1,386 research outputs found
17204163042, DEWI MASITOH (2020) KEMAMPUAN BERPIKIR REFLEKTIF DALAM MEMECAHKAN MASALAH MATEMATIKA DITINJAU DARI GAYA KOGNITIF PADA MATERI SPLDV DI MTsN 1 TULUNGAGUNG
ABSTRAK
Skripsi dengan judul “Kemampuan Berpikir Reflektif dalam Memecahkan Masalah
Matematika Ditinjau dari Gaya Kognitif pada Materi SPLDV di MTsN 1 Tulungagung”
ini ditulis oleh Dewi Masitoh, NIM. 17204163042, Jurusan Tadris Matematika, Fakultas
Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Program strata 1 Institut Agama Islam Negeri (IAIN)
Tulungagung, yang dibimbing oleh Dr. Ummu Sholihah, S. Pd., M. Si.
Kata Kunci: Berpikir Reflektif, Pemecahan Masalah, Gaya Kognitif, Reflektif –
Impulsif.
Fenomena sebagian besar siswa yang masih belum mampu menerapkan berpikir
secara reflektif dalam memecahkan masalah matematika. Sebagian besar siswa juga tidal
mampu menggunakan pengetahuan lamanya dalam menyelesaikan persoalan Sistem
Persamaan Linear Dua Variabel (SPLDV). Siswa masih kurang memahami penjumlahan,
pengurangan, perkalian serta pembagian aljabar. Dengan fenomena yang ada di lapangan,
peneliti ingin mengetahui kemampuan berpikir reflektif siswa yang ditinjau dari gaya
kognitif yang dimiliki siswa. Berpikir reflektif adalah kemampuan siswa untuk dapat
memecahkan masalah dengan pengetahuan yang sudah diperoleh sebelumnya sedangkan
gaya kognitif adalah gaya berpikir siswa yang digunakan untuk menyeesaikan
permasalahan yang dihadapi.
Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir
reflektif siswa dengan gaya kognitif reflektif dalam memecahkan masalah matematika
pada materi sistem persamaan linear dua variabel (SPLDV) di MTsN 1 Tulungagung, 2)
Untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir reflektif siswa dengan gaya kognitif
impulsif dalam memecahkan masalah matematika pada materi sistem persamaan linear
dua variabel (SPLDV) di MTsN 1 Tulungagung.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian
deskriptif untuk mendapatkan data yang lebih mendetail dan rinci tentang tingkat
kemampuan berpikir reflektif siswa ditinjau dari gaya kognitif. Subjek penelitian adalah 4
siswa kelas VIII-1 MTsN 1 Tulungagung dengan 2 kriteria gaya kognitif, yaitu reflektif
dan impulsif dengan masing - masing kriteria adalah 2 siswa. Teknik pengumpulan data
meggunakan tes MFFT (Matching Familiar Figure Test), soal tes pemecahan masalah,
dan wawancara. Tekni kanalisis data yang digunakan adalah analisis data kualitatif
dengan langkah - langkah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian ini memberikan kesimpulan bahwa : 1) Kemampuan berpikir
reflektif siswa dengan gaya kognitif reflektif memenuhi semua indikator pada semua fase
berpikir reflektif, diantaranya reacting,comparing ,dan contemplating. 2) Kemampuan
berpikir reflektif siswa dengan gaya kognitif hanya mampu memenuhi fase reacting, dan
belum mampu memenuhi indikator dalam fase comparing dan contemplating
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN EVERYONE IS A TEACHER HERE (ETH) TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA PESERTA DIDIK DI SMPN 1 KALIDAWIR TULUNGAGUNG
Skripsi dengan judul “Pengaruh Model Pembelajaran Everyone is a Teacher Here (ETH) Terhadap Pemahaman Konsep Matematika Peserta Didik di SMPN 1 Kalidawir Tulungagung” ditulis oleh Ilmi Dewi Masitoh, NIM. 12204193011, Program Studi Tadris Matematika, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, dibimbing oleh Miswanto, M.Pd.
Kata Kunci: Everyone is a Teacher Here, pemahaman konsep.
Rendahnya kemampuan peserta didik dalam memahami suatu konsep matematika membuat peserta didik mengalami kesulitan dalam menyelasaikan soal. Selain itu peran pendidik yang lebih dominan dalam proses pembelajaran dan memposisikan peserta didik sebagai pendengar bisa menyebabkan peserta didik merasa jenuh dan kurang bersemangat dalam belajar sehingga pembelajaran kurang optimal. Selain itu pendidik juga harus mengetahui karakteristik peserta didiknya dengan baik, agar mempermudah dalam memilih model pembelajaran yang tepat. Salah satu upaya untuk meningkatkan pemahaman konsep peserta didik adalah dengan menggunakan model pembelajaran yang menarik, sehingga membuat peserta didik akan lebih semangat dan ikut berperan aktif dalam kegiatan pembelajaran yaitu model pembelajaran Everyone is a Teacher Here (ETH).
Tujuan dalam pnelitian ini adalah untuk mengetahui: Pengaruh model Pembelajaran ETH terhadap pemahaman konsep matematika di SMPN 1 Kalidawir, dan Seberapa besar pengaruh model Pembelajaran ETH terhadap pemahaman konsep matematika di SMPN 1 Kalidawir.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian quasi eksperimental. Adapun metode pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini yaitu tes soal, dan dokumentasi. Metode tes soal digunakan untuk memperoleh data pemahaman konsep matematika peserta didik, sedangkan metode dokumentasi digunakan untuk memperoleh data yang dapat menunjang penelitian. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas VIII SMPN 1 Kalidawir dengan mengambil tiga sampel yaitu kelas VIII-E sebagai kelompok eksperimen, dan kelas VIII-A sebagai kelompok kontrol. Teknik analisis data menggunakan analisis data statistic Uji t-test dua sampel bebas (independent sampel t-test dan Effect Size Cohen’s d.
Berdasarkan hasil analisis data diketahui: Ada pengaruh model pembelajaran ETH terhadap pemahaman konsep matematika di SMPN 1 Kalidawir, dan Besar pengaruh model pembelajaran ETH terhadap pemahaman konsep matematika di SMPN 1 Kalidawir sebesar 0,861
AUDIT MANAJEMEN ATAS PEMBAYARAN PROGRAM PENSIUN PADA PT TASPEN (PERSERO) KANTOR CABANG PURWOKERTO
AUDIT MANAJEMEN ATAS PEMBAYARAN PROGRAM PENSIUN PADA PT TASPEN (PERSERO) KANTOR CABANG PURWOKERTO
Oleh: DEWI MASITOH 09412144043
ABSTRAK Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif yang dilakukan pada PT TASPEN (PERSERO) Kantor Cabang Purwokerto. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil Audit Pendahuluan, mengetahui hasil penelaahan dan pengujian sistem pengendalian manajemen untuk menilai efektivitas pembayaran program pensiun PT TASPEN (PERSERO), mengetahui hasil audit terinci untuk menilai efektivitas pembayaran program pensiun pada PT TASPEN (PERSERO) Kantor Cabang Purwokerto. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Instrumen penelitian berupa program audit untuk menilai efektivitas pembayaran program pensiun didasarkan dari analisis kondisi, kriteria, sebab, dan akibat. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan diketahui: (1) Hasil audit pendahuluan atas pembayaran program pensiun: (a) Terdapat struktur organisasi dan job description, (b) Tata Cara Pencairan, Penyaluran, Pembayaran, dan Pertanggungjawaban Dana Belanja Pensiun digunakan sebagai pedoman perusahaan, (2) Hasil penelaahan dan pengujian sistem pengendalian manajemen terdapat kekuatan dan kelemahan yang ditemukan, (3) Hasil audit terinci diketahui bahwa pembayaran program pensiun belum efektif karena terdapat kelemahan antara lain: (a) Ketidakpatuhan Kantor Bayar atas pelaksanaan perjanjian, (b) Terdapat kesalahan dalam Laporan Pertanggungjawaban yang diserahkan dari Kantor Bayar kepada Kantor Cabang, (c) Tidak ada pengawasan yang dilakukan saat meneruskan Rekap 1 dan Dapem kepada Kantor Bayar, (d) Tidak ada pengawasan yang dilakukan pada saat Kantor Bayar melakukan koreksi penghitungan, (e) Tidak ada jangka waktu antara pembuatan Daftar Pembayaran Pensiun (DP2) non Dapem dengan pengembalian uang yang disetor ke kas negara, (f) Kesulitan dalam melakukan rekonsiliasi antara nomor rekening dengan kode masing-masing kantor bayar. Rekomendasi yang diberikan antara lain: (1) Dilakukan tinjauan kembali atas perjanjian kerjasama dengan pihak Kantor Bayar, (2) Penugasan untuk karyawan dari pihak perusahaan sebagai pengawas di Kantor Bayar (3) Diberikan tenggang waktu untuk menyelesaikan Daftar Pembayaran Pensiun Non Dapem, (4) Dibuat jadwal untuk menyetorkan Saldo Uang Pensiun ke kas negara, (5) Rekonsiliasi antara nomor rekening dengan kode masing-masing kantor bayar dilakukan setiap 1 (satu) bulan sekali saat bulan pembayaran.
Kata kunci: Audit Manajemen, Pembayaran Program Pensiu
INTERNALISASI NILAI-NILAI KARAKTER PADA ANAK USIA DINI DI RA DEWI MASYITOH BOWONGSO LIWIR WONOSOBO TAHUN PELAJARAN 2013-2014
Salah satu upaya untuk membentuk karakter pada anak usia dini adalah
dengan cara menginternalisasikan nilai-nilai karakter yang baik sejak mereka
masih berada pada usia dini. Hal ini diyakini sebagai langkah yang tepat
mengingat apa yang diajarkan kepada mereka dimasa kecilnya akan membekas
pada dirinya setelah ia dewasa.
Internalisasi nilai-nilai karakter pada anak usia dini dapat dilaksanakan
melalui berbagai pendekatan dan berbagai metode seperti pembiasaan,
pendisiplinan, dan memberikan keteladanan kepada mereka. Selain itu dalam
melakukan internalisasi nilai-nilai karakter pada anak usia dini RA Dewi
Masyitoh Bowongso dilakukan melaui tahapan-tahapan, agar nilai karakter yang
diinternalisasikan kepada mereka bisa dipahami dan dihayati dengan baik.
Permasalahan yang akan dikaji dalam penelitian ini adalah bagaimana
internalisasi nilai-nilai karakter pada anak usia dini di RA Dewi Masyitoh
Bowongso Kecamatan Kaliwiro Kabupaten Wonosobo Tahun Pelajaran
2013/2014.
Penelitian ini merupakan penelitian lapangan atau field research, dengan
jenis penelitiannya kualitatif. Dalam penelitian yang penulis lakukan subjek
penelitian adalah anak usia dini RA Dewi Masitoh Bowongso dan guru,
sedangkan objek penelitian ini adalah internalisasi nilai-nilai karakter pada anak
usia dini di RA Dewi Masitoh Bowongso. Adapun teknik pengumpulan data
menggunakan metode observasi, dokumentasi dan wawancara. Sedangkan untuk
menganalisis data yaitu menggunakan cara mereduksi data, penyajian data, dan
penarikan kesimpulan/verifikasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa, dalam internalisasi nilai-nilai
karakter pada anak usia dini dilakukan melalui lima tahapan,dengan menggunakan
metode keteladanan, pembiasaan, penanaman kedisiplinan, pengawasan, nasehat
dan pemberian hadiah dan hukuman
Evaluasi Aktivitas Antioksidan, kadar air, Sifat Fisik Dan Uji Hedonik Manisan Kering Murbei (Morus alba L.)
ABSTRAK Masitoh, Manda Dewi. 2017. Evaluasi Aktifitas Antioksidan, Kadar Air, Sifat Fisik Dan Uji Hedonik Manisan Kering Murbei (Morus alba L.). Skripsi, Jurusan Teknologi Industri, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. (I) Dr. Dra. Titi Mutiara Kiranawati, M.P. (II) Dra. Wiwik Wahyuni, M.Pd "> Kata Kunci: Murbei (Morus alba L.), blanching, Ca(OH)2, aktivitas antioksidan Murbei atau yang sering disebut dengan besaran adalah salah satu tanaman buah yang bisa berbuah sepanjang tahun, memiliki nama latin Morusalba L dan merupakan jenis tanaman perudu yang termasuk dalam family moraceae yang berasal dari cina. Buah murbei adalah salah satu buah yang mengandung antioksidan tinggi. Salah satu olahan dari buah Murbei adalah manisan kering. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh interaksi blanching rebus dan air kapur Ca(OH)2 terhadap kandungan aktivitas antioksidan, kadar air sifat fisik dan uji organoleptik manisan kering Murbei. Penelitian yang dilakukan adalah penelitian eksperimen. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap Faktorial dengan dua faktor dan empat perlakuan yang berbeda dengan dua kali pengulangan. Analisis statistik aktivitas antioksidan, kadar air, sifat fisik menggunakan uji ANOVA faktorial 5% dengan uji lanjut Tukey. Tingkat kesukaan dianalisis menggunakan One Way ANOVA 5% dengan uji lanjut Duncan’s. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat interaksi dan perbedaan proses blanching dengan air kapur Ca(OH)2 terhadap kadar air, tekstur, warna dan uji hedonik tekstur, warna. Kandungan aktivitas antioksidan tertinggi terdapat pada perlakuan tanpa perendaman air kapur Ca(OH)2 tanpa blanching rebus (50,99 mg) , kadar air tertinggi pada perlakuan perendaman dengan air kapur Ca(OH)2 tanpa blanching rebus (44,34 %), sifat fisik tekstur (0,78) dan tingkat warna kemerahan (a+) yang paling tinggi ditunjukkan oleh manisan kering murbei dengan perlakuan tanpa perendaman air kapur Ca(OH)2 dengan blanching rebus, tetapi mempunyai tingkat kecerahan (L) dan tingkat kebiruan (b-) paling tinggi. Uji hedonik kesukaan tertinggi dengan perlakuan manisan kering murbei tanpa perendaman air kapur Ca(OH)2 dengan blanching rebus (3,83) aroma, perendaman dengan air kapur Ca(OH)2 dengan blanching rebus (4,20) tekstur, perendaman dengan air kapur Ca(OH)2 dengan blanching rebus dan tanpa perendaman air kapur Ca(OH)2 dengan blanching rebus (4,29) warna dan rasa sama dengan rerata (3,89)
KEMAMPUAN MEMECAHKAN MASALAH HIGHER ORDER THINKING SKILLS (HOTS) SISWA KELAS VII SMP NEGERI 1 NGUNUT DAN SMP NEGERI 3 NGUNUT DITINJAU DARI GAYA KOGNITIF VERBALIZER DAN VISUALIZER PADA MATERI ALJABAR
Tesis dengan judul “Kemampuan Memecahkan Masalah Higher Order Thinking Skills (HOTS) Siswa Kelas VII Ditinjau dari Gaya Kognitif Verbalizer dan Visualizer pada Materi Aljabar” ini ditulis oleh Dewi Masitoh NIM.128512203010, pembimbing 1 Dr. Sutopo, M.Pd., pembimbing 2 Dra. Umy Zahroh, M.Kes., Ph.D.
Kata Kunci : HOTS, Gaya Kognitif Visualizer dan Verbalizer, Aljabar
Gaya kognitif adalah adalah cara individu memproses dan mengorganisir informasi dalam menghadapi tugas kognitif tertentu. Gaya kognitif Visualizer dan Verbalizer merupakan gaya kognitif yang dikelompokkan menurut Perceptual modality preference, merupakan gaya kognitif yang berkaitan dengan kebiasaan dan kesukaan seseorang dalam menggunakan alat indranya khususnya kemampuan melihat gerakan secara visual atau spasial, pemahaman auditory atau verbal.
Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mendeskripsikan kemampuan siswa dalam memecahkan masalah Higher Order Thinking Skills (HOTS) ditinjau dari gaya kognitif verbalizer kelas VII SMP Negeri 1 Ngunut dan SMP Negeri 3 Ngunut pada materi aljabar; 2) mendeskripsikan kemampuan siswa dalam memecahkan masalah Higher Order Thinking Skills (HOTS) ditinjau dari gaya kognitif visualizer kelas VII SMP Negeri 1 Ngunut dan SMP Negeri 3 Ngunut pada materi aljabar.
Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif, dengan subjek penelitian terdiri atas 4 siswa yang terdiri dari 2 siswa kelas VII A SMP Negeri 1 Ngunut dan 2 siswa kelas VII D SMP Negeri 3 Ngunut. Pemilihan subjek penelitian menggunakan purposive sampling dengan bantuan atau arahan dari guru kelas masing masing siswa. Subjek penelitian dipilih berdasarkan hasil tes gaya kognitif visualizer dan verbalizer dengan angket Visualizer-Verbalizer Questionnaire (VVQ). Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah metode observasi, angket, tes, dan dokumentasi.
Hasil penelitian ini menunjukkan: 1) subjek mampu menyebutkan apa yang diketahui dari soal, menentukan tujuan dari permasalahan, mampu menganalisis dengan memecah informasi selanjutnya menentukan strategi yang tepat untuk memecahkan masalah, tidak mampu menganalisis dengan menentukan hubungan dari setiap informasi, tidak mampu mengevaluasi dengan merumuskan keputusan berdasarkan strategi dan analisis yang telah dilakukan sehingga tidak mampu memecahkan masalah dengan jawaban yang benar, mengevaluasi dengan memeriksa ulang jawaban, dan tidak mampu menciptakan cara lain 2) subjek visualizer mampu menyebutkan apa yang diketahui, mampu menentukan tujuan dari permasalahan, tidak mampu menganalisis dengan memecah informasi sehingga tidak mampu menentukan strategi yang tepat untuk memecahkan masalah pada soal, mampu menganalisis dengan menentukan hubungan dari setiap informasi, mampu mengevaluasi dengan merumuskan keputusan berdasarkan strategi dan analisis yang telah dilakukan, tidak mampu mengevaluasi dengan memeriksa ulang jawabannya, dan tidak mampu menciptakan cara lain
BUDAYA POLITIK NAHDATUL ULAMA DALAM PERSPEKTIF FIQIH SIYASAH (Studi di Pengurus Cabang Nahdatul Ulama Tulungagung)
ABSTRAK
Dewi Masitoh, NIM 17104153069, Budaya Politik Nahdatul Ulama Dalam Perspektif Fiqih Siyasah (Studi PCNU Tulungagung), Jurusan Hukum Tata Negara, IAIN Tulungagung, 2019, Pembimbing: Dr. Kutbuddin Aibak, S.A.g., M.H.I
Kata Kunci: Budaya Politik, NU, Politik Kebangsaan, Fiqih Siyasah
Penelitian ini dilatarbelakangi adanya permasalahan di bidang politik di Indonesia tidak terkecuali di Tulungagung. Banyak masyarakat atau organisasi tertentu yang masuk dalam bidang politik dan telah mempengaruhi dunia perpolitikan yang ada di Indonesia seperti Nahdatul Ulama. Dalam menghadapi permasalahan tersebut, salah satu usaha yang dilakukan adalah Nahdatul Ulama selaku Organisasi terbesar di Indonesia yang ikut andil dalam bidang politik, harus mempunyai kebudayaan politik yang menjunjung tinggi persatuan dan kesatuan NKRI dan sesuai dengan politik Islam (Fiqih Siyasah). Sehingga budaya politik yang mempengaruhi perpolitkan mampu menjaga keutuan NKRI.
Fokus dalam penelitian ini adalah: 1) Bagaimana budaya politik NU di Tulungagung?, 2) Bagaimana budaya politik NU di Tulungagung dalam perspektif fiqih siyasah?, Adapun yang menjadi tujuan penelitian ini adalah: 1) Untuk mendeskripsikan dan menganalisis budaya politik NU di Tulungagung, 2) Untuk mendeskripsikan dan menganalisis budaya politik NU di Tulungagung dalam perspektif fiqih siyasah.
Metode penelitian yang digunakan peneliti adalah kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini berupa observasi, wawancara secara mendalam, dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan dan verifikasi.
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa: 1) Kebudayaan Politik NU di Tulungagung yakni menggunakan Politik Kebangsaan yang orientasinya adalah persatuan umat. Politik kebangsaan yang dimaksud adalah bahwa Nahdatul Ulama sebagai organisasi sosial keagamaan, maka NU berkewajiban menjaga keutuhan NKRI dan menjaga Ideologi Pancasila sebagai dasar negara Indonesia yang sudah final dan tetap menjadi pedoman bagi rakyat Indonesia dari Sabang sampai Merauke tidak terkecuali Tulungagung. 2) Ditinjau dalam perspektif fikih siyasah maka terlihat jelas bahwa politik kebangsaan NU berorientasi pada fikih siyasah dengan menjadikan nilai-nilai agama sebagai nuansa negara. NU memandang kehidupan dunia sebagai ladang bagi kehidupan akhirat. Tata kehidupan di dunia tersebut harus senantiasa tegak atas nilai-nilai agama tanpa harus menegakan negara Islam. Cita-cita ini telah terumuskan dengan baik oleh para pendiri negara Indonesia, yang terumus dan bernama Pancasila. Dengan demikian politik kebangsaan NU yang menerima secara utuh ideologi Pancasila sebagai dasar negara Indonesia, jika ditinjau dari fikih siyasah sudah memenuhi prinsip-prinsip bernegara menurut fiqih siyasah secara baik dan benar
PENGARUH GAME WORDWALL TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA PADA PEMBELAJARAN IPAS DI MIN 1 KOTA KEDIRI
Skripsi ini berjudul “Pengaruh Game Wordwall Terhadap Peningkatan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa pada Pembelajaran IPAS di MIN 1 Kota Kediri” yang ditulis oleh Dewi Masitoh, NIM 126205211022, Progam Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah di bawah bimbingan Ibu Dr. Septinaningrum, M.Pd.
Kata Kunci: Game Wordwall, Berpikir Kritis, Pembelajaran IPAS
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan berpikir kritis siswa dalam pembelajaran IPAS di MIN 1 Kota Kediri. Hal ini ditunjukkan melalui kurangnya partisipasi aktif siswa, rendahnya minat dalam mengikuti pembelajaran, serta masih dominannya penggunaan metode konvensional. Selain itu, minimnya media pembelajaran dan latihan berpikir analitis juga menjadi faktor yang menghambat pengembangan kemampuan berpikir kritis. Untuk mengatasi hal tersebut, digunakan Game Wordwall sebagai media pembelajaran interaktif yang diharapkan dapat mendorong siswa lebih aktif, tertarik, dan berpikir kritis dalam memahami materi. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui 1) pelaksanaan pembelajaran Game Wordwall di MIN 1 Kota Kediri 2) untuk mengetahui pengaruh penggunaan Game Wordwall dalam pembelajaran IPAS terhadap peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa kelas.
Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain quasi eksperimen. Kegiatan penelitian dilakukan di MIN 1 Kota Kediri, dengan melibatkan siswa dari kelas IV C dan D sebagai sampel. Instrumen yang digunakan dalam pengumpulan data adalah angket dan tes berpikir kritis. Analisis data dilakukan melalui beberapa tahapan, meliputi uji instrumen (validitas dan reliabilitas), uji prasyarat (homogenitas dan normalitas), serta uji hipotesis menggunakan uji-t.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media Game Wordwall di kelas eksperimen mendapat respons positif dari siswa, yang tercermin dari peningkatan keaktifan mereka dalam proses pembelajaran. Rata-rata nilai pre-test kelas eksperimen meningkat dari 63,67 menjadi 82,00 pada post-test, sedangkan kelas kontrol hanya meningkat dari 63,33 menjadi 73,00. Selain itu, rata-rata skor angket kemampuan berpikir kritis siswa di kelas eksperimen juga mengalami peningkatan dari 71,40 menjadi 85,73. Hasil uji hipotesis menggunakan Independent Sample T-test menunjukkan bahwa nilai signifikansi untuk data tes adalah 0,032 dan untuk data angket adalah 0,000, yang keduanya lebih kecil dari 0,05. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dari penggunaan Game Wordwall terhadap peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa efektif digunakan sebagai media pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Disarankan bagi guru untuk memanfaatkan media digital interaktif ini secara optimal dalam proses pembelajaran
PERAN BUMDES DALAM MENGEMBANGKAN POTENSI DESA UNTUK MEWUJUDKAN DESA MANDIRI (Studi Kasus di BUMDes Cipta Mandiri Sejahtera Desa Pandansari Kecamatan Ngunut Kabupaten Tulungagung)
Skripsi dengan judul “Peran BUMDes dalam Mengembangkan Potensi
Desa untuk Mewujudkan Desa Mandiri (Studi Kasus di BUMDes Cipta Mandiri
Sejahtera Desa Pandansari Kecamatan Ngunut Kabupaten Tulungagung)” ini
ditulis oleh Dewi Masitoh, NIM 12402173135, Pembimbing Suminto, M.Pd.I
Fokus penelitian ini adalah 1) Bagaimana peran BUMDes dalam
mengembangkan potensi desa untuk mewujudkan desa mandiri? 2) Bagaimana
kendala dan solusi yang dihadapi BUMDes dalam mengembangkan potensi desa
untuk mewujudkan desa mandiri? 3) Bagaimana dampak yang dirasakan oleh
masyarakat desa sebelum dan setelah adanya BUMDes Cipta Mandiri Sejahtera?
Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Jenis penelitian
ini adalah studi kasus. Data yang digunakan merupakan data primer dan data
sekunder. Adapun teknik pengumpulan data menggunakan observasi terus terang
dan tersamar, wawancara semiterstruktur, dan dokumentasi. Teknik analis data
yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Pengecekan keabsahan temuan yakni dengan perpanjangan pengamatan,
meningkatkan ketekukan dan trianggulasi.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Desa Pandansari merupakan desa
berkembang. 1) Peran BUMDes dalam mengembangkan potensi desa untuk
mewujudkan desa mandiri yaitu menjalin kerjasama dengan pemilik usaha
konveksi mukena dan usaha budidaya ikan air tawar yang selanjutnya dibentuk
sebagai unit usaha industri rumah tangga berupa konveksi mukena dan unit usaha
perikanan. Dalam hal ini BUMDes menitipkan modal usahanya, kemudian
pembagian keuntungannya dengan cara bagi hasil. 2) Kendala yang dihadapi
BUMDes Cipta Mandiri Sejahtera diantaranya pengaturan organisasi yang kurang
tepat, kurangnya proaktif dari pemerintah desa dalam melakukan sosialisasi
terhadap masyarakat, pada unit usaha industri rumah tangga konveksi mukena
terkendala di bagian promosi produk, kelangkaan dan kenaikan harga kain,
kurangnya tenaga kerja pada bagian bordir, sementara pada unit usaha perikanan
terkendala pada pemasaran dan perubahan cuaca. Solusi untuk mengatasi kendala
tersebut antara lain: merekrut generasi muda untuk mengurus dan mengelola
BUMDes, mendorong pemerintah desa untuk melakukan sosialisasi lebih lanjut,
mengikuti kursus marketing online serta menjalin kerjasama dengan beberapa
supplier toko kain, tetap bertahan pada usahanya dan segera mengganti air kolam
setelah hujan. 3) Sebelum adanya BUMDes potensi desa belum dapat dikelola
dengan maksimal, dan kekurangan modal sebagai faktor pendukung dalam
mengembangkan usaha. Setelah adanya BUMDes perlahan – lahan potensi desa
terkelola dengan baik melalui pembentukan unit-unit usaha sesuai dengan potensi
desa, serta tercukupinya modal usaha.
Kata Kunci: Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), Potensi Desa, dan Desa
Mandiri
DAMPAK PEMBERIAN DANA REMITANSI DALAM MENINGKATKAN TARAF HIDUP KELUARGA TENAGA KERJA INDONESIA (TKI) DI DESA TENGGUR KECAMATAN REJOTANGAN KABUPATEN TULUNGAGUNG
ABSTRAK
Skripsi dengan judul “Dampak Dana Remitansi Dalam Meningkatkan
Taraf Hidup Keluarga Tenaga Kerja Indonesia (TKI) Di Desa Tenggur
Kecamatan Rejotangan Kabupaten Tulungagung” ditulis oleh Dewi Masitoh, NIM
12402173282, Jurusan Ekonomi Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam,
IAIN Tulungagung, pembimbing Dr. Sutopo, M.Pd.
Penelitian ini dilatar belakangi oleh tingginya minat masyarakat untuk
menjadi Tenaga Kerja Indonesia yang didasari dengan semakin hari semakin
kompleksnya kebutuhan pokok dan pendapatan yang tidak cukup untuk
memenuhi kebutuhan jika tetap bekerja di daerah asal khususnya pedesaan
mendorong masyarakat baik laki – laki maupun perempuan untuk bekerja diluar
negeri dalam waktu yang cukup lama guna memeuhi kebutuhan pokok keluarga.
selain itu banyak sekali TKI yang menghabiskan masa muda untuk terus bekerja
diluar negeri yang membuktikan bahwa bekerja diluar negeri mendapatkan upah
yang besar dan mendorong orang lain disekitarnya untuk menjadi TKI di luar
negeri.
Berdasarkan dari latar belakang dan rumusan masalah yang diambil,
tujuan dari penelitian ini adalah sebagai berikut (1) Untuk Mendeskripsikan
Bagaimana Pola Pemanfaatan Dana Remitansi oleh keluarga TKI di Desa
Tenggur Kecamatan Rejotangan Kabupaten Tulungungagung Dalam
Meningkatkan Taraf Hidup Keluarga. (2) Untuk Mendeskripsikan Bagaimana
Hasil Pemanfaatan Dari Dana Remitansi Oleh Keluarga TKI di Desa Tenggur
Kecamatan Rejotangan dalam Peningkatan Taraf Hidup Keluarga.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif studi kasus
dengan jenis penelitian deskriptif. Sumber data dalam penelitian ini menggunakan
data primer dan data sekunder. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data
menggunakan metode observasi, wawancara mendalam dan dokumentasi. Tehnik
pengolahan data menggunakan teori Miles and Huberman meliputi reduksi data,
penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Berdarsarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan Perbedaan
sebelum dan setelah menerima dana remitansi terdapatnya pendapatan tetap
keluarga didaerah asal. Pola pemanfaatan dana remitansi oleh keluarga TKI
mayoritas digunakan untuk memenuhi kebutuhan konsumsi Selain itu juga
dipakai untuk modal usaha dan investasi masa depan serta dana remitansi juga
dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan pendidikan anak sebagai investasi
jangka panjang, Remitansi memberikan berbagai dampak, dimana dampak positif
yang ditimbulkan dengan adanya remitansi ini adalah Memberikan pendapatan
tetap dan meningkatkan produktivitas keluarga di daerah asal, Membantu
meningkatkan perekonomian sekitar, dan Memunculkan ide – ide dan kebiasaan
baru, Sedangkan dampak negatif dari dana remitansi yaitu Keluarga TKI memiliki
ketergantungan remitansi, Sikap konsumtif dan Berubahnya gaya hidup keluargaxvi
TKI, dan Dengan adanya dana remitansi taraf hidup keluarga TKI di daerah asal
juga mengalami peningkatan dimana Keluarga TKI di Desa Tenggur Kecamatan
Rejotangan dapat dikatan sebagai keluarga yang memiliki taraf hidup yang cukup
baik dimana setelah menerima dana remitansi keluarga TKI mengalami
peningkatan dan pemerataan pendapatan, Mudahnya akses pendidikan dan
tersedianya dana yang cukup untuk pendidikan yang lebih baik. Selain itu, tingkat
kesehatan masyarakat di Desa Tenggur Kecamatan Rejotangan juga cukup baik
dimana pemenuhan gizi yang cukup dan lingkungan sekitar yang bersih. Selain
dalam hal jasmani kesehatan rohani juga menjadi salah satu pengukuran taraf
hidup dimana keluarga TKI hanya melakukan kegiatan yang disukai sebagai salah
satu bentuk menjaga kesehatan rohani.
Kata Kunci : Dampak, Remitansi, Taraf Hidup,TK
- …
