1,720,998 research outputs found
Pemanfaatan Saluran Bambu untuk Mereduksi Kebisingan pada Laboratorium Otomotif
Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran menyeluruh data dari kebisingan yang diakibatkan engine stand, dan seberapa besar reduksi kebisingannya jika pada saluran gas buang ditambah saluran dari bambu. Objek penelitian adalah engine stand yang ada di laboratorium UM. Hasil rentang kebisingan yang ditimbulkan pada saat engine stand belum menggunakan saluran bambu kebisingan yang paling rendah 72 dBA dan paling tinggi 77 dBA pada putaran 800 rpm. Kemudian disusul 78 dan 79 dBA pada putaran 1500 rpm serta 88 dan 89 dBA pada putaran 2500 rpm. Setelah menggunakan saluran bambu, tingkat kebisingan yang paling rendah 68 dBA dan paling tinggi 69 dBA pada putaran 800 rpm, 72 dan 75 dBA pada putaran 1500 rpm serta 86 dan 88 dBA pada putaran 2500 rpm. Hasil tersebut menunjukkan perbedaan yang sangat signifikan dengan hasil, P = 0,000, 0,000, dan 0,000 pada putaran 800, 1500, dan 2500 rpm. Kesimpulannya penggunaan saluran bambu dapat mereduksi tingkat kebisingan
PEMILIHAN SALURAN ENGINE STAND UNTUK MEREDUKSI KEBISINGAN
Abstract: This research sets out to acquire the overall description of noise caused by the engine stand, which is made of pipe and bamboo, and the rate of its reduction. The object for this research is two premium engines located in the State University of Malang. The selected engine stand is mounted by an outtake made of pipe and bamboo before it is ignited. The analysis method used is descriptive approach complemented by Anova technique. The result shows that the noise range of engine stand are: 72 dBA to 78 dBA in rotation of 800 rpm, 78 dBA to 79 dBA in rotation of 1500 rpm, and 88 dBA to 89 dBA in rotation of 2500 rpm before the pipe outtake is mounted; meanwhile, after the pipe outtake is mounted the result shows the range of 69 dBA to 71 dBA at 800 rpm, 75 dBA to 76 dBA at 1500 rpm, and 85 dBA to 87 dBA at 2500 rpm. For the bamboo outtake, the result shows the range of 68 dBA to 69 dBA at 800 rpm, 72 dBA to 75 dBA at 1500 rpm, and 86 dBA to 88 dBA at 2500 rpm. This overall result shows significant difference with P = 0,000 for each rotation (rpm); the usage of pipe and bamboo outtake can reduce the noise
PENAMBAHAN SISTEM PERLAMBATAN SEBAGAI PEREDUKSI PRODUKSI GAS CO PADA KENDARAAN BERMOTOR BENSIN
Abstract: The addition of deceleration system as reducer of CO emission in gasoline-motor vehicle. This research is aimed to investigate the impact of addition of deceleration system on the CO reduction emitted from gasoline-motor vehicle. It uses experimental research by comparing CO emission both before and after using deceleration system. The experiment was conducted in Automotive Laboratory, the State University of Malang. The descriptive analysis is used for picturing the overall comparison, and t-test is used for describing the differences. The result shows that there is sharp CO reduction from 4.615% of average to 1.883%, following the t-test result that shows significant difference at p = 0.000. It can be concluded that the addition of deceleration system can reduce the CO emission from gasolinemotor vehicl
Instalasi Saluran Gas Buang Untuk Mereduksi Kadar Racun Karboksihemoglobin dalam Darah pada Waktu Praktikum Mata Kuliah Motor Bensin
Peneitian ini bertujuan untuk menentukan efektivitas instalasi saluran gas buang untuk mereduksi kadar racun karboksihemoglobin dalam darah akibat paparan gas buang CO yang ditimbulkan oleh engine stand. Sebagai sampel diambil 40 mahasiswa yang terdiri dari 20 kelompok perlakuan dan 20 kelompok kontrol. Metode yang digunakan adalah eksperimental dengan acak lengkap. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada perbedaan yang signifikan (p = 0,0000) kadar racun karboksihemoglobin dalam darah praktikan sebelum dan sesudah praktikum menggunakan instalasi standar. Setelah diberi instalasi saluran gas buang yang dimodifikasi sebelum dan sesudah praktikum menunjukkan tidak ada perbedaan yang signifikan (p = 0,169) berarti tidak ada kenaikan yang berarti. Perbandingan penggunaan instalasi saluran gas buang (modifikasi) dengan saluran standar (tanpa instalasi) diperoleh perbedaan yang signifikan (p = 0,0480). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penggunaan instalasi saluran gas buang dapat mereduksi kadar racun karboksihemoglobin dalam darah yang efektif
Tingkat Kemampuan Motorik Kasar Peserta ekstrakurikuler Panjat Tebing di Sekolah Dasar Negeri Dukuh Panjatan Kulon Progo
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan motorik kasar pada peserta ekstrakurikuler panjat tebing di Sekolah Dasar Negeri Dukuh, Panjatan, Kulon Progo. Di dalam olahraga panjat tebing banyak kaitannya dengan kemampuan motorik kasar.
Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif. Populasi dalam penelitian adalah peserta ekstrakurikuler panjat tebing di Sekolah Dasar Negeri Dukuh, Panjatan, Kulon Progo yang berjumlah 33 peserta didik yang berdasarkan total sampling. Sampel dalam penelitian ini merupakan peserta ekstrakurikuler panjat tebing Sekolah Dasar Negeri Dukuh Panjatan Kulon Progo, dan karena selama ini kemampuan motoriknya belum diketahui dan belum pernah diteliti. Metode yang digunakan yaitu metode survei dengan menggunakan instrumen penelitian Motor Ability Test dari Nurhasan, teknik analisis data menggunakan stairtistik deskriptif yang dituangkan dalam bentuk persentase.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan motorik kasar peserta didik ekstrakurikuler panjat tebing di Sekolah Dasar Negeri Dukuh Panjatan dari kelas III, IV dan V berada pada kategori 18% (6 siswa) di kategori “Sangat Baik”, terdapat 9% (3 siswa) dikategori “Baik”, terdapat 40% (13 siswa) dikategori cukup, terdapat 21% (7 siswa) dikategori kurang dan terdapat 12% (4 siswa) dikategori “Sangat Kurang”
PENENTUAN MUTU BUAH JERUK MANIS BERDASARKAN WARNA DAN DIAMETERNYA
Penentuan mutu buah jeruk manis yang dilakukan oleh petani umumnya dilakukan secara manual sehingga dihasilkan produk dengan mutu yang kurang baik karena keragaman visual manusia dan perbedaan persepsi tentang mutunya. Hal ini dapat mengakibatkan harga jual menjadi rendah. Pada paper ini, parameter yang digunakan adalah warna (red,green,blue) dan diameter. Setiap jeruk di ambil gambarnya pada jarak yang sama. Banyaknya buah jeruk yang dijadikan sampel untuk pembelajaran sebanyak 200 buah dari berbagai mutu. Langkah pengujian mutu buah adalah : load sebuah gambar, membuat gambar dalam skala keabuan (gray-scale), binarisasi, filter maksimum, dan penghitungan parameter warna dan diameter. Dari ke 200 sampel yang dijadikan pembelajaran, diperoleh akurasi rata-rata 80.25%. Oleh karena itu dapat dikatakan bahwa tingkat kesalahan metode ini dalam menaksir mutu buah jeruk sebesar 19.75%
Pemetaan Data Dan Visualisasi Kedalaman Air Pada Bendungan / Waduk
AbstrakPenelitian dilakukan untuk melakukan pemetaan data dan visualisasi kedalaman air suatu waduk. Hasil dari pemetaan dan visualisasinya digunakan untuk mengetahui kontur endapan dan volume waduk. Pemetaan dilakukan dengan memprediksi titik-titik yang tidak diketahui kedalaman airnya berdasarkan titik-titik yang diketahui kedalaman airnya. Metode prediksi yang digunakan pada penelitian ini adalah metode interpolasi IDW (Inverse Distance Weighting), yaitu perhitungan rata-rata n buah titik, dimana titik-titik terdekat memiliki bobot pengaruh yang lebih besar dibandingkan titik-titik hasil pengukuran yang lebih jauh. Digunakannya metode ini bertujuan agar proses prediksi yang dilakukan dapat dilakukan dengan cepat, karena prediksi dilakukan untuk banyak titik-titik lain yang belum diketahui kedalaman airnya. Dari hasil penelitian diperoleh hasil bahwa jumlah titik yang paling baik digunakan untuk memprediksi titik yang tidak diketahui kedalaman airnya adalah sebanyak 5 buah titik terdekat. Data yang digunakan sebagai data percobaan pada penelitian ini adalah data pengukuran kedalaman air di waduk atau bendungan Wonorejo tahun 2004 dan tahun 2005. Hasil dari penelitian ini adalah suatu perangkat lunak yang digunakan untuk melakukan pemetaan dan memvisualisasikan kedalaman air di suatu waduk atau bendungan.Kata kunci: visualisasi, pemetaan, interpolasi, inverse distance weighting (idw)AbstractPrediction has been widely used in every research and field. In water level visualization system, prediction can be used for measuring water level at the dam. From the measurement, can be known the dam contour and also its water volume. The prediction can be done by measuring water level at several certain points, and used the points to predict another unmeasure points. Prediction metode used in this research is inverse distance weighting (IDW) interpolation, which were using greater weighting on neaerer point than farther point. From this research known that using 5 nearest point will result optimum prediction. This metode is used in order to get faster result because of thousand prediction will be done. Data used in this research are water level measurement data of Wonorejo dam in 2004 and 2005. The result of this research is a program that can be used to map and visualize water level of a dam.Keywords: visualization, mapping, interpolation, inverse distance weighting (idw
Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis
The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation
counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings
are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that
only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into
account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
Diagnosa Penyakit dengan Gejala Demam Menggunakan Learning Vector Quantization (LVQ)
Terdapat beberapa penyakit dengan gejala demam yang sulit untuk dibedakan yaitu Demam tifoid (tifus), Demam berdarah dengue (DBD), dan Malaria. Kesulitan dalam mendeteksi lebih awal ketiga penyakit ini karena memiliki gejala klinis yang hampir sama. Pada penelitian ini menggunakan metode Learning Vector Quantization (LVQ)  dalam melakukan klasifikasi terhadap ketiga penyakit tersebut. Hal ini karena kehandalan metode ini dalam melakukan klasifikasi. Hasil dari ujicoba terhadap data pada suatu rumah sakit menunjukkan bahwa metode ini mampu melakukan prediksi terhadap penyakit dengan gejala demam ingga mencapai akurasi 100%
- …
