1,720,977 research outputs found
ANALISIS KARAKTER SISWA KELAS TINGGI PADA PEMBELAJARAN IPS KELAS IV UPT SDN 83 MANGINDARA KABUPATEN TAKALAR
Ernawati, 2023. Analisis karakter siswa kelas tinggi pada pembelajaran IPS
kelas IV UPT SDN 83 Mangindara Kabupaten Takalar. Program Studi Pendidikan
Guru Sekolah Dasar (PGSD). Fakultas Ilmu Pendidikan. Universitas Negeri
Makassar (dibimbing oleh Dr. Amir Pada, M. Pd. dan Dr Suarlin, S.Pd, M.Si.).
Karakter merupakan ciri khas seseorang atau sekelompok orang yang mengandung
nilai, kemampuan, kapasitas moral, dan ketegaran dalam menghadapi kesulitan dan
tantangan. Implikasi dari temuan ini dapat menjadi dasar bagi pengembangan
strategi pembelajaran yang lebih efektif untuk meningkatkan karakter siswa di
tingkat pendidikan dasar. Penelitian ini bertujuan untuk Menganalisis karakter
siswa kelas tinggi pada saat pembelajaran IPS Di UPT SDN 83 Mangindara
Kabupaten Takalar . Melalui pendekatan kualitatif, penelitian ini mengeksplorasi
aspek-aspek karakter seperti integritas , religious , nasionalis , gotong royong dan
mandiri yang dimiliki siswa dalam konteks pembelajaran IPS. Penelitian dilakukan
dengan melibatkan wawancara dengan guru, serta observasi sikap siswa saat
penyampaian materi pembelajaran IPS. penelitian ini juga berpotensi efektif dalam
membentuk karakter siswa, termasuk karakter religius, integritas, nasionalis,
gotong royong, dan mandiri. Implikasi dari kesimpulan ini adalah perlunya terus
memperkuat dan mengintegrasikan pendekatan karakter dalam kurikulum
pembelajaran IPS untuk mendukung pembentukan karakter siswa secara holistik
Penelitian ini juga dapat memberikan kontribusi pada literatur tentang
pengembangan karakter siswa dan memberikan pemahaman lebih lanjut tentang
faktor-faktor yang memengaruhi karakter siswa di tingkat pendidikan dasar.
Kata kunci: Karakter siswa, Pembelajaran IP
PENGGUNAAN MEDIA GAMBAR ILUSTRASI TERHADAP HASIL BELAJAR MUATAN PELAJARAN SBDP SISWA KELAS III SDN NO. 83 MANGINDARA KECAMATAN GALESONG SELATAN KABUPATEN TAKALAR
Penelitian ini memiliki latar belakang diantaranya melihat penggunaan media gambar ilustrasi untuk
meningkatkan hasil belajar siswa khususnya pada muatan pelajaran Seni Budaya dan Prrakarya (SBdP).
Rumusan masalah yang ditemukan bagaimanakah penggunaan media gambar untuk meningkatkan hasil belajar
siswa pada muatan pelajaran SBdP kelas III SDN No. 83 Mangindara Kecamatan Galesong Selatan Kabupaten
Takalar. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan media gambar ilustrasi untuk meningkatkan
hasil belajar siswa pada muatan pelajaran Seni Budaya dan Keterampilan di kelas III SDN No. 83 Mangindara
Kecamatan Galesong Selatan Kabupaten Takalar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Jenis
penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas yang meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan,
observasi, dan refleksi. Fokus penelitiannya yaitu penggunaan media gambar ilustrasi untuk meningkatkan hasil
belajar. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, tes, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang
digunakan adalah kualitatif deskriptif. Penelitian ini dilakukan pada semester genap tahun ajaran 2021/2022 di
SDN No. 83 Mangindara Kecamatan Galesong Selatan Kabupaten Takalar. Berdasarkan hasil observasi
aktivitas mengajar guru pada siklus I dikategorikan cukup dan pada siklus II dikategorikan baik. Hasil observasi
aktivitas belajar siswa pada siklus I dikategorikan cukup dan meningkat pada hasil observasi siklus II menjadi
kategori baik. Berdasarkan hal tersebut, hasil belajar siswa meningkat, dari siklus I berada dalam kategori
(Received: tgl-bln-thn; Reviewed: tgl-bln-thn; Revised: tgl-bln-thn; Accepted: tgl-bln-thn; Published: tgl-bln-thn)
kurang, dimana terdapat 3 siswa dikategorikan tuntas dan 5 siswa dikategorikan tidak tuntas. Kemudian
meningkat pada siklus II berada pada kategori baik, dimana terdapat 6 siswa dikategorikan tuntas dan 2 siswa
dikategorikan tidak tuntas. Kesimpulan hasil penelitian yaitu penggunaan media gambar dapat meningkatkan
pada muatan pelajaran Seni Budaya dan Prakarya SDN No. 83 Mangindara Kecamatan Galesong Selatan
Kabupaten Takalar.
Kata Kunci : media gambar ilustrasi, hasil belajar siswa, seni budaya dan prakary
Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis
The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation
counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings
are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that
only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into
account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
SISTEM PERENCANAAN KEBUTUHAN OBAT DI INSTALASI FARMASI RUMAH SAKIT UMUM (RSU) ANUTAPURA PALU
ABSTRAK
MANGINDARA. Sistem Perencanaan Kebutuhan Obat di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Umum (RSU) Anutapura Palu (di bawah bimbingan Muh. Ryman Napirah dan Hermiyanty).
Peminatan Administrasi dan Kebijakan Kesehatan
Program Studi Kesehatan Masyarakat
Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan
Universitas Tadulako
Skripsi, November 2016
Perencanaan kebutuhan obat adalah proses kegiatan dalam pemilihan jenis, jumlah dan harga perbekalan farmasi yang sesuai dengan kebutuhan dan anggaran. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui sistem perencanaan kebutuhan obat di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Umum (RSU) Anutapura Palu. Jenis penelitian yang digunakan yaitu kualitatif dengan jumlah informan terdiri dari informan kunci 1 orang, informan biasa 1 orang dan informan tambahan 2 orang. Cara pengumpulan data yaitu dengan menggunakan wawancara mendalam, observasi dan dokumentasi. Informan yang terkait dalam sistem perencanaan kebutuhan obat. Hasil penelitian yaitu pada komponen input, process dan output, dimana input dalam sistem perencanaan kebutuhan obat SDM di Instalasi Farmasi masih kurang dilaksanakannya pelatihan kepada seluruh karyawan serta dana dalam perencanaan kebutuhan obat terjadi ketidaksesuaian. Process dalam pelaksanaan perencanaan kebutuhan obat di Instalasi Farmasi RSU Anutapura Palu masih terdapat masalah yaitu, masih kurang tersedianya jenis obat yang dibutuhkan pada pengadaan secara online dan membutuhkan waktu yang lama untuk mendapatkan obat yang telah dipesan, sehingga dilakukannya pengadaan secara langsung kepada pihak PBF. Output masih sering terjadinya masalah mengenai kekosongan obat, expired date terjadi cito (pembelian obat di luar perencanaan sebelumnya). Disarankan untuk perencanaan kebutuhan obat selanjutnya menggunakan metode kombinasi antara metode konsumsi dan epidemiologi sehingga dapat menentukan kebutuhan obat lebih tepat.
Kata Kunci: Perencanaan, Obat, Instalasi Farmasi
ABSTRACT
MANGINDARA. Drug Requirement Planning System in Pharmacy Installation Anutapura Hospital Palu. (under guidance of Muh. Ryman Napirah and Hermiyanty).
Department of Administration and Health Policy
Public Health Study Program
Medical and Health Sciences Faculty
Tadulako University
Skripsi, November 2016
Drugs Requirement Planning is selection process of the type, quantity, and price of pharmacy’s supply acoording to the needs and budgets. The purpose of this research is to find out the Drug Requirement Planning System in Pharmacy Installation Anutapura Hospital Palu. This type of research is qualitative that had one key informants, one vote informant and two additional informants. The data collected by using in depth interviews, observation and documentation. The result of this research are the component input, process and output, which is in the input on drug requirement planning system of human resources in pharmacy installation is less of training to all of the employees and there’s an inconsistency fund in the drug requirement planning system. There’s some problem in process system such as the availability of type drug are less in the provision or online a long time to get the drugs that have been ordered so, the procurement directly to the PBF. In output system, the emptiness of drugs is still be the recent issues, expired dete of the drugs that happens in Cito (purchase the drugs outside of the planning). It is recommendend for the drugs requirement planning system for further using a combination of methods of consumption and epidemiology so as to determine the drugs requirement is more appropriate.
Keywords : Planning, Drugs, Pharmacy Installatio
POLA ASUH KELUARGA NELAYAN PENCARI TELUR IKAN TERBANG DI DESA MANGINDARA KECAMATAN GALESONG SELATAN KABUPATEN TAKALAR
Pola asuh orangtua dalam membantu anak mengembangkan disiplin diri adalah upaya orangtua yang
diaktualisasikan terhadap penataan lingkungan fisik, lingkungan sosial internal dan eksternal, pendidikan internal
dan eksternal, dialog dengan anak-anaknya, suasana psikologis, sosiobudaya, perilaku yang ditampilkan pada saat
terjadinya pertemuan dengan anak-anak, kontrol terhadap perilaku anak-anak, dan menentukan nilai-nilai moral
sebagai dasar berperilaku dan yang diupayakan kepada anak-anak. Pendidikan di lingkungan nelayan kurang
mendapatkan perhatian yang khusus oleh sebagian keluarga nelayan hal ini dapat dijumpai dari pendidikan orang
tua yang memiliki pendidikan rendah, bahkan banyak orangtua yang tidak sekolah dikarenakan kurangnya biaya
dan waktu mereka untuk belajar. Waktu mereka banyak dihabiskan untuk melaut mencari ikan dan hasilnya untuk
memenuhi kehidupan sehari-hari. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Subyek penelitian 5 keluarga
nelayan di Desa Mangindara. Pengumpulan data dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Keabsahan data
menggunakan triangulasi sumber dan metode. Teknik analisis data adalah pengumpulan data, reduksi data,
penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada 5 keluarga nelayan memiliki
pola asuh anak yang berbeda, yaitu pola asuh demokratis, pola asuh otoriter, dan pola asuh permisif. Simpulan
dalam penelitian ini para keluarga nelayan Desa Mangindara, sudah cukup mengerti tentang peranannya dalam
mengasuh anak, mereka sudah mencoba untuk merawat, menanamkan perilaku dan mencukupi kebutuhan
anaknya dengan baik, walaupun cara antara keluarga satu dengan yang lain tidak sama dan memiliki dampak yang
berbeda pula terhadap perkembangan sosial dan emosional anak. Saran Para keluarga nelayan harus lebih
memperhatikan anak dengan menanamkan dan memberi teladan perilaku-perilaku yang baik untuk anak, sehingga
anak akan lebih sopan dan santun.
Kata Kunci: Pola Asuh, Keluarga, Nelayan, Ikan Terban
Variations on the Author
“Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship
Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis
We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis
Modal Sosial Nelayan Patorani di Desa Mangindara Kecamatan Galesong Selatan Kabupaten Takalar
Muhammad Aidil Fitrah, 2019. Modal Sosial Nelayan Patorani di Desa Mangindara Kecamatan Galesong Selatan Kabupaten Takalar. Dibimbing oleh Idham Irwansyah, dan Musdaliah Mustadjar. Program Studi Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Makassar
Hasil peneiltian ini menunjukkan bahwa peran modal sosial membentuk hubungan yang kokoh pada nelayan patorani. Komponen modal sosial yaitu, kepercayaan, jaringan sosial, solidaritas, norma, maupun Respirositas menjadi satu-kesatuan yg padu ini hingga membentuk kerjasama maupun hubungan satu dengan lainnya didalam maupun diluar hubungan punggawa-sawi. Juga pula membentuk hubungan dengan menjunjung tinggi kerjsama antara sesama nelayan patorani. Peran dan fungsi antara punggawa dan sawi’ tidak terlepas dari terbentuknya modal sosial yang yg mereka bangun. Hal ini yg membuat terbentuknya hubungan sosial-ekonomi yang baik pada Masyarakat Pesisir, khususnya pada Nelayan Patorani
Dispelling the Myths Behind First-author Citation Counts
We conducted a full-scale evaluative citation analysis study of scholars in the XML research field to explore just how different from each other author rankings resulting from different citation counting methods actually are, and to demonstrate the capability of emerging data and tools on the Web in supporting more realistic citation counting methods. Our results contest some common arguments for the continued
use of first-author citation counts in the evaluation of scholars, such as high correlations between author rankings by first-author citation counts and other citation
counting methods, and high costs of using more realistic citation counting methods that are not well-supported by the ISI databases. It is argued that increasingly available digital full text research papers make it possible for citation analysis studies to go beyond what the ISI databases have directly supported and to employ more
sophisticated methods
- …
