1,723,411 research outputs found

    Miftakhul Ulum's Quick Files

    No full text
    The Quick Files feature was discontinued and it’s files were migrated into this Project on March 11, 2022. The file URL’s will still resolve properly, and the Quick Files logs are available in the Project’s Recent Activity

    PROFESIONALISME GURU DALAM PEMBELAJARAN BAHASA ARAB DI MADRASAH DINIYAH MIFTAKHUL ‘ULUM DESA BANJARSARI GAJAH DEMAK

    Full text link
    Madrasah Diniyah Miftakhul „Ulum merupakan salah satu lembaga pendidikan Islam yang berada di desa Banjarsari Gajah Demak. Madrasah ini memiliki tujuan untuk mencerdaskan anak bangsa. Kompetensi guru amatlah penting dalam meningkatkan potensi yang dimiliki peserta didik. Salah satu pelajaran yang dikaji adalah bahasa Arab. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1). Profesionalisme guru dalam pembelajaran bahasa Arab di madrasah diniyah Miftakhul „Ulum desa Banjarsari Gajah Demak. 2). Upaya pengembangan pembelajaran bahasa Arab di madrasah diniyah Miftakhul „Ulum. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan data dari lapangan (Field Research). Subyek dari penelitian ini adalah kepala sekolah, guru bahasa arab, peserta didik, staff, dan masyarakat desa Banjarsari. Pengumpulan data diperoleh melalui metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Dalam penelitian ini metode analisis data yang digunakan adalah model analisis interaktif. Model analisis interaktif ini dilakukan dengan tiga langkah analisis data kualitatif, reduksi data, penyajian data dan verifikasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan : 1). Secara keseluruhan guru bahasa Arab di madrasah diniyah Miftakhul „Ulum sudah menguasai profesionalisme guru dengan baik karena sudah memenuhi 19 - 20 indikator dari 22 indikator profesiolitas guru 2). Upaya pengembangan pembelajaran bahasa Arab di madrasah diniyah Miftakhul „Ulum melalui (a)Pengembangan di dalam kelas meliputi pengelolaan kelas, metode pengajaran, strategi pengajaran dan administrasi pengajaran (b) Pengembangan di luar kelas merupakan ekstra kurikuler yang mana mengajarkan tentang pelatihan kaligrafi, dan pidato bahasa Arab

    TRADISI PEMBACAAN TIGA SURAT PILIHAN DI PONDOK PESANTREN MIFTAKHUL ‘ULA NGLAWAK KERTOSONO NGANJUK

    No full text
    Tradisi pembacaan surat-surat pilihan tidak asing lagi dipraktekkan di Pondok Pesaantren Miftakhul ‘Ula Nglawak Kertosono Nganjuk. Semua santri diwajibkan mengikuti kegiatan pembacaan tiga surat-surat pilihan tanpa terkecuali. Amalan ini penting dilakukan secara rutin agar santri-santri senantiasa dilimpahkan kemudahan, ketenangan batin, kelancaran rezeki dan keberkahan dalam menempuh pendidikan yang sedang dilakukan. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi yang dimiliki Karl Mannheim, untuk mendiskripsikan kegiatan tradisi pembacaan tiga surat pilihan peneliti melakukan pengamatan, wawancara informan, dan dokumentasi kemudian menganalisis dan mereduksi data yang telah diperoleh. Dengan demikian ada dua rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu Pertama : Bagaimana Sejarah Tradisi pembacaan surat-surat pilihan di Pondok Pesantren Miftakhul ‘Ula Nglawak Kertosono Nganjuk. Kedua : Bagaimana pemahaman santri terhadap tradisi pembacaan tiga surat pilihan di Pondok Pesantren Miftakhul ‘Ula Nglawak Kertosono Nganjuk. Zaman Nabi pembacaan surat-surat pilihan ini sudah dilakukan oleh para sahabat sesuai hadist Nabi namun belum dijadikan sebagai tradisi seperti saat ini tetapi masih dijadikan sebagai sarana dakwah. begitu juga tradisi pembacaan surat pilihan di Pondok Pesantren Miftakhul ‘Ula juga sudah dijadikan tradisi dan amalan yaumiyah dengan landasan hadits Nabi. Dengan adanya kegiatan tersebut ada tiga pemahaman yang diperoleh yaitu pemahaman spiritual, moral dan psikologis

    Karakteristik Kepemimpinan Di Pondok Pesantren Miftakhul Khoir Desa Prawoto Kecamatan Sukolilo Kabupaten Pati Jawa Tengah

    Full text link
    The purpose of this study is to determine the characteristics of charismatic leadership in the Miftakhul Khoir Islamic Boarding School, Prawoto Village, Sukolilo District, Pati Regency, Central Java, which later is expected to provide benefits for writers or readers, apart from being an insight, it can also be used as a science of consideration in leading or coordinating their subordinates in the world of work or work. in the lead institution. The population in this study is the main leader at the Miftakhul khoir Islamic boarding school, the students of the Islamic boarding school and also the teacher at the Islamic boarding school. The author's way of obtaining information or data is by interviewing directly to the resource person with several questions that have been prepared by the author by 5 main questions or core questions which include the leadership's efforts to use empathy to develop and communicate the vision and mission to their subordinates, the method used by the leader to convey the vision to his subordinates, the way the leader treats his subordinates, the efforts made by the leader to strengthen or create a positive image for subordinates and as well as the surrounding environment, as well as the leader's efforts to provide opportunities for his subordinates to develop or achieve an achievement

    Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis

    Full text link
    The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed

    Pola konseling spiritual dalam meningkatkan kebermaknaan hidup bagi Abdhi Dhalem Pondok Pesantren Miftakhul Ula desa.Nglawak, kec.Kertosono kab.Nganjuk

    Full text link
    Fokus penelitian ini meliputi : 1) Bagaimana pola konseling spiritual dalam meningkatkan kebermaknaan hidup bagi abdhi dhalem pondok pesantren Miftakhul Ulla desa Nglawak Kecamatan Kertosono Kabupaten Nganjuk. 2) Apa yang melatar belakangi santri sehingga mau menjadi Abdhi Dhalem di pondok pesantren Miftakhul Ulla desa Nglawak kecamatan Kertosono Kabupaten Nganjuk .Dalam menjawab permasalahan tersebut, penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriftif komparatif. Sedangkan dalam pengumpulan data melalui observasi, wawancara.Terkait erat antara hasil pelaksanaan pola konseling spiritual dalam meningkatkan kebermaknaa hidup bagi abdhi dhalem pondok pesantren miftakhul ulla desa nglawak kecamatan kertosono kabupaten ngajuk dapat dikatakan cukup berhasil. Hal ini dapat dibuktikan dengan selain adanya kesaksian lewat sesi wawancara dengan klien maupun adanya perubahan pada diri klien dan dengan melihat skala penilaian dan wawancara dengan klien (Abdhi Dhalem), Masyarakat desa Nglawak Kertosono Nganjuk, guru Pengajar ngaji di Pondok Pesantren Miftakhul ulla, kepala desa nglawak, Kh Abdul Qodir. Hasil akhir dari pelaksanaan pola konseling spiritual dalam penelitian ini cukup berhasil yang mana hasil tersebut dapat dilihat dari adanya perubahan perilaku pada sikap dan perilaku konseli yang kurang baik menjadi lebih baik dari tercapainya aspek-aspek kebermaknaan hidup yang diinginkan

    Efektivitas Pengajaran Amtsilati Untuk Memahami Al Qur’an Dan Membaca Kitab Kuning Di Madrasah Diniyyah Miftakhul Huda Kalibalik Batang Jawa Tengah

    Full text link
    ABSTRAK Efektivitas Pengajaran Amtsilati Untuk Memahami Al Qur’an Dan Membaca Kitab Kuning Di Madrasah Diniyyah Miftakhul Huda Kalibalik Batang Jawa Tengah M. Djanamar Adjam NIM 00420136 Mempelajari Bahasa Arab merupakan kunci untuk mendalami sejarah perkembangan peradaban dunia musli pada khususnya dan peradaban dunia pada umumnya. Di Pondok pesantren terdapat metode pengajaran agama Islam seperti sorogan, bandongan, dan halaqah. Namun metode ini sepertinya kurang efektif untuk pembelajaran Bahasa Arab dikarenakan membutuhkan waktu yang lama untuk mebguasainya. Salah satu metode yang kemudian dikembangkan untuk pengajaran Bahasa Arab adalah An-Nahwu Fi Tsaubihi Al-Jadid yang berusaha memangkas materi nahwu yang terkenal sangat rumit. Salah satu lembaga Pendidikan yang menggunakan metode ini adalah Madrasah Diniyyah Miftakhul Huda Kalibatik Batang Jawa Tengah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui latar belakang diajarkannya pengajaran Bahasa Arab dengan sistem Amtsilati (memahami al Qur’an dan membaca kitab kuning), mengetahui cara mengajarkan, mengetahui efektivitas pengajaran Amtsilati di Madrasah Diniyyah Miftakhul Huda Kalibatik Batang Jawa Tengah. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas III Madrasah Diniyyah Miftakhul Huda Kalibatik Batang Jawa Tengah tahun ajaran 2004/2005. Data dikumpulkan dengan metode observasi, test, kuesioner. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Teknik statistic referensial. Hasil penelitian menunjukkan pada proses efektivitas pengajaran Amtsilati memberikan sumbangan yang positif dan signifikan. Pengajaran Bahasa Arab dengan sistem Amtsilati mudah dan cocok untuk anak-anak. Metodologi pengajaran Amtsilati seperti pengajaran yang ada pada buku Iqra;, sehingga anak banyak diaktifkan dalam proses belajar mengajar

    PENGARUH PENGGUNAAN SMARTPHONE TERHADAP PERKEMBANGAN PERILAKU KEAGAMAAN ANAK USIA DINI (Studi Di Taman Kanak-Kanak Miftakhul Arifin Tengguli)

    Full text link
    Adapun penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh penggunaan smartphone terhadap perkembangan perilaku keagamaan anak usia dini (studi di Taman Kanak-kanak Miftakhul Arifin Tengguli). Sampel dalam penelitian ini adalah murid dari Taman Kanak-kanak Miftakhul Arifin Tengguli sebanyak 36 murid dengan menggunakan pengambilan sampel Total Sampling. Pendekatan penelitian ini kuantitatif dengan metode survei yitu penelitian yang mengambil sampel dari satu populasi dan menggunakan kuesioner sebagai bahan pengumpulan data pokok. Data dianalisis menggunakan aplikasi IMB SPSS Statistic 20. Hasil uji korelasi menggunakan analisis korelasi product moment menunjukkan perolehan koefisien korelasi 0,605 dengan nilai signifikansi sebesar 0,000. Bahwa nilai data analisis tersebut mendekati 1 atau -1 berarti hubungan antara dua variable semakin kuat, sehingga menunjukkan terdapat pengaruh signifikan dan positif antara penggunaan smartphone terhadap perkembangan perilaku keagamaan anak usia dini studi di Taman Kanak-Kanak Miftakhul Arifin Tengguli. Hasil dari uji hipotesis ditemukan nilai signifikansi (sig) variable penggunaan smartphone (X) adalah 0,000. Hal ini berarti 0,000<0,05 sehingga disimpulkan bahwa Ha diterima

    USAHA GURU DALAM MENGATASI RENDAHNYA MINAT BACA PESERTA DIDIK DI MADRASAH IBTIDAIYAH MIFTAKHUL FALAH KAYEN KADEMANGAN BLITAR TAHUN AJARAN 2018/2019

    Full text link
    ABSTRAK Skripsi dengan judul “Strategi Guru Mengatasi Rendahnya Minat Baca Peserta Didik Madrasah Ibtidaiyah Miftakhul Falah Kayen Kademangan Blitar” ini di tulis oleh Luqy Sanata, NIM 17205153115, Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Tulungagung, yang dibimbing oleh: Drs.H. Jani, MM., M.Pd. Kata Kunci: Strategi Guru, Minat Baca Penelitian ini dilatar belakangi oleh sebuah fenomena bahwa masih banyaknya peserta didik SD/MI yang kurang menyadari betapa pentingnya membaca, pada zaman sekarang peserta didik kurang minat membaca pelajaran yang dipelajari. Hal ini akan berdampak menurunnya minat baca peserta didik, sehingga minat baca peserta didik rendah. Oleh sebab itu, perlu suatu strategi yang sesuai dan tepat dari guru dalam meningkatkan minat baca peserta didiknya. Fokus penelitian dalam penelitian ini adalah (1) Bagaimanakah konsep guru dalam mengatasi kurangnya minat baca peserta didik di MI Miftakhul Falah kayen Kademangan? (2) Bagaimanakah pelaksanaan guru mengatasi kurangnya minat baca tulis peserta didik di MI Miftakhul falah Kayen Kademangan? (3) Bagaimanakah hambatan guru mengatasi kurangnya minat baca tulis peserta didik di MI Miftakhul Falah Kayen Kademangan? Tujuan penelitian ini adalah (1) Mendeskripsikan konsep guru dalam mengatasi kurangnya minat baca peserta didik di MI Miftakhul Falah kayen Kademangan. (2) Mendeskripsikan pelaksanaan guru mengatasi kurangnya minat baca tulis peserta didik di MI Miftakhul falah Kayen Kademangan. (3) Mendeskripsikan hambatan guru mengatasi kurangnya minat baca tulis peserta didik di MI Miftakhul Falah Kayen Kademangan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis penelitian deskriptif. Lokasi penelitian terletak di Madrasah Ibtidaiyah Miftakhul falah Kayen Kademangan Blitar. Metode pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumetasi. Teknis analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Sedangkan pengecekan keabsahan data menggunakan triangulasi. Hasil penelitian mengungkapkan: (1) Konsep guru dalam meningkatkan minat baca peserta didik yaitu dalam bentuk strategi. Guru merencanakan dari mengadakan konsep berupa inovasi dalam mengembangkan minat baca peserta didik dari segi pengenalan perpustakaan dan aplikasi buku bacaan, memberi motivasi dan dorongan kepada peserta didik bahwa pentingnya membaca, membuat pertanyaan yang sesuai dalam materi yang diajarkan, memberikan stimulus terhadap peserta didik. (2) pelaksanaan yang guru terapkan dalam meningkatkan minat baca peserta didik yaitu dalam pelaksanaan yang guru lakukan sudah sesuai dengan apa yang sudah direncanakan dan terkonsepkam yaitu guru menjadwalkan pengunjungan perpustakaan, mendirikan pojok baca, xi memberi stimulus terhadap peserta didik dan mendorong peserta didik untuk bercerita tentang apa yang telah didengar atau yang dibacanya. (3) Faktor penghambat guru dalam meningkatkan minat baca peserta didik yaitu kurangnya variasi buku, minimnya koleksi buku yang ada di perpustakaan dan di kelas-kelas khususnya program pojok baca, literasi, dan masih ada siswa yang belum bisa membac
    corecore