1,720,984 research outputs found
Penerapan Nilai-nilai Ajaran Islam dalam Pembelajaran Mata Pelajaran Umum di Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) Tinambung Kabupaten Polewali Mandar
Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses penerapan nilai-nilai ajaran guru dalam pembelajaran mata pelajaran umum secara garis besar dilaksanakan melalui: mengintegrasikan dan mengaitkan nilai-nilai ajaran yang terkandung dalam mata pelajaran umum dengan nilai-nilai ajaran Islam, merasa ikut bertanggung jawab terhadap perbuatan peserta didik yang ada relevansinya dengan substansi dan esensi dari mata pelajaran umum, mengadopsi pendekatan pembelajaran agama dalam pembelajaran mata pelajaran umum, dan membudayakan pelaksanaan kegiatan ciri khas agama Islam. Faktor pendukung antara lain status negeri madrasah, latar belakang pendidikan guru, kerjasama yang baik di sekolah, dan partisipasi dari masyarakat. Faktor penghambat, tidak semua guru memahami secara benar esensi metode pendekatan agama, keragaman latar belakang peserta didik, keterbatasan sarana dan prasana, keterbatasan waktu dan dana. Hasil proses penerapan nilai-nilai ajaran Islam dalam pembelajaran mata pelajaran umum antara lain: nilai i’tiqadiyyah, melalui pengajian/bimbingan keagamaan secara berkala, nilai khuluqiyyah, melalui kegiatan jumat bersih, kebiasaan berperilaku jujur, menghormati guru, serta saling menghargai sesama peserta didik, nilai amaliyyah, melalui Shalat dhuhur berjama’ah dan kultum (kuliah tujuh menit) secara bergiliran
Kebijakan Peningkatan Mutu Pendidikan Telaah terhadap Regulasi Sertifikasi Guru
Tulisan ini fokus pada kebijakan mengenai sertifikasi guru yang selama ini berlangsung dengan berbagai dinamikanya dan menimbulkan banyak masalah. Semangat pelaksanaan kebijakan tidak diikuti oleh kesiapan guru yang akan mengikuti sertifikasi. Telah terjadi pemahaman yang keliru dalam menafsirkan kebijakan ini. Program ini sebenarnya dirancang untuk meningkatkan kompetensi guru dengan memberikan stimulus berupa pemberian tunjangan. Akan tetapi, pada praktiknya justru lebih dipahami sebagai upaya peningkatan kesejahteraan sehingga aspek keterpenuhan persyaratan terabaikan dan dilakukan dengan melakukan kecurangan. Para guru pun melakukan hal-hal yang tidak sejalan dengan kapasitasnya sebagai pendidik seperti manipulasi data demi memenuhi persyaratan mengikuti seleksi. Data yang digunakan dalam penulisan ini berasal dari data lapangan yang diperoleh melalui observasi dan wawancara serta studi dokumen. Studi dokumen merupakan instrumen pokok yang dimaksudkan memperoleh pemahaman yang lebih komprehensip dari pelaksanaan kebijakan sertifikasi. Studi ini memperliatkan bahwa, pertama, pelaksanaan sertifikasi masih mengalami banyak kendala yang harus direspon dengan bijak oleh pemerintah sehingga program ini berjalan dengan baik dan tepat sasaran. Kedua, persoalan peningkatan mutu pendidikan melalui peningkatan profesionalisme guru harus ditegakkan dengan tidak mengabaikan faktor lain seperti tindakan penyimpangan dalam proses sertifikasi
PENDIDIKAN BERBASIS ADIL GENDER (Membongkar Akar Permasalahan dan Pengarusutamaan Gender sebagai Sebuah Solusi)
Responsive gender education is a foundation of women’s empowerment. It is conducted not to create a higher statue for women. In the contrary, it is held to improve the independency, power and participation of women in order to avoid discrimination often happened to them. Therefore, a co-operative work by government, the private (non- government) institutions, independent institutions, and stakeholders of gender issue is expected to produce better public adjustments of gender. The gender mainstream will not only encourage to a stabilized and adjusted gender, but also will hold the government accountability of public to be in increase
Perencanaan Kurikulum PTKI: Teori dan Praktik
Buku ini bermula dari penelitian yang dilakukan pada dua Universitas Islam Negeri (UIN) di Indonesia, yaitu UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Pemilihan kedua universitas tersebut didasari oleh beberapa alasan, di antaranya, keduanya memiliki komitmen kelembagaan yang sangat tinggi dalam pengkajian ilmu-ilmu keislaman, khususnya PAI. Kedua Universitas melakukan perubahan paradigma keilmuan dalam mengembangkan tradisi yang dibangun di dalamnya
Uji Aktivitas Ekstrak Etanol Herba Kaca-Kaca (Peperomia pellucida (L) Khunt.) terhadap Penurunan Kadar Asam Urat dalam Darah Mencit (Mus musculus)
Hasil analisis menunjukkan bahwa ketiga dosis ekstrak etanol herba
kaca-kaca memberikan efek penurunan kadar asam urat. Pemberian ekstrak etanol
herba kaca-kaca dosis 20 mg/kg BB, 40 mg/kg BB, 80 mg/kg BB memberikan hasil
yang tidak berbeda signifikan dengan pemberian allopurinol dan memberikan
perbedaan yang saangat signifikan dengan Na CMC. Semua dosis ekstrak etanol
herba kaca-kaca dapat mrnurunkan kadar asam urat dalam darah dengan dosis terbaik 80 mg/kg BB
EFEKTIVITAS KONSELING KELOMPOK DENGAN TEKNIK STORYTELLING UNTUK MENINGKATKAN KEPERCAYAAN DIRI SISWA DI SMP NEGERI 5 PALOPO
ABSTRAK
Mardia, 2024, “Efektivitas konseling kelompok Dengan Teknik storytelling
Untuk Meningkatkan Kepercayaan Diri Siswa SMP Negeri 5
Palopo. Skripsi Program Studi Bimbingan dan Konseling Islam
Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah Institut Agama Islam
Negeri Palopo. Dibimbing Oleh Dr. Efendi P, M.Sos.I dan
Sabaruddin, S.Sos., M.Si.
Skripsi ini membahas tentang efektifnya penggunaan Teknik storytelling
dalam meningkatkan kepercayaan diri siswa. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui seberapa efektif teknik storytelling terhadap kepercayaan diri siswa
SMP Negeri 5 Palopo. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kuantitatif
dengan jenis penelitian yang digunakan adalah eksperiment the one group pre-test
dan post-test design. prosedur pengumpulan data menggunakan metode
kuesioner/angket. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hasil pretest sebelum
diberikan perlakuan kepercayaan diri siswa sangat kurang. Setelah diberikan
teknik storytelling dalam konseling kelompok, dalam hasil postest bahwa setelah
pemberian bantuan terlihat bahwa siswa yang kepercayaan dirinya kurang dapat
meningkat dengan teknik yang digunakan. Hasil statistik data penelitian diketahui
menggunakan Uji N-Gain Score, menunjukkan bahwa nilai rata-rata N-Gain
Score pada pemberian teknik storytelling adalah sebesar 77.9984 atau 78%
termasuk dalam kategori efektif. Dengan nilai N-Gain Score minimum 72.73%
dan maksimum 82.61% Maka dapat disimpulkan bahwa penggunaan teknik
storytelling efektif dalam meningkatkan Kepercayaan diri Siswa SMP Negeri 5
Palopo.
Kata Kunci: Kepercayaan Diri,Teknik storytelin
KONTEKSTUALISASI NILAI-NILAI PENDIDIKAN SPIRITUAL TERHADAP PENGUATAN BUDAYA ASSIDDIANG MASYARAKAT BUGIS KAMPUNG GURU PINRANG
CONTEXTUALIZATION OF SPIRITUAL EDUCATION VALUES IN STRENGTHENING “ASSIDDIANG” CULTURE COMMUNITY OF BUGIS “KAMPUNG GURU PINRANG”. This study aimed to describe the characteristics and contextualization of education spiritual values on strengthening Assiddiang culture as Local Wisdom in the perspective of Islamic practice Bugis community at Kampung Guru Pinrang. This study was categorized as field research with descriptive qualitative-naturalistic approach and case studies. The data were analysed using interactive model analysis proposed by Miles and Huberman: data reduction, data display, conclusions and verification. The results showed that the spiritual education values practiced by Bugis community have strengthened their Assiddiang culture (unity). Assiddiang culture is identified as local wisdom in the Islamic practice Bugis community Kampung Guru. This culture has been internalized so this values system internalization needs to be maintained and has contributed to the planting of the value and character of social change, especially in Bugis community and Indonesian people in general
MANAJEMEN PENDIDIKAN TINGGI ISLAM DALAM SPEKTRUM BLUE OCEAN STRATEGY
Abstract: The Islamic higher educations are undergoing important changes involving the development of missions and reorganization of management, with implications for their quality education in the midst of complexity. The main study of this article highlights the importance of governance quality in Islamic higher education in the face of complexity from the perspective of Blue Ocean Strategy. It can be concluded that to win in the future, Islamic higher educations must stop competing each other. The only way to beat the competition is to stop trying to beat the competition. Blue Ocean Strategy to be one of the alternatives in the management of educational institutions to create distinctive adavantage and competitiveness based graduates. Abstrak: Pendidikan tinggi Islam mengalami perubahan signifikan pada pengembangan misi dan reorganisasi manajemen yang mempengaruhi kualitas pendidikan di era kompleksitas. Kompleksitas tersebut tidak dapat diprediksi dan mempengaruhi munculnya gejala disorientasi nilai, disharmoni sosial, dan peran disfungsional. Pokok kajian tulisan ini menyorot pentingnya tatakelola pendidikan tinggi Islam bermutu dalam perspektif Blue Ocean Strategy dalam menghadapi kompleksitas. Pendekatan yang digunakan adalah analisis deskriptif teoritis dan praktis. Temuan penelitian adalah untuk berdaya saing di masa depan, pendidikan tinggi Islam harus berhenti bersaing satu sama lain. Satu-satunya cara untuk mengalahkan kompetisi adalah berhenti berusaha memenangi kompetisi. Blue Ocean Strategy menjadi salah satu alternatif dalam pengelolaan lembaga pendidikan dalam mencetak lulusan yang kompetitif dan unggul.</p
MOTIVASI SANTRIWATI PENGHAFAL ALQUR’AN (KAJIAN LIVING QUR’AN PADA PONDOK PESANTREN MODERN BABUSSA’ADAH BAJO)
ABSTRAK
Mardia 2022 : “Motivasi Santriwati Penghafal AlQur‟an (Kajian Living Qur‟an
pada Pondok Pesantren Modern Babussa‟adah Bajo)”. Skripsi Program
Studi Ilmu Al-Qur‟an dan Tafsir Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah
Institut Agama Islam Negeri Palopo dibimbing oleh Nuryani dan Saifur
Rahman.
Skripsi ini membahas tentang Motivasi Santriwati Penghafal Alqur‟an
(Kajian Living Qur‟an pada Pondok Pesantren Modern Babussa‟adah Bajo).
Living Qur‟an suatu fenomena yang terkait dengan Alqur‟an sebagai objek
studinya kajian ini diartikan tentang berbagai peristiwa sosial terkait keberadaan
Alqur‟an pada komunitas muslim. Rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu
(1) Bagaimana pelaksanaan taḥfidẓul Qur‟an di Pondok Pesantren Modern
Babussa‟adah Bajo. (2) Bagaimana motivasi santriwati dalam menghafal
Alqur‟an di Pondok Pesantren Modern Babussa‟adah Bajo. (3) Bagaimana
kendala dan solusi dalam menghafal Alqur‟an di Pondok Pesantren Modern
Babussa‟adah Bajo. Dalam penelitian ini bertujuan untuk: mengetahui
pelaksanaan taḥfidẓul Qur‟an di Pondok Pesantren Modern Babussa‟adah Bajo.
Untuk mengetahui motivasi santriwati dalam menghafal Alqur‟an di Pondok
Pesantren Modern Babussa‟adah Bajo. Untuk mengetahui kendala dan solusi
dalam menghafal Alqur‟an di Pondok Pesantren Modern Babussa‟adah Bajo.
Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif (Descriptive
Qualitative) yaitu mengumpulkan informasi saat penelitian dilakukan, dengan
pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu teknik
observasi, wawancara dan dokumentasi. Subjek penelitian ini terdiri dari Pembina
dan santriwati di Pondok Pesantren Modern Babussa‟adah Bajo. Hasil penelitian
ini mengemukakan bahwa Pelaksanaan kegiatan taḥfidẓul Qur‟an di Pondok
Pesantren Modern Babussa‟adah Bajo diawali dengan menyusun rencana
pembelajaran dengan menentukan tujuan, standar pembelajaran, media dan waktu
pembelajaran. Pelaksanaan menghafal Alqur‟an dimana santriwati yang
menghafal Alqur‟an dari juz 1 dan ada juga yang mulai menghafal dari juz 30.
Adapun metode yang diterapkan di pondok Pesantren ini adalah metode Pakistani
metode ini terdiri dari Sabaq, Sabqi dan Manzil. Adapun Motivasi santriwati
dalam menghafal Alqur‟an ada dua yaitu (1) Motivasi Intrinsik, (2) Motivasi
Ekstrinsik, selain itu Kendala yang dihadapi santriwati dalam menghafal Alqur‟an
yaitu tidak bisa menajemen waktu serta adanya rasa malas dan berputus asa
terhadap hafalannya. Adapun solusi dari kendala yang dihadapi santriwati
tersebut yaitu para Pembina taḥf dẓ selalu memberi motivasi-motivasi sehingga
para santriwati tidak malas dan berputus asa dalam menghafal Alqur‟an .
Kata Kunci : Motivasi, Taḥfidẓul Qur‟a
PENDIDIKAN BERBASIS ADIL GENDER (Membongkar Akar Permasalahan dan Pengarusutamaan Gender sebagai Sebuah Solusi)
Responsive gender education is a foundation of women’s empowerment. It is conducted not to create a higher statue for women. In the contrary, it is held to improve the independency, power and participation of women in order to avoid discrimination often happened to them. Therefore, a co-operative work by government, the private (non- government) institutions, independent institutions, and stakeholders of gender issue is expected to produce better public adjustments of gender. The gender mainstream will not only encourage to a stabilized and adjusted gender, but also will hold the government accountability of public to be in increase
- …
