8 research outputs found
Nilai-nilai yang Terkandung dalam Upacara “Dilem” di Desa Gondowangi Kecamatan Wagir Kabupaten Malang
Andini Dwi, Maya. 2018. Nilai-nilai yang Terkandung dalam Upacara “Dilem” di Desa Gondowangi Kecamatan Wagir Kabupaten Malang. Skripsi, Jurusan Hukum dan Kewarganegaraan , Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Dr. Nur Wahyu Rochmadi, M.Pd., M.Si (2) Dr. Siti Awaliyah, S.Pd, M.Hum. Kata Kunci : Upacara, Nilai, Dilem Upacara selametan (selamatan) dan upacara tradisi merupakan upacara kecil dalam sistem religius Jawa. Orang Jawa yang melakukan upacara tradisional bukan hanya semata-mata melakukan upacara yang tidak mempunyai arti, tetapi mereka melakukan upacara dengan suatu tujuan tertentu yang sudah mereka yakini dari zaman nenek moyang, seperti diberi keselamatan, mendapatkan berkah dari Sang Pencipta, dikaruniai kekayaan dan sebagainya. Upacara bersih desa akan menghasilkan nilai-nilai yang baik bagi masyarakatnya, nilai-nilai yang terkandung dalam upacara bersih desa sangat luas. Selain nilai yang terkandung di dalam upacara bersih desa partisipasi masyarakat dalam tradisi bersih desa juga sangatlah penting. Partisipasi masyarakat tersebut dimulai dari merencanakan, melaksanakan sekaligus mengamati dari berlangsungnya acara tersebut. Penelitian yang berjudul Nilai-Nilai yang Terkandung dalam Upacara “Dilem” di Desa Gondowangi Kecamatan Wagir Kabupaten Malang bertujuan mendeskripsikan, (1) prosesi Upacara “Dilem” di Desa Gondowangi Kecamatan Wagir Kabupaten Malang, (2) partisipasi masyarakat dalam Upacara “Dilem” di Desa Gondowangi Kecamatan Wagir Kabupaten Malang, (3) nilai-nilai yang terkandung dalam Upacara “Dilem” yang ada di Desa Gondowangi Kecamatan Wagir Kabupaten Malang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Penelitian dilakukan di Desa Gondowangi Kecamatan Wagir Kabupaten Malang. Sumber data ialah informan, peristiwa, dan dokumen. Pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Tahap analisis data dengan menggunakan pendapat yang dikemukakan oleh Moleong. Keabsahan data dengan perpanjangan pengamatan dapat diakhiri. Berdasarkan hasil analisis data tersebut, dapat diperoleh empat hasil penelitian sebagai berikut. (1) Prosesi Upacara”Dilem” di Desa Gondowangi Kecamatan Wagir Kabupaten Malang dilaksanakan selama 7 hari sebagai rasa syukur kepada Tuhan karena telah diberikan hasil panen yang melimpah, selain itu juga untuk melestarikan budaya yang ada agar tidak punah. Acara yang ada dalam prosesi Upacara “Dilem” yaitu (a) Gondowangi Carnival, (b) Pagelaran Tari Nusantara, (c) Pagelaran Wayang Pancasila, (d) Pagelaran Wayang Krucil, (e) Pagelaran Tari Kalimantan, (f) Ritual Slametan, (g) Pagelaran Wayang Kulit. (2) Partisipasi masyarakat dalam Upacara “Dilem” di Desa Gondowangi Kecamatan Wagir Kabupaten Malang yaitu partisipasi yang diberikan masyarakat Gondowangi bagus dalam membantu jalannya Upacara “Dilem”. Dalam Upacara “Dilem” masyarakat berpartisipasi dalam bentuk tenaga dan dalam bentuk materi. Masyarakat Gondowangi adalah masyarakat yang mempunyai tingkat kepedulian yang bagus dan ketika ada Upacara “Dilem” tanpa digerakkan masyarakat Gondowangi sudah langsung ikut berpartisipasi membantu. Partisipasi yang diberikan oleh masyarakat Gondowangi dibagi menjadi dua yaitu (a) Partisipasi Aktif, (b) Partisipasi Pasif. (3) Nilai-nilai yang terkandung dalam Upacara “Dilem” yang ada di Desa Gondowangi Kecamatan Wagir Kabupaten Malang tidak hanya satu nilai saja tetapi ada beberapa nilai yang terkandung di dalamnya. Nilai-nilai yang terkandung dalam Upacara “Dilem” yaitu (a) Nilai Religius, (b) Nilai Ekonomi, (c) Nilai Toleransi, (d) Nilai Kerja Sama, (e) Nilai Kerukunan, (f) Nilai Gotong Royong, (g) Nilai Kekeluargaan. Saran yang diberikan oleh penulis yaitu (1) Upacara “Dilem” di Desa Gondowangi Kecamatan Wagir Kabupaten Malang hendaknya dilestarikan dan dijaga, agar Upacara “Dilem” tidak tergeser perkembangan zaman, (2) Bagi masyarakat yang partisipasinya masih pasif dan kurang aktif hendaknya perlu untuk diberikan sosialisasi agar lebih terlibat aktif dalam kegiatan desa, (3) Perlu dibuatkan buku tentang Upacara “Dilem” supaya masyarakat lebih mengetahui cerita dan nilai-nilai yang terkandung dalam Upacara “Dilem” sehingga dapat menjadi pedoman bagi masyarakat Gondowangi dan lebih menambah pengetahuan untuk masyarakatnya sendiri
PENGUATAN SEMANGAT NASIONALISME GENERASI MUDA MELALUI PENDIDIKAN SENI BUDAYA BERBASIS SENI TARI TRADISIONAL INDONESIA DI KELAS XI SMAN 1 KEPANJEN
ABSTRAK Kata kunci: Nasionalisme, Seni Budaya, Seni Tari : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan mata pelajaran Seni Budaya berbasis seni tari tradisional Indonesia di kelas XI SMAN 1 Kepanjen, dan persepsi siswa terhadap mata pelajaran Seni Budaya melalui edukasi seni tari tradisional Indonesia dalam menguatkan semangat nasionalisme siswa kelas XI di SMAN 1 Kepanjen. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan yang mana data dari penelitian ini diperoleh dari observasi, wawancara, dan dokumentasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif deskriptif. ABSTRACT: This research is used to find out the implementation of Culture Art subjects based on traditional Indonesian dance arts in grade XI SMAN 1 Kepanjen, and students' perceptions of the subjects of Cultural Art through education of traditional Indonesian dance in strengthening the spirit of nationalism of class XI students in SMAN 1 Kepanjen. This type of research is field research where the data from this research is obtained from observation, interview, and documentation. The method used in this research is descriptive qualitative research method. Keywords: Nasionalism, Art Culture, Dance Ar
PENGARUH BIAYA PROMOSI DALAM MENINGKATKAN VOLUME PENJUALAN PADA PT ASTRA MOTOR MUARA ENIM
The purpose of this final reported to below the influenced determine the cost of the promotion on sales value and analyze the influence of promotion at PT Astra Motor Muara Enim, againts the increase car sales promotion cost. Method used are quantitative method and techniques of data collection by interview and library research. To analyzed the data, the author use the correlation coefficient formula, coefficient determination. The overall corelation coeffient was 94,06% it means that the cost of promotion hed strong influence to sales promotion. The conclusions made this final report is the marketing cost incurred are high effective in increasing sales value. The companie should further increase the promotion and the cost of promotion to get the sales volume increasing. Is provided suggestions for the PT Astra Motor Muara Enim company, writer must add media and promotion expence such as printer media they and electronic media. To mead target company
MODEL PEMBELAJARAN ARTIKEL BAHASA JERMAN MELALUI PENGGUNAAN PERMAINAN BINGO
Artikel merupakan bagian penting dalam bahasa Jerman. Bahasa Jerman memiliki ciri khas tersendiri, yaitu setiap nomina dalam bahasa Jerman memiliki Artikel. Dalam pembelajaran bahasa Jerman, banyak peserta didik mengalami kesulitan untuk mengingat Artikel setiap nomina. Untuk mengatasi persoalan ini, maka dilakukan sebuah penelitian tentang model pembelajaran Artikel bahasa Jerman melalui penggunaan permainan Bingo. Penulis mencoba menggambarkan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) yang di dalamnya terdapat penerapan permainan Bingo dan dapat melibatkan seluruh peserta didik menjadi aktif di dalam kelas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk: 1) menyusun model pembelajaran Artikel bahasa Jerman dengan menggunakan permainan Bingo, 2) mendeskripsikan langkah-langkah pembelajaran Artikel dengan permainan Bingo. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini yaitu model pembelajaran Game Based Learning (GBL) dengan menggunakan permainan Bingo. Langkah-langkah pembelajaran Artikel bahasa Jerman dengan menggunakan permainan Bingo dapat dilihat sebagai berikut: 1) pengajar menyiapkan permainan Bingo, 2) pengajar menjelaskan kepada peserta didik tentang aturan permainan Bingo, 3) peserta didik dibagi menjadi beberapa kelompok dan setiap kelompok beranggotakan lima pemain, 4) setiap pemain memulai permainan dari area strat papan permainan, 5) pemain akan berhenti di petak “der”, “die”, atau “das” dan menempatkan kartu yang bertuliskan Artikel pada gambar nomina, 6) pemenangnya adalah orang yang pertama menempatkan secara horizontal, vertikal, atau diagonal dan berteriak “Bingo”, 7) para pemain mengisi LKS, 8) pengajar dan peserta didik membahas hasil kerja peserta didik. Dari penelitian tersebut penulis menyarankan agar dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai penggunaan permainan Bingo dalam pembelajaran struktur bahasa Jerman lainnya.
The article is an important part in German. The German language has its uniqueness, every noun in German has its article. In learning German, many students have difficulty remembering the articles of each noun. To solve this problem, the author conducted research on the German artickle teaching model using Bingo game. The author tried to describe the lesson plan in which the Bingo game is used so that all students participate actively. This study aims to find out the following: 1) Describe the lesson plan for the teaching model with the Bingo games, 2) Describe the stages of learning the article using the Bingo game. The descriptive-qualitative method was used in this study. The result of this research, GBL model can be a learning model with a Bingo games. The steps of the learning process for the German article with the Bingo game are as follows: 1) The teacher prepares the Bingo game, 2) The students work as a group, each group consists of five players, 3) The teacher explains the rules of the game, 4) each player starts the game from the start of the board game. 5) The player will stop in the field “der”, “die”, or “das” and place a card with the article’s label in the noun image. 6) The winner is the one who could reach the first place horizontally, vertically or diagonally in a row and calls “Bingo”. 7) The students solve the exercises 8) The teacher and the students discuss the results of the tasks. From the research results, the author suggests a further investigation of the use of the Bingo game in other German language structures
ANALISIS POTENSI BAHAYA PADA PERTUKANGAN KAYU MENGGUNAKAN METODE HIRA (HAZARD IDENTIFICATION AND RISK ASSESSMENT)
Jika membutuhkan abstrak atau isi jurnal silahkan menghubungi author melalui email [email protected], [email protected], [email protected]
Permainan Monyet Dan Pohon Untuk Menstimulus Perkembangan Anak Usia Dini
Play and games are what kids love, especially early childhood. Through playing a child can learnvarious new things that he did not know before. In this research the author wants to share ideas of gamesthat can be used by school teachers to train and stimulate early childhood development from variousaspects, one of which is to use monkey and tree games . This fun physical game not only makes childrenhealthy and strong muscles but many aspects that can be developed. This game of trees and monkeys canimprove children's abilities in religious and moral aspects, physical motoric, cognitive, language, socialemotional and artistic aspects. This type of research is descriptive narrative. The results are in accordancewith the opinions of experts regarding playing, this monkey and tree game can stimulate 6 aspects ofearly childhood development, namely cognitive, motoric, social emotional, language, art, moral andreligion.Key words: monkey and tree games, child development, play and game
Evolution of Emotions from the Movie Matilda 1996 to the Movie Matilda 2022 (Comparative Analysis Study)
This research aims to compare the emotions depicted in the main character in the 1996 movie Matilda to the movie Matilda in 2022. This research investigates the emotional evolution that occurs from the movie Matilda 1996 to the movie Matilda 2022. This research is comparative diachronic research by Zepetnek theory and uses a character psychology approach in literary works. In obtaining data, this research was analyzed using Elizabeth B. Hurlok\u27s theory of children\u27s emotions and applying qualitative descriptive methods with notetaking as a research instrument. The results of this research show that there are types of emotions children get from the character Matilda: emotions of anger, joy or happiness, grief, curiosity, fear and affection. Therefore, the researchers concluded that the emotions that occur in the character Matilda from the 1996 movie Matilda to the movie Matilda 2022 show that Matilda 2022 is more aggressive, more expressive, and braver than the movie Matilda 1996. Overall, this research reveals evolution of emotions that are influenced by the author\u27s mindset towards children\u27s characters related to current developments
SIMULASI BERKENDARA LALU LINTAS DENGAN MEDIA BARANG BEKAS UNTUK MENINGKATKAN DISIPLIN SEJAK USIA DINI DI TK QILPI AL JIHAD SURABAYA
This study aims to determine the effectiveness of traffic driving simulations at Qilpi Al Jihad Kindergarten in Surabaya. The author uses a qualitative descriptive method. The author focuses on applying traffic driving simulations with used media to improve discipline in children from an early age. The author observes 4 times meetings. Each of their meetings plays a different role but with the same content. Media used materials used are available at school and have been adapted to the material being taught. The research subjects were the Qilpi Al Jihad Surabaya Kindergarten which numbered 14 students. All students use media from used materials at each meeting for 30 minutes. The results showed that learning media through varied media used materials will make children more enthusiastic and enthusiastic to learn because it is not boring. However, for children who do not understand the traffic signs and regulations that have been explained by the teacher, they will experience difficulties and confusion.
Keywords: driving simulation, training discipline in early childhood, gross motoricPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifitasan simulasi berkendara lalu lintas di TK Qilpi Al Jihad Surabaya. Penulis menggunakan metode deskriptif kualitatif. Penulis fokus bagaimana menerapkan simulasi berkendara lalu lintas dengan media barang bekas untuk meningkatkan disiplin pada anak sejak usia dini. Penulis melakukan observasi selama 4x pertemuan. Setiap pertemuan mereka memainkan peran yang berbeda namun dengan isi materi yang sama. Media bahan bekas yang dipakai sudah tersedia di sekolah dan sudah disesuaikan dengan materi yang diajarkan. Subjek penelitian adalah TK Qilpi Al Jihad Surabaya yang berjumlah 14 siswa. Seluruh siswa menggunakan media dari bahan bekas di setiap pertemuan selama 30 menit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran melalui media bahan bekas yang bervariasi dalam suatu pembelajaran akan membuat anak-anak semakin bersemangat dan antusias untuk belajar karena tidak membosankan. Namun, bagi anak-anak yang kurang memahami rambu-rambu dan peraturan lalu lintas yang telah dijelaskan oleh guru, mereka akan mengalami kesulitan dan kebingungan.
Kata Kunci: simulasi berkendara, melatih kedisiplinan anak usia dini, motorik kasa
