1,721,038 research outputs found

    Studi komparasi antara akhlak siswi beragama Islam berjilbab dengan tidak berjilbab di SMP Negeri 18 Semarang

    No full text
    Skripsi ini membahas mengenai perbandingan akhlak antara siswi beragama Islam yang berjilbab dengan tidak berjilbab. Jilbab adalah hukum yang disyariatkan Allah SWT agar menjadi benteng kokoh yang melindungi kaum wanita dari fitnah, seharusnya mampu memberikan dampak positif terhadap akhlak setiap muslimah yang memakainya, termasuk bagi pelajar. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena wanita muslimah berjilbab yang semakin marak di Indonesia termasuk dunia pendidikan, namun akhlak mereka tidak sesuai dengan jilbab yang mereka kenakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) akhlak siswi beragama Islam yang berjilbab; 2) akhlak siswi beragama Islam yang tidak berjilbab; dan 3) ada atau tidak ada perbedaan akhlak antara siswi beragama Islam yang berjilbab dengan tidak berjilbab di SMP Negeri 18 Semarang. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif yaitu pendekatan yang menekankan analisisnya pada data-data angka dan untuk menganalisis data-data tersebut adalah menggunakan analisis t-test yang dikembangkan dengan analisis deskriptif. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh siswi beragama Islam kelas VIII dan IX di SMP Negeri 18 Semarang tahun ajaran 2015/2016. Pengumpulan data menggunakan instrumen angket dengan sampel penelitian 40 responden siswi beragama Islam berjilbab dan 40 siswi beragama Islam tidak berjilbab, diperoleh dengan menggunakan teknik pengambilan proportionate stratified random sampling karena populasinya mempunyai anggota/unsur yang tidak homogen dan berstrata secara proporsional. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan empat metode yaitu metode angket, wawancara, observasi dan dokumentasi. Sebelum instrumen angket digunakan untuk mendapat data yang objektif terlebih dahulu dilakukan uji coba untuk pengujian validitas dan reliabilitas instrumen. Data penelitian yang terkumpul dianalisis menggunakan teknik statistik. Dari pengujian hipotesis diperoleh rata-rata akhlak siswi beragama Islam berjilbab adalah 120,025 yang berjumlah 30 siswi dalam kategori baik. Sedangkan rata-rata akhlak siswi beragama Islam tidak berjilbab adalah 117,85 berjumlah 27 siswi dalam kategori baik pula. Berdasarkan hasil uji komparasi (uji t-test) yang diperoleh bahwa thitung = to = 1,097 , sehingga perbandingannya to : ttabel(5%) : ttabel(1%) = 1,097 : 1,99 : 2,64 artinya to<ttabel(5%)< ttabel(1%) = 1,097<01,99<2,64 dapat dinyatakan bahwa Ho diterima dan Ha ditolak. Dengan begitu hasil penelitian ini menyatakan hipotesis yang diterima berbunyi tidak ada perbedaan yang signifikan antara akhlak siswi beragama Islam yang berjilbab dengan tidak berjilbab di SMP Negeri 18 Semarang

    URGENSI ETOS KERJA GURU DALAM MENINGKATKAN MUTU PEMBELAJARAN PAI DI MTS NEGERI LAMBAI KABUPATEN KOLAKA UTARA

    Full text link
    ABSTRAK Masriani, 2013 “Urgensi Etos Kerja Guru Dalam Meningkatkan Mutu Pembelejaran PAI Di MTs. Negeri Lambai Kabupaten Kolaka Utara”. Jurusan Tarbiyah Program Studi Pendidikan Agama Islam Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Palopo. Pembimbing (I) Drs. Nurdin K, M. Pd. (II) Madehang, S. Ag., M. Pd. Kata Kunci: Urgensi, Etos Kerja Guru, Mutu Pembelejaran, PAI. Adapun yang menjadi pokok skripsi ini adalah: 1) Bagaimana etos kerja guru dalam peningkatan mutu pembelajaran PAI di MTs Negeri Lambai Kabupaten Kolaka Utara, 2) Bagaimana upaya guru dalam meningkatkan mutu pembelajaran PAI di MTs Negeri Lambai Kabupaten Kolaka Utara.Penelitian ini adalah penelitian lapangan yang berbentuk deskriptif kuantitatif yang menganalisis data secara mendalam berdasarkan angka dalam menganalisis data. yang menjadi populasi dalam penelitian ini seluruh guru PAI, Seorang Kepala Sekolah,dan Siswa sebanyak 185. Jadi jumlah angket dari penelitian ini adalah sebanyak 50 orang yang terdiri dari 3 orang Guru PAI, Seorang Kepala Sekolah, dan 46 siswa dengan menggunakan perhitungan angket 25% dari populasi. Etos kerja adalah implementasi dari semangat yang menjadi ciri khas dan keyakinan seseorang atau kelompok. Jika padangan dan sikap melihat kerja sebagai suatu hal yang luhur sebagai eksistensi manusia, maka kinerja itu akan tinggi. Sebaliknya jika melihat kerja sebagai suatu hal yang tidak berarti untuk kehidupan manusia, apalagi tidak ada semangat dan minat terhadap kerja maka kinerja itu dengan sendirinya pasti rendah. Oleh sebab itu untuk menimbulkan pandangan dan sikap yang menghargai kerja sebagai suatu yang luhur, diperlukan dorongan, semangat, serta motivasi, terutama bagi seorang guru dalam memberikan pengajaran di sekolah. Hasil penelitian menunjukan bahwa Etos kerja guru dalam peningkatan mutu pembelajaran PAI di MTs Negeri Lambai Kabupaten Kolaka Utara berdasarkan perhitungan presentase angket yang menunjukan kinerja kurang baik yakni mencapai 64%. Hasil tersebut tentunya perlu peningkatan etos kerja lebih baik lagi. Adapun upaya guru dalam meningkatkan mutu pembelajaran PAI di MTs Negeri Lambai Kabupaten Kolaka Utara yakni: a) Peningkatan Mutu Guru, b) Pengadaan Tenaga Guru Profesional, c. Penggunaan Metode Yang Tepa

    Eksistensi Barzanji di Tengah Modernisasi (Studi Kasus di Kelurahan Cabenge Kecamatan Lilirilau Kabupaten Soppeng)

    Full text link
    Hasil Penelitian menunjukkan bahwa Masyarakat Cabenge pada kalangan orangtua masih sangat kental dengan ritual berzanji.Namun eksistensi barzanji pada kalangan pemuda, seakan ingin menghilangkan tradisi berzanji dikarenakan sudah memilih teknologi, ketimbang belajar tradisi

    The Effect Description, Interpretation, And Evaluation “ Die “ Technique On The Junior High School Students Achievement In Writing Descriptive Text At SMP Muhammadiyah 3 Medan In 2017/2018 Academic Year

    Full text link
    This study was aimed at investigating the effect of Description, Interpretation and Evaluation (DIE) Technique on the sudents achievement in writing descriptive text. The research was conducted in experimental design. The subject of this study was the 2017/2018 grade VIII students of SMP Muhammadiyah 3. The sample that was involved in this research was 60 students that were chosen randomly, that in each group there were 30 students.The experimental group was taught by applying Description, Interpretation and Evaluation (DIE) Technique, while control group was taught by applying Conventional Technique. The instrument used in this study was a subjective test. The data were taken by administering the pre-test and post-test to both of experimental and control groups. The data were analyzed by using t-test formula, the analysis showed that the score of the students in the experimental group was significantly higher then that of students in the control group at the level of significance 0,5 with the degree of freedom (df) 58; the to observed is 3,3 while the t-table is 2,00. To obtain the reliability of the test, the writer used the Pearson Product Moment Formula. The result of the study showed that the reliability of the test was 0,92. Therefore, the null hypothesis (Ho) is rejected

    Upaya Meningkatkan Belajar Membaca Permulaan melalui Alat Peraga Gambar dan Kartu Huruf bagi Siswa Kelas I SD Negeri 023898 Kota Binjai T.A. 2016/2017

    Full text link
    Sebagai upaya tindak lanjut pemberdayaan kualitas belajar mengajar, tulisan ini mempelajari berbagai metode mengajar yang tepat untuk pembelajaran berikutnya. Salah satu metode yang sering digunakan dalam pembelajaran Bahasa Indonesia adalah metode Gambar. Metode ini menyajikan bagaimana melatih siswa bekerja dengan timnya secara aktif. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah penggunaan metode Gambar yang dapat meningkatkan hasil belajar siswa dalam belajar Bahasa Indonesia di kelas I SD Negeri 023898 Binjai Timur. Dari hasil kegiatan pembelajaran yang telah dilakukan selama dua siklus, dan berdasarkan seluruh pembahasan serta analisis yang telah dilakukan dapat disimpulkan sebagai berikut: Pembelajaran dengan berbasis Gambar memiliki dampak positif dalam meningkatkan hasil belajar siswa yang ditandai dengan peningkatan ketuntasan belajar siswa dalam setiap siklus, yaitu siklus I (50%), siklus II (100%). Penerapan metode Gambar mempunyai pengaruh positif, yaitu dapat meningkatkan hasil dan motivasi belajar siswa yang ditunjukan dengan hasil tes siklus siswa, rata-rata jawaban siswa menunjukkan bahwa siswa berhasil dalam pembelajaran dengan menggunakan metode Gambar sehingga mereka menjadi termotivasi untuk belajar sehingga hasil belajar dapat dicapai.Kata kunci: Hasil belajar, gambar, Bahasa Indonesia

    Level Penalaran Kognitf Siswa pada Materi Kedatangan Bangsa-Bangsa Barat ke Indonesia Kelas VIII SMPN 7 Toli-Toli

    Full text link
    This study aims to determine the cognitive reasoning level of students on the material of the arrival of western nations to Indonesia. This research includes quantitative descriptive research. This study involved 30 students of class VIII SMPN 7 Toli-Toli. Data collection techniques in this study was through the provision of tests. The instrument used consisted of 10 diagnostic items in the form of four tiers. The results showed that in the pattern of cognitive reasoning for the formal category was 3.3%, transitional was 67.7%, and concrete was 20.0%. Based on the cognitive level of students' cognitive reasoning level, the results obtained were evaluating 20.0%, analyzing 33.3%, and applying 46.7%. Based on the results, it is known that the highest level of cognitive reasoning possessed by students is applying and the lowest is evaluating

    Gambaran Sanitasi Lingkungan pada Balita Penderita Diare di Wilayah Kerja Puskesmas Bontosunggu Kecamatan Bontoharu Kabupaten Kepulauan Selayar Tahun 2013

    Full text link
    Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi penyediaan air bersih dengan kejadian diare di wilayah Puskesmas Bontosunggu Kecamatan Bontoharu Kabupaten Kepulauan Selayar tidak memenuhi syarat 56,7%, pengolahan sampah yang tidak memenuhi syarat 58,3%, SPAL tidak memenuhi syarat 50,0%, dan pemanfaatan jamban dengan kejadian diare tidak memenuhi syarat 78,3%. Berdasarkan hasil penelitian disarankan, upaya penyuluhan kesehatan lingkungan perlu ditingkatkan secara kontinyu, khususnya pengadaan sarana kesehatan lingkungan yang memenuhi syarat dengan jalan kerjasama dengan pihak pemerintah setempat dan juga perlu adanya motivasi dari petugas kesehatan kepada masyarakat dalam rangka meningkatkan upaya kesehatan lingkungan secara menyeluruh

    Pengaruh model pembelajaran quantum pada pokok pembahasan logika matematika di kelas X MAS Babussalam Basilam Baru Batang Angkola

    Full text link
    Penelitian ini dilatarbelakangi oleh hasil belajar siswa di Mas Babussalam Basilam Baru Batang Angkola pada saat ini jauh dari yang diharapkan.Sehingga timbul permasalahan dalam penelitian ini yaitu apakah terdapat pengaruh model pembelajaran Quantum Teaching terhadap hasil belajar pada pokok bahasan Logika Matematika di Mas Babussalam Basilam Baru Batang Angkola. Penelitian bertujuan untuk melihat pengaruh model pembelajaran Quantum Teaching terhadap hasil belajar pada pokok bahasan Logika Matematika dikelas X Mas Babussalam Basilam Baru Batang Angkola.Jenis penelitian adalah penelitian Quantum Kuantitatif dan menggunakan metode eksperimen dengan desain matching pretest desain.Sampel ini diambil dari kelas X yang berjumlah 183 orang dari 100% jumlah populasi.Oleh karena itu,peneliti ini disebut peneliti sampel total.Untuk menghitung pengaruh model pembelajaran Quantum Teaching terhadap hasil belajar pada pokok bahasan Logika Matematika kelas X di Mas Babussalam Basilam Baru Batang Angkola maka data yang diperoleh dianalisis dengan metode kuantitatif dan rumus uji normalitas,uji homogenitas,uji kesamaan dua rata-rata,dan uji perbedaan rata-rata. Dalam melaksanakan pembelajaran dengan model pembelajaran Quantum Teaching ini,rasa percaya diri peserta didik untuk belajar matematika lebih meningkat dan suasana kelas lebih bergairah sehingga hasil belajar siswa semakin meningkat dari sebelumnya.Dari uraian diatas hasil perhitungan yang telah dilakukan maka,hasil belajar siswa dengan menggunakan model Quantum Teaching ini lebih tinggi dibandingkan dengan tidak menggunakan model quantum yaitu Thitung=4,241 dan Ttabel=1,697 (Thitung>Ttabel).Dengan demikian hipotesis dalam penelitian ini diterima yaitu ada pengaruh untuk lebih meningkat hasil belajar peserta didik

    Pengembangan Bahan Ajar dalam Pembelajaran Tematik dengan Menggunakan Metode Mind Mapping di Sekolah Dasar

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan bahan ajar tematik terpadu menggunakan metode mind mapping yang valid, praktis, dan efektif. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan model 4-D yang terdiri dari 4 tahap yaitu: tahap pendefinisian (define), perancangan (design), pengembangan (develop) dan penyebaran (disseminate). Hasil validasi RPP 94% sangat valid dan hasil validasi bahan ajar 90% sangat valid. Hasil angket respon guru 91% sangat praktis, hasil angket respon siswa rata-rata 95 sangat praktis dan hasil observasi penggunaan bahan ajar rata-rata 96 sangat praktis. Hasil uji coba bahan ajar dikategorikan sangat efektif. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pengembangan bahan ajar tematik terpadu menggunakan metode mind mapping di Kelas V Sekolah Dasar dinyatakan valid, praktis, dan efekti
    corecore