1,722,431 research outputs found
Aktivitas dakwah Gus Muhajirin
Pengalaman atau aktivitas seorang da’i sangat penting untuk meningkatkan efektivitas dakwah, baik secara offline maupun online. Dakwah offline membangun hubungan personal dengan audiens melalui interaksi langsung, sementara dakwah online menawarkan jangkauan luas dan fleksibilitas akses melalui media sosial. Gus Muhajirin, yang aktif dalam kedua metode ini, menunjukkan bagaimana dakwah dapat relevan bagi audiens modern melalui kegiatan seperti Ngaji on the Street.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif dan wawancara mendalam dengan Gus Muhajirin dan para jamaahnya. Penelitian ini bertujuan untuk memahami aktivitas dan metode dakwah yang dilaksanakan oleh Gus Muhajirin baik melalui ceramah langsung (offline) maupun melalui media digital (online).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa ativitas dakwah Gus Muhajirin cukup efektif dengan menggunakan pendekatan inovatif yang efektif dalam menyebarkan nilai-nilai Islam di lingkungan informal yang menjadi pusat aktivitas sosial bagi kalangan muda dengan karakteristik dakwah fleksibel, dinamis dan kolaboratif. Fleksibel berarti Gus Muhajirin tidak hanya melakukan dakwah di tempat ibadah seperti Masjid, dan Mjelis ta’lim tetapi beliau juga melakukan dakwah di kafe. Dinamis berarti Gus Muhajirin menyampaikan dakwah dengan penuh semangat dan menyesuaikan kondisi atau permasalahan yang terjadi dalam masyarakat. Kolaboratif berarti dakwah yang dilakukan Gus Muhajirin berkolaborasi bersama komunitas lain dengan media Instagram. Metode yang digunakan Gus Muhajirin yaitu Dakwah bil-Lisan dengan fokus pada konsep “qoulan sadidan” (perkataan yang baik dan benar). Metode ini menekankan pada penggunaan bahasa yang sopan, jelas dan membangun serta relevan dengan kehidupan sehari-hari
KAJIAN PATUNG KARYA MUHAJIRIN
Penelitian ini adalah jenis penelitian deskriptif kualitatif. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana proses pembuatan patung yang dilakukan oleh Muhajirin, bentuk, tema dan isi patung karya Muhajirin. Pengumpulan data diperoleh melalui observasi, wawancara dan dokumentasi dengan alat berupa: kamera, alat perekam (handphone). Sedangkan pemerikasaan keabsahan data dilakukan dengan perpanjangan keikutsertaan, ketekunan pengamat dan triangulasi.
Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) Proses penciptaan patung Muhajirin menggunakan teknik modelling, dengan menggunakan cetakan satu kali atau Waste mold. Pada tahap finishing menggunakan warna gelap, kesan perunggu. Unsur garis dan tekstur kasar, untuk menambah kesan mendramatisir dan lebih ekspresif. (2) Kelima bentuk patung yang diciptakan Muhajirin merupakan patung representatif dengan meniru figur manusia. Bentuk patung tidak proporsional. (3) Sedangkan tema yang diangkat Muhajirin adalah tarian dan kasih saying. Tarian yang diangkat sebagai tema merupakan tarian adat Jawa yang terlihat dari pakaian yang dikenakan. Karya patung pertama berjudul Kasih Sayang, menggambarkan kedekatan seorang nenek dengan cucunya dengan ekspresi bahagia. Karya kedua berjudul Ledhek menceritakan tentang penari wanita, tarian tersebut merupakan tarian tradisional Jawa lengkap dengan pakaian adat. Ekspresi gerakan serius, penuh dengan penghayatan. Pada karya kedua berjudul Gandrung menggambarkan penari laki-laki, penari ini merupakan pasangan dari penari perempuan (Ledhek). Ekspresi bahagia terlihat dari raut wajah, kesan terkesima melihat wanita pujaan. Karya keempat berjudul Tarian Bulan Purnama menggambarkan sepasang muda-mudi yang sedang jatuh cinta. Yang terakhir adalah karya dengan judul Gadis Mengurai Rambut, menggambarkan tentang seorang gadis yang sedang membawakan tarian pantomim, ekspresi yang ditunjukan adalah perasaan bersyukur yang ditunjukan dengan gerakan yang anggun dan penuh penghayatan
STRATEGI KOMUNIKASI DAKWAH PONDOK PESANTREN AL-MUHAJIRIN PADA CHANNEL YOUTUBE AL-MUHAJIRIN TV
The
development of the times and technological advances affect various aspects of
human activities, including da'wah activities. Da'wah activities are often carried out
by missionaries from stage to stage with a narrow audience scope, now with
sophisticated technology da'wah activities can be carried out by utilizing YouTube
media with an increasingly wider audience coverage. The increasingly advanced
technology is utilized by the Al-Muhajirin Islamic Boarding School by carrying out
da'wah activities through YouTube social media with the account name Al-
Muhajirin TV.
This research is a descriptive-qualitative research, namely research that
obtains data through observation or observation, interviews, and review of
documents. This research is based on the concept of strategy according to Ahmad's
opinion and the theory of communication goals proposed by R. Wayne Place, Brent.
D. Peterson, and M. Dallas Burnet, with the technical analysis of the interactive
model data proposed by Miles and Huberman. Sources of data are taken from two
types of data, namely primary data and secondary data, primary data is obtained
directly from sources in this case, namely the head of the media division of Al-
Muhajirin TV and an important crew who is one of the two founders of the Alxiii
Muhajirin TV youtube channel, while secondary data were obtained from
documents, books, and the YouTube account of Al-Muhajirin TV.
The results of this study found that the application of communication
strategies by the Al-Muhajirin TV youtube channel which includes: target audience,
target formulation, message determination, audience analysis, media selection,
message design and preparation, has been well and effectively used in preaching
activities through youtube media and can attract communicants to follow and watch
da'wah content from Al-Muhajirin TV. Currently, Al-Muhajirin TV has collected
18,500 subscribers with 1,642,487 hours of broadcast
- …
