that increasingly available digital full text research papers make it possible for citation analysis studies to go beyond what the ISI databases have directly supported and to employ more
sophisticated methods
koamabayili/VECTRON-author-checklist: VECTRON author checklist
We have done our best to complete the author checklist relating to the use of animals in the hut study. Note that the objective for the hut study was to evaluate the IRS treatment applications for residual efficacy against Anopheles mosquitoes, including the local An. coluzzii mosquito population. Cows were only used to attract mosquitoes into the huts and no tests were carried out directly on the cows. The author checklist is intended for use with studies where experiments are carried out on animals, which is why we have had such difficulty in completing this for the hut study, as many of the questions do not relate to how the cows were used
- …
