1,720,957 research outputs found
PERKEMBANGAN EKONOMI MAKRO PROVINSI ACEH MASA PANDEMI COVID-19
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk melihat perkembangan ekonomi makro di provinsi aceh selama terjadinya pandemi COVID-19, data yang digunakan dalam penelitian ini merupakan data sekunder yang sudah diolah yang di ambil melalui kajian kepustakaan dari berbagai sumber seperi Bank Indonesia dan Badan Pusat Statistik yang mengkaji ekonomi regional suatu wilayah/daerah. Metode penelitian yang digunakan bersifat kualitatif deskriptif yang menggunakan analisis terhadap data ekonomi makro provinsi aceh triwulan I dan triwulan II tahun 2020. Dalam penelitian ekonomi makro provinsi aceh menggunakan dua sisi yang di analisis berdasarkan data yang tersaji, yaitu sisi pengeluaran dan sisi lapangan usaha. Hasil analisis menunjukkan bahwa kinerja ekonomi makro provinsi aceh selama pandemi COVID-19 mengalami kontraksi yang signifikan. Ditinjau dari sisi pengularan, penyebab utama kontraksi yang terjadi dikarenakan defisit neraca ekspor antar daerah dan negatifnya ekspor luar negeri. Sementara itu dari sisi lapangan usaha, kontraksi ekonomi utama di sebabkan oleh menurunnya lapangan usaha perdagangan besar dan eceran dan lapangan usaha transportasi. Lapangan usaha pertanian, perikanan dan kehutanan juga mengalami kontraksi akibat berkurangnya aktivitas masyarakat selama pandemi COVID-19 dan terjadinya penurunan daya beli masyarakat.
Kata Kunci: Makro ekonomi, COVID-1
ANALISIS PENGARUH PERDAGANGAN INTERNASIONAL DAN VARIABEL MAKRO EKONOMI TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI INDONESIA
ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variabel perdagangan internasional yang terdiri dari transaksi berjalan, kurs dan variabel makro ekonomi yang terdiri dari investasi dan tenaga kerja terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia. Penelitian ini menggunakan data kurun waktu tahun 2000 hingga tahun 2015. Model yang digunakan adalah Ordinary Least Square (OLS) dengan menggunakan software Eviews 7. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel tenaga kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia, ketika tenaga kerja mengalami peningkatan sebanyak 10.000 jiwa maka PDB akan naik sebesar 47,2 Rupiah. Variabel transaksi berjalan berpengaruh negatif dan signifikan terhadap PDB Indonesia, ketika transaksi berjalan mengalami peningkatan sebesar US$ 1.000.000 maka PDB Indonesia akan mengalami penurunan sebesar 9.77 Rupiah. Untuk variabel kurs berpengaruh negatif dan signifikan terhadap PDB Indonesia, ketika Rupian terdepresiasi sebesar 1 Rupiah maka PDB Indonesia akan mengalami penurunan sebesar 76.5 Rupiah. Dalam penelitian ini variabel investasi tidak berpengaruh terhadap PDB Indonesia. Kata Kunci: PDB, perdagangan internasional, makro ekonomi, transaksi berjalan, kurs, investasi, tenaga kerja, OL
ANALISIS KEPUASAN NASABAH DAERAH PINGGIRAN TERHADAP KUALITAS PELAYANAN DI BANK ACEH CABANG PEMBANTU SUBULUSSALAM
This study aims to analyze customer satisfaction from the outlying areas towards the services provided by the Bank Aceh Subulussalam Branch Office. The main focus of the study is to understand how service aspects such as responsiveness, reliability, empathy, assurance, and physical evidence affect customer satisfaction from remote areas. The research method used is a qualitative approach with a qualitative descriptive method, collecting data through interviews and direct observation of 15 customers from outlying areas. The results of the study indicate that customers from outlying areas are satisfied with the services provided by the bank. This satisfaction is influenced by several factors, including the quality of the bank's physical facilities, the reliability and responsiveness of employees, and the attention and assurance provided. Fair service without distinguishing the customer's area of origin, friendly and professional attitudes from employees, and concern for the specific needs of customers such as assistance in filling out forms and providing health facilities during the COVID-19 pandemic, are key factors in increasing customer satisfaction. This study concludes that Bank Aceh Subulussalam Branch Office has succeeded in providing good and satisfactory service to customers from various backgrounds, including those from outlying areas. Therefore, it is recommended that banks continue to maintain and improve the quality of service to maintain customer satisfaction and increase their loyalty. Customers are expected to actively ask and communicate with the bank if they need help so that the transaction process runs smoothly and effectivelyPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kepuasan nasabah dari daerah pinggiran terhadap pelayanan yang diberikan oleh Bank Aceh Cabang Pembantu Subulussalam. Fokus utama penelitian adalah memahami bagaimana aspek-aspek pelayanan seperti responsivitas, kehandalan, empati, jaminan, dan bukti fisik mempengaruhi kepuasan nasabah dari daerah terpencil. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif kualitatif, mengumpulkan data melalui wawancara dan observasi langsung terhadap 15 nasabah yang berasal dari daerah pinggiran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nasabah dari daerah pinggiran merasa puas dengan pelayanan yang diberikan oleh bank tersebut. Kepuasan ini dipengaruhi oleh beberapa faktor, termasuk kualitas fasilitas fisik bank, kehandalan dan ketanggapan pegawai, serta perhatian dan jaminan yang diberikan. Pelayanan yang adil tanpa membedakan asal daerah nasabah, sikap ramah dan profesional dari pegawai, serta kepedulian terhadap kebutuhan spesifik nasabah seperti bantuan dalam pengisian formulir dan penyediaan fasilitas kesehatan selama pandemi COVID-19, menjadi faktor kunci dalam meningkatkan kepuasan nasabah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Bank Aceh Cabang Pembantu Subulussalam telah berhasil memberikan pelayanan yang baik dan memuaskan kepada nasabah dari berbagai latar belakang, termasuk mereka yang berasal dari daerah pinggiran. Oleh karena itu, disarankan agar bank terus mempertahankan dan meningkatkan kualitas pelayanan untuk menjaga kepuasan nasabah serta meningkatkan loyalitas mereka. Nasabah diharapkan untuk aktif bertanya dan berkomunikasi dengan bank jika membutuhkan bantuan, agar proses transaksi berjalan lancar dan efektif
Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis
The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation
counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings
are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that
only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into
account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
Variations on the Author
“Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship
Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis
We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis
Dispelling the Myths Behind First-author Citation Counts
We conducted a full-scale evaluative citation analysis study of scholars in the XML research field to explore just how different from each other author rankings resulting from different citation counting methods actually are, and to demonstrate the capability of emerging data and tools on the Web in supporting more realistic citation counting methods. Our results contest some common arguments for the continued
use of first-author citation counts in the evaluation of scholars, such as high correlations between author rankings by first-author citation counts and other citation
counting methods, and high costs of using more realistic citation counting methods that are not well-supported by the ISI databases. It is argued that increasingly available digital full text research papers make it possible for citation analysis studies to go beyond what the ISI databases have directly supported and to employ more
sophisticated methods
RELEVANSI STRATEGI PROMOSI PRODUK GADAI EMAS DALAM PENINGKATAN VOLUME JASA PENJUALAN PADA PEGADAIAN SYARIAH CABANG MEULABOH
Promosi merupakan salah satu kegiatan perusahaan untuk memperkenalkan produk kepada masyarakat. Dampak promosi terhadap peningkatkan volume penjualan di Pegadaian Syariah Cabang Meulaboh sangat signifikan. Peningkatan jumlah nasabah menjadi indikator utama meningkatnya volume penjualan produk di Pegadaian Syariah Cabang Meulaboh. Adapun tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui strategi promosi produk gadai emas dalam meningkatkan volume penjualan di Pegadaian Syariah Cabang Meulaboh dan dampak promosi terhadap peningkatkan volume penjualan di Pegadaian Syariah Cabang Meulaboh. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, dengan penentuan subjek penelitian sebanyak 15 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi dan teknik analis data dilakukan dengan teknik kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi promosi produk gadai emas di Pegadaian Syariah Cabang Meulaboh dilakukan dengan beberapa jenis di antaranya promosi marketing officer (bekerjasama dengan instansi lain). Strategi promosi juga dilakukan melalui periklanan produk yang dilakukan melalui pamlet/baliho dan brosur, sales promotions (promosi penjualan) dengan memberikan harga khusus gadai, public relation (publisitas) dengan ikut serta dalam kegiatan expo dan festival UMKM, word of mouth yang dilakukan oleh nasabah Pegadaian Syariah Cabang Meulaboh serta promosi melalui website, story WhatsApp, facebook dan youtube. Pelaksanaan promosi gadai emas oleh Pegadaian Syariah Cabang Meulaboh sangat berdampak bagi volume penjualan produk gadai emas. Peningkatan penjualan produk tersebut terlihat peningkatan jumlah nasabah gadai emas semenjak 5 tahun terakhir, rata-rata peningkatan pertahun berkisar 20%-30%. Hingga tahun 2023 nasabah Pegadaian Syariah Cabang Meulaboh pada produk gadai emas mencapai 1.500 orang
- …
