19 research outputs found
Direct Method to Improve Female Students Speaking Skills at the Muhammad Saman Diski Modern Islamic Boarding School
Purpose - The purpose of this research is to find out what methods are used at the Muhammad Saman Diski Modern Islamic Boarding School and what methods are most effective in improving speaking skill students.
Design/methodology/approach - This research uses a qualitative descriptive approach which aims to present information in a structured and accurate manner without involving calculations, actual facts, or characteristics of certain populations. The data collection process is carried out by researchers through observation, interviews and documentation.
Findings/results - The strategy used by teachers at the Muhammad Saman Modern Islamic Boarding School is the direct method. The application of direct methods to improve students speaking skill at the Muhammad Saman modern Islamic boarding school.
Originality/value - The benefits of this research show that choosing the correct and appropriate strategy in learning Arabic has a big impact on students.
Paper type – Research pape
TANGGUNG JAWAB PERUSAHAAN KENTUCKY FRIED CHICKEN (KFC) TERHADAP TENAGA KERJA BERKAITAN DENGAN JAM KERJA DI BANDA ACEH
ABSTRAKMUHAMMAD SALAMUDDIN, 2015TANGGUNG JAWAB PERUSAHAAN KENTUCKY FRIED CHICKEN (KFC) TERHADAP TENAGA KERJA BERKAITAN DENGAN JAM KERJA DI BANDA ACEH Fakultas Hukum, Universitas Syiah Kuala Banda Aceh(v. 67) pp., bibl.(Mustakim, S.H., M.Hum) Pasal 77 dan 78 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan menentukan mengenai waktu kerja dan waktu lembur yaitu 7 jam 1 hari dan 40 jam 1 minggu untuk 6 hari kerja dalam 1 minggu; atau 8 jam 1 hari dan 40 jam 1 minggu untuk 5 hari kerja dalam 1 minggu dan waktu lembur hanya dapat dilakukan paling banyak 3 jam dalam 1 hari dan 14 jam dalam 1 minggu dan pengusaha yang mempekerjakan pekerja/buruh melebihi waktu kerja wajib membayar upah kerja lembur. Namun, dalam kenyataannya pada perusahaan KFC Jl. Daud Bereueh masih terjadi penyimpangan dari ketentuan yang diatur dalam Undang-Undang tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan tanggung jawab perusahaan terhadap pekerja yang bekerja pada KFC, faktor yang menyebabkan pengusaha tidak mengindahkan ketentuan jam kerja terhadap pekerjanya dan upaya hukum yang dilakukan oleh pekerja untuk mendapatkan perlindungan hukum berkaitan dengan jam kerja. Data dalam penelitian ini menggunakan metode pendekatan yuridis empiris, yaitu penelitian hukum yang memakai sumber data primer dan sekunder. Data primer diperoleh dengan cara mewawancarai responden dan informan, sedangkan data sekunder diperoleh melalui penelitian kepustakaan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan tanggung jawab perusahaan KFC Jl. Daud Bereueh terhadap pekerja berkaitan dengan jam kerja tidak sesuai dengan Undang-Undang yang berlaku, sehingga menyebabkan sebagian hak pekerjanya tidak dapat dilindungi. Adapun faktor yang menyebabkan perusahaan tidak mengindahkan ketentuan jam kerja bagi pekerja, yaitu: 1) pekerja kurang memahami peraturan perundang-undangan yang berlaku, 2) pekerja takut kehilangan pekerjaannya, 3) pengusaha kurang memperhatikan masalah kesehatan pekerjanya. Upaya yang dilakukan untuk menyelesaikan permasalahan ini dengan cara musyawarah yang paling diutamakan. Disarankan kepada pengusaha sebaiknya lebih serius dalam hal melaksanakan perlindungan hukum berkaitan dengan jam kerja terhadap pekerjanya. Disarankan kepada pekerja harus lebih berani untuk menuntut haknya khususnya berkaitan dengan jam kerja. Untuk mencegah terjadinya pelanggaran-pelanggaran terhadap pekerja, diharapkan instansi terkait melakukan pengawasan yang ketat terhadap pemenuhan hak-hak pekerja pada suatu perusahaan
تـحليل معاني الـمجاز في سورة الرحمن
Al-qur'an adalah kalam Allah SWT, yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW. sebagai mukjizat. Disampaikan dengan jalan mutawatir dari Allah SWT. sendiri dengan perantara malaikat Jibril. Membaca Al-Qur'an dinilai ibadah kepada Allah. Al-Qur'an merupakan petunjuk bagi orang yang beriman dan bertaqwa. Di dalam Al-Qur'an terdapat rahmat yang besar dan pelajaran bagi orang yang beriman. Al-Qur'an merupakan petunjuk yang dapat mengeluarkan manusia dari kegelapan menuju jalan yang terang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui makna majaz dalam surah Ar-Rahman. Penelitian ini penelitian analisi conten. Sumber data diambil dari salah satu surah Al-Qur'an yaitu Ar-Rahman. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dengan cara langsung dan tidak langsung. Pengumpulan data diperoleh melalui dokumentasi dan metode analisis data menggunakan analisis isi. Hasil penelitian bahwa makna majaz dalam surah Ar-Rahman yaitu: majaz isti'arah tasrihiyah ada 2, majaz isti'arah ada 1, majaz mursal i'tibar ma kana ada 1, majaz mursal i'tibar ma sayakunu ada
AKIBAT HUKUM FATWA MAJELIS PERMUSYAWARATAN ULAMA (MPU) ACEH NOMOR 2 TAHUN 2015 TENTANG TALAK DI LUAR PENGADILAN
Tindak pidana pemalsuan ijazah dalam pasal 67 ayat (1) undang undang no. 20 tahun 2003 tentang sistem pendidikan nasional perspektif hukum pidana islam
Pendidikan merupakan hal yang sangat penting, sebab biasanya kualitas kecerdasan manusia dilihat dari seberapa tinggi seseorang tersebut mengenyam pendidikan. Namun sayangnya hal ini tidak disadari betul oleh masyarakat, sebab masih banyak masyarakat yang menganggap pendidikan bukan hal yang utama dalam mencapai kesejahteraan hidup.
Penelitian ini bertujuan untuk, 1) Mengetahui Bagaimana tindak pidana pemalsuan ijazah dalam pasal 67 ayat (1) Undang-undang No.20 tahun 2003 Tentang Sistem PendidikanNasional Prespektif Hukum Pidana Islam. 2) Untuk mengetahui Bagaimana sanksi pelaku tindak pidana pemalsuan ijazah dalam pasal 67 ayat (1) Undang-undang No.20 tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional Prespektif Hukum Pidana Islam.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan (library research), yaitu dengan jalan melakukan penelitian terhadap sumber-sumber tertulis. Penelitian ini bersifat kualitatif yang menggunakan pendekatan yuridis normatif, yang mengacu pada norma-norma hukum yang terdapat dalam peraturan perundang-undangan. Adapun sifat penelitian ini adalah deskriptif analitis, yang memaparkan peraturan perundang-undangan yang berkaitan dengan teori-teori.
Kaidah Fiqih, الأصل فى النهى للتحريم, pada dasarnya suatu larangan menunjukkan hukum haram melakukan perbuatan yang dilarang kecuali ada indikasi yang menunjukkan hukum lain. إِنَّمَا يَفْتَرِي الْكَذِبَ الَّذِينَ لَا يُؤْمِنُونَ بِآَيَاتِ اللَّهِ وَأُولَئِكَ هُمُ الْكَاذِبُونَ (105) Sesungguhnya yang mengada-adakan kebohongan, hanyalah orang-orang yang tidak beriman kepada ayat-ayat Allah, dan mereka Itulah orang-orang pendusta.
Hasil pembahasan penulisan ini menunjukan Tindak Pidana Pemalsuan Ijzah Dalam Pasal 67 Ayat (1) Undang-Undang No. 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional Prespektif Hukum Pidana Islam adalah hukuman yang tidak ditetentukan oleh syara’,melainkan diserahkan kepada ululamri. Baik penentuannya maupun pelaksanaannya. Dalam mennetukan hukuman tersebut penguasa hanya menetapkan sekumpulan hukuman, dari yang seringan-ringannya sampai yang sebebrat-beratnya. Pada dasarnya hukuman ta’zir tidak memiliki batasan hukuman. Seperti halnya tidak ada batasan dalam perbuatan kriminal dan bentuk hukumannya. Begitu juga tidak semua perbuatan maksiat termasuk pada hukuman had dan qishas pada hukum islam. Maka diperlukan ijtihad seorang Imam atau Qadhi dalam menetapkan suatu hukuman ta’zir
Development of Comic-Based Distance Learning Module in Islamic Religious Education Subjects
This article aims to analyze and develop a comic-based distance learning module (PJJ) in PAI Class V subjects at SDIT DOD Medan. This study uses a research and development (RnD) approach with the ADDIE model (Analyze, Design, Develop, Implement, Evaluate). Data collection instruments in this study, namely observation, interviews, questionnaires, and documentation. The results of this study indicate that (1) the feasibility of the comic-based PJJ module was validated by material experts with the acquisition of a percentage of 66.25% in the valid category, validation by media experts obtained a percentage of 78.75% also in the valid category and validation from teachers of religious education subjects. Islam SDIT DOD Medan obtained a percentage of 86.67% in the very valid category, so the overall average value of the percentage is 77.22% with a valid category; (2) the practicality of the comic-based PJJ module obtained an overall average score of 83.67% in the very practical category; and (3) the effectiveness of the PJJ module on Islamic Religious Education subjects in improving student learning outcomes obtained a normalized gain (N-Gain) score of 0.52, which is in the effective category. So it can be concluded that the product of developing comic-based distance learning modules in Islamic Religious Education subjects is effective in increasing student learning outcomes
Theology-Science: Monitoring the Dichotomy of Science and Religion in the Era 5.0 Mehdi Gholshani's Perspective
This paper aims to see the extent of the problems faced by humans, especially educators in overseeing the Religion-Science dichotomy. Here the researcher uses Mehdi Golshani's thinking. This is because Gholsani is one of the modern physicists who offers "ingredients" for theology-science in facing the 5.0 era. This is the reason for the researcher to reflect on his thoughts in observing the religion-science dichotomy for the present and future eras. The approach used in this paper is qualitative by describing articles related to the research title. However, the author also added the results of a questionnaire given to 203 students regarding science and religion. This is done to support more convincing data regarding religion-science. The results of the study provide an answer that Mehdi Golshani considers that modern science only relies on sensory reality, science has limitations in being able to talk about all aspects. The Golshani offer refers to the basis of the Quran, Sunnah and Muslim scholars. Golshani refers to the Quran so as not to mention that science is true, he also explains that the Koran does not regard it as the only source of knowledge about nature, because there are other sources such as reason. Meanwhile, for Golshani's reasoning and understanding, he uses 2 sciences, namely Aqaly and Sama'i Sciences. The meaning of aqaly knowledge is knowledge obtained through research, for example biology, chemistry and so on and sama'i knowledge is knowledge obtained through hearing such as linguistics and literature. Then the field of understanding the objects of science in Islam can be used in three ways, namely through the senses, mind and heart
NILAI-NILAI KETAUHIDAN: TELAAH STARTEGI PEMBELAJARAN BAHASA ARAB BERBASIS ILMU TAUHID
A common problem that occurs in education is the failure to achieve educational goals. The problem also occurs in Arabic language learning caused by the lack of utilization and lack of improvisation of strategies in the learning carried out. The existing strategy seems menoton and results in a lack of student interest in Arabic. For this reason, there is a need for strategies in learning to increase the learning drive so that it can improve cognitive and intellectual abilities. The aspect of monotheism is belief in god without associating it. This principle became the main purpose of the teachings under the Prophet Muhammad SAW. This study aims to find out methods and strategies in Tawhid-based Arabic language learning. The results of the research conducted show that there is a need for a special strategy in instilling the value of tawhid through Arabic language learning. This is an effort to provide an understanding that everything in this world is related to Allah SWT, including in the field of education. And so that students can have good morals and civility in everyday life because they always feel watched by God the creator
تـحليل معاني الـمجاز في سورة الرحمن
ABSTRAKAl-qur’an adalah kalam Allah SWT, yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW. sebagai mukjizat. Disampaikan dengan jalan mutawatir dari Allah SWT. sendiri dengan perantara malaikat Jibril. Membaca Al-Qur’an dinilai ibadah kepada Allah. Al-Qur’an merupakan petunjuk bagi orang yang beriman dan bertaqwa. Di dalam Al-Qur’an terdapat rahmat yang besar dan pelajaran bagi orang yang beriman. Al-Qur’an merupakan petunjuk yang dapat mengeluarkan manusia dari kegelapan menuju jalan yang terang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui makna majaz dalam surah Ar-Rahman. Penelitian ini penelitian analisi conten. Sumber data diambil dari salah satu surah Al-Qur’an yaitu Ar-Rahman. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dengan cara langsung dan tidak langsung. Pengumpulan data diperoleh melalui dokumentasi dan metode analisis data menggunakan analisis isi. Hasil penelitian bahwa makna majaz dalam surah Ar-Rahman yaitu: majaz isti’arah tasrihiyah ada 2, majaz isti’arah ada 1, majaz mursal i’tibar ma kana ada 1, majaz mursal i’tibar ma sayakunu ada
