9 research outputs found

    Strategi Pemenangan Fahmi Massiara-Lukman dalam Pemilihan Kepala Daerah Serentak Tahun 2015 di Kabupaten Majene

    No full text
    Penelitian ini bertujuan mengetahui strategi pemenangan dan faktor-faktor apa yang mempengaruhi kemenangan Fahmi Massiara-Lukman pada pemilihan kepala daerah serentak tahun 2015 di kabupaten Majene. Metode penelitian menggunakan metode kualitatif. Data diperoleh melalui wawancara, studi pustaka dan dokumentasi. Teknik analisis menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pemenangan  Fahmi Massiara-Lukman pada pilkada di Kabupaten Majene tahun 2015 menggunakan strategi ofensif dan strategi defensif. Strategi ofensif dilakukan dengan perluasan pasar untuk membentuk kelompok pemilih baru dengan menyerang basis massa politik lawan. Hal ini mengantarkan  Fahmi Massiara-Lukman untuk memperoleh suara yakni 40.451 suara atau 45 persen. Strategi ofensif yang dijalankan oleh seluruh tim pemenangan Fahmi Massiara-Lukman yang merupakan tim yang berasal dari Tim Keluarga, Tim Koalisi Partai Politik, Tim Relawan dan  Tim-tim kecil lainnya. Sementara strategi defensif yang digunakan oleh pasangan Fahmi Massiara-Lukman pada pemenangan Pilkada Majene 2015 yaitu Politik Pencitraan, dan model agenda setting pemenangan Fahmi Massiara-Lukman dalam Pilkada di Kabupaten Majene melalui pengaturan Bapak angkat per-Tempat Pemungutan Suara (TPS) diseluruh TPS untuk mengontrol pemenangan di TPS, Jaringan darah biru dan tim terpadu. Selanjutnya, faktor yang mempengaruhi strategi penenangan Fahmi Massiara Lukman dilakukan dengan menjaga popularitas 69,5%  dan elektabilitas 46%

    PERSPEKTIF AL-QUR’AN TENTANG TRADISI MASSIARA PADA MASYARAKAT KELURAHAN SALASSA KECAMATAN BAEBUNTA KABUPATEN LUWU UTARA

    No full text
    ABSTRAK Ibnu Furkan Said, 2022. “Perspektif Al-Qur’an Tentang Tradisi Massiara pada Masyarakat Kelurahan Salassa Kecamatan Baebunta Kabupaten Luwu Utara”. Skripsi Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah Institut Agama Islam Negeri Palopo. Dibimbing oleh Masmuddin dan Abdul Mutakabbir. Skripsi ini membahas Perspektif al-Qur’an tentang tradisi massiara di Kelurahan Salassa, Kecamatan Baebunta, Kabupaten Luwu Utara. Rumusan masalah pada \ud penelitian ini yaitu bagaimana perspektif al-Qur’an serta bagaimana persepsi masyarkat Islam dan Kristen tentang tradisi massiara di Kelurahan Salassa, Kecamatan Baebunta, Kabupaten Luwu Utara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perspektif al-Qur’an tentang tradisi massiara serta persepsi masyarakat tentang tradisi massiara. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) dengan menggunakan metode deskriptif-kulitatif. Pendekatan yang digunakan yaitu pendekatan tafsir dan sosiologis. Adapun sumber data primer berasal dari masyarakat Islam dan Kristen sedangkan data sekunder yaitu berupa kajian kepustakaan. Metode pengumpulan data dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Adapun tradisi massiara pada penelitian ini ialah kegiatan saling mengunjungi yang dilakukan sebagai bentuk toleransi beragama yang diimplementasikan pada hubungan silaturahim lintas agama serta pola-pola toleransi beragama dalam kunjungan kematian, pernikahan dan orang sakit. Dalam hal ini Al-Qur’an pada dasarnya tidak melarang seorang muslim bergaul dengan non muslim, termasuk bersilaturahim kepada mereka dan ketika non muslim bertamu kepada umat Islam hendaknya diberi pelayanan terbaik. Namun jika dalam kegiatan massiara terdapat nuansa ibadah non muslim maka alangkah baiknya dihindari. Di Kelurahan Salassa terdiri dari masayarakat Islam dan Kristen, dan keduanya memandang kegiatan ini sudah ada sejak dulu dan sudah dianggap hal yang biasa di daerah tersebut, karena menurutnya kegiatan ini dilakukan sebagai perwujudan toleransi. Begitupun juga pada kegiatan sosial kemasyarakatan seperti kunjungan kematian, pernikahan, dan orang sakit. Namum pada penelitian ini terbatas pada kunjungan hari raya saja dan bagaimana al-Qur’an memandang hal tersebut. Oleh karenanya diperlukan penelitian lanjutan yang lebih luas, mendalam, terintegrasi dengan pembahasan serupa, sehingga memberikan pemahaman yang lebih lanjut. Kata Kunci: Al-Qur’an, massiara

    Improving Students’ Writing Skill through Paragraph Development Techniques

    No full text
    ABSTRACT MASSIARA. 2012. Improving Students’ Writing Skill through Paragraph Development Techniques (Under the supervision Muhammad Amin Rasyid and Djamiah Husain). This research aims at examining whether or not paragraph development techniques improve the writing skill of the eleventh grade students of SMA1 Wundulako, Kolaka regency, South East Sulawesi in academic year of 2011/2012, and investigating their interest in learning writing through paragraph development techniques. This research employed quasi experimental design group which assigned two groups, namely experimental group and control group. Each group consisted of 27 students. These groups were selected by applying cluster random sampling technique. The researcher conducted the research using writing test of analytical exposition by giving pretest, treatment, and posttest. The data were gained from the pretest, treatment, and posttest. The data were gained from the pretest and posttest and analyzed by using inferential statistics through SPPS 17.0 version. The findings of the research reveal that paragraph development techniques significantly improve the students’ writing skill. It was shown by the result of inferential statistics by examining the students’ scores both in pretest and posttest of experimental and control group. The mean score of the posttest of the experimental group is 72.00, which is higher than the mean score of the posttest of control group, 60.11. Based on the data, the researcher concludes that paragraph development techniques significantly improve the students’ writing skill and students are interested in paragraph development techniques. ABSTRAK MASSIARA. 2012. Meningkatkan Ketermpilan Menulis Siswa melalui Teknik-teknik Pengembangan Paragraph (Dibimbing oleh H.Muhammad Amin Rasyid dan Hj. Djamiah Husain). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah teknik-teknik pengembangan paragraph dapat secara signifikan meningkatkan keterampilan menulis Siswa Kelas Sebelas SMA Negeri 1 Wundulako, Kabupaten Kolaka, Propinsi Sulawesi Tenggara, tahun pelajaran 2011/2012 dan untuk mengetahui minat mereka terhadap teknik-teknik pengembangan paragraf. Penelitian ini menggunakan desain quasi experimental yang terdiri atas dua kelompok penelitian yaitu kelas eksperimen dan kelas kontrol. Masing-masing kelompok terdiri atas 27 siswa. Sampel dipilih dengan menggunakan teknik cluster random sampling. Peneliti melakukan penelitian dengan menggunakan test menulis jenis teks yang berbentuk exposisi analitis melalui tiga tahapan yaitu pretest, perlakuan, dan posttest. Data diperoleh dari hasil analisis pretest dan posttest dengan menggunakan statistik inferensial melalui program SPSS versi 17.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknik-teknik pengembangan paragraf secara signifikan meningkatkan keterampilan menulis siswa. Hal tersebut ditunjukkan dengan statistik inferensial dalam pengujian hasil menulis siswa dalam penghitungan hasil pretest maupun posttest pada kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Nilai rata-rata hasil posttest untuk kelompok experimen adalah 72,00 yang mana lebih tinggi daripada nilai rata-rata hasil posttest untuk kelompok kontrol, yaitu 60.11. Berdasarkan data yang diperoleh tersebut, peneliti menyimpulkan bahwa teknik-teknik pengembangan paragraf secara signifikan meningkatkan keterampilan menulis siswa. Siswa-siswa tersebut berminat terhadap teknik-teknik pengembangan paragraf

    Syekh yusuf Tuanta Salamaka Kisah Hidup dalam Keajaiban JJ

    No full text
    70 hlm x 25 c

    Nilai-Nilai Pendidikan Islam pada Adat Mappakaweng (Pernikahan) dalam Masyarakat Mandar Provinsi Sulawesi Barat

    No full text
    Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa prosesi adat mappakaweng dalam masyarakat Mandar Provinsi Sulawesi Barat memiliki eksistensi, yaitu sirondorondoi, siamasei, dan sinaung pa’mai. Prosesi yang mengandung nilai-nilai pendidikan Islam pada adat mappakaweng dalam masyarakat Mandar Provinsi Sulawesi Barat melalui tiga tahap: 1) Tahap sebelum pernikahan, yaitu messisi, mettumae, maccanring, melattigi., 2) Tahap pelaksanaan prosesi pernikahan, yaitu metindor, kaweng, sirusa’i, suyu, mande-mande., 3) Tahap setelah pernikahan, yaitu marola, massiara ku’bur. Adapun Nilai-nilai pendidikan Islam yang terkandung pada adat mappakaweng dalam Masyarakt Mandar Provinsi Sulawesi Barat, mencakup nilai pendidikan aqidah, nilai pendidikan ibadah, dan nilai pendidikan akhlak, yang perlu di kembangkan dan di lestarikan. Implikasi penelitian ini adalah Pemerintah di Desa Pambusuang Kecamatan Balanipa Kabupaten Polewali Mandar Provinsi Sulawesi Barat, memberikan apresiasi kepada pihak pengembang dan pemerhati budaya daerah serta kepada pihak-pihak keluarga yang masih mempertahankan tradisi dalam melestarikan budaya lokal. Kepada masyarakat yang beragama Islam khususnya dalam pelaksanaan upacara mappakaweng akan meningkatkan nilai-nilai yang mengandung pendidikan Islam, agar meninggalkan tradisi yang memang dapat merusak keyakinan dan keimanan terhadap Allah SWT. Kepada keluarga dan khususnya pada pribadi, dalam pelaksanaan adat mappakaweng ini akan mewujudkan rasa persaudaraan yang sesuai dengan ajaran-ajaran Isla

    Marketing Politik PPP dalam Pileg 2019 di Kabupaten Majene

    No full text
    Adapun hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Marketing Politik yang digunakan oleh PPP Dalam Pileg 20219 di Kab. Majene, yaitu produk politik, branding politik, dan image politic 1). Produk politik PPP berupa penawaran beberapa program kerja yang memang sesuai dan tepat sasaran dengan keinginan para pemilih. 2). Branding politic yaitu : bagaimana partai PPP ini mampu membedakan dirinya dengan partai lain, dengan cara sosialisasi ke masyarakat bahwa caleg-caleg yang di usung dalam Pileg 2019 adalah caleg yang memiliki kredibilitas yang tinggi dan berkualitas. 3). Image Politic disini bagaimana partai PPP menanamkan posisi yang kuat dalam benak masyarakat, sehingga membuat partai PPP selalu di ingat dan menjadi bahan referensi bagi masyarakat ketika dihadapkan dalam serangkaian pilihan politik. Dan partai PPP ini mampu membangun image politik yang baik lewat seorang figur bapak Fahmi Massiara sebagai ketua partai PPP di wilayah Kab. Majene. Karena pak Fahmi ini banyak di kenal oleh masyarakat dan sangat mampu membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat. Implikasi dari penelitian ini adalah : 1). Marketing politik dapat mempengaruhi keputusan pemilih, baik secara langsung maupun tidak langsung, karena adanya peranan dari pola Marketing Politik yang dibangun melalui produk politik, Branding politic, dan Image Politic.2). Memberikan tambahan pengetahuan kepada seluruh pembaca termasuk untuk para partai-partai politik sebagai bahan waca yang bar

    RIVALITAS PADA PILKADA SERENTAK TAHUN 2015 DI KABUPATEN MAJENE

    No full text
    The research aimed to determine and analyze the competition of candidate pairs and the effect of decisive elite on the candidate pairs in obtaining votes in the 2015 Regional Head Election in Majene Regency. The research was a qualitative study with descriptive analysis type conducted in Majene Regency. The informants were determined using purposive sampling method. The data were obtained through in-depth interview and library study. The data were analyzed using rivalry concept, capital strength approach, decisive elite concept, and exchange theory. The results of the research indicate that each candidate pairs competes with each other by maximizing the owned capital strength. Fahmi Massiara – Lukman victory is obtained because they are able to accumulate modalities, i.e. symbolic capital, financial capital and social capital. Rizal Sirajuddin – Mulyadi Bintaha pair is the second in obtaining votes by maximizing financial capital, and social capital. Arifin Nurdin – A. Irfan pair is the third as they do not maximizing financial capital, and the only have cultural capital. The involvement of elites in the 2015 Regional Head Election in Majene Regency has impact on candidate pairs in obtaining votes. The effects of decisive elites determine political position, title of nobility, and the owned financial ability. Decisive elites have interest in supporting the candidate pairs, i.e. to facilitate the vote in Majene in governor election of West Sulawesi

    Toleransi dan perilaku keberagamaan masyarakat Transmigran di Kec. Kalaena, Kab. Luwu Timur, Sulawesi Selatan

    No full text
    ABSTRAK Transmigrasi di Kecam atan Kalaena terjadi pada tahun 1977, sehingga masyarakat di Kec. Kalaena sangat majemuk dengan ragam agama dan budaya. Melihat fakta tersebut, maka potensi untuk terjadinya konflik horizontal di Kec. Kalaena sangat mungkin terjadi karena bergumulnya keragaman dalam satu wilayah yang relatif sempit. Akan tetapi, masyarakat di Kec. Kalaena sejak awal kedatangannya tidak pernah terlibat pada konflik horizontal. Bahkan mereka dengan bangga menyebut wilayahnya dengan istilah “Indonesia mini”, sebagai bentuk apresiasinya yang dapat hidup rukun dan harmonis dalam keragaman. Masyarakat transmigran di Kecamatan Kalaena yang berasal dari berbagai daerah juga masih memegang teguh adat-istiadat yang mereka bawa asalnya masing-masing. Dari keragaman budaya dan tradisi tersebut, ternyata juga ikut mendorong untuk terjadinya toleransi beragama, seperti tradisi slametan, rewangan, rambu solo’, rambu tuka’, dan lain sebagainya. Dengan menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif, dan pendekatan fenomenologi penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui makna-makna mendasar yang tampak dari sebuah fenomena toleransi beragama. Penelitian ini juga menggunakan teori tindakan sosial Max Weber sebagai teori analisisinya, untuk mengetahui jenis tindakan yang dilakukan oleh masyarakat yang berkaitan dengan toleransi umat beragama. Adapun instrumen penelitian yang digunakan adalah wawancara mendalam kepada para partisipan yang meliputi tokoh agama, tokoh masyarakat dan masyarakat sipil. Selain itu penelitian ini juga menggunakan metode observasi dan dokumentasi. Teknik analisisnya dilalui dengan reduksi data, displaying data, dan konklusi. Sedangkan untuk kebsahan datanya dilakukan dengan cara credibility (validitas internal), transferability (validitas eksternal), depenability (reliabilitas), dan confirmability (obyektivitas). Hasil penelitian ini adalah; Keberagamaan masyarakat yang ada di Kec. Kalaena cenderung inklusif dan toleran. Adapun makna toleransi yang dipahami oleh masyarakat di Kec. Kalaena adalah; (1) toleransi bermakna saling menghargai, saling menghormati dan tidak mencela. (2) toleransi bermakna rukun, bersaudara dan bekerjasama. Adapun bentuk-bentuk toleransi beragama yang ada di Kec. Kalaena adalah; (1) slametan, (2) rewangan, (3), munjung (4) rambu solo’, (5) rambu tuka’, (6) massiara’ dan anjangsana, dan (7) gotong royong. Sedangkan dampak toleransi beragama yang ada di Kec. Kalaena adalah; (1) menguatkan nilai-nilai keagamaan, (2) sistem pertukaran resiprositas, dan (3) kontestasi politik lokal yang demokratis. ABSTRACT Transmigration in the Kalaena District occurred in 1977, so the people in the Kec. Kalaena is very diverse with a variety of religions and cultures. Seeing these facts, the potential for horizontal conflict in Kec. Kalaena is very likely to occur due to the struggle for diversity in a relatively narrow area. However, people in Kec. Since its arrival, Kalaena has never been involved in a horizontal conflict. They even proudly call their territory "mini Indonesia", as a form of appreciation for being able to live in harmony and harmony in diversity. The transmigrant community in the Kalaena District who come from various regions also still adhere to the customs that they brought from their respective origins. This diversity of cultures and traditions also encourages religious tolerance, such as the slametan, rewangan, rambu solo’, rambu tuka’, and so on. By using a descriptive qualitative research method, and a phenomenological approach, this research is intended to find out the basic meanings that appear from a phenomenon of religious tolerance. This research also uses Max Weber's theory of social action as its analytical theory, to find out the types of actions taken by society related to religious tolerance. The research instrument used was in-depth interviews with participants including religious leaders, community leaders, and civil society. In addition, this study also uses the method of observation and documentation. The analysis technique is followed by data reduction, data display, and conclusion. As for the validity of the data, it is carried out using credibility (internal validity), transferability (external validity), dependability (reliability), and confirmability (objectivity). The results of this study are; The diversity of the people in Kec. Kalaena tends to be inclusive and tolerant. The meaning of tolerance is understood by the people in Kec. Kalaena is; (1) tolerance means mutual respect, mutual respect and not criticizing. (2) tolerance means harmony, brotherhood, and cooperation. The forms of religious tolerance that exist in Kec. Kalaena is; (1) slametan, (2) rewangan, (3), munjung (4) solo' signs, (5) tuka' signs, (6) massiara' and anjangsana, and (7) mutual cooperation. Meanwhile, the impact of religious tolerance in Kec. Kalaena is; (1) strengthening religious values, (2) a reciprocity exchange system, and (3) democratic local political contestation. مستخلص البحث حدثت الهجرة في منطقة كالينا في عام ١٩٧٧, حتى يصبح مجتمع في منطقة كالينا مجموعة للغاية متنوعة من الأديان والثقافا .بالنظر إلى هذه الحقائق ، فإن احتمالية حدوث صراع أفقي في منطقة كالينا من المحتمل جدًا حدوثه ، من أجل اجتماع التنوع في مقاطعة ضيقة نسبيًا ، لكن المجتمع في منطقة كالينا لم تشارك في صراع أفقي ، حتى أنهم يطلقون بفخر على أراضيهم بالإصطلاح "إندونيسيا المصغرة" ، مظهر التقدير للقدرة على العيش في وئام وانسجام في التنوع. لا يزال مجتمع المهاجرين في منطقة كالينا الذين يأتون من مناطق مختلفة ، ملتزمون بالعادات التي حملواها من أصولهم الخاصة. ومن هذا التنوع في الثقافات والتقاليد يشجع إلى التسامح الديني ، مثل تقليد سلاميتان (الوليمة) ، وريوانجان (التصدق في المنكوحات) ، و رمبو صولو (مراسم الموت التقليدية ) ، و رمبو التوكا (احتفالة الفرح التقليدية للمجتمع تورجا) ، وما إلى ذلك. باستخدام منهج بحث نوعي وصفي ، ومنهج ظاهري ، يهدف هذا البحث إلى معرفة المعاني الأساسية التي تظهر من ظاهرة التسامح الديني. يستخدم هذا البحث نظرية الفعل الاجتماعي " ماكس ويبر " لنظريتها التحليلية ، لمعرفة أنواع الإجراءات التي يتخذها المجتمع فيما يتعلق بالتسامح الديني. وكانت أداة البحث المستخدمة هي المقابلات المعمقة مع المشاركين المشتملين على القادة الدينيين وقادة المجتمع والمجتمع المدني. بالإضافة إلى ذلك ، يستخدم هذا البحث طريقة الملاحظة والتوثيق. يتبع أسلوب التحليل بتقليل البيانات وعرض البيانات والاستنتاج. أما بالنسبة لصحة البيانات ، فتتم من خلال المصداقية (الصلاحية الداخلية) ، وقابلية النقل (الصلاحية الخارجية) ، والاعتمادية (الموثوقية) ، والتأكيد (الموضوعية). وأما النتائج هذا البحث هي: تنوع الناس في منطقة كالينا تميل إلى أن تكون شاملة ومتسامحة. وأما معنى التسامح الذي يفهمه المجتمع في منطقة كالينا وهو: (١) التسامح يعني الاحترام المتبادل والإكرام المتبادل وعدم التلاوم (٢) التسامح يعني الوئام و الانسجام والأخوة والتعاون. وأما أوجه التسامح الديني الموجودة في منطقة كالينا منها: (١) سلاميتان (الوليمة) ، (٢) ريوانجان (التصدق في المنكوحات) ، (٣) مونجونغ (تقليد إعطاء بعضهم البعض الأرز مليئة بأنواع الأدم) ، (٤) رمبو صولو (مراسم الموت التقليدية ) ، (٥) رمبو التوكا (احتفالة الفرح التقليدية للمجتمع تورجا) ، (٦) ماسيارا وأنجانجسانا (زيارة الأحياء والأموات من الأهل والأقارب و الأصحاب) ، (٧) التعاون المتبادل. وأما أثر التسامح الديني الموجود في منطقة كالينا وهو: (١) تعزيز القيم الدينية ، (٢) نظام التبادل التبادلي ، (٣) التنافس السياسي المحلي الديمقراط
    corecore