7 research outputs found

    PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROCESS ORIENTED GUIDED INQUIRY LEARNING (POGIL) TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH PESERTA DIDIK SMA PADA MATERI PENCEMARAN LINGKUNGAN

    No full text
    *ABSTRAK* ---------- Era globalisasi saat ini didominasi oleh perkembangan ilmu sains dan teknologi yang sangat pesat. Peserta didik pada era ini dituntut untuk memiliki berbagai macam kemampuan, salah satunya adalah kemampuan pemecahan masalah. Kemampuan pemecahan masalah perlu ditingkatkan pada proses pembelajaran. Model pembelajaran yang dapat memfasilitasi peserta didik dalam melatih kemampuan pemecahan masalah adalah model pembelajaran Process Oriented Guided Inquiry Learning (POGIL). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran (POGIL) terhadap kemampuan pemecahan masalah peserta didik SMA pada materi pencemaran lingkungan.Penelitian ini dilakukan pada semester genap tahun ajaran 2022/2023 di SMAN 18 Bekasi. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah kuasi eksperimen dengan design penelitian pretest-posttest control group design. Sampel penelitian yang digunakan berjumlah berjumlah 72 peserta didik dengan masing-masing kelas berjumlah 36 peserta didik yang dipilih secara simple random sampling. Berdasarkan hasil perhitungan hasil rata-rata, nilai kelas eksperimen lebih baik dibandingkan dengan kelas kontrol. Hasil uji t-independent menunjukan bahwa terdapat pengaruh pada model pembelajaran POGIL terhadap kemampuan pemecahan masalah peserta didik. Penerapan model pembelajaran POGIL dapat menjadi alternatif model pembelajaran bagi guru untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah, karena model ini membantu peserta didik untuk berperan aktif dalam kelompok dan berdiskusi sehingga terbentuk pemahaman yang mendalam dari pembelajaran. Kata kunci : kemampuan pemecahan masalah, pencemaran lingkungan, POGIL *ABSTRACT* --------- MUHAMMAD DIMAS AFRIZAL. The Effect of Process Oriented Guided Inquiry Learning (POGIL) Learning Model on Problem Solving Ability of High School Students on Environmental Pollution Material. Under thesis supervised by DR. DIANA VIVANTI SIGIT, M.SI and DR. MIEKE MIARSYAH, M.SI The current era of globalization is dominated by the rapid development of science and technology. Students in this era are required to have various kinds of abilities, one of which is the ability to solve problems. Problem solving abilities need to be improved in the learning process. The learning model that can facilitate students in practicing problem solving skills is the Process Oriented Guided Inquiry Learning (POGIL) learning model. The purpose of this study was to determine the effect of the learning model (POGIL) on the problem-solving abilities of high school students on environmental pollution. This research was conducted in the even semester of the 2022/2023 academic year at SMAN 18 Bekasi. The research method used in this study was quasi-experimental with a pretest-posttest control group design. The research sample used amounted to 72 students with each class totaling 36 students who were selected by simple random sampling. Based on the results of calculating the average results, the value of the experimental class is better than the control class. The results of the independent t-test show that there is an influence on the POGIL learning model on students' problem-solving abilities. The application of the POGIL learning model can be an alternative learning model for teachers to improve problem-solving skills, because this model helps students to play an active role in groups and discuss so that a deep understanding of learning is formed. Keywords: problem solving ability, environmental pollution, POGI

    KORELASI KEKUATAN OTOT LENGAN DAN PANJAN

    No full text
    Abstrak: Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan kekuatan otot lengan dan panjang tungkai terhadap hasil passing atas bolavoli putra ekstrakurikuler SMA Negeri 2 Palembang. Metode yang digunakan adalah metode korelasi. Populasi yang digunakan adalah putra bolavoli ekstrakurikuler SMA Negeri 2 Palembang, sampel penelitian berjumlah 30 orang. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah metode tes secara langsung yaitu dengan cara melakukan tes push up, Pengukuran Panjang Tungkai, dan tes passing atas ke dinding. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis regresi korelasi berganda. Hasil analisis data menunjukkan hubungan kekuatan otot lengan terhadap hasil passing atas sebesar 0,16, hubungan panjang tungkai tehadap hasil passing atas sebesar 0,05, dan hubungan kekuatan otot lengan dan panjang tungkai terhadap hasil passing atas sebesar 0,49. Pada penelitian ini dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang cukup signifikan  pada kekuatan otot lengan dan panjang tungkai terhadap hasil passing atas bolavoli putra ekstrakurikuler SMA Negeri 2 Palembang. Kata Kunci: kekuatan otot lengan, panjang tungkai, passing ata

    Teknik Pembesaran Udang Vaname (Penaeus vannamei) Di Tambak Intensif Pada Instalasi Budidaya Air Payau (IBAP) Lamongan, Jawa Timur

    No full text
    Udang merupakan salah satu produk unggulan sektor perikanan Indonesia karena berhasil diekspor ke berbagai negara dan mendatangkan devisa bagi negara. Udang juga mempunyai keunggulan antara lain kemudahan budidaya dan nilai ekonomi yang cukup tinggi. Jenis udang yang dibudidayakan di Indonesia antara lain udang vannamei (Penaeus vannamei) dan udang windu (Penaeus monodon) asli Indonesia. Udang vaname memiliki beberapa keunggulan antara lain nafsu makan yang tinggi, resisten terhadap penyakit. Budidaya udang intensif juga memerlukan perhatian yang cermat terhadap teknik budidaya seperti pengelolaan pakan, pengelolaan kualitas air dan aspek lainnya. Pengelolaan pakan ini berkaitan dengan penentuan jenis pakan, frekuensi pemberian pakan, serta jumlah makanan dan kandungan gizi makanan yang digunakan. Pemberian pakan yang berlebihan dapat menurunkan kualitas air sehingga harus diimbangi dengan pengelolaan kualitas air. Instalasi Budidaya Air Payau (IBAP) Lamongan mempunyai tugas pokok melaksanakan sebagian fungsi dinas di bidang produksi, kajian dan sosialisasi teknologi air payau. IBAP Lamongan memiliki banyak produk akuakultur, salah satunya adalah udang vannamei (Penaeus vannamei) yang menggunakan sistem budidaya intensif. Berdasarkan penjelasan tersebut, maka perlu dilakukan praktek kerja lapang untuk mengetahui dan mengamati teknik budidaya udang vaname dalam sistem intensif dengan aspek teknik pemeliharaan, manajemen pakan dan manajemen kualitas air

    kepemimpinan pendidikan islam dalam perspektif gender

    No full text
    Gaya kepemimpinan pada era sekarang harus dibangun sejak dini dengan berbagai upaya salah satunya dengan pembinaan berkesinambungan. Setiap pemimpin memiliki perbedaan khusus baik itu pemimpin laki-laki  ataupun perempuan. Di era sekarang ini atau biasa disebut era globalisasi, istilah gender mungkin sudah tidak asing lagi, karena banyaknya wacana yang sangat berkembang tentang pengaruh gender disemua bidang, terutama dalam hal kepemimpinan di bidang pedidikan islam. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan tentang kepemimpinan pendidikan islam dan gender. Metode yang digunakan yaitu studi pustaka (library research), yang menggunakan sumber-sumber berupa buku-buku dan artikel jurnal yang sesuai. Dalam hasil penelitin ini bahwa kesetaraan gender dalam memimpin khusunya dilembaga pendidikan bukanlah suatu hal yang tabu, karena pemimpin harus mempunyai kemampuan untuk mempengaruhi dan penggerak bagi orang lain bisa berperan baik perempuan atau laki-laki yang mempunyai keterampilan sebagai seorang pemimpin. Kata kunci: kepemimpinan, gender, pendidikan isla

    Teknik Pembesaran Udang Vaname (Penaeus vannamei) Di Tambak Intensif Pada Instalasi Budidaya Air Payau (IBAP) Lamongan, Jawa Timur.

    No full text
    Udang merupakan salah satu produk unggulan sektor perikanan Indonesia karena berhasil diekspor ke berbagai negara dan mendatangkan devisa bagi negara. Udang juga mempunyai keunggulan antara lain kemudahan budidaya dan nilai ekonomi yang cukup tinggi. Jenis udang yang dibudidayakan di Indonesia antara lain udang vannamei (Penaeus vannamei) dan udang windu (Penaeus monodon) asli Indonesia. Udang vaname memiliki beberapa keunggulan antara lain nafsu makan yang tinggi, resisten terhadap penyakit. Budidaya udang intensif juga memerlukan perhatian yang cermat terhadap teknik budidaya seperti pengelolaan pakan, pengelolaan kualitas air dan aspek lainnya. Pengelolaan pakan ini berkaitan dengan penentuan jenis pakan, frekuensi pemberian pakan, serta jumlah makanan dan kandungan gizi makanan yang digunakan. Pemberian pakan yang berlebihan dapat menurunkan kualitas air sehingga harus diimbangi dengan pengelolaan kualitas air. Instalasi Budidaya Air Payau (IBAP) Lamongan mempunyai tugas pokok melaksanakan sebagian fungsi dinas di bidang produksi, kajian dan sosialisasi teknologi air payau. IBAP Lamongan memiliki banyak produk akuakultur, salah satunya adalah udang vannamei (Penaeus vannamei) yang menggunakan sistem budidaya intensif. Berdasarkan penjelasan tersebut, maka perlu dilakukan praktek kerja lapang untuk mengetahui dan mengamati teknik budidaya udang vaname dalam sistem intensif dengan aspek teknik pemeliharaan, manajemen pakan dan manajemen kualitas air

    Teknik Pembesaran Udang Vaname (Penaeus vannamei) Di Tambak Intensif Pada Instalasi Budidaya Air Payau (IBAP) Lamongan, Jawa Timur

    No full text
    Udang merupakan salah satu produk unggulan sektor perikanan Indonesia karena berhasil diekspor ke berbagai negara dan mendatangkan devisa bagi negara. Udang juga mempunyai keunggulan antara lain kemudahan budidaya dan nilai ekonomi yang cukup tinggi. Jenis udang yang dibudidayakan di Indonesia antara lain udang vaname (Penaeus vannamei) dan udang windu (Penaeus monodon) asli Indonesia. Udang vaname memiliki beberapa keunggulan antara lain nafsu makan yang tinggi, resisten terhadap penyakit. Budidaya udangintensif juga memerlukan perhatian yang cermat terhadap teknik budidaya seperti pengelolaan pakan, pengelolaan kualitas air dan aspek lainnya. Pengelolaan pakan ini berkaitan dengan penentuan jenis pakan, frekuensi pemberian pakan, serta jumlah makanan dan kandungan gizi makanan yang digunakan. Pemberian pakan yang berlebihan dapat menurunkan kualitas air sehingga harus diimbangi dengan pengelolaan kualitas air. Instalasi Budidaya Air Payau Lamongan (IBAP) mempunyai tugas pokok melaksanakan sebagian fungsidinas di bidang produksi, kajian dan sosialisasi teknologi air payau. IBAP Lamongan memiliki banyak produk akuakultur, salah satunya adalah udang vaname (Penaeus vannamei)yang menggunakan sistem budidaya intensif. Berdasarkan penjelasan tersebut, maka perlu dilakukan praktek kerja lapang untuk mengetahui dan mengamati teknik budidaya udang vaname dalam sistem intensif dengan aspek teknik pemeliharaan, manajemen pakan dan manajemen kualitas air

    Mewujudkan Semarang Hebat melalui Smart City (Studi Kasus pada Dimensi Smart Economy Kota Semarang)

    No full text
    Smart City is a concept to shape a city for the better and can improve the welfare of its people. One of the dimensions in the implementation of Smart City is a smart economy that focuses on managing the development of economic growth that starts with innovations to increase competitiveness and open new business opportunities. Semarang city is one of the cities in Indonesia that has been implementing this concept since 2013 and its implementation was awarded Best Smart economy City in 2018. The methodology used is qualitative descriptive with primary data collection techniques with interview techniques and secondary data with literature study techniques. The implementation of the smart economy in Semarang City has three important aspects, namely Industry, Transaction, and Welfare. These three aspects are integrated into the indicators of the Semarang Hebat Priority Program which 6 indicators of 10 indicators. In this article, the author explains the implementation of the achievements of the smart economy in the city of Semarang based on the indicators of the Semarang Hebat Priority Program. In this article, the author explains the implementation of the smart economy in the city of Semarang based on the indicators of the Semarang Hebat Priority Program. The implementation of the smart economy in Semarang City has been running by showing a positive trend, with constraints from external factors in the form of the Covid-19 Pandemic. It is hoped that the Semarang City Government can maximize and improve sectors that show positive trends and anticipate unexpected conditions in the future
    corecore