62 research outputs found

    STUDI KOMPARASI BAGIAN HAK WARIS ANAK PEREMPUAN MENURUT HUKUM ISLAM DAN HUKUM ADAT (STUDI DI DESA NDANO NA'E. KEC. DONGGO. KAB. BIMA)

    Full text link
    Peneltian ini berfokus pada Studi komparasi bagian hak waris anak perempuan menurut hukum islam dan hukum adat (studi di desa ndano na'e. Kec. Donggo. Kab. Bima). Skripsi ini ditulis oleh Masrin, NIM: 616110186, prodi Hukum. Latar belakang penulis melakukan penulisan skripsi ini ialah anak perempuan sering menjadi korban dalam medapatkan hak waris. Tujuan peneltian ini adalah Untuk mengetahui hak anak perempuan dalam hukum warisan Islam. Untuk mengetahui hukum adat Ndano Na'e dalam menjamin hak warisan anak perempuan. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian normatif empiris, penelitian hukum normatif biasa disebut dengan penelitian hukum doktrin atau perpustakaan, sedangkan penelitian hokum empiris adalah suatu metode penelitian hukum yang berfungsi untuk melihat hukum dalam kenyataan. penelitian ini menggunakan dua metode pendekatan untuk mengkaji permasalahan, yaitu Pendekatan peraturan Perundang-Undangan dan Pendekatan sosiologis. jenis dan sumber bahan hukum dan data yaitu Bahan Hukum Primer, Bahan hukum sekunder, Bahan hukum tersier. Sumber data yaitu, data primer, dan data sekunder. Dari hasil penelitian ini bahwa dalam hukum islam sanggat menjunjung tinggi terhadap hak waris bagi anak perempuan dan memberikan haknya berdasarkan ketentuan-ketentuan hukum-hukum syara. Desa Ndano Naé, dalam pembagian harta waris mereka menjamin hak anak perempuan mereka terhadap harta warisan berdasarka ketentuan-ketentuan hukum adat

    Pembelajaran Bahasa Indonesia Siswa di SMA Labschool Jakarta

    No full text
    Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh pemahaman mendalam tentang kurikulum, tujuan, materi, strategi, pendekatan, media, dan evaluasi pembelajaran bahasa Indonesia di SMA Labschool Jakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Creswell, yaitu: mengatur, membaca, mendeskripsikan, mengklasifikasi, menginterpretasi, dan menarasikan data.Hasil penelitian menunjukkan: (a) kurikulum, yaitu menggunakan kurikulum tahun 2013; (b) tujuan, yaitu untuk membentuk karakter, pengetahuan, keterampilan dan sikap bahasa; (c) materi, yaitu materi berbasis teks yang menekankan pada aspek pengalaman, pengetahuan, keterampilan dan sikap bahasa; (d) Strategi dan Pendekatan yaitu pembelajaran berpusat pada siswa (Student Centered) dengan pendekatan saintifik dan komunikatif; (d) Media yaitu papa tulis, laptop, dan Liquid Crystal Display; dan (e) Evaluasi, yaitumengukur keseluruhan kegiatan pembelajaran yang mencakup proses dan hasil belajar. Abstract: This study aims to gain an in-depth understanding of the curriculum, goals, materials, strategies, approaches, media, and evaluation of Indonesian language learning at SMA Labschool Jakarta. This research uses a qualitative approach with a phenomenological method. Data collected through observation, interviews, and documentation. Data analysis using Creswell's model, namely: organizing, reading, describing, classifying, interpreting, and narrating data. The results showed: (a) the curriculum, which used the 2013 curriculum; (b) the purpose, which is to shape character, knowledge, skills and language attitudes; (c) material, namely text-based material that emphasizes aspects of experience, knowledge, skills and language attitudes; (d) Strategy and Approach that is student centered learning with a scientific and communicative approach; (d) Media, i.e. paperback, laptop, and Liquid Crystal Display; and (e) Evaluation, which measures overall learning activities that cover the learning process and outcomes

    Geographical mapping on seropositive status of melioidosis among livestock in Malaysia from 2012 to 2016

    No full text
    A total of 145,347 samples (4,322 cases) were received for the passive surveillance of melioidosis in the Serology Laboratory of Veterinary Research Institute (VRI) from the year 2012 to 2016. From the samples received, 0.63% were positive and 99.37% were negative. The objective of this study is to determine the seropositive rate and distribution of melioidosis in livestock based on cases received which comprise of sheep (37.24%, n=54,130), goat (54.01%, n=78,500), cattle (8.12%, n=11,804) and buffalo (0.63%, n=913) within the period of 5 years. A geographical mapping of seropositive cases was designed using the data from the passive surveillance and the results were visualized in a geographical mapping which provides a clear visual description on the distribution of the diseases. By 2016, positive cases were found to be concentrated in the states on the east coast of Peninsular Malaysia and Sabah. To sum up, the percentage of seropositive cases of melioidosis in 5 years has increased from 1.79% in 2012 to 12.17% in 2015 and decreased to 1.04% in 2016. From the findings, this study can provide the data needed as the indicator for the evaluation of surveillance and vaccination programmes, disease eradication planning and to monitor the distribution of seropositive cases of melioidosis in Malaysia

    PROSES PEMBELAJARAN KETERAMPILAN BERBICARA BAHASA INDONESIA (Penelitian Etnografi di Kelas XI SMAN 1 Cikalong wetan Kabupaten Bandung Barat)

    Full text link
    This study aimed togain insightaboutlearningIndonesianspeakingskillsbased onobjectives, materials, methods, media, andevaluation. This studyis aqualitativeresearchmethod ofethnography. Data were collectedthroughobservation, interviews, discussions, anddocumentation. Analysis ofdata usingdomain analysis, taxonomic, andanalysis ofcultural themes. The results showed thatlearning objectivesaretoimprovethe knowledge, skills, andexperience ofthe studentsin theuse ofIndonesianspeakingproperly. The materialsarearticles,interviews, drama, and research reports. Methods:lectures, question and answer, discussion, sosiodram, andtasks. Mediais thewhiteboard, images, videos, andLiquidCrystal Display(LCD). Evaluationis the processevaluationandoutcome evaluation.The results ofthis studycanbe used asa referencefor teachersin learningIndonesianspeakingskills. Theresultsof this studycanalsobe used asa reference forfurther research, especiallyproblemsthathave not beenrevealed inthis study

    Ketahanan pangan rumah tangga berhubungan dengan stunting pada anak usia 6-23 bulan

    Full text link
    ABSTRACTBackground: Food is one of human basic needs. If it is not fullfilled, both in their number and quality in the individual and household level will disturb the achievement of the life quality that are health, active, and sustainable and able to rise various health and nutrition problems. Stunting in children 6-23 monthswas one of chronical nutrition problems that was caused by access and afford to the food still low.Objectives: To analyze the correlation between food security of the household and stunting incidence in children aged 6-23 months in Sedayu Subdistrict, Bantul, Yogyakarta.Methods: This was an observational study with case-control design. The samples of the study were 126 children aged 6-23 months, each for case, and control group. The samples were chosen by total sampling method. Data were analyzed by using univariate, bivariate, and multivariate. Statistic test in bivariate analysis used chi-square test and in multivariate analysis used logistic regression test.Results: Bivariate analysis showed that food security of the household had correlation with stunting incidence in children aged 6-23 months (p=0.04, OR=2.70, 95% CI:0.94-8.77). The confounding variable which had significant correlation with stunting incidence in children aged 6-23 months were mother height (p=0.00, OR=2.03, 95% CI:1.14-3.65) and low birth weigth history (p=0.03, OR=3.02, 95% CI:0.98-11.04). Multivariate analysis by controlling mother height and low birth weigth history in children aged 6-23 months,showed that household food security had correlation with stunting incidence in children aged their 6-23 months (p=0.05, OR=2.62, 95% CI:0.97-7.12).Conclusions: There was significant correlation between household food security and stunting incidence in children aged at their 6-23 months in Sedayu Subdistrict, Bantul, Yogyakarta.KEYWORDS: household food security, stunting, children aged in 6-23 monthsABSTRAKLatar belakang: Pangan merupakan salah satu kebutuhan dasar manusia. Jika kebutuhan tersebut tidak terpenuhi, baik jumlah maupun mutunya pada tingkat individu dan rumah tangga akan mengganggu tercapainya kualitas hidup sehat, aktif, dan berkesinambungan serta dapat menimbulkan berbagai permasalahankesehatan dan gizi. Baduta stunting merupakan salah satu masalah gizi kronis yang disebabkan oleh akses dan keterjangkauan terhadap pangan masih rendah.Tujuan: Menganalisis hubungan ketahanan pangan rumah tangga dengan kejadian stunting pada balita usia 6-23 bulan di Kecamatan Sedayu, Bantul, Yogyakarta.Metode: Jenis penelitian ini adalah observasional dengan rancangan case-control. Sampel penelitian adalah baduta usia 6-23 bulan yang berjumlah 126 untuk masing-masing kelompok kasus dan kontrol dengan rasio 1:1. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode total sampling. Analisis data secarabertahap, yaitu analisis univariat, bivariat, dan multivariat. Uji statistik bivariat menggunakan chi-square dan multivariat menggunakan regresi logistik. Hasil: Hasil analisis bivariat menunjukkan ketahanan pangan rumah tangga berhubungan dengan kejadian stunting pada baduta usia 6-23 bulan (p=0,04, OR=2,70, 95% CI:0,94-8,77). Variabel luar yang berhubungan signifikan dengan kejadian stunting pada baduta usia 6-23 bulan yaitu tinggi badan ibu(p=0,00, OR=2,03, 95% CI:1,14-3,65) dan riwayat BBLR (p=0,03, OR=3,02, 95% CI:0,98-11,04). Hasil analisis multivariat dengan mengendalikan variabel tinggi badan ibu dan riwayat BBLR baduta menunjukkan ketahanan pangan rumah tangga berhubungan dengan kejadian stunting pada baduta usia 6-23 bulan (p=0,05, OR=2,62, 95% CI:0,97-7,12).Kesimpulan: Ada hubungan yang signifikan antara ketahanan pangan rumah tangga dengan kejadian stunting pada baduta usia 6-23 bulan di Kecamatan Sedayu, Bantul, Yogyakarta.KATA KUNCI: ketahanan pangan rumah tangga, stunting, baduta usia 6-23 bula

    Kajian Eksperimental Kolektor untuk Mesin Pendingin Siklus Adsorpsi yang Digerakkan Energi Surya

    No full text
    Mesin pendingin siklus adsorpsi yang digerakkan oleh energi surya saat ini sedang dikembangkan terutama pada Negara berkembang. Mesin pendingin siklus adsorpsi disamping membutuhkan biaya yang ekonomis juga ramah lingkungan. Salah satu yang mempengaruhi kerja dari mesin pendingin ini adalah adsorber/generator/kolektor. Jenis kolektor yang. Luas dari adsorber adalah 0,25 m2 dengan tebal pelat adalah 1 mm. Pada adsorber ini diisi karbon aktif sebanyak 8 kg. Adsorber ini juga dilengkapi dengan kaca dua lapis dengan tebal kaca adalah 3 mm. Kaca ini berfungsi sebagai pengumpul radiasi matahari sehingga adsorber dapat menyerap radiasi matahari dan mengubahnya menjadi sehingga panas yang diserap tersebut tidak keluar. Pada siang hari terjadi proses desorpsi yaitu adsorber menerima panas matahari danterjadi proses desorpsi, pada malam hari adsorber didinginkan sehingga terjadi proses adsorpsi. Variabel yang mempengaruhi sistem mesin pendingin pada adsorber adalah tekanan (Pgenerator) dan (Tgenerator)119 HalamanSkripsi Sarjan

    Pengaruh Kompetensi, Disiplin Kerja Dan Kepuasan Kerja Terhadap Kinerja Guru SMP Di Kecamatan Tukka Kabupaten Tapanuli Tengah

    Full text link
    Kinerja guru-guru SMP di kecamatan Tukka mengalami penurunan,khususnya pada SMP Negeri 1 Tukka dan SMP Negeri 3 Tukka. Hal ini terlihat dari minimnya kegiatan guru untuk mengikuti pengembangan profesi guru dan kegiatan lomba kreativitas guru. Dengan adanya kinerja guru yang kurang maksimal melalui kurangnya minat untuk pengembangan profesi, maka akan mempengaruhi mutu pendidikan di sekolah. Hal ini juga akan mempengaruhi terhadap persentase lulusan siswa yang masuk ke sekolah lanjutan atas atau ke SMA favorit. Tujuan penelitian ini adalah: 1) Untuk menganalisis bagaimana tingkat pencapaian kompetensi, disiplin kerja, kepuasan kerja dan kinerja guru SMP di Kecamatan Tuk:ka Kabupaten Tapanuli Tengah; 2) Selanjutnya apakah kompetensi, disiplin kerja dan kepuasan kerja mempunyai pengaruh secara simultan terhadap kinerja guru SMP di Kecamata Tukka Kabupaten tapanuli Tengah; 3) Apakah kompetensi mempunyai pengaruh terhadap kinerja guru SMP di Kecamatan Tukka Kabupaten Tapanuli Tengah; 4) Apakah disiplin kerja mempunyai pengaruh terhadap kinerja guru SMP di Kecamatan Tuk:ka; 5) Apakah kepuasan kerja mempunyai pengaruh terhadap kinerja guru SMP di Kecamatan Tukka Kabupaten Tapanuli Tengah. Penelitian ini menggunakan analisis deskripsi penelitian dan metode analisis regresi linier berganda dengan pengolahan data menggunakan program SPSS versi 17 ,0 for windows. Adapun yang dijadikan sampel adalah seluruh populasi sebanyak 58 orang. Instrumen penelitian ini berbentuk kuisioner yang disusun dan dikembangkan berdasarkan deskripsi teori yang ada melalui butir pertanyaan mengenai karakteristik responden dan pertanyaan yang akan diteliti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui pengujian hipotesis dapat disimpulkan ada pengaruh positif dan signifikan baik secara simultan dan parsial variabel kompetensi, disiplin kerja, dan kepuasan kerja terhadap kinerja guru SMP di Kecamatan Tukka Kabupaten Tapanuli Tengah. Untuk pengaruh secara parsial variabel disiplin kerja mempunyai pengaruh paling besar terhadap kinerja guru, Kemudian disusul variabel kepuasan kerja dan kompetensi guru

    Kajian Eksperimental Kolektor untuk Mesin Pendingin Siklus Adsorpsi yang Digerakkan Energi Surya

    No full text
    Mesin pendingin siklus adsorpsi yang digerakkan oleh energi surya saat ini sedang dikembangkan terutama pada Negara berkembang. Mesin pendingin siklus adsorpsi disamping membutuhkan biaya yang ekonomis juga ramah lingkungan. Salah satu yang mempengaruhi kerja dari mesin pendingin ini adalah adsorber/generator/kolektor. Jenis kolektor yang. Luas dari adsorber adalah 0,25 m2 dengan tebal pelat adalah 1 mm. Pada adsorber ini diisi karbon aktif sebanyak 8 kg. Adsorber ini juga dilengkapi dengan kaca dua lapis dengan tebal kaca adalah 3 mm. Kaca ini berfungsi sebagai pengumpul radiasi matahari sehingga adsorber dapat menyerap radiasi matahari dan mengubahnya menjadi sehingga panas yang diserap tersebut tidak keluar. Pada siang hari terjadi proses desorpsi yaitu adsorber menerima panas matahari danterjadi proses desorpsi, pada malam hari adsorber didinginkan sehingga terjadi proses adsorpsi. Variabel yang mempengaruhi sistem mesin pendingin pada adsorber adalah tekanan (Pgenerator) dan (Tgenerator)119 HalamanSkripsi Sarjan

    Gangguan Berbahasa pada Peserta Didik Berkebutuhan Khusus dengan Afasia di Kabupaten Bekasi sebagai Landasan Program Intervensi

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk gangguan berbahasa yang dialami oleh peserta didik berkebutuhan khusus dengan afasia di kabupaten Bekasi sebagai landasan menyusun program intervensi yang sesuai. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah enam peserta didik dari lima sekolah inklusi di Kabupaten Bekasi yang menunjukkan gejala afasia: Broca, Wernicke, dan Global. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap peserta didik mengalami hambatan yang berbeda pada aspek fonologi, morfologi, sintaksis, semantik, dan wacana. Program intervensi yang disusun menitikberatkan pada latihan berbahasa yang terstruktur sesuai dengan jenis gangguan masing-masing. Temuan ini diharapkan menjadi acuan praktis bagi guru dan terapis dalam mendampingi perkembangan bahasa peserta didik dengan afasia
    corecore