308 research outputs found
Studi proses peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat oleh POKDARWIS Paras Adi Prakarsa di Desa Karangsambung Kecamatan Karangsambung Kabupaten Kebumen
Mohammad Imron (1901046038) Studi Proses Peningkatan Kesejahteraan Ekonomi Masyarakat Oleh POKDARWIS Paras Adi Prakarsa di Desa Karangsambung Kecamataan Karangsambung Kabupaten Kebumen.
Keberadaan tempat wisata akan berdampak besar bagi masyarakat desa. Masyarakat dapat mengelola dan memanfaatkan alam desa sendiri dan tidak terpaku pada pertanian atau peternakan saja. Namun lemahnya kemampuan mengembangkan potensi alam yang ada, maka pemerintah desa berusaha mengembangkan potensi melalui wisata alam perbukitan yang dikelola oleh kelompok sadar wisata (POKDARWIS).
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat oleh POKDARWIS Paras Adi Prakarsa dan kondisi kesejahteraan ekonomi masyarakat desa pasca mengikuti program POKDARWIS Paras Adi di Desa Karangsambung, Kecamatan Karangsambung, Kabupaten Kebumen. Jenis penelitian ini kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data dalam penelitian ini dilakukan dengan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian ini menunjukan bahwah: 1) proses peningkatan kesejahteraan ekonomi nasyarakat oleh POKDARWIS Paras Adi Prakarsa yaitu: a) Tahapan penyadaran (Gethuk Tular, Sosialisasi, Musyawarah), b) Tahapan Pengkapasitasan (Pelatihan kepada pengurus dan masyarakat), c) Tahap Pendayaan (UMKM, Home stay, Catering makanan), d) Tahapan Evaluasi (program yang sudah terlaksana sera kritik dan saran dari masyarakat Desa Karangsambung). 2) Kondisi kesejahteraan ekonomi masyarakat desa pasca mengikuti program POKDARWIS Paras Adi Prakarsa yaitu: a) Meningkatkan Aspek Ekonomi, b) Meningkatkan Aspek Pendidikan, c) Meningkatkan Aspek Sosial, d) Meningkatnya Pelayanan terharap Pengunjung, e) Terjaganya Ketentraman dan Keamanan Lingkungan
KEANEKARAGAMAN JENIS HOLOTHUROIDEA DI ZONA INTERTIDAL PANTAI BAMA TAMAN NASIONAL BALURAN
Kelas Holothuroidea yang merupakan salah satu anggota filum
Echinodermata, terdiri atas enam bangsa, yaitu Dendrochirotida, Aspidochirotida,
Dactylochirotida, Apodida, Molpadiida dan Elasipodida. Holothuroidea umumnya
berbentuk bulat panjang atau silindris sekitar 10-150 cm, dengan mulut pada salah
ujungnya dan anus pada ujung lainnya. Hingga saat ini telah dapat diidentifikasi
sekitar 1.135 jenis Holothuroidea. Kelompok hewan ini dapat ditemukan hidup di
daerah terumbu karang dan padang lamun. Padang lamun dan terumbu karang
merupakan ekosistem yang terdapat di zona intertidal. Zona intertidal merupakan
suatu daerah yang menyimpan keanekaragaman jenis biota laut, salah satu zona
intertidal terdapat di Pantai Bama Taman Nasional (TN) Baluran.
Keanekaragaman jenis Holothuroidea pada suatu ekosistem memiliki peranan
yang penting. Holothuroidea merupakan salah satu hewan yang memiliki peran
sangat penting dalam penyeimbang ekosistem laut yaitu sebagai pemakan deposit
(deposit feeder) dan pemakan suspensi (suspension feeder). Disisi lain, beberapa jenis
Holothuroidea juga dapat dimanfaatkan sebagai bahan olahan makanan yang bernilai
ekonomis tinggi dan semua anggota filum Echinodermata termasuk kelas
Holothuroidea juga dapat digunakan sebagai bioindikator pencemaran air laut.
Sebagai area konservasi, keanekaragaman Holothuroidea di Pantai Bama TN Baluran
diduga cukup tinggi, sehingga perlu dilakukan penelitian tentang keanekaragaman
jenis Holothuroidea di zona intertidal Pantai Bama TN Baluran. Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui keanekaragaman jenis Holothuroidea di zona intertidal
Pantai Bama TN Baluran. Hasil penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat sebagai salah satu sumber informasi mengenai keanekaragaman jenis Holothuroidea di zona
intertidal bagi masyarakat secara umum dan pengelola Pantai Bama TN Baluran.
Selain itu, penelitian ini juga diharapkan dapat memberikan informasi bagi kalangan
akademisi yaitu sebagai bahan kajian penelitian lebih lanjut.
Penelitian ini menggunakan metode transek-plot sistematis sebanyak 379 plot.
Identifikasi jenis Holothuroidea dilakukan di Laboratorium Oceanografi LIPI Jakarta.
Dari hasil penelitian, jenis Holothuroidea yang ditemukan di Pantai Bama TN
Baluran sebanyak tujuh jenis yang mewakili dua bangsa, dua suku dan empat marga.
Holothuria atra merupakan jenis yang paling banyak ditemukan. Sedangkan
Bohadschia argus, Holothuria hilla dan Holothuria Scabra merupakan jenis dengan
jumlah individu terendah. Indeks keanekaragaman jenis (H’) Holothuroidea di zona
intertidal Pantai Bama dalam kategori rendah dengan nilai sebesar 0,578, sedangkan
indeks kesamarataannya (J’) tergolong tidak merata dengan nilai 0,297
Nilai-Nilai Pendidikan Karakter Bagi Anak Dalam Surah Ali Imron Ayat 79
This study aims to understand more deeply about the values of character education in the Qur'an, especially in surah Ali Imron verse 79. In this study, researchers used qualitative research with a type of library research. As for the data collection technique through library research (library research), namely an analysis that the author uses by reading and studying some scientific literature that has something to do with the thesis to be studied. The results of this study indicate that the values of character education contained in surah Ali Imron verse 79 are religious character education values which have been applied and exemplified by Rasulullah saw as a caliph on this earth who has very good morals, and has the qualities a good character so that the miracles and advantages he possessed did not make the Messenger of Allah arrogant and did not make him belittle the oneness of Allah SWT
Efektivitas Pengelolaan Pelabuhan Perikanan Pantai Labuhan Lombok Kabupaten Lombok Timur.
Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) Labuhan Lombok dibangun pada tahun 1978
untuk menjadikannya sebagai pusat industri perikanan di Lombok Timur. Namun
masih terdapat masalah terkait penyediaan fasilitas, pelayanan aktivitas, dan
penyediaan data/informasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tingkat
efektivitas pengelolaan PPP Labuhan Lombok dan menentukan strategi dan
prioritas strategi yang dapat diterapkan dalam meningkatkan efektivitas
pengelolaan. Penelitian dilakukan dengan metode survei dan penentuan responden
dilakukan dengan purposive sampling. Analisis data yang digunakan adalah
SWOT, metode skoring, dan analisis USG (urgency, seriousness, growth). Hasil
penelitian menunjukkan tingkat efektivitas pengelolaan PPP Labuhan Lombok
adalah efektif dengan skor 2.97. Hasil analisis SWOT dan prioritas strategi
berdasarkan analisis USG antara lain: optimalisasi penggunaan lahan dalam upaya
meningkatkan ruang investasi di pelabuhan, peningkatan publikasi potensi
pelabuhan untuk menarik investor dalam penanaman modal di pelabuhan,
penambahan SDM untuk pelayanan aktivitas dalam menunjang kegiatan
revitalisasi perikanan tuna dan perbaikan fasilitas yang rusak sehingga dapat
menunjang kegiatan ekspor dari pelabuhan
PERANCANGAN APLIKASI KOMITE SUMBER DAYA MANUSIA BERBASIS WEB PADA PT CENDANA TEKNIKA UTAMA JAKARTA
Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan suatu sistem Aplikasi Komite Sumber Daya Manusia (KSDM) online berbasis web yang dapat diandalkan, sehingga mampu menghasilkan informasi dan laporan yang lebih cepat, akurat dan relevan sesuai kebutuhan. Tempat penelitian adalah pada PT Cendana Teknika Utama Jakarta, perusahaan yang bergerak dalam bidang alat antrian dan bidang jasa pembuatan website. Sumber dan jenis data yang digunakan diperoleh melalui studi lapangan dan studi kepustakaan. Diantaranya dengan melakukan observasi dan interview langsung pada obyek penelitian serta ditunjang dengan literatur-literatur yang sesuai. Sedangkan metode analisis data yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif.Dari hasil penelitian, ditemukan kendala kendala dari sistem yang saat ini sedang berjalan, antara lain: banyak kertas yang terbuang karena penjadwalan talent menggunakan kertas, proses sidang talent harus tatap muka, proses pembuatan laporan dan cetak hasil sidang tidak dapat di akses secara online, dan sebagainya. Aplikasi KSDM online ini mampu mengatasi permasalahan diatas dan mengantisipasinya.Dengan dibangunnya aplikasi Komite Sumber Daya Manusia ini membantu proses pengambilan keputusan dalam mencari penyedia (supplier) yang tepat dalam kegiatan pengadaan barang pada PT. Cendana Teknika Utama. Aplikasi menunjang kegiatan operasional perusahaan sehingga dapat berjalan lebih efektif dan efisien
Kesesuaian Lahan dan Fasilitas Galangan Kapal di Pelabuhan Perikanan Nusantara Palabuhanratu.
Keberadaan galangan kapal di suatu pelabuhan perikanan sangat penting sebagai
tempat untuk melakukan perbaikan kapal. Ketersediaan lahan dan fasilitas
pendukung di galangan kapal Pelabuhan Perikanan Nnusnatara (PPN)
Palabuhanratu perlu diperhatikan untuk mendukung aktivitas sehingga dapat
berjalan secara efektif dan efisien. Tujuan penelitian ini adalah (1) mengidentifikasi
kondisi eksisting lahan dan fasilitas serta indeks kepuasan pengguna di galangan
kapal PPN Palabuhanratu; (2) mengidentifikasi kesesuaian kebutuhan lahan dan
fasilitas galangan kapal di PPN Palabuhanratu; (3) merumuskan kebutuhan lahan
dan fasilitas galangan kapal di PPN Palabuhanratu. Metode pengumpulan data yang
digunakan adalah survey dengan menggunakan teknik wawancara (pengisian
kuesioner) dan pengukuran terhadap lahan galangan. Hasil penelitian menunjukkan
bahwa kondisi eksisting di PPN Palabuhanratu memiliki dua galangan kapal yaitu
galangan kapal yang dikelola oleh pihak PT. Surya Agung Putra Jaya yangmemiliki
luas lahan sebesar 1833.96 m2 dan lahan kapal lainnya yang dikelola oleh pihak
pelabuhan memiliki luas lahan sebesar 1283.05 m2. Indeks kepuasan pengguna
lahan galangan kapal, fasilitas dan proses perbaikan berada pada kategori cukup
baik, baik dan sangat baik. Kesesuaian lahan dan fasilitas di galangan kapal masih
belum sepenuhnya sesuai dengan kriteria galangan kapal. Hal ini menunjukkan
bahwa diperlukan kesesuaian lahan dan fasilitas yang tertuang dalam layout
galangan untuk meningkatkan proses perbaikan kapal yang lebih efektif dan efisien
serta memberikan acuan pembangunan galangan kapal di Pelabuhan Perikanan
Nusantara (PPN) Palabuhanratu untuk keamanan dan kenyamanan
Perkembangan Perikanan Tangkap Lobster di Pantai Pangandaran Jawa Barat: Kajian Teknis dan Sumberdaya.
Pangandaran adalah salah satu wilayah yang potensial dalam penyebaran lobster. Tingginya harga jual tidak menjamin keberlanjutan produksi perikanan lobster di Pangandaran. Terjadi penurunan produksi lobster rata-rata di tahun 2013 sampai 2017 sebesar 32,36% di Kabupaten Pangandaran. Kementrian Kelautan dan Perikanan mengeluarkan Permen Nomor 56/PERMEN-KP/2016 tentang penangkapan lobster dan rajungan dalam rangka pengelolaan perikanan tangkap lobster. Tujuan penelitian untuk mendeskripsikan keragaan teknis unit penangkapan lobster di Pangandaran, menganalisis hasil tangkapan lobster yang didaratkan dan merumuskan strategi keberlanjutan perikanan tangkap lobster di Pangandaran. Metode penelitian menggunakan studi kasus dan teknik pengambilan sampel dilakukan menggunakan accidental sampling serta menggunakan metode analisis deskriptif, analisis teknik dan analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukan bahwa alat tangkap yang digunakan untuk menangkap lobster, yaitu jaring sirang (gillnet), bubu pintur (trap) dan jaring krendet (tangle net). Perahu yang digunakan rata-rata berukuran 2 GT. Hasil tangkapan lobster sebanyak 77% memiliki ukuran panjang karapas dan bobot yang sudah layak tangkap dan 33% tidak layak tangkap. Strategi yang dapat dilakukan untuk menjamin keberlanjutan perikanan lobster di Pangandaran, yaitu memberikan sanksi tegas bagi setiap orang yang melanggar aturan penangkapan lobster dan nelayan disarankan untuk beralih profesi
Efektivitas Umpan Buatan dalam Penangkapan Ikan Karang Konsumsi pada Bubu di Kepulauan Seribu
Kawasan Kepulauan Seribu memiliki sejumlah pulau hingga mencapai 114 pulau yang terbagi menjadi empat kelurahan, yaitu Kelurahan Pulau Panggang, Kelurahan Pulau Kelapa, Kelurahan Pulau Tidung, dan Kepulauan Untung Jawa. Nelayan Pulau Panggang banyak yang menggunakan bubu untuk menangkap ikan. Jumlah bubu mencapai 220 unit. Umpan buatan yang digunakan adalah dari campuran arginin dan leusin yang merupakan asam amino esensial. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas umpan buatan pada kondisi yang sebenarnya. Pengolahan data menggunakan Rancangan Acak Lengkap dan perhitungan efektivitas. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode experimental fishing. Bubu yang digunakan sebanyak 12 unit dengan rincian bubu kontrol 3 unit, bubu umpan A (alami) 3 unit, bubu umpan buatan B (arginin dan leusin) 3 unit, dan bubu umpan buatan C (minyak ikan) 3 unit. Hasil analisis statistika menujukkan bahwa perbedaan umpan berpengaruh terhadap hasil tangkapan namun tidak berbeda nyata. Masing-masing umpan memberikan pengaruh terhadap jumlah hasil tangkapan dengan nilai yang sama. Hasil tangkapan bubu dengan menggunakan umpan buatan B (arginin dan leusin) merupakan hasil tangkapan terbesar dari pada ketiga jenis bubu lainya yaitu sebesar 32 %. Jenis ikan karang konsumsi yang banyak tertangkap pada saat penelitian adalah ikan dari famili Siganidae, yaitu sebesar 38,59 % dari hasil tangkapan total atau sebesar 335 ekor. Pengujian efektivitas bubu menunjukkan bahwa bubu dengan umpan B (arginin dan leusin) mendapatkan nilai efektivitas penangkapan 57,93 %. Hal ini menunjukkan bahwa bubu dengan umpan B (arginin dan leusin) mampu menangkap ikan karang konsumsi cukup optimal sesuai dengan tujuan yang diharapkan
Keselamatan Kerja di Area Pelabuhan Perikanan Nusantara Palabuahanratu Sukabumi, Jawa Barat.
Pelabuhan Perikanan Nusantara Palabuhanratu dibagi menjadi dua wilayah yaitu
wilayah kerja dan wilayah pengoperasian. Salah satu faktor yang menunjang
keselamatan kerja adalah dengan adanya fasilitas dikedua wilayah tersebut. Pihak
pelabuhan sudah berupaya meningkatkan keselamatan masyarakat dan nelayan.
Tujuan penelitian ini mengidentifikasi area kerja beserta fasilitas pelabuhan yang
menunjang keselamatan kerja dan mengidentifikasi pengelolaan keselamatan kerja
di area PPN Palabuhanratu Sukabumi Jawa Barat. Data yang dikumpulkan yaitu
data primer dan data sekunder.Data primer ini diperoleh dengan cara wawancara
dan kuesioner, sedangkan data sekunder diperoleh dengan cara penelusuran
dokumen (peraturan) mengenai keselamatan kerja dilaut pada instansi terkait.
Pengambilan data dilakukan dengan metode purposive sampling terhadap
beberapa pihak yang berkepentingan dengan keselamatan kerja nelayan seputar
keselamatan kerja. Fasilitas yang ada di pelabuhan untuk menunjang keselamatan
kerja sudah memenuhi sebesar 69% standar yang berlaku sesuai dengan peraturan
pemerintah nomor KEP.16/MEN/2006 tentang pelabuhan perikanan, peraturan
yang sudah ada untuk menyesuaikan SOP yang berlaku mengenai keselamatan
kerja di PPN Palabuhanratu, Sukabumi, Jawa Barat. Pihak pengelola PPN
Palabuhanratu telah mengacu peraturan pemerintah nomor 20/PERMEN-KP/2009
tentang organisasi dan tata kerja unit pelaksana teknis pelabuhan perikanan.
Struktur organisasi PPN Palabuhanratu Sukabumi Jawa Barat memiliki nilai
presentasi sebesar 70.1% dengan kategori sedang dalam upaya peningkatan
fasilitas pelabuhan
Kelayakan Usaha Pancing Rawai di Pangkalan Pendaratan Ikan Tanjung Pasir Kabupaten Tangerang
The development of small scale fisheries in Indonesia is not quite grow because of difficult to getting loan. PPI Tanjung Pasir is dominated by small scale long line fisheries. The objective of this research are to describe the fishing unit, productivity and financial feasibility. This research used descriptive method. The result showed that long liner was 3-4 GT wood boat, with lenght: 7.5-10 m, width: 2-3 m, and draft 1-2 m. There were 3 fishermen in one fishing unit. The lenght of long line is 3 000-4 000 m, aproximately the number of hook were 600-1 000. Composition of long line catches were dominated by white snapper (Lates carcarifer). Productivity per trip was 28.09 kg/trip/year, boat productivity was 1.899 ton/GT/year, gear productivity (hook rate) was 0.05 fish/trip/boat, and fisherman productivity was 9.36 kg/man/trip. Based on investment analysis, R/C ratio was 1.11, payback period was 2.36 year, ROI was 42%, NPV Rp30 253 594, IRR 51.30% and Net B/C ratio was 2.01. Refers to productivity and financial analysis, Tanjung Pasir long line business is feasible to be continued and expanded
- …
