1,720,985 research outputs found
PERGERAKAN NILAI RUPIAH SELAMA DAN PASCA PANDEMI COVID 19
Pada masa pademin covid 19 selama tahun 2020 pertumbuhan ekonomi rata sebesar
minus 3 %,akan tetapi kurs rupiah terhafap USD tidak depresi malah terekesan stabil
berkisar Rp !4.100- Rp 14,800 an usd.demikian juja pada ppasca panemi yaitu ahir tahun
2021 keadaan kurs rupiah stabil Keadaan ini di picu sektor eksternal ekonomi Amerika yang
lebih mengutamakan pengeluaran untuk memperbaiki masayarakat yang terkena covid 19
karena kita tahu bahwa Amerika Serikat negara yang paling banyak terkena covid 19
Setelah bergerak relatif stabil pada Januari dan Februari 2020 yang masingmasing
mencapai rata-rata sebesar Rp 13.732 dan Rp 13.776 per dolar AS, nilai tukar
rupiah mulai mengalami depresiasi pada Maret 2020 seiring dengan pandemi Covid-19
yang mulai menyebar ke Indonesia
Penguatan nilai tukar rupiah terus berlanjut hingga bulan Mei 2020 hingga mencapai
di bawah Rp 15.000 per dolar AS didorong oleh aliran masuk modal asing dan
besarnya pasokan valas dari pelaku domestik.
Selain itu, Bank Indonesia juga telah menjalin kerja sama bilateral swap dan
repo line dengan sejumlah bank sentral negara lain, termasuk dengan bank sentral
Amerika Serikat dan Tiongkok.
Kurs rupiah pada triwula 1 2021 rata rata 14.050 per USD dan pada kwartal 2
rata rata 14.450/USD, pada kwartal 3 kurs rupiah sebesar 14.250/USD
Dan pada bulan januari 2022 rata sebesar 14.396/USD
Kata Kunci Kurs Rupiah terhadap US
Nasib Ekonomi Kreatif pada saat Pandemi Covid 19
Pasca terpuruk akibat pandemi COVID-19, ekonomi kreatif di Indonesia terus
berjuang menjadi garda terdepan mengambil bagian dalam momentum Kebangkitan
Nasional. Upaya ini dilakukan dengan mengadakan sejumlah program unggulan guna
mempercepat pemulihan sektor ekonomi kreatif.
Pandemi COVID-19 bagai dua sisi mata uang bagi ekonomi kreatif tanah air.
Selain hantamannya yang dahsyat, pandemi juga membuka peluang baru bagi pelaku
ekonomi kreatif di Indonesia.
Tantangan terbesar saat pandemi datang adalah berubahnya sistem penjualan
pada industri kreatif global. Jika sebelumnya masyarakat lebih banyak membeli
perlengkapan secara luar jaringan (luring), saat pandemi cara tersebut tak lagi
digunakan.
Pembeli tidak mau mengambil risiko terkait penularan COVID-19, sehingga
sistem jual-beli beralih ke dalam jaringan (daring). Hal ini memberikan tantangan besar
bagi sektor ekonomi kreatif tanah air.
Pasalnya, tidak semua pelaku ekonomi kreatif di Indonesia memahami metode
daring. Sehingga pada awal-awal pandemi berlangsung, tidak sedikit usaha kreatif yang
terpaksa gulung tikar karena minimnya permintaan.
Namun, pemerintah melalui Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan
Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) tidak tinggal diam akan
hal tersebut. Pemerintah terus memutar otak untuk mengubah tantangan ini menjadi
kesempatan.
Akhirnya tercetuslah program bimbingan terkait memasarkan produk secara
daring bagi para pelaku ekonomi kreatif. Sejak bimbingan berlangsung, banyak
pelaku ekonomi kreatif yang mulai beradaptasi dengan teknologi dalam memasarkan
produk mereka.
Hal tersebut juga menjadi salah satu kekuatan baru bagi sektor ekonomi kreatif
tanah air. Nantinya, setelah pandemi berakhir, kemampuan untuk menguasai pasar
daring akan menjadi nilai tambah bagi pelaku ekonomi kreatif di Indonesia.
Kata kunci. : Ekonomi, Pandemi covid 1
FENOMENA EKONOMI DAN PERDAGANGAN INDONESIA DI MASA PANDEMI CORONA VIRUS DISEASE-19 (COVID-19)
Analisis Pengaruh Objek Wisata, Jumlah Wisatawan, dan Tingkat Hunian Hotel terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Kabupaten Malang
Economic growth is a macroeconomic indicator of concern because it reflects a country\u27s ability to increase the per capita income of its population. Economic growth is supported by economic sectors that have potential, one of which is tourism which can have a good impact on regional development such as improving the regional economy, increasing creativity and innovation and improving the welfare of the community. This study was conducted to analyze the influence of tourist attractions, the number of tourists, and hotel occupancy rates on economic growth in Malang Regency. The method used in this study is the Ordinary Least Square (OLS) Multiple Linear Regression analysis method with time series data using SPSS Version 26 software. The data used in this study are the number of tourist attractions, the number of tourist visits, and hotel occupancy rates as independent variables and economic growth as a dependent variable within a period of 15 years, namely in 2008-2022. The results obtained from this study state that simultaneously tourist attractions, the number of tourists, and hotel occupancy rates have a significant effect on economic growth. However, partially each variable has no effect on economic growth.
Keywords:Tourism, Tourist Attractions, Tourists, Hotel Occupancy, and Economic Growth
Analisis Sektor Basis Dan Sektor Non Basis Pada Wilayah Kabupaten Bojonegoro Dan Kabupaten Tuban Di Provinsi Jawa Timur Menggunakan Metode Location Quetient, Shift Share, Dan Tipologi Klassen
This study was conducted with the aim of determining the base sector and non-base sector in Bojonegoro Regency and Tuban Regency. This research is based on secondary data in the form of time series data obtained through the Central Statistics Agency website in 2022 and processed using Location Quetient, Shift Share, and Klassen Typology analysis tools. And obtained the results of the analysis there are two base sectors in Bojonegoro Regency and three base sectors inTuban Regency.
Keywords: Base Sector; Location Quetient, Shift Share, and Klassen Typolog
PENGARUH JUMLAH PENDUDUK, TINGKAT PENDIDIKAN DAN TINGKAT KESEMPATAN KERJA TERHADAP KEMISKINAN DI KABUPATEN JOMBANG (Studi Kasus Pada Masyarakat di Kecamatan BandarKedungmulyo): Studi pada Masyarakat di Kecamatan Bandar Kedungmulyo
This study aims to determine the effect of population, education level and employment opportunity on poverty in Bandarkedungmulyo District, Jombang Regency. The data in this study were obtained through distributing questionnaires and the data obtained was processed using quantitative methods. Questionnaires were distributed via Google form containing 20 statements, where each variable was represented by 5 statements. Determining the population based on regional characteristics, the researchers determined 311 RTs as the population. Whereas in determining the sample of this study there were 62 respondents, the sample came from 20% of the total population (20% x 311 = 62.2). The analysis technique uses research instrument tests, classical assumption tests, multiple linear regression tests and statistical tests. Processing data using excel and SPSS 27. In this study population, education level and employment opportunity simultaneously have a significant positive effect on poverty.Abstrak
Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui pengaruh jumlah penduduk, tingkat pendidikan dan tingkat kesempatan kerja terhadap kemiskinan di Kecamatan Bandarkedungmulyo Kabupaten Jombang. Data dalam penelitian ini didapatkan melalui penyebaran kuisioner dan data yang didapatkan diolah menggunakan metode kuantitatif. Penyebaran kuisioner disebarkan melalui google form dengan berisi 20 pernyataan ,dimana setiap variabel diwaliki sebanyak 5 pernyataan. Penentuan populasi berdasarkan karakteristik wilayah , peneliti menentukan 311 RT sebagai populasi. Sedangkan dalam penentuan sampel penelitian ini ada 62 responden, sampel berasal dari 20% jumlah populasi yang ada (20% x 311 = 62,2). Teknik analisis mengggunakan uji instrumen penelitian, uji asumsi klasik, uji regresi linier berganda dan uji statistik. Pengolahan data menggunakan excel dan SPSS 27. Dalam penelitian ini jumlah penduduk, tingkat pendidikan dan tingkat kesempatan kerja secara simultan berpengaruh positif signifikan terhadap kemiskinan
Analisis Sektor Unggulan Dalam Pengembangan Ekonomi Daerah Menggunakan Analisis LQ, Shift Share, Typologi Klasssen dan MRP Di Kabupaten Sampang dan Kabupaten Situbondo
Sebuah daerah mengalami percepatan pertumbuhan jika sektor ekonominya memiliki potensi, yang mendorong pembangunan begitu juga dengan kapaten Sampang dan Kabupaten situbodo untuk mengetahui sektor yang memilki potensi dalam pembangunan ekonomi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder dari PDRB Kabupaten Madiun, Kabupaten Magetan, dan Provinsi Jawa Timur periode 2018-2021. Alat analisis meliputi LQ, Shift Share, Tipologi Klassen, dan Model Rasio Pertumbuhan. Hasil analisis menunjukkan Kabupaten Sampang pada tahun 2018-2022 memiliki 6 sektor basis, 10 sektor pendorong, 9 sektor dengan pertumbuhan cepat, 8 sektor dengan keuntungan lokasional, serta 3 sektor maju dan pesat, terdapat 1 sektor menonjol. Sedangkan Kabupaten Situbondo memilki 10 sektor basis, memiliki delapan sektor yang cenderung mendorong, 2022 memiliki 11 sektor tumbuh lebih cepat, terdapat Sembilan sektor memiliki keuntungan lokasional, memiliki satu sektor dikategorikan sebagai sektor maju, terdapat satu sektor yang menonjol dibandingkan sektor lain dalam klasifikasi lebih dari 1
PENGARUH JUMLAH PENDUDUK, TINGKAT PENDIDIKAN DAN TINGKAT KESEMPATAN KERJA TERHADAP KEMISKINAN DI KABUPATEN JOMBANG (Studi Kasus Pada Masyarakat di Kecamatan BandarKedungmulyo): Studi pada Masyarakat di Kecamatan Bandar Kedungmulyo
This study aims to determine the effect of population, education level and employment opportunity on poverty in Bandarkedungmulyo District, Jombang Regency. The data in this study were obtained through distributing questionnaires and the data obtained was processed using quantitative methods. Questionnaires were distributed via Google form containing 20 statements, where each variable was represented by 5 statements. Determining the population based on regional characteristics, the researchers determined 311 RTs as the population. Whereas in determining the sample of this study there were 62 respondents, the sample came from 20% of the total population (20% x 311 = 62.2). The analysis technique uses research instrument tests, classical assumption tests, multiple linear regression tests and statistical tests. Processing data using excel and SPSS 27. In this study population, education level and employment opportunity simultaneously have a significant positive effect on poverty.Abstrak
Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui pengaruh jumlah penduduk, tingkat pendidikan dan tingkat kesempatan kerja terhadap kemiskinan di Kecamatan Bandarkedungmulyo Kabupaten Jombang. Data dalam penelitian ini didapatkan melalui penyebaran kuisioner dan data yang didapatkan diolah menggunakan metode kuantitatif. Penyebaran kuisioner disebarkan melalui google form dengan berisi 20 pernyataan ,dimana setiap variabel diwaliki sebanyak 5 pernyataan. Penentuan populasi berdasarkan karakteristik wilayah , peneliti menentukan 311 RT sebagai populasi. Sedangkan dalam penentuan sampel penelitian ini ada 62 responden, sampel berasal dari 20% jumlah populasi yang ada (20% x 311 = 62,2). Teknik analisis mengggunakan uji instrumen penelitian, uji asumsi klasik, uji regresi linier berganda dan uji statistik. Pengolahan data menggunakan excel dan SPSS 27. Dalam penelitian ini jumlah penduduk, tingkat pendidikan dan tingkat kesempatan kerja secara simultan berpengaruh positif signifikan terhadap kemiskinan
- …
