154 research outputs found
Pengaruh Variasi Putaran Dan Sudut Sudu Pada Impeller Terhadap Unjuk Kerja Blower Sentrifugal Type Backward
Penelitian ini difokuskan kepada pengaruh variasi putaran motor listrik
dan sudut sudu impeller terhadap unjuk kerja blower sentrifugal. Penelitian ini
menggunakan variasi putaran senilai 400 r.p.m, 500 r.p.m, 600 r.p.m, 700 r.p.m
dan variasi sudut sudu senilai 42 °, 50 °, 60 °, 70 °, 80 °. Unjuk kerja yang
dimaksud dalam penelitian ini meliputi tekanan dengan satuan pascal (Pa), debit
dengan satua liter/menit, dan efisiensi dengan satuan %.
Penelitian ini di lakukan di Bengkel mobil listrik TITEN Fakultas Teknik
Universitas Jember pada bulan Juli sampai bulan Agustus 2018. Penelitian ini
menggunakan motor listrik AC 1 phase dengan putaran maksimal 2800 r.p.m.
pengambilan data dilaksanakan pada tiga posisi dari keluaran blower sentrifugal
yaitu pada posisi bawah, tengah dan atas. Masing-masing posisi diambil data tiga
kali kemudian diambil rata-ratanya.
Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa semakin besar putaran
motor listrik maka akan semakin besar juga nilai unjuk kerja blower sentrifugal
yang diperoleh. Semakin besar sudut sudu maka akan semakin besar juga nilai
unjuk kerja blower yang diperoleh. Kedua variasi tersebut berpengaruh secara
signifikan terhadap unjuk kerja blower sentrifugal. Hal ini dibuktikan
menggunakan metode Anova
Nilai unjuk kerja blower sentrifugal terbaik terjadi ketika putaran 700
r.p.m dengan sudut sudu 80 ° dengan nilai tekanan senilai 42,118 Pa, debit senilai
1,367 liter/menit, dan efisiensi senilai 0,373 % pada posisi tengah output blower
sentrifugal
KERAJINAN GERABAH DESA BANYUMULEK, KECAMATAN KEDIRI, KABUPATEN LOMBOK BARAT, NTB.
ABSTRAK Helmi Muh. 2016. Kerajinan Gerabah Desa Banyumulek, Kecamatan Kediri, Kabupaten Lombok Barat, NTB. Skripsi, Jurusan Seni Dan Desain, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dra. Hj. Purwatiningsih, M.Pd.Kata Kunci: Kerajinan, Gerabah, Banyumulek.Kerajinan keramik gerabah merupakan kerajinan yang telah lama dikenal Masyarakat Indonesia. Salah satu sentra kerajinan keramik gerabah di Pulau Lombok, NTB, terletak di Desa Banyumulek. Produk keramik gerabah Banyumulek dikenal memiliki berbagai macam fungsi dan bentuk. Belum banyak penelitian tentang proses dan bentuk desain keramik gerabah Banyumulek, maka dari itu peneliti tertarik untuk mengkaji dalam sebuah penelitian.Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mendeskripsikan beberapa hal tentang kerajinan keramik gerabah di Desa Banyumulek, yaitu mencakup (1) Proses pembuatan keramik gerabah di Desa Banyumulek. (2) Desain struktural ragam hias keramik gerabah di Desa Banyumulek.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Sumber data berupa kata-kata, hasil karya dan tindakan dalam proses berkarya keramik gerabah. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Tahapan alisis data dimulai dari tahap reduksi, paparan dan penarikan kesimpulan. Kemudian dilakukan trianggulasi sumber data untuk menjaga keabsahan data. Kegiatan analisis data dimulai dari reduksi data, kategorisasi, sintesisasi dan menyusun hipotesis kerja.Hasil analisis data menggambarkan bahwa, (1) Proses pembuatan keramik gerabah di Desa Banyumulek adalah pembentukan, pembakaran dan dekorasi. Contoh produk keramik gerabah yang dihasilkan adalah asbak, kendi, tempayan atau gentong, kap lampu, hiasan dinding dan peralatan rumah tangga. (2), Desain struktural ragam hias dan dekorasi keramik gerabah di Desa Banyumulek. Bentuk keramik gerabah di Banyumulek kebanyakan berbentuk geometrik yaitu lingkaran pada dasar bentuk keramik gerabah. Para pengrajin masih menggunakan meja putar manual.Ukuran yang dihasilkan bervareatif bentuknya, dari yang ukuran kecil 6 cm sampai dengan ukuran besar 1 meter. Desain dekorasi pada keramik gerabah di Banyumulek menggunakan teknik pillin tempel, pincing, slab dan teknik gores.Dekorasi dilakukan setelah pembakaran menggunakan cat. Cat tembok, cat minyak dan mowilex. Teknik yang diterapkan adalah teknik tempel, teknik gores, teknik anyaman, dan lukis (engobe). Dekorasi yang menjadi ciri khas keramik gerabah di Desa Banyumulek adalah menggunakan tekni lukis gerabah dengan mengunakan cat tembok (engobe) dan menggunakan teknik anyam dengan bahan rotan. Motif yang digunakan untuk dekorasi adalah bentuk geometris dan non geometris.
Analysis of Soil Quality as Hydrological Disaster Mitigation Effort in Krueng Jreue Sub-Watershed, Great Aceh
This paper is retracted by editor due to publication ethics missconducted by author (simultaneously publication in other journal)
A noninvasive molecular approach: exploiting species-locus-specific PCR primers in defeating numts and DNA cross-contamination of cercopithecidae
The lack of a standardized, noninvasive molecular approach to studying genetic aspects of primates has made it hard for primatologists to decode the evolutionary history of these species. Researchers must optimize their own techniques to fully exploit the available samples. Lack of species-locus-specific primers also contributes to difficulties in using noninvasive genetic samples. Thus, the objectives of this study were to develop a standardized technique to collecting samples noninvasively, propose newly designed species-locus-specific primers, and optimize conditions for polymerase chain reaction (PCR) for Macaca fascicularis, M. nemestrina, Trachypithecus cristatus, and T. obscurus. Nine new species-locus-specific primers for three different loci of mitochondrial DNA, namely D-loop, cytochrome oxidase subunit I (COI), and cytochrome b, were successfully designed. These primers proved to be efficient in amplifying larger datasets (up to ~1,000 bp) of the targeted species in the optimized PCR conditions. The species-locus-specific primers are able to anneal to host DNA alone in highly contaminated feces of highlighted species. They can also offer alternatives measures in avoiding contamination related to nuclear insertion of mitochondrial pseudogenes (numts)
"Olisin voinut kierähtää selän kautta koska vaan" — Osallistavan tanssitaiteen ja yleisötyön etiikka postmodernin aikakauden viitekehyksessä
"Olisin voinut kierähtää selän kautta koska vaan" — Osallistavan tanssitaiteen ja yleisötyön etiikka postmodernin aikakauden viitekehyksessä on Helmi Räisäsen opinnäytetyö. Opinnäytetyön tavoitteena oli tutkia yleisöä osallistavaa nykytanssiteosprosessia etiikan näkökulmasta. Aiheen pariin syvennyttiin suhteessa ohjaajakoreografi Johanna Partion ROUDAUS-nykytanssiteosprosessiin ohjaajakoreografin assistentin näkökulmaa hyödyntäen. ROUDAUS oli teos, jossa osallistavuus ilmeni yhteisenä tilallisena muutoksena.
ROUDAUS esitettiin Kuopiossa ITAK-näyttämöllä (tunnetaan myös nimellä Sotku-teatteri). Esityksiä oli yhteensä neljä, aikavälillä 25.–27.5.2023.
Lopputuloksena syntyi kirjallinen työ, joka käsittelee taiteen etiikkaa ja esittelee näkökulmia, joista sitä esimerkiksi voi tarkastella. Näitä näkökulmia ovat muun muassa kestävä kehitys, ekososiaalinen sivistys, reilu taide, inhimillinen turvallisuus ja turvan sekä sosiaalisen liittymisen mekanismit. ROUDAUS-teosprosessi ja assistentin näkökulma olivat lopulta konkreettinen keino maadoittaa dialogia kirjallisen opinnäytetyön kanssa.
Työ syvensi Helmi Räisäsen käsitystä taiteen eettisistä rajapinnoista ja samalla se tarjoaa näitä rajapintoja koskevia reflektiomahdollisuuksia myös muille tanssialan toimijoille.This thesis aimed to explore the ethics of participatory and interactive art through contemporary dance processes. It focused on ROUDAUS — a contemporary dance production, directed and choreographed by Johanna Partio — from the perspective of the author in the role of the director-choreographer's assistant.
ROUDAUS was presented at the ITAK stage in Kuopio (also known as Sotku Theatre), with a total of four performances between May 25 and May 27, 2023. The production aimed to involve the audience via an interactive aspect that manifested as a shared spatial transformation.
One of the outcomes of the project is this thesis, which discusses the ethics of art-making and presents various perspectives from which those ethics may be examined. These perspectives include: sustainable development; eco-social education; fair art; human security; and the mechanisms of safety and social integration. The production process for ROUDAUS and the assistant's perspective ultimately served as a practical grounding for the dialogue with the written part of the project.
The thesis deepened the author's understanding of the ethical frameworks within contemporary dance art, while simultaneously providing opportunities for further reflection and practices regarding ethical frameworks for other professionals in the field of contemporary dance
Asalib al-Tahrim dalam Ayat-ayat al-Muharramat fi al-Nikah (Studi Analisis Linguistik)
Studi ini difokuskan pada ayat-ayat al-Muh}a>rrama>t F>i> al-Nika>h, sehinggapermasalahan pokok dalam penelitian ini adalah: 1) Bagaimana keunikanasalib at-tahrimdalam ayat-ayat al-Muh}a>rrama>t F>i> al-Nika>h dari segi struktur kalimat?, 2)Bagaimana penggunaan asalib at-tahrim yang berkaitan dengan perempuan-perempuan al-Muh}a>rrama>t F>i> al-Nika>h dan implikasinya terhadap makna?, 3)Bagaimana pengaruhasalib at-tahrim terhadap istinbath hukumal-Muh}a>rrama>t F>ial-Nika>h?. Jenis penelitian ini adalah eksploratif dan komparatif (muqaranah).Metode pendekatan yang digunakan adalah pendekatan linguistik. Pengumpulandata dalam penelitian ini menggunakan metode library research. Sedangkan analisisdata menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengolahan, analisis daninterpretasi data melalui metode deduktif dan induktif.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Secara umum, keunikan gayabahasa pengharaman (asa>lib al-tahrim) dalam ayat-ayat al-muharramat fi> al-nikahmerupakan gaya bahasa bidang hukum yang bersifat umum dan khusus, baik dalamcara pengutaraannya maupun dalam jenis gayanya. Namun, gaya bahasa yangdigunakan secara umum menunjukkan ushlub insya’i. Gaya bahasa ini biasanyacocok untuk memberi instruksi perintah. Sedangkan secara khusus, keunikan gayabahasa pengharaman (asalib at-tahrim) dalam masing-masing ayat-ayat al-muh}arramat fi> al-nika>h} mempunyai banyak variasi, di antaranya: Insya’ al-talabiy,al-fashl wa al-wasl, al-haqiqah wal majaz, al-takdim wa al-takhir, al-kinayah, husnual-nusuq, al-zikru wa hazp, 2)Gaya bahasa pengharaman (asa>lib al-tahrim) dalamayat-ayat al-muh}arramat fi> al-nika>h} menggunakan berbagai macam variasi dilalahlafziyahuntuk pelarangan (ﻲﮭﻨﻟا), yaitu: a) Formatfi’il mud}a>ri’yang dilekati denganla nahiyah(اﻮﺤﻜﻨﺗﻻ) dan (اﻮﻣﺰﻌﺗﻻ), b) Format kalimat afirmatif melalui kataمﺮﺣberikut turunannya, c) Format frasa ﻞﺤﺗﻻ. Penggunaan gaya bahasa iniberimplikasi kepada makna yang mengandung pengertian haram.Larangan ada duajenis, yaitu larangan yang mut}laq dan larangan yangmuqayyad. Larangan yangmutlaqberlaku selamanya karena pemahaman hukum melalui lafal sesuai denganmakna tekstualnya yang tidak terdapat pembatasan makna di dalamnya dan tidakterdapat unsur qarinah yang membatasinya. Sedangkan yang muqayyad bersifattemporer karena kata yang menunjukkandilalah lafziyahdipersempit atau dibatasioleh pembatasan tertentu berupa unsur qarinah, 3) Pengaruh gaya bahasapengharaman (asalib al-tahrim) terhadap istinbat hukum secara garis besar adalah: a)Pengaruh pada istinbat hukum al-mumahramat mu’abbadah yang menunjukkanketetapan hukum pelarangan untuk selamanya. b) Pengaruh pada istinbat hukumal muhahramat muakkata yang menunjukkan ketetapan hukum pelarangan untuksementara.
Implikasi penelitian ini adalah setelah mengkaji penggunaan gaya bahasapengharaman (asa>lib al-tah}ri>m) dalam ayat-ayat al-muh}arrama>t fi> al-nika>h}, makatampak jelas bahwa gaya bahasa yang digunakan oleh Alquran secara umummerupakanushlub insya’iyang mencerminkan gaya bahasa hukum sedangkan secarakhusus menggunakan berbagai variasi gaya bahasa tergantung pada pesan yang ingindisampaikan dan efek yang ingin ditimbulkan. Untuk itu, dalam rangka memahamipesan Allah dalam konteks kekinian maka gaya bahasa menjadi aspek pertimbangandalam penyampaian kepada masyarakat modern dengan kemodernan meniscayakanpembacaan kembali terhadap Alquran agar tetap relevan untuk menjadi faktor utamadalam merekayasa sosial kemasyarakatan menuju ketenteraman dan kedamaian yanglebih baik
Manajemen Risiko “Sapu Jagat” pada Lembaga Keuangan Mikro Syariah Berbasis Pondok Pesantren (Studi Kasus pada BMT UGT Sidogiri)
Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap dan memahami bagaimana persepsi pengelola BMT UGT Sidogiri terhadap risiko dan manajemen risiko, nilai-nilai Islam dalam praktik manajemen risiko, fiqh muamalah dalam praktik manajemen risiko, manfaat praktik manajemen risiko bagi pemangku kepentingan dan model manajemen risiko
Penelitian ini dilakukan di BMT UGT Sidogiri dengan paradigma postpositivist dan desain single-case study sebagai fokus penelitian dengan pertimbangan keunikan dan kekhasan yang dimiliki. Metode analisis yang digunakan adalah Model Interaktif dari Milles and Huberman.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa selain risiko yang terjadi pada lembaga keuangan syariah, ada jenis risiko lain yaitu risiko hakikat. Praktik manajemen risiko menggunakan pendekatan tradisional yang identik dengan praktik manajemen risiko pada umumnya dengan didasari niat dan mujahadah dalam paduan usaha lahir atau “macul bumi” dan usaha batin atau “macul langit”. Nilai-nilai Islam yang menjadi dasar dalam praktik manajemen risiko melahirkan nilai-nilai luhur yaitu kemampuan yang kuat dalam menghadapi masalah atau kecerdasan berjuang (adversity intelligence), kemampuan yang kuat dalam berinteraksi dengan lingkungan ruhaniah (spiritual intelligence), kemampuan yang kuat dalam berinteraksi dengan lingkungan horisontal (emotional intelligence) dan kemampuan dalam memahami peristiwa qalbu dan inderawi (intellectual intelligence). Fiqh muamalah dalam praktik manajemen risiko mempertimbangkan hukum-hukum produk yang dihasilkan (al-muamalah al-madiyah) dan tata cara atau proses transaksinya (al-muamalah al-adabiyah) dengan mengikuti fatwa Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI) dan ijtihad fiqh empat madzhab. Manfaat praktik manajemen risiko diimplementasikan dalam program Islamic Corporate Social Responsibility (i-CSR). Penelitian ini juga menghasilkan sebuah model manajemen risiko “sapu jagat” sebagai alternatif dalam praktik manajemen risiko di lembaga keuangan mikro syariah
Pengaruh Pertumbuhan Ekonomi dan Kemiskinan terhadap Distribusi Pendapatan di Provinsi Jawa Tengah 2015-2022: Indonesia
The research conducted by the author aims to find out how the influence of economic growth and poverty on income distribution in Central Java Province. where economic growth is based on the GRDP of Central Java Province, poverty is based on the poverty index in Central Java and income distribution is measured by the Gini Ratio of Central Java with each period is 2015-2022, this study uses secondary data, where the data is obtained from the Central Java Statistics Agency (BPS Central Java) which is accessed through the official Central Java BPS website page. In this study, the data analysis method used is multiple linear regression analysis, t test, F test and coefficient of determination. From this can be obtained the results of multiple linear regression equation Y = -121.771 + 8.052E-7 X1 - 0.002 X2. The results showed that economic growth has no effect on income distribution, while poverty has a negative effect on income distribution in Central Java Province. The coefficient of determination (R2) value is 0.392 or 39.20%, this shows that the research variables of population growth and poverty have an effect of 39.20% on income distribution, and the remaining 60.80% is influenced by other factors not examined in this study. The results of the t test show that the two independent variables (economic growth and poverty) partially have no significant effect on income distribution
NILAI-NILAI SOSIAL YANG TERCERMIN DALAM NOVEL KAZE NO UTA WO KIKE KARYA HARUKI MURAKAMI (KAJIAN SOSIOLOGI SASTRA) 春木村上の『風の歌を聞け』の小説に反映する社会的な価値 『文学の社会学の研究』
ABSTRACT
Rudiansyah, Helmi Fergian. 2020. Social Values that Reflected in the novel entitled Kaze no Uta wo Kike by Haruki Murakami. Thesis, Department of Japanese Language and Culture, Diponegoro University, Semarang. First Advisor Yuliani Rahmah S.Pd, M.Hum and Second Advisor Dewi Saraswati Sakariah, SS, M.Si.
The purpose of this study is to describe some intrinsic substance and explain the Social Values that reflected in the novel entitled Kaze no Uta wo Kike. The data used for this study was obtained from the novel Kaze no Uta wo Kike by Japanese author, Haruki Murakami. The method used in this study is literature review by reading relevant references such as books, theses, and scientific journals. This study is a kind of qualitative research which uses sociological approach of literature to find out the social values that reflected in the novel entitled Kaze no Uta wo Kike.
This theory is to reveal social values, such as dominant value (the desire from “Aku”’s Parents to see their children heal and live normally) and ingrained value which according to Notonagoro is divided into material value, moral value, and spritual value (but in this studyonly focuses in vital value and spirtual value). The vital value that reflected in the novel Kaze no Uta wo Kike are psychiatrist, beer and raison d’etre. Meanwhile, spiritual value is divided into truth value (luck can’t be bought by money, human will die), beauty value (beautiful Saturday night, beautiful song), moral value (forgive others, returning the favor), religius value (People’s will die, funeral procession, heaven).
Keywords: novel, sociological, social value, Kaze no Uta wo Kik
- …
