1,720,964 research outputs found

    Aktualisasi Dakwah Dr. KH. Manarul Hidayat, MA

    No full text
    Berdakwah adalah sebuah profesi yang mulia. Karena ikut menyumbang dalam membangun peradaban Islam khususnya di Indonesia. Berdakwah yang seharusnya dilakukan untuk meraih ridho Allah. Kini telah berubah menjadi ajang pembentukan ustad seebritis atau komersialisasi dakwah. Namun di tengah-tengah komersialisasi masih kita bisa temukan dai yang idealis, berpegang untuk menegakan dakwah demi tujuan asasi yang sebenarnya dengan cara yang benar dan ikhlas illahi ta�ala. Banyak metode dakwah yang ditawarkan untuk meningkatkan kualitas keislaman sekaligus kualitas hidup. Pemakaian metode atau cara yang benar merupakan sebahagian dari keberhasilan itu sendiri. Sebagai upaya dalam memberikan solusi teradap berbagai persoalan kehidupan umat Islam. Tentunya dengan aturan atau kode etik dakwah yang sesuai dengan Al Qur�an dan Al Hadist. Adapun rumusan masalahnya adalah : pertama bagaimana metode berdakwah Dr. KH. Manarul Hidayat,M?. Ke dua apa saja kode etik berdakwah menurut Dr. KH. Manarul Hidayat, MA? Untuk mendapatkan data dan hasil yang sempurna dalam penelitian ini, maka peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif yakni berupa pengamatan yang mendalam terhadap metode, pesan, kode etik beserta kegiatan yang disampaikan dengan menjabarkan dakwah tersebut secara mendalam. Penelitian ini menggunakan tinjauan teoritis yaitu ruang lingkup dakwah. Di antaranya pengertian dakwah, subjek dan objek dakwah. Beserta metode dan media dakwah. Penulis melakukannya dengan penelitian Kepustakaan (Library Research) dan Penelitian Lapangan (Field Research). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa metode berdakwah Dr. KH. Manarul Hidayat, MA adalah metode dakwah bil lisan yaitu mau�idzatul hasanah. Dengan berorientasi atau melalui pendekatan ceramah, membina ormas Islam masing-masing dan pengajian dzikir asmaul husna. Sedangkan dalam berdakwah beberapa kode etik disampaikan seperti tidak memisahkan antara ucapan dengan perbuatan, tidak melakukan diskriminasi sosial, tidak memungut imbalan dan tidak menyampaikan hal.-hal yang tidak diketahu

    Analisis Novel “Spasi Skripsi Revisi Resepsi” Karya Nizar Manarul Hidayat :Studi Kasus Mahasiswa PBSI UMN Al-Washliyah Stambuk 2018

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengetahuan tentang isu intrinsik pada novel Spasi Skripsi Revisi Resepsi pada 10 mahasiswa PBSI Stambuk 2018. Penelitian ini menggunakan metode penelitian studi kasus. Subjek dalam penelitian ini adalah studi kasus mahasiswa PBSI stambuk 2018, objek dalam penelitian ini adalah novel spasi skripsi revisi resepsi karya nizar. Tekhnik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah Sumber-sumber kepustakaan dapat diperoleh dari buku, jurnal, majalah, dan situs internet. Tekhnik analisis data dalam penelitian ini adalah reduksi data, analisis data dan penyajian data. Hasil dalam penelitian ini adalah Berdasarkan hasil wawancara terhadap mahasiswa Prodi PBSI UMN Alwasliyah Medan Stambuk 2018, dapatlah di interpretasikan bahwa persepsi mereka tentang isi dari novel tersebut diantaranya adalah untuk aspek pengenalan novel tersebut 6 responden mahasiswa menjawab mengenal novel tersebut dan tau isi cerita dari novel tersebut namun 4 responden mahasiswa yang lain masih belum familiar dengan novel tersebut, mungkin pernah mendengar judul tersebut namun secara fisik mereka belum mengenal novel tersebut dan tidak tau isi dari carita novel tersebut. Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan peneliti dengan melakukan wawancara dengan beberapa responden mahasiswa PBSI UMN Alwasliyah Medan mengalami hal yang sama dengan tokoh nizar pada novel Spasi Skripsi Revisi Resepsi Karya Nizar Manarul Hidayat, mengalami dilema yang sama seperti susahnya mencari referensi judul dan jurnal untuk pemenuhan proposal skripsi dan  letihnya proses penyelesaian skripsi yang dimulai menunggu jawaban dosen, tidur tidak teratur, makan tidak teratur karena pemikiran terkuras habis dengan target seleai wisuda sesuai target. &nbsp

    Rancang bangun sistem informasi spasial berbasis web kerentanan air tanah dangkal terhadap pencemaran (studi kasus Kota Tangerang Selatan)

    No full text
    Air merupakan sumber daya alam yang sangat penting bagi kehidupan makhluk hidup dan lingkungan. Sebagian besar masyarakat khususnya di Indonesia menggunakan air tanah sebagai sumber air yang utama. Akses untuk mendapatkan air tanah sebagai air bersih oleh penduduk Kota Tangerang Selatan dapat dilihat dari banyaknya sumur bor yang dibuat oleh masyarakat baik itu untuk keperluan industri ataupun untuk keperluan rumah tangga. Namun tak banyak yang menyadari bahwa air tanah yang ada di Kota Tangerang Selatan sangat rentan terhadap pencemaran. Tidak adanya informasi mengenai kerentanan air tanah dangkal terhadap pencemaran di Kota Tangerang Selatan kepada masyarakat menyebabkan tidak adanya tindakan preventif yang dilakukan masyarakat baik itu meminimasi pencemaran air tanah atau pencegahan terjadinya pencemaran air tanah. Untuk itu perlu merancang dan membangun sebuah sistem informasi spasial berbasis web yang dapat diimplementasikan kedalam jaringan atau website sehingga mudah diakses oleh masyarakat untuk memperoleh informasi tentang kerentanan air tanah dangkal terhadap pencemaran di Kota Tangerang Selatan. Pengembangan sistem ini menggunakan metode System Development Life Cycle (SDLC) yang terdiri dari perencanaan, analisis, perancangan, penerapan dan penggunaan. Sistem ini dikembangkan menggunakan ArcView 3.3 untuk pengelolaan data spasialnya, Mapguide Maestro sebagai aplikasi WebGis-nya, MySQL sebagai basis data dan PHP sebagai bahasa pemrograman. Sistem ini dapat menyajikan informasi spasial berbasis web kerentanan air tanah dangkal terhadap pencemaran agar pemerintah dan masyarakat dapat dengan mudah mengetahui sebaran spasial tingkat kerentanan air tanah dangkal terhadap pencemaran di Kota Tangerang Selata

    Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis

    Full text link
    The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed

    Variations on the Author

    Full text link
    “Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship

    Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis

    Full text link
    We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis

    Dispelling the Myths Behind First-author Citation Counts

    Full text link
    We conducted a full-scale evaluative citation analysis study of scholars in the XML research field to explore just how different from each other author rankings resulting from different citation counting methods actually are, and to demonstrate the capability of emerging data and tools on the Web in supporting more realistic citation counting methods. Our results contest some common arguments for the continued use of first-author citation counts in the evaluation of scholars, such as high correlations between author rankings by first-author citation counts and other citation counting methods, and high costs of using more realistic citation counting methods that are not well-supported by the ISI databases. It is argued that increasingly available digital full text research papers make it possible for citation analysis studies to go beyond what the ISI databases have directly supported and to employ more sophisticated methods

    Author Index

    No full text
    Nao informado

    Pengaruh model pembelajaran problem based instruction (PBI) terhadap keterampilan berpikir kritis siswa pada materi sistem ekskresi manusia: penelitian pada siswa Kelas XI SMA KORPRI Karawang

    Full text link
    Tantangan besar yang dihadapi guru biologi saat ini bagaimana membantu anak mengembangkan keterampilan berpikir, melangkah dari pengalaman konkret ke berpikir abstrak yang dapat menghasilkan terobosan baru melalui sebuah desain pembelajaran aktif sesuai dengan konsep biologi itu sendiri. Model pembelajaran PBI digunakan untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan memecahkan masalah, serta mendapat pengetahuan konsep-konsep penting. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan keterlaksanaan proses pembelajaran dengan model pembelajaran PBI, menganalisis keterampilan berpikir kritis siswa dengan model pembelajaran PBI dan tanpa model pembelajaran PBI, menganalisis pengaruh model pembelajaran PBI, dan menganalisis respon siswa terhadap model pembelajaran PBI. Metode penelitian Quasi Experimental dengan desain penelitian Control Group Design. Penelitian dilaksanakan di kelas XI SMA KORPRI Karawang. Kelas yang digunakan yaitu kelas XI IPA 1 dengan model pembelajaran PBI dan kelas XI IPA 2 tanpa model pembelajaran PBI. Teknik pengumpulan data menggunakan tes tertulis pada pretest dan posttest. Analisis data penelitian meliputi uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan keterlaksanaan model pembelajaran PBI memperoleh nilai aktivitas guru pada kelas model pembelajaran PBI sebesar 95% dan aktivitas siswa 93%, keduanya memiliki kriteria sangat baik. Keterampilan berpikir kritis siswa model pembelajaran PBI nilai tes akhir sebesar 77,91 dengan kualifikasi baik dan N-Gain sebesar 0,65 dengan kualifikasi sedang. Pada kelas tanpa model pembelajaran PBI diperoleh tes akhir 70,43 dengan kualifikasi cukup dan N-Gain sebesar 0,60 kualifikasi sedang. Data posttest menunjukkan bahwa thitung > ttabel yaitu 4,65 > 2,03 sehingga Ho ditolak, Ha diterima. Respon siswa model pembelajaran PBI sebesar 3,72 kualifikasi tinggi. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan model pembelajaran PBI berpengaruh positif dan signifikan terhadap keterampilan berpikir kritis siswa pada materi sistem ekskresi manusia
    corecore