196 research outputs found
SUBALTERNITAS TOKOH DIAH AYU DAN MAHARANI: ANTARA KUTUKAN DAN SENJATA
The story of “Kutukan Dapur” by Eka Kurniawan presents a colonial setting: Dutch colonialism and postcolonialism in the image of two characters, Diah Ayu and Maharani. Maharani is in patriarchal shackles, which is ingrained in her family life and social structure. Meanwhile, Diah Ayu is in the bonds of Dutch colonialism, which is brought back by the author. Both are in a subaltern position but in different conditions. Based on this description, this research asks two questions which are analyzed using Gayatri Spivak\u27s subaltern theory, (1) what the position of Diah Ayu and Maharani in "Kutukan Dapur" short story, and (2) how the subaltern is constructed through the efforts of the two characters to get out of that position is. The method used is qualitative. The narratives are classified and analyzed to understand the subaltern\u27s position and construction and its resistance efforts. This research indicates that Maharani and Diah Ayu are subalterns of Maharani dominated by patriarchy, while Diah Ayu is dominated by Dutch colonialism. Maharani fought back, but only with an idea or ideas. Unlike Diah Ayu, she is able to fight in a real form. However, as the author, Eka is trapped in a biased construction in addition to gender bias and representation. In subaltern studies, representation is only a tool towards more real domination. The two figures seem to be fighting against the power structure (colonial and patriarchal) but are still trapped in the dominance of the other.The story of “Kutukan Dapur” by Eka Kurniawan presents a colonial setting: Dutch colonialism and postcolonialism in the image of two characters, Diah Ayu and Maharani. Maharani is in patriarchal shackles, which is ingrained in her family life and social structure. Meanwhile, Diah Ayu is in the bonds of Dutch colonialism, which is brought back by the author. Both are in a subaltern position but in different conditions. Based on this description, this research asks two questions which are analyzed using Gayatri Spivak\u27s subaltern theory, (1) what the position of Diah Ayu and Maharani in "Kutukan Dapur" short story, and (2) how the subaltern is constructed through the efforts of the two characters to get out of that position is. The method used is qualitative. The narratives are classified and analyzed to understand the subaltern\u27s position and construction and its resistance efforts. This research indicates that Maharani and Diah Ayu are subalterns of Maharani dominated by patriarchy, while Diah Ayu is dominated by Dutch colonialism. Maharani fought back, but only with an idea or ideas. Unlike Diah Ayu, she is able to fight in a real form. However, as the author, Eka is trapped in a biased construction in addition to gender bias and representation. In subaltern studies, representation is only a tool towards more real domination. The two figures seem to be fighting against the power structure (colonial and patriarchal) but are still trapped in the dominance of the other
PROSPEK DAN STRATEGI BISNIS PADA USAHA AGROINDUSTRI PROL DAN BROWNIES TAPE “KIDIES” DI KABUPATEN BONDOWOSO
Agroindustri merupakan salah satu sektor yang sangat prospektif
dikembangkan di Indonesia. Di sektor agroindustri, ubi kayu memainkan peranan
penting bagi perekonomian negara. Di sektor agroindustri, ubi kayu memainkan
peranan penting bagi perekonomian negara. Kabupaten Bondowoso merupakan
salah satu pengahasil ubi kayu yang cukup potensial. Hal ini dikarenakan,
Bondowoso mepunyai keunggulan yang tidak dimiliki daerah lain yaitu keadaan
tanah dan iklim yang sangat cocok untuk membudidayakan ubi kayu. Tanaman ini
dimanfaatkan oleh para agroindustri untuk kemudian diolah menjadi produk
olahan yang disebut tape. Agroindustri prol dan brownies tape merupakan salah
satu makanan olahan dari tape yang paling banyak digemari oleh masyarakat,
karena bentuk dan rasa yang unik serta termasuk makanan yang modern dan tahan
lama dibandingkan tape. Agroindustri olahan tape seperti brownies dan prol tape
di Bondowoso yang paling terkenal adalah agroindustri “Kidies”. Agroindustri
“Kiddies” ini sudah berdiri sejak tahun 2002 di Bondowoso. “Kidies” merupakan
agroindustri pertama di Bondowoso yang mengolah tape menjadi makanan baru
seperti prol dan brownies tape. Agroindustri prol dan brownies tape ini merupakan
salah satu usaha yang mengambil peluang dalam pengembangan bisnis berbahan
dasar tape. Penelitian ini dilakukan pada bulan Januari sampai Juli 2011 di lokasi
agroindustri “Kidies” Kota Bondowoso.
Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui pendapatan dan trend
penjualan pada agroindustri prol dan brownies tape “Kidies” di Kabupaten
Bondowoso, (2) mengetahui kinerja bisnis pada agroindustri prol dan brownies
tape “Kidies” di Kabupaten Bondowoso, (3) mengetahui strategi bisnis pada
agroindustri prol dan brownies tape “Kidies” di Kabupaten Bondowoso. Metode
penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dan analitis. Metode
pengambilan contoh dilakukan secara Two Stage Purposive Sampling. Data
penelitian yang digunakan adalah data primer dan sekunder. Metode analisis data
yang digunakan adalah (1) analisis pendapatan, (2) analisis trend penjualan, (3)
analisis SWOT.
Hasil penelitian menunjukkan (1) Pendapatan perusahaan prol dan
brownies “Kidies” yaitu pada produk prol tape diperoleh dari rata-rata pendapatan
perusahaan pada produk prol tape sebesar Rp 12.097.433,00 per bulan.
Sedangkan, pendapatan perusahaan pada produk brownies tape diperoleh dari
rata-rata pendapatan perusahaan pada produk brownies tape sebesar Rp
6.386.233,00 per bulan. Trend penjualan prol dan brownies tape “Kidies”
cenderung meningkat. Peningkatan penjualan prol tape pada tahun 2001-2010
disebabkan oleh peningkatan permintaan konsumen, kemampuan produksi
perusahaan cenderung meningkat dari tahun ke tahun, serta pemasaran yang
menguntungkan pihak yang bersangkutan (perusahaan, pedagang pengecer,
konsumen). (2) Kinerja bisnis pada usaha prol dan brownies tape agroindustri
“Kidies” berada pada kuadran I, yaitu posisi yang menandakan sebuah organisasi
yang kuat dan berpeluang. Kinerja bisnis yang kuat didukung oleh kerjasama
antar personal dalam satu lingkup organisasi dengan memanfaatkan peluang
(potensi) kinerja yang ada. (3) Strategi bisnis pada usaha prol dan brownies tape
agroindustri “Kidies” berada pada posisi White Area yaitu bidang kuat
berpeluang, serta pada tahap pertumbuhan. Strategi yang digunakan adalah
strategi S-O (Strenght and Opportunity) yaitu strategi yang mengandalkan
kekuatan pada agroindustri dan memanfaatkan peluang yang ada untuk mencapai
prospek yang baik kedepannya
Analisis peran ibu terhadap pencegahan ascariasis anak prasekolah Wilayah Kerja Puskesmas Tahtul Yaman Kota Jambi
ABSTRAK
Latar Belakang: Ascariasis adalah penyakit yang disebabkan oleh infeksi cacing Ascaris lumbricoides atau cacing gelang. Di Indonesia prevalensi ascariasis ini tinggi terutama pada anak-anak. Ascariasis dapat dijumpai di beberapa tempat, terutama yang beriklim panas. Ascariasis dapat terjadi pada semua umur, terutama pada anak dan terbanyak pada umur 1-6 tahun.
Tujuan:Untuk mendapatkan informasi secara mendalam tentang peran ibu dalam melakukan pencegahan ascariasis pada anak prasekolah.
Metode:Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus, Informan dalam penelitian ini yaitu 2 orang perawat, 4 orang ibu dengan anak menderita ascariasis dan 4 orang ibu dengan anak yang tidak menderita ascariasis.
Hasil:Hasil penelitiaan ini diketahui bahwa peran ibu pada anak yang menderita ascariasis masih belum optimal terhadap pencegahan ascariasis baik dari hygiene pribadi yaitu dilihat dari kebiasaan mencuci tangan, pemakaian alas kaki, dan kebersihan kuku dimana peran ibu maish kurang optimal, ibu kurang mengajarkan anak membiasakan diri mencuci tangan, memakai alas kaki, dan memotong kuku. Dari segi sanitasi lingkungan dapat dilihat dari tempat buang air besar, dan kebiasaan membuang sampah dimana informan yang tidak terkena ascariasis buang air besar sudah pada tempat nya dan buang sampah sebagian besar juga sudah pada tempatnya. Untuk sanitasi air, sumber air yang digunakan terdiri dari air sungai, air sumur dan PDAM, sarana pembuangan air limbah berupa parit, dibuang saja ke tanah, dan pada kolam tampung. Untuk pengolahan makanan dapat dilihat dari cara mencuci bahan makanan dan cara menyimpan makanan.
Kesimpulan: Belum optimalnya peran ibu terhadap pencegahan ascariasis anak prasekolah.
Kata Kunci: Peran Ibu, Pencegahan, Ascariasis
PROSPEK DAN STRATEGI BISNIS PADA USAHA AGROINDUSTRI PROL DAN BROWNIES TAPE “KIDIES” DI KABUPATEN BONDOWOSO
Agroindustri merupakan salah satu sektor yang sangat prospektif
dikembangkan di Indonesia. Di sektor agroindustri, ubi kayu memainkan peranan
penting bagi perekonomian negara. Di sektor agroindustri, ubi kayu memainkan
peranan penting bagi perekonomian negara. Kabupaten Bondowoso merupakan
salah satu pengahasil ubi kayu yang cukup potensial. Hal ini dikarenakan,
Bondowoso mepunyai keunggulan yang tidak dimiliki daerah lain yaitu keadaan
tanah dan iklim yang sangat cocok untuk membudidayakan ubi kayu. Tanaman ini
dimanfaatkan oleh para agroindustri untuk kemudian diolah menjadi produk
olahan yang disebut tape. Agroindustri prol dan brownies tape merupakan salah
satu makanan olahan dari tape yang paling banyak digemari oleh masyarakat,
karena bentuk dan rasa yang unik serta termasuk makanan yang modern dan tahan
lama dibandingkan tape. Agroindustri olahan tape seperti brownies dan prol tape
di Bondowoso yang paling terkenal adalah agroindustri “Kidies”. Agroindustri
“Kiddies” ini sudah berdiri sejak tahun 2002 di Bondowoso. “Kidies” merupakan
agroindustri pertama di Bondowoso yang mengolah tape menjadi makanan baru
seperti prol dan brownies tape. Agroindustri prol dan brownies tape ini merupakan
salah satu usaha yang mengambil peluang dalam pengembangan bisnis berbahan
dasar tape. Penelitian ini dilakukan pada bulan Januari sampai Juli 2011 di lokasi
agroindustri “Kidies” Kota Bondowoso
Prospek dan Strategi Bisnis pada Usaha Agroindustri Prol Dan Brownies Tape Kidies di Kabupaten Bondowoso
Agroindustri merupakan salah satu sektor yang sangat prospektif
dikembangkan di Indonesia. Di sektor agroindustri, ubi kayu memainkan peranan
penting bagi perekonomian negara. Di sektor agroindustri, ubi kayu memainkan
peranan penting bagi perekonomian negara. Kabupaten Bondowoso merupakan
salah satu pengahasil ubi kayu yang cukup potensial. Hal ini dikarenakan,
Bondowoso mepunyai keunggulan yang tidak dimiliki daerah lain yaitu keadaan
tanah dan iklim yang sangat cocok untuk membudidayakan ubi kayu. Tanaman ini
dimanfaatkan oleh para agroindustri untuk kemudian diolah menjadi produk
olahan yang disebut tape. Agroindustri prol dan brownies tape merupakan salah
satu makanan olahan dari tape yang paling banyak digemari oleh masyarakat,
karena bentuk dan rasa yang unik serta termasuk makanan yang modern dan tahan
lama dibandingkan tape. Agroindustri olahan tape seperti brownies dan prol tape
di Bondowoso yang paling terkenal adalah agroindustri “Kidies”. Agroindustri
“Kiddies” ini sudah berdiri sejak tahun 2002 di Bondowoso. “Kidies” merupakan
agroindustri pertama di Bondowoso yang mengolah tape menjadi makanan baru
seperti prol dan brownies tape. Agroindustri prol dan brownies tape ini merupakan
salah satu usaha yang mengambil peluang dalam pengembangan bisnis berbahan
dasar tape. Penelitian ini dilakukan pada bulan Januari sampai Juli 2011 di lokasi
agroindustri “Kidies” Kota Bondowoso.
Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui pendapatan dan trend
penjualan pada agroindustri prol dan brownies tape “Kidies” di Kabupaten
Bondowoso, (2) mengetahui kinerja bisnis pada agroindustri prol dan brownies
tape “Kidies” di Kabupaten Bondowoso, (3) mengetahui strategi bisnis pada
agroindustri prol dan brownies tape “Kidies” di Kabupaten Bondowoso. Metode
penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dan analitis. Metode
pengambilan contoh dilakukan secara Two Stage Purposive Sampling. Data
penelitian yang digunakan adalah data primer dan sekunder. Metode analisis data
yang digunakan adalah (1) analisis pendapatan, (2) analisis trend penjualan, (3)
analisis SWOT.
Hasil penelitian menunjukkan (1) Pendapatan perusahaan prol dan
brownies “Kidies” yaitu pada produk prol tape diperoleh dari rata-rata pendapatan
perusahaan pada produk prol tape sebesar Rp 12.097.433,00 per bulan.
Sedangkan, pendapatan perusahaan pada produk brownies tape diperoleh dari
rata-rata pendapatan perusahaan pada produk brownies tape sebesar Rp
6.386.233,00 per bulan. Trend penjualan prol dan brownies tape “Kidies”
cenderung meningkat. Peningkatan penjualan prol tape pada tahun 2001-2010
disebabkan oleh peningkatan permintaan konsumen, kemampuan produksi
perusahaan cenderung meningkat dari tahun ke tahun, serta pemasaran yang
menguntungkan pihak yang bersangkutan (perusahaan, pedagang pengecer,
konsumen). (2) Kinerja bisnis pada usaha prol dan brownies tape agroindustri
“Kidies” berada pada kuadran I, yaitu posisi yang menandakan sebuah organisasi
yang kuat dan berpeluang. Kinerja bisnis yang kuat didukung oleh kerjasama
antar personal dalam satu lingkup organisasi dengan memanfaatkan peluang
(potensi) kinerja yang ada. (3) Strategi bisnis pada usaha prol dan brownies tape
agroindustri “Kidies” berada pada posisi White Area yaitu bidang kuat
berpeluang, serta pada tahap pertumbuhan. Strategi yang digunakan adalah
strategi S-O (Strenght and Opportunity) yaitu strategi yang mengandalkan
kekuatan pada agroindustri dan memanfaatkan peluang yang ada untuk mencapai
prospek yang baik kedepannya
PENGARUH PENGAJARAN METODE KANGURU TERHADAP PENGETAHUAN IBU BAYI BBLR
<p>Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan pengetahuan ibu sebelum dan sesudah diajarkan metode kanguru pada ibu bayi berat lahir rendah di Rumah Sakit Ibu dan Anak Annisa Jambi. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain one group pretest posttest. Sebanyak 12 responden terlibat dalam penelitian ini. Pengumpulan data melalui kuesioner. Pengambilan sampel dilakukan secara <em>total sampling.</em> Analisis data dilakukan secara <em>univariat </em>dan<em> bivariat.</em><em> </em>Dari hasil uji statistik univariat diketahui sebanyak 8 responden (66,7%) mempunyai pengetahuan rendah sebelum diberikan pengajaran metode Kanguru dan sebanyak 9 responden (75%) mempunyai pengetahuan tinggi setelah diberikan pengajaran metode Kanguru. Berdasarkan hasil analisis bivariat menunjukkan ada pengaruh pengajaran metode Kanguru terhadap pengetahuan ibu dengan <em>p-value </em>= 0,000. Penelitian ini menunjukkan bahwa pengajaran metode Kanguru dapat meningkatkan pengetahuan ibu bayi BBLR sehingga ibu dapat berperan untuk meningkatkan berat badan bayi.</p></jats:p
PROSPEK DAN STRATEGI BISNIS PADA USAHA AGROINDUSTRI PROL DAN BROWNIES TAPE “KIDIES” DI KABUPATEN BONDOWOSO
Agroindustry is one of highly prospective sectors to be developed in
Indonesia. In the agroindustry sector, cassava plays an important role for the state
economy. Bondowoso Regency is one of potential cassava producing regions.
This is because Bondowoso Regency has an advantage that is not possessed by
other regions; that is, land and climate conditions which are very suitable for
cassava cultivation. These plants are used by agroindustries to be further
processed into a refined product called tape. Agroindustry of prol tape and tapemade
brownies is one of tape-processed foods mostly favored by people because
of its unique shape and taste includes in modern and durable food compared to
tape. The most famous agroindustry of processed tape such as tape-made
brownies and prol tape in Bondowoso is "Kidies" agroindustry. "Kiddies"
agroindustry has been established since 2002 in Bondowoso. "Kidies" is the first
agroindustry in Bondowoso processing tape into new foods such as tape-made
brownies and prol tape. This agroindustry of tape-made brownies and prol tape is
one business that takes the opportunities in the development of tape-based
businesses. The research was conducted in January to July 2011 in locations
agroindustry "Kidies" City of Bondowoso
PROSPEK DAN STRATEGI BISNIS PADA USAHA AGROINDUSTRI PROL DAN BROWNIES TAPE “KIDIES” DI KABUPATEN BONDOWOSO
Agroindustri merupakan salah satu sektor yang sangat prospektif
dikembangkan di Indonesia. Di sektor agroindustri, ubi kayu memainkan peranan
penting bagi perekonomian negara. Di sektor agroindustri, ubi kayu memainkan
peranan penting bagi perekonomian negara. Kabupaten Bondowoso merupakan
salah satu pengahasil ubi kayu yang cukup potensial. Hal ini dikarenakan,
Bondowoso mepunyai keunggulan yang tidak dimiliki daerah lain yaitu keadaan
tanah dan iklim yang sangat cocok untuk membudidayakan ubi kayu
DISEMINASI DAN PENDAMPINGAN PENERAPAN SKALA GOSNELL DALAM MENILAI RESIKO LUKA DEKUBITUS
Luka dekubitus masih menjadi permasalahan besar yang dihadapi pelayanan kesehatan khususnya rumah sakit karena insidennya semakin meningkat dari tahun ke tahun Luka dekubitus akan membuat proses penyembuhan yang lama dan memerlukan biaya yang tinggi dan dapat meningkatkan durasi lamanya tinggal di rumah sakit atau LOS (length of stay) yang akan meningkatkan beban biaya rawat inap. Pengabdian Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan perawat dalam mendeteksi dini resiko luka dekubitus dengan menggunakan skala Gosnell. Adapun tahapan yang akan dilakukan dalam kegiatan pengabmas ini adalah mengkaji pengetahuan perawat tentang deteksi dini luka dekubitus, selanjutnya dilakukan desiminasi ilmu tentang penerapan skala Gosnell dalam deteksi dini resiko luka dekubitus, tahap berikutnya akan dilakukan pendampingan sebanyak 3 kali dalam pengaplikasian skala Gosnell diruang rawat inap. Sasaran yang ingin dicapai dalam pengabdian masyarakat ini adalah peningkatan keterampilan perawat dalam penerapan skala Gosnell untuk mencegah luka decubitus, lokasi kegiatan adalah RSU Bhayangkara Jambi. Adapun hasil yang diharapkan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah skala Gosnell menjadi standar prosedur dalam deteksi dini luka dekubitus
Alasan konsumen berbelanja di Mirota Batik Yogyakarta : studi kasus pada konsumen yang berbelanja di Mirota Batik Yogyakarta
- …
