121 research outputs found
PERMINTAAN PRODUK DARAH BERDASARKAN JENIS PENYAKIT PASIEN DI BDRS RSUD PROF. DR. MARGONO SOEKARJO PURWOKERTOTAHUN 2021
Latar Belakang : Permintaan produk darah di rumah sakit di akibatkan oleh pasien yang membutuhkan tranfusi darah salah satunya penyakit Anemia, Hemofilia, Thalasemia, Trombositopenia Covid-19 dan DBD. Permintaan prodak darah di rumah sakit dilakukan oleh bank darah rumah sakit namun di bank darah rumah sakit Margono Soekarjo Purwokerto belum tersedia data kebutuhan tranfusi darah untuk tiap penyakit, sehingga penelitian ini penting dilakukan untuk mengetahui permintaan produk darah tahun 2021 di BDRS RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokwero tahun 2021 .Tujuan Penelitian : Mendeskripsikan kebutuhan produk darah berdasarkan jenis penyakit di BDRS RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto Tahun 2021.Metode: Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Pengambilan sampel yang digunakan adalah teknik random sampling berdasarkan indikasi penyakit pasien dan komponen darah yang dibutuhkan dengan menggunakan rumus Slovin dengan populasi 7823 dan sampel yang diambil 381.Hasil : Jumlah pasien yang dirawat di RS Margono Soekarjo Purwokerto pada tahun 2021 adalah 381 pasien dimana pasien perempuan sebanyak 231 (60,63%) dan pasien laki-laki sebanyak 150 (39,37%). Penderita anemia sebanyak 312 pasien (81,98%), trombositopenia sebanyak 32 (8,40%), pasien Covid-19 sebanyak 26 (6,82%), pasien DBD sebanyak 6 (1,57%), penderita talasemia sebanyak 3 (0,79%) dan penderita hemofilia sebanyak 2 orang (0,52%) . Sedangkan produk darah PRC sebanyak 318 kantong (83,46%) produk darah TC sebanyak 38 (9,97%) produk darah PK sebanyak 19 (4,99%) dan WB sebanyak 6 (1,60%). Sehingga jumlah terbanyak adalah pasien perempuan sebanyak 231 (60,63%) kemudian penyakit Anemia sebanyak 312 pasien (81,98%) dan produk darah PRC sebanyak 318 kantong (83,46%). Sedangkan paling sedikit adalah pasien laki-laki sebanyak 150 (39,37%), kemudian penyakit dengan diagnosa hemofilia sebanyak 2 orang (0,52%) dan produk darah WB sebanyak 6 (1,60%)
Peduli terhadap mahluk hidup. Buku tematik teradu kurikulum 2013 (Tema 3), buku siswa SD/MI kelas IV
Kurikulum 2013 dirancang untuk mengembangkan kompetensi siswa dalam ranah pengetahuan, keterampilan, dan sikap secara utuh. Proses pencapaiannya dilaksanakan dengan memadukan ketiga ranah tersebut melalui pendekatan pembelajaran tematik terpadu. Untuk mendukung ketercapaian tujuan kurikulum, maka diperlukan buku tematik berbasis aktivitas yang mendorong peserta didik untuk mencapai standar yang telah ditentukan. Buku tematik terpadu ini menjabarkan proses pembelajaran yang akan membantu siswa mencapai setiap kompetensi yang diharapkan melalui pembelajaran aktif, kreatif, menantang, dan bermakna serta mendorong mereka untuk berpikir kritis berlandaskan kepada nilai-nilai luhur. Peran guru sangat penting untuk meningkatkan dan menyesuaikan daya serap siswa dengan ketersediaan kegiatan pada buku ini. Guru dapat mengembangkan dan memperkaya pengalaman belajar siswa dengan daya kreasi dalam bentuk kegiatankegiatan lain yang relevan dan disesuaikan dengan potensi siswa di sekolah masingmasing. Buku ini adalah merupakan penyempurnaan dari edisi terdahulu. Buku ini bersifat terbuka dan terus dilakukan perbaikan dan penyempurnaan di masa mendatang. Untuk itu, kami mengundang para pembaca memberikan sumbang saran, kritikan, dan masukan yang membangun untuk perbaikan dan penyempurnaan pada edisi berikutnya
Peduli terhadap makhluk hidup: buku tematik terpadu kurikulum 2013 (tema 3), buku guru SD/MI kelas IV
Kurikulum 2013 dirancang untuk mengembangkan kompetensi siswa dlam ranah pengetahuan, keterampilan, dan sikap secara utuh. proses pencapaiannya dilaksanakan dengan memadukan ketiga ranah tersebut melalui pendekatan pembelajaran tematik terpadu. Untuk medukung ketercapaian tujuan kurikulum, maka diperlukan buku tematik berbasis aktivitas yang mendorong peserta didik untuk mencapai standar yang telah ditentukan. Buku tematik terpadu ini menjabarkan proses pembelajaran yang akan membantu siswa mencapai setiap kompetensi yang diharapkan melalui pembelajaran aktif, kreatif, menantang, dan bermakna serta medorong mereka untuk berpikir kritis berlandaskan kepada nilai-nilai luhur. Peran guru sangat penting untuk meningkatkan dan menyesuaikan daya serap siswa dengan ketersediaan kegiatan pada buku ini. Guru dapat mengembangkan dan memperkaya pengalaman belajar siswa dengan daya kreasi dalam bentuk kegiatan-kegiatan lain yang relevan dan disesuaikan dengan potensi siswa di sekolah masing-masing
Selalu berhemat energi. Buku tematik terpadu kurikulum 2013 (Tema 2), buku siswa SD/MI kelas IV
Kurikulum 2013 dirancang untuk mengembangkan kompetensi siswa dalam ranah pengetahuan, keterampilan, dan sikap secara utuh. Proses pencapaiannya dilaksanakan dengan memadukan ketiga ranah tersebut melalui pendekatan pembelajaran tematik terpadu. Untuk mendukung ketercapaian tujuan kurikulum, maka diperlukan buku tematik berbasis aktivitas yang mendorong peserta didik untuk mencapai standar yang telah ditentukan. Buku tematik terpadu ini menjabarkan proses pembelajaran yang akan membantu siswa mencapai setiap kompetensi yang diharapkan melalui pembelajaran aktif, kreatif, menantang, dan bermakna serta mendorong mereka untuk berpikir kritis berlandaskan kepada nilai-nilai luhur. Peran guru sangat penting untuk meningkatkan dan menyesuaikan daya serap siswa dengan ketersediaan kegiatan pada buku ini. Guru dapat mengembangkan dan memperkaya pengalaman belajar siswa dengan daya kreasi dalam bentuk kegiatan-kegiatan lain yang relevan dan disesuaikan dengan potensi siswa di sekolah masing-masing
Sehat itu penting. Buku tematik terpadu kurikulum 2013 (Tema 4): buku guru SD/MI Kelas V
Kurikulum 2013 dirancang untuk mengembangkan kompetensi siswa dalam ranah pengetahuan, keterampilan, dan sikap secara utuh. Proses pencapaiannya dilaksanakan dengan memadukan ketiga ranah tersebut melalui pendekatan pembelajaran tematik terpadu. Untuk mendukung ketercapaian tujuan kurikulum, maka diperlukan buku tematik berbasis aktivitas yang mendorong peserta didik untuk mencapai standar yang telah ditentukan. Buku tematik terpadu ini menjabarkan proses pembelajaran yang akan membantu siswa mencapai setiap kompetensi yang diharapkan melalui pembelajaran aktif, kreatif, menantang, dan bermakna serta mendorong mereka untuk berpikir kritis berlandaskan kepada nilai-nilai luhur. Peran guru sangat penting untuk meningkatkan dan menyesuaikan daya serap siswa dengan ketersediaan kegiatan pada buku ini. Guru dapat mengembangkan dan memperkaya pengalaman belajar siswa dengan daya kreasi dalam bentuk kegiatan-kegiatan lain yang relevan dan disesuaikan dengan potensi siswa di sekolah masing-masing. Buku ini adalah merupakan penyempurnaan dari edisi terdahulu. Buku ini bersifat terbuka dan terus dilakukan perbaikan dan penyempurnaan di masa mendatang. Untuk itu, kami mengundang para pembaca memberikan sumbang saran, kritikan, dan masukan yang membangun untuk perbaikan dan penyempurnaan pada edisi berikutnya
Peer Review Kajian Awal Kebutuhan Fasilitas Kesehatan Tingkat Lanjut (FKTL) Di Pedalaman Kabupaten Ketapang
Panduan dari WHO atas kebutuhan Tempat Tidur Fasilitas Kesehatan Tingkat Lanjut(FKTL) adalah 1:1.000 jiwa penduduk maka perlu dikaji untuk penambahan FKTL. Adapun kajian awal ini dengan memakai panduan variabel dari Studi Kelayakan Pembuatan FKTL dalam hal ini Rumah Sakit untuk mengkaji kebutuhan FKTL khususnya di daerah pedalaman Kabupaten Ketapang. Tujuan studi awal ini untuk mengetahui kebutuhan dan estimasi lokasi FKTL di wilayah Pedalaman dengan membagi wilayah pedalaman menjadi tiga bagian yaitu utara, tengah dan selatan atas dasar jalur akses transportasi darat. Metode yang digunakan adalah telaah dokumen dari profil kesehatan Kabupaten Ketapang 2019, Kabupaten Ketapang Dalam Angka 2020. Telaah dokumen dengan skoring menghasilkan kecamatan Sandai, Simpang Laur untuk wilayah Utara, Kecamatan Nanga Tayap untuk wilayah tengah dan Kecamatan Air Upas untuk wilayah selatan pedalaman sebagai usulan untuk pembuatan FKTL
Sejarah sosial Jambi: Jambi sebagai kota dagang
Buku ini berisi tentang pertumbuhan dan perkembangan kehidupan masyarakat daerah Jambi yang mencakup sektor lokasi, demografi, pola pemukiman, pemenuhan hidup, kebahasaan, sistem kekerabatan, keagamaan maupun unsur pembangunan
HUMAN REALITY AND PERFECTION IN THE PHILOSOPHICAL VIEW OF SUTAN TAKDIR ALISJAHBANA
Abstrak: Realitas dan Kesempurnaan Manusia dalam Perspektif Filosofis Sutan Takdir Alisjahbana. Tulisan ini difokuskan pada pemikiran Sutan Takdir Alisjahbana tentang filsafat manusia dan relevansinya dengan pemikiran Islam kontemporer. Teori nilai dasar pemikiran filsafat Eduard Sprenger meliputi agama, estetika, politik, sosial, ekonomi dan teori nilai menjadi landasan analisis terhadap studi ini. Penulis menemukan bahwa menurut filsafat Sutan Takdir Alisjahbana, dalam diri manusia terdapat unsur-unsur pokok yang menjadi sumber perilaku badani dan kualitas mental. Pemikiran filsafat Alisjahbana yang demikian tidak bisa dilepaskan dari penilaian budi dan tumbuhnya sikap tanggung jawab yang merupakan tujuan dari filsafat manusia. Selanjutnya, Alisjahbana juga merumuskan bahwa solusi terbaik dalam penyelesaian krisis kemanusiaan dewasa ini adalah dengan mengintegrasikan keseluruhan nilai dasar yang ditopang oleh nilai ketuhanan sejalan dengan rasionalitas ilmu pengetahuan modern.Abstract: This article focuses on Sutan Takdir Alisjahbana’s thoughts on the philosophy of man and its relevance to contemporary Islamic thought. This study used Eduard Sprenger’s theory of six basic values of philosophy, all of which become the grounds in analysing Alisjahbana’s philosophy of man and its relevance to the current Islamic thought. The author maintains that according to Alisjahbana, human behaviours, both mentally and physically, are built upon the main essence existing in human nature. He is not able to free of it unless with the effort of doing goodness. Alisjahbana’s thought is much related to his assessment on human philosophy that emerges from the value system embedded in human nature reflected in the growth of responsibility is used as parameter on his philosophical thought. For Alisjahbana, the best solutions on the current problem of humanities is to balance the values supported by the idea of the divinity value in line with the rationality of today’s modern science.Keywords: Islamic philosophy, Sutan Takdir Alisjahbana, philosophy of ma
Analisis Pendaftaran Merek Forever 21 Dengan Itikad Tidak Baik Berdasarkan Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2001 Tentang Merek (Studi Kasus: Putusan Pengadilan Niaga Jakarta Pusat N0.42/Merek/ 2012/Pn.Niaga/Jkt.Pst) / oleh Desi Purnamasari
abstrak (A)Nama : Desi Purnamasari (NIM: 205100091) (B) Judul Skripsi: Analisis Pendaftaran Merek Forever 21 Dengan Itikad Tidak Baik Berdasarkan Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2001 Tentang Merek (Studi Kasus: Putusan Pengadilan Niaga Jakarta Pusat N0.42/Merek/2012/Pn.Niaga/Jkt.Pst). (C) Halaman : ix + 131 + Lampiran, 2015 (D)Kata Kunci: Merek terkenal, Persaingan Curang, Itikad tidak Baik Dalam Pendaftaran Merek, Pelanggaran Merek (E) Isi : Perlindungan merek terkenal didasarkan pada pertimbangan bahwa peniruan merek terkenal milik orang lain pada dasanya didasari itikad tidak baik, terutama untuk mengambil keuntungan dengan membonceng keterkenalan suatu merek milik orang lain menimbulkan persaingan dan mengecohkan konsumen sehingga tidak selayaknya mendapatkan perlindungan hukum. Pada tahun 2012 terdapat kasus antara merek terkenal FOREVER 21 Inc dan merek FOREVER 21 milik Sudarno Hartono. FOREVER 21 Inc menggugat merek FOREVER 21 milik Sudarno Hartono karena pengusaha asal Indonesia tersebut mendaftarkan mereknya atas dasar itikad tidak baik serta membonceng keterkenalan merek FOREVER 21 milik FOREVER 21 Inc, yang dirumuskan dalam penelitian ini adalah Bagaimana prinsip itikad baik dalam sistem pendaftaran merek dikaitkan dengan adanya persamaan pada pokoknya atau keseluruhannya? Bagaimana perlindungan terhadap pemilik merek terkenal FOREVER 21 Inc sebenarnya terhadap pendaftaran merek FOREVER 21 oleh Sudarno Hartono yang diterima oleh Ditjen HKI? Untuk menjawab permasalahan tersebut dilakukan penelitian secara normatif didukung dengan wawancara praktisi hukum dan Ditjen HKI. Pengolahan data dilakukan secara kualitatif, dan pengambilan kesimpulan dilakukan dengan metode induktif. Berdasarkan penelitian ini, Apabila pendaftaran suatu merek didasarkan oleh itikad tidak baik dan merek yang di daftar memiliki persamaan pada pokonya maka ditjen Hki harus menolak merek tersebut. Perlindungan Merek Terkenal dapat melakukan gugatan ke Pengadilan Niaga sebagaimana telah diatur oleh UU Merek dan Ditjen HKI seharusnya lebih teliti dalam pemeriksaan merek yang ingin didaftarkan di dalam Daftar Umum Merek. (F)Acuan: 20 (1976-2014) (G)Pembimbing: Dr. F. X. Suyud Margono, S.H, M.Hum. (H)Penulis: Desi Purnamasar
- …
