1,720,967 research outputs found

    Perancangan Website Pariwisata Kecamatan Carita untuk Usia 20-30 Tahun di Jabodetabek

    Full text link
    Carita merupakan salah satu daerah yang berada di Kabupaten Pandeglang dan berada di Provinsi Banten. Carita memiliki tempat-tempat pariwisata yang memiliki keindahan alam yang populer untuk dikunjungi. Tetapi destinasi yang dikunjungi wisatawan masih terpusat, padahal ada banyak pantai dan tempat wisata lain yang dapat dikunjungi. Dari hal tersebut penelitian dilakukan dengan tujuan untuk mrancang media informasi menegnai pariwisata Kecamatan Carita untuk usia 20-30 tahun. Metode yang digunakan dalam perancangan ini adalah metode Website Development yang dijabarkan oleh Robin Landa. Strategi tersebut memiliki spuluh tahapan yaitu project plan, creative brief, site structure, content outline, conceptual design, visual design development, technical specs, prototype, technology, dan implementation. Hasil penelitian menunjukkan keterbatasan pengetahuan masyarakat dan wisatawan terkait tempat wisata di daerah Carita disebabkan karena minimnya media informasi tentang destinasi wisata yang ada. Dengan adanya perancangan media infromasi ini, diharapkan masyarakat dapat mengetahui lebih lagi mengenai wisata yang ada di daerah Carita dan mau berkunjung ke tempat tersebut

    PROSES KREATIF DALAM MENCIPTA BUSANA BERBAHAN LIMBAH PERCA

    Full text link
    Idea, imagination, and creativity are the basis of visual creation. When performed inhigh creativity and distinguished aesthetics, visually created objects will afford fascinatingoutcome. Visual works can one’s touch heart and mind. People can feel the surrounding visualobjects. In social activities, people will always attempt to be recognized and acknowledged bythe environment.Considering that economic factor is important in human existence means recognizingthe importance of object existence. It is widely acknowledged the fulfillment of primary needswill certainly be the influential factor of human’s materially oriented behavior. One of suchmaterials is the fashionable clothing. Because, fashion can represents the social status andpersonal identity. That is why fashion deserves further analysis, since it represents individualcharacters. Since such an object is expected to meet the lifestyle, it consequently will result inunique symbol in social stratum of life. This is particularly true since material quality mayrepresent the symbol of self-existence in mass culture. Key Words: creative, fashion, and existence Sebuah ide, imajinasi, dan kreativitas merupakan dasar dalam menciptakan sesuatu(bentuk/visual). Visual (khususnya karya seni, apapun bentuknya) ketika disajikaan dengankreativitas tinggi dengan gaya dan nilai estetik tersendiri akan memunculkan penilaian lain.Dari visual karya dapat menyentuh perasaan dan pemikiran seseorang, melalui benda-bendayang ada disekitar kita. Individu dalam aktifitas bermasyarakat secara sadar ataupun tidak,eksistensinya ingin diakui dan dikenal dalam lingkungannya.Melihat pengakuan eksistensi manusia secara ekonomi, maka keberadaan bendamenjadi hal yang sangat penting. Bagaimana persoalan yang mencakup pemenuhankebutuhan primer merupakan faktor penentu tingkah laku manusia yang merucut pada materi.Salah satunya adalah busana, di mana setiap individu membutuhkannya. Karena, busanamampu menunjukan status sosial dan penanda identitas. Hal tersebut menjadi dasar mengapapentingnya masalah ini untuk dikaji, karena benda dapat mewakili karakter pada tiap individu.Ketika benda dihadapkan pada pemenuhan gaya hidup, akan menciptakan perlambangansendiri dalam strata sosial masyarakat. Karena, kualitas benda sudah menjadi simbol eksistensidiri dan merucut pada budaya masa. Kata kunci: kreatif, busana dan eksistens

    Perancangan Buku Panduan untuk Produk Ekspor di Indonesia Design Development Center

    Full text link
    Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), yang dirancang oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia memiliki tujuan untuk memberi mahasiswa kesempatan untuk mendapatkan pengalaman kerja dalam dunia nyata. Indonesia Design Development Center (IDDC) merupakan salah satu perusahaan di bawah naungan Kementerian Perdagangan Indonesia. Tujuan penulis melaksanakan praktik kerja magang adalah untuk meningkatkan keterampilan dan memperoleh pengetahuan baru dalam bidang desain dengan berkontribusi bersama kinerja profesional dibidangnya. Selama menjalankan program magang di IDDC, penulis mengerjakan proyek untuk merancang buku panduan mengenai produk ekspor. Dengan adanya proyek tersebut, penulis mendapatkan pengalaman kerja lapangan seperti keterampilan soft skills yaitu komunikasi dan kolaborasi bersama tim profesional

    Kostum tokoh-tokoh animasi sebagai sumber inspirasi penciptaan busana pesta gala

    Full text link
    Berbusana merupakan penunjang penampilan. Penampilan yang menarik akan membuat seseorang terlihat lebih sempurna. Bagi manusia pada umumnya dan wanita pada khususnya, penampilan busana menjadi hal yang sangat penting untuk dipenuhi. Saat menggadiri acara pesta, setiap wanita ingin terlihat berbeda dari biasanya. Untuk itu penulis menciptakan karya busana pesta gala yang bersumber dari kostum para tokoh animasi seperti Final fantasy, Cabal on-line, dan atlantica on-line. Dengan menciptakan kreasi busana pesta dengan sentuhan tema fantasy, penulis bertujuan agar busana pesta dengan tampilan unik dapat tercipta guna memperkaya khasanah busana pesta di Indonesia, khususnya pesta gala. Berbusana tidak hanya mengenakan pakaian. Pilihan busana yang tepat sesuai untuk kesempatan, dan sesuai pula dengan kepribadian pemakainya, menjadikan penampilan seorang wanita menjadi sangat mengesankan. Selain penggunaan asesoris yang unik, pemilihan bahan dalam berbusana juga sangat mempengaruhi. Upaya yang dilakukan penulis untuk membuat busana pesta yang unik da atraktif, padupadan bahan primissima dan jeans , santung dan drill akan memberi kesan penampilan wanita yang anggun, feminin dengan balutan maskulin. Batik menjadi teknik pembuatan karya Tugas akhir ini, sehingga pembuatan busana pesta gala yang unik dan menarik ini dapat tercapai dengan sempurna

    SISTEM INFORMASI PRODUKSI KARET REMAH PADA PT ANEKA BUMI PRATAMA PALEMBANG

    No full text
    Tujuan penulisan ini untuk mengembangkan dan meningkatkan sistem informasi pada PT Aneka Bumi Pratama berupa penyimpanan data, evaluasi produksi dan laporan yang berbasis database dengan menggunakan bahasa pemrograman berbasis sistem operasi windows. Metodologi penulisan yang penulis gunakan adalah metodologi FAST yang terdiri dari metode analisis dan metode perancangan. Metode analisis menggunakan tahap Design Phase dengan pembuatan Data Flow Diagram, Entity Relationship Diagram, Struktur Data, perancangan masukan, dan perancangan keluaran. Penerapan sistem informasi ini diharapkan mampu menghemat penyimpanan data, mempercepat proses pencarian data, mengevaluasi produksi secara konsisten, mencetak hasil dalam bentuk laporan, sehingga penyampaian informasi dapat dilaksanakan sesegera mungkin. Dengan adanya sistem ini diharapkan dapat mengatasi masalah-masalah yang ada pada PT Aneka Bumi Pratama Palembang

    Analisis Persepsi Dosen Akuntansi Dan Mahasiswa Akuntansi Mengenai Peranan Akuntan Di Era Revolusi Industri 4.0

    No full text
    Perkembangan ekonomi digital di Era Revolusi Industri 4.0 memberikan dampak sigifikan dalam perkembangan di bidang akuntansi. Saat ini sudah banyak pelaku usaha yang menggunakan perangkat lunak akuntansi dalam kegiatan usahanya. Perangkat lunak akuntansi tersebut dapat dioperasikan oleh orang yang tidak memiliki dasar akuntansi asalkan pengguna memahami bagaimana cara kerja perangkat lunak akuntansi tersebut. Penelitian ini membahas apakah perkembangan tekonologi di Era Revolusi Industri 4.0 dapat menggantikan peranan akuntan sepenuhnya atau belum akan menggantikan peran akuntan, tetapi mengakibatkan perubahan pada peranan akuntan yang dilihat dari persepsi dosen akuntansi dan mahasiswa akuntansi. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan bukti empiris perihal adanya perbedaan persepsi yang signifikan antara dosen akuntansi dan mahasiswa akuntansi mengenai peranan akuntan di era Revolusi Industri 4.0.   Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode survei dengan kuesioner. Penelitian ini menggunakan sampel yang terdiri dari 47 dosen akuntansi dan 135 mahasiswa akuntansi di Institut Bisnis dan Informatika Kesatuan Bogor. Pengujian hipotesis dilakukan dengan menggunakan uji beda (Independent Samples T-Test). Hasil dari penelitian ini adalah tidak terdapat perbedaan persepsi yang signifikan antara dosen akuntansi dan mahasiswa akuntansi mengenai peranan akuntan di era Revolusi Industri 4.0. Selain itu, menurut sebagian besar dosen akuntansi dan mahasiswa akuntansi di IBI Kesatuan perkembangan teknologi di era Revolusi Industri 4.0 belum dapat mengantikan peranan akuntan sepenuhnya.         Kata kunci : Persepsi, Dosen Akuntansi, Mahasiswa Akuntansi, Revolusi Industri 4.

    Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis

    Full text link
    The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
    corecore