349 research outputs found
Analisa Keamanan Jaringan Wireless Di Sekolah Menengah Al Firdaus
Al Firdaus Secondary School is one of institution of education and it has wireless media as facility of learning. Wireless is very vulnerable against attack, because wireless is moving through radio wave . the research discussed about network mapping and security of Al Firdaus Secondary School. In order to test network security, author user wireless hacking concept, namely by doing penetration key, sniffing, ARP poisoning, and denial of service attack. With assistance of software consisting of aircrack-ng, commview, netcut, wirelessmon, and wireshark, author was still finding several fault in security of the wireless network of the school . however, network security applied was categorized as ‘safe’ because most access point installed used security of WPA/WPA2 level
Nuansa Sufistik Tafsīr Firdaus Al-na‘īm Karya KH Taifur Aliwafa
This paper discusses the Sufistic nuances of Tafsīr Firdaus al-Na'īm by KH. Taifur Aliwafa. Using the descriptive-analytic method, this literature study answers the question how the author of this tafsir book interprets verses relating to aspects of Sufism, with the case of love verses. This study found that the author of this tafsir in interpreting the verses was influenced by his educational background, where he was trained in the Naqsyabandiyah Ṭarīqa tradition from his position as a student to his position as a murshid
PEMANFAATAN BATU GAMPING UNTUK BAHAN BAKU MARMER SINTESIS DI DAERAH PONJONG GUNUNG KIDUL DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA
B
bahan pengotor utama senyawa-senyawa silika dan alumina. Batugamping didefinisikan sebagai
semua bahan yang dominan mengandung garam karbonat (CaCO
3
) hexagonal, dolomite CaMg(CO
3
),
magnesit (MgCO
3
). Sampai saat ini batugamping banyak sekali dimanfaatkan sebagai bahan fondasi
rumah, jalan, bahan bangunan, kapur pemutih, dan bahan baku semen. Dengan semakin berkembangnya
teknologi batugamping ini dapat diolah menjadi marmer buatan dengan kualitas yang tidak jauh berbeda
dengan marmer alam. Beberapa bahan baku yang digunakan untuk pembuatan marmer buatan adalah
batugamping, yang kemudian ditambahkan dengan campuran bahan kimia seperti bahan kimia katalis,
resin, acelarator, dan pewarna. Apabila bahan-bahan tersebut dicampur dan diolah dengan komposisi yang
tepat akan menghasilkan marmer buatan dengan kualitas yang baik.
Kata kunci : batugamping, diproses, mamer sintetis, nilai tambah
ABSTRACT
Limestone is general term which includes the rock of carbonate of fossil. This rock is expecially a ranged by
calcium carbonat or be combination of calcium and magnesium alumina. Limestone is defined as all the
materials which dominantly contain of carbonat salt (CaCO
3
), hexagonal, dolomite (CaCO
3
), magnesit
(MgCO
3
). Up to now limestone is langerly exploited house foundation, road way, construction materials,
white chalk, and the rock material of sement. In this developing era of technology nowdays this kind of
limestone can be changed into artificial marble which quality not so far differs from the natural marble.
Some raw materials with is used in the process of making the artificial marble is limestone, then it is added
with the chemical mixture, chemical catalyst raw, resin, accelerator, colourant. If the materials are maked
and processed with the right composition, it will afford the high qualified artificial marble.
Keyword : limestone, analysis, synthetic marble, point plu
STUDI ALTERASI HIDROMAL DAERAH KARANGBOLONG, KABUPATEN KEBUMEN JAWA TENGAH
Research area ts located in the Karangbolong, about 15 lon sotuthern part of Gombong, administrative into Kecamatan ayah,
Kabupaten Kebumen, Propinsi Jawa Tengah.
Stratigraphtcally Karangbolong area is dominated by volcanic rocl<s of Gabon Formation consisting of andesite lava, pyroclastic
breccias and nfbreccias and than unconformity limestone ofKalipucang Formation. And andesite intrusive volcanic breccias of
Gabon Formation.
The result indicated that this area shown two hydrothermal alteration zones. These zones are quarts-serisite/illite-pirite Zone
(Argillic Type) and Chlorite-carbonate-epidote Zone (Propylitic Type). Arglic alteration zone, indicate that appearance of quarts,
calsedon, clay mineral (illite)-serisite and pyrite. Appearance ofquartz, chalcedony, and adularia minerals indicated that this
depositformed on low temperature. Usually, the crustifonn structureformed onlov, sulfides epithermal.Propilytic alteration zone,
indicate that appearance ofcarbonate, chlorite and epidote. A large part this zone arranged by mineral association ofChlorite-
quartz-carbonate (calcite)-adularia, sometimes a clayepidotic-pyrite formed around 25f C.
Abstrak
Daerah penelitian terletak I 5 km di sebelah selatan kota Gombong, secara geografis terletakpada 2036'52"87 - 2oj9'50"8T dan
/SZ'2a"rc-/U'SO"LS dansecaraadministratiftermasukKecimatanAiah,KabupatenKebumen,PropinsiJawaTengah.
Stratigrafi daerah Karangbolong tersusun oleh litologi batuan vulkanik Formasi Gabon yang terdiri dari lava andesit, breksi
piroHastik dan brel<si tufan dan tufa, l<emudian tidak selaras di atasnya diendaplan batugamping Kalipucang serta satuan
batuan andesit yang menerobos brel<.si vulkanik Formasi Gabon.
Hasil pembahasan menunjul<kan bahwa daerah penelitian terjadi 2 zona alterasi hidrotermal yaitu Zone kuarsa-serisit/illit-pirit
Qipe argilik) dan Zone ldorit-karbonat-epidot (lipe propilitik). Zone alterast argilih ditandai hadirnya kuarsa, kalsedon, mineral
Iempung (illit)-serisit dan pirit. Kehadiran mineral lanrsa, kalsedon dan adularia menunjukkan endapan ini terbentuk pada
kisaran temperatur yang rendah dan struhur cntstiftrm umumnya terjadi pada epitermal sulfida rendah. Zona alterasi propilitilg
dilandai hadinrya karbonat, Horit, epidot. Sebagian besar zona ini disusun oleh himpunan mineral klorirkuarsa-ltarbonat
(kalsit)-adularia, yang kadang disertai lempung-epidot-pirit yang terbentukpada temperatur sekitar 25OC.
Kata-kata kunci: alterasi, hidrotermal, Formasi Gabo
EKPLORASI MINERAL EMAS
Daerah penelitian berada di Desa Malei, Kecamatqn^Bala,esang, Kabupaten Donggala, Propinsi Sulawesi Tengah
Secara geografis berada pada posisi koordinat l19'42'00.81" 87 - 0"05'08.92" LS dan l19'44'47.82" BT -
'1
0'07 5.60 "L5.
Stratigrafi daerah penelitian tersusun oleh batupasir, lanau,lempung, batugamping, dan batuan gunung api (Formasi
Tinombo) yang diendapkan dilingkungan laut; oleh intrusi Diorit dan Granodiorit selebar kurang dari 50 meter.
menempati morfologi dqtaran menengah dan perbukitan bergelombang; dan oleh konglomerat, batupasir, lempung,
dan batugamping(Formasi Molasa Selebes dan Sarasin) yang menindih secara tidak selqras Formasi Tinombo.
Hasil pembahasan menunjukkan bahwa daerah penelitian berpotensi mineral logam seperti mineral pirit, kalkopirit,
mangan, besi, emas, terlihat dari singkapan batuan yqng mengqndung urat-urat kwarsa yang termineralisasi dqn
penyebaran altera.si. Alterasi yang berkembang adalah silisifikasi, propilitik, argilik, dan intrusi batuan beku yang
s u dah m engal ami m iner ql is as i.
Kata-kata kunci: formasi. intrusi. alteras
IDENTIFIKASI BAHAN GALIAN DALAM METODE EKSPLORASI AWAL
Daerah penelitian berada di ± 60% Desa Kamonji (di bagian barat) dan ± 40% Desa Malei (di bagian timur) Kecamatan Balaesang, Kabupaten Donggala, Propinsi Sulawesi Tengah. Secara astronomis berada pada posisi UTM 796500 mE – 805500 mE dan 9967000 mN – 9994500mN.Stratigrafi daerah penelitian tersusun oleh intrusi diorit dan granodiorit selebar kurang dari 50 meter yang umumnya terdiri dari diorit, porfir diorit, mikrodiorit, dan granidiorit menerobos Formasi Tinombo dan menempati morfologi dataran menengah dan perbukitan bergelombang; oleh serpih, batupasir, konglomerat batugamping, dan batuan gunung api (Formasi Tinombo Ahlburg 1913) yang diendapkan dilingkungan laut; oleh konglomerat, batupasir, lempung, dan batugamping(Formasi Molasa Sarasin 1901) menindih secara tidak selaras Formasi Tinombo; dan oleh alluvium dan endapan pantai seperti kerikil, pasir, lumpur, batugamping koral yang terbentuk dilingkungan sungai , delta dan laut dangkal. Merupakan sedimen termuda didaerah ini dan berumur Holosen.Hasil pembahasan menunjukkan bahwa daerah penelitian berpotensi mineral logam seperti mineral pirit, kalkopirit, mangan, besi, emas, terlihat pada singkapan batuan yang mengandung urat-urat kwarsa yang termineralisasi dan penyebaran alterasi seperti silisifikasi, propilitik, argilik, dan intrusi batuan beku yang sudah mengalami mineralisasi. Bahan galian didominasi oleh bahan galian vital (Golongan B) yaitu Emas.Kata-kata kunci: intrusi, formasi, alluviu
IDENTIFIKASI BAHAN GALIAN DALAM METODE EKSPLORASI AWAL
Research area is located ! 60% in the village of Kamonji and x 40% in the
village of Malei, county of Balaesang, Regency of Donggala, Province of Central
Celebes. Astronomically it is located on the coordinate of UTM 79650A mE -
805500 mE dan 9967000 mN - 99945A0nN.
Stratigraphically the research area is dominated by intrusion of Diarit and
Granodiorit, by limestone and volcanic rocks of Tinombo Formation, by limestane
and volcanic rocks of Molasa Formation, and by alluvialcoast-sediment:
The research result indicated that this area has potential resources of metal
mineral like pirit, kalkopirit, mangan, ferrit, aurum, efc. as shtawn on the
mineralized sfone cross-section and the spread of alterations like silicification,
propylitic, argylic and intrusive mineralized breccias. The main minera! is
dominated by crust form of aurum.
Keywords: intrusion, formation, alluvium
Abstrak
Daerah penetitian berada di t 60% Desa Kamonji (di bagian barat) dan t 4A%
Desa Malei (di bagian timur) Kecamatan Balaesang, Kabupaten Donggala,
PropinsiSu/awesi Tengah. Secara astronomis berada pada posisi UTM 796500
mE - 80550A mE dan 9967000 mN - 99945A0mN.
Stratigrafi daerah penelitian fersusun oleh intrusi diorit dan granodiarit sefebar
kurang dari 50 meter yang umumnya terdiri dari diorit, porfir dioit, mikrodiorit,
dan granidiorit menerobas Formasi Tinombo dan menempati morfologi dataran
menengah dan perbu4tan bergelombang; oleh serpih, batupasir, konglomerat
batugamping, dan batuan gunung api (Formasi Tinombo Ahlburg 1913) yang
diendapkan dilingkungan laut; oleh konglomerat, batupasir, lempung, dan
batugamping(Formasi Molasa Sarasrn 1901) menindih secara tidak selaras
Formasi Tinombo; dan oleh alluvium dan endapan pantai seperti kerikil, pasir,
lumpur, batugamping koral yang terbentuk dilingkungan sungai , delta dan laut
dangkal. Merupakan sedimen termuda didaerah inidan berumur Holosen.
Hasil pembahasan menunjukkan bahwa daerah penelitian berpotensi mineral
logam sepefti mineral piit, kalkopirit, mangan, besl emas, tedihat pada
singkapan batuan yang mengandung urat-urat kwarsa yang termineralisasi dan
penyebaran alterasi seperti silisifikasi, propilitik, argilik, dan intrusi batuan beku
yang sudah mengalami mineralisasi. Bahan galian didominasi oleh bahan galian
vital(Golongan B) yaitu Emas.
Kata-kata kunci: intrusi, formasi, alluviu
Retraction Notice to €œThe Role of Positive Emotion as A Mediator Between Psychological Capital and Work Engagement†[Journal of Educational, Health and Community Psychology, 2019, 8(2), 85-104]
Following a rigorous, carefully concerns and considered review of the article publishedin theJournal of Educational, Health and Community Psychology to article entitled “The Role of Positive Emotion as a Mediator between Psychological Capital and Work Engagement†[Journal of Educational, Health and Community Psychology 2019 8 (2) 85 - 104] DOI http://dx.doi.org/10.12928/jehcp.v8i2.12563. This paper has been found to be in violation of the Journal of Educational, Health and Community Psychology Publication principles and has been retracted. This article has been retracted at the request of the Supervisor of the author, Nerinda Rizky Firdaus (Airlangga University Indonesia), because the author didn't communicate with him to publish the research work in this journal and didn't write his name on the article as responsible to teamwork effort. This practice is count as the unethical publication of the Journal of Educational, Health and Community Psychology
- …
