1,721,702 research outputs found

    Etos kerja guru di Pesantren Mardhatillah Tanoponggol Kelurahan Sitinjak Kec. Angkola Barat Kab. Tapanuli Selatan

    Get PDF
    Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana etos kerja guru-guru di Pesantren Mardhatillah Tanoponggol Kelurahan Sitinjak Kecamatan Angkola Barat Kec. Angkola Barat Kab. Tapanuli Selatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui etos kerja di Pesantren Mardhatillah Tanoponggol Kelurahan Sitinjak yang terdiri dari 4 poin tujuan yaitu 1) untuk mengetahui karakter guru di Pesantren Mardhatillah Tanoponggol Kelurahan Sitinjak, 2) untuk mengetahui kompetensi guru di Pesantren Mardhatillah Tanoponggol Kelurahan Sitinjak, 3) untuk mengetahui konfidensi guru di Pesantren Mardhatillah Tanoponggol Kelurahan Sitinjak, 4) untuk mengetahui karisma guru di Pesantren Mardhatillah Tanoponggol Kelurahan Sitinjak. Penelitian termasuk penelitian lapangan, yang dilakukan di Pesantren Mardhatillah Tanoponggol Kelurahan Sitinjak Kecamatan Angkola Barat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Metode dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Instrument pengumpulan data yaitu wawancara, observasi dan dokumentasi. Dilakukan analisis data kualitatif bersifat induktif, yaitu analisis berdasarkan data yang diperoleh, selanjutnya dikembangkan pola hubungan tertentu atau menjadi hipotesis. Berdasarkan hasil penelitian bahwa Etos kerja guru-guru di Pesantren Mardhatillah Tanoponggol Kelurahan Sitinjak sebahagian besar secara verbalis terbukti belum dapat dikatakan dalam kategori yang bagus, karena dari keempat indikator etos kerja guru, sebagian besar guru-gurunya belum mencerminkan sebagai etos kerja guru. Jadi etos kerja guru disana masih perlu untuk ditingkatkan dan harus lebih mencerminkan suatu etos kerja guru yang baik dan memiliki jiwa semangat serta disiplin dalam mengajar. (1) Karakter guru-guru di Pesantren Mardhatillah Tanoponggol Kelurahan Sitinjak secara keseluruhan sudah mencerminkan karakter yang baik. (2) Kompetensi guru di Pesantren Mardhatillah Tanoponggol Kelurahan Sitinjak bisa dibanggakan karena hampir semua guru-guru mempunyai keahlian yang bukan hanya dimanfaatkan di pesantren itu saja, tetapi guru-guru juga dimanfaatkan di dalam pemerintahan. (3) Masih ada kekurangan guru menganai konfidensi yaitu masih ada guru yang dalam melaksanakan tugasnya tidak dibarengi dengan tekhnik yang tepat sehingga menimbulkan hal yang buruk seperti krang bersemangat melaksankan aktivitas. (4) Karisma guru-guru di Pesantren Mardhatillah Tanoponggol Kelurahan Sitinjak bisa dikatakan belum sepenuhnya profesional

    Manajemen Pendidikan Islam Non Formal Di Panti Asuhan Yatim Mardhatillah Kartasura – Sukoharjo Tahun 2011/2012

    Get PDF
    Panti asuhan yatim mardhatillah Kartasura merupakan tempat untuk mengatasi berbagai kendala sosial, salah satu diantaranya adalah masalah pendidikan bagi anak yatim, piatu, yatim piatu serta keluarga tidak mampu. Terkait dengan masalah pendidikan, panti asuhan yatim Mardhatillah memberikan pendidikan secara non fomal khususnya pendidikan Islam kepada anak asuh. Namun tidaklah mudah memberikan pendidikan Islam di panti asuhan yatim Mardhatillah, hal ini dikarenakan anak asuh datang dari berbagai latar belakang yang berbeda seperti asal daerah yang berbeda-beda serta umur yang beragam. Maka disitulah peran manajemen sangat diperlukan. Berdasarkan latar belakang di atas, penulis merumuskan beberapa masalah pertama, bagaimana pelaksanaan manajemen pendidikan Islam non formal di panti asuhan yatim Mardhatillah kartasura Sukoharjo. Kedua, apakah faktor pendukung dan penghambat manajemen pendidikan Islam non formal di panti asuhan yatim Mardhatillah Kartasura Sukoharjo. Adapun tujuan dari penelitian tersebut adalah untuk mengetahui pelaksanaan manajemen pendidikan Islam non formal di panti asuhan yatim Mardhatillah Kartasura Sukoharjo serta untuk mengetahui apakah yang menjadi faktor pendukung dan penghambat pelaksanaan manajemen pendidikan Islam non formal di panti asuhan yatim Mardhatillah Kartasura Sukoharjo. Penelitian yang penulis lakukan adalah termasuk penelitian kualitatif deskriptif. Adapun pengumpulan data yang digunakan penulis adalah menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis datanya menggunakan metode deskriptif kualitatif yaitu berupa data-data yang tertulis atau lisan dari orang yang diamati. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa manajemen pendidikan Islam non formal di panti asuhan yatim Mardhatillah termasuk dalam kategori baik, hal ini terbukti adanya visi, misi dan tujuan yang jelas, perencanaan yang matang serta penjadwalan seluruh kegiatan yang rapi. Adapun faktor pendukung terlaksananya manajemen pendidikan Islam non formal di panti asuhan yatim Mardhatillah diantaranya: 1). Hubungan antara pengurus dan masyarakat berjalan dengan baik. 2). Pengelola Panti Asuhan Yatim Mardhatillah Kartasura menyajikan pemateri yang kompeten sehingga masyarakat dan anak yatim merasa paham dan mengerti tentang materi yang disampaikan sehingga dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari. 3). Letak Panti Asuhan Yatim Mardhatillah Kartasura yang strategis dan mudah untuk dijangkau dan fasilitas yang baik untuk menunjang semua kegiatan. Adapun faktor penghambat terlaksananya manajemen pendidikan Islam non formal di panti asuhan yatim xiii Mardhatillah yaitu belum banyak punya tenaga pendidik yang berkualitas dan ikhlas serta kesibukan pimpinan panti diberbagai tempat sehingga kontrolnya kuran

    Efektivitas Nazhir Dalam Pengelolaan Dan Pemanfaatan Harta Wakaf (Studi Kasus di Panti Asuhan Mardhatillah)

    Get PDF
    Wakaf adalah suatu lembaga yang potensial dalam mengembangkan agama dan merupakan sarana untuk membangun umat. Terutama dalam bidang mental spiritual menuju pembangunan manusia seutuhnya. Dan juga lembaga wakaf merupakan sebagai pranata keagamaan yang memiliki potensi dan manfat ekonomi yang perlu dikelola secara efektif dan efisien untuk kepentingan ibadah dan memajukan kesejahteraan umum. Kesejahteraan sosial masyarakat yang diharapkan tidak dapat terealisasikan secara optimal bila Nazhir tidak menjalankan tugasnya secara maksimal, namun bila dikelola dengan baik dan dimanfaatkan secara optimal, maka akan dapat memberikan hasil yang baik dan maksimal dari keadaan sebelumnya, seperti Panti Asuhan Mardhatillah yang berada di Gempol, Kecamatan Kartasura, Kabupaten Sukoharjo. Penulisan ini bertujuan untuk menjawab rumusan masalah yaitu untuk mengetahui bagaimana efektifitas Nazhir dalam pengelolaan dan pemanfaatan harta wakaf yang berada diPanti Asuhan Mardhatillah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektifitas Nazhir dalam pengelolaan dan pemanfaatan harta wakaf yang berada di Panti Asuhan Mardhatillah. Jenis penelitian ini termasuk penelitian lapangan. Penulis mengumpulkan data menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang didapatkan diolah menggunakan metode deskriptif-kualitatif yaitu dengan menganalisis dan mendeskripsikannya. Berdasarkan penelitian dan analisis data yang dilakukan oleh penulis, maka penulis menyimpulkan bahwa: 1) pengelolaan harta wakaf di Panti Asuhan Mardhatillah yang dilakukan oleh Majelis Wakaf dan Yayasan Pengembangan Sumber Daya dan Anak Yatim (YPSDWAY) telah dilakukan secara optimal, 2) Pemanfaatan harta wakaf yang ada di Panti Asuhan Mardhatillah dalam hal ini Majelis Wakaf, Yayasan Pengembangan Sumber Daya dan Anak Yatim (YPSDWAY) (Nazhir organisasi, pengelola) adalah sudah efektif dan efisien dalam memanfaatkan harta wakaf yang ada berupa: Asrama Panti Asuhan Mardhatillah, Masjid Mardhatillah, Usaha Kesehatah Panti (UKP), Usaha Ekonomi Produktif (UEP), Pembudiyaan tanaman

    ANALISIS PERBEDAAN KUALITAS PELAYANAN LEMBAGA KEUANGAN MIKRO KSP. MUGI LESTARI SYARIAH DENGAN BMT MARDHATILLAH BERKAH

    No full text
    Abstract The purpose of research analyze the difference of service quality KSP. Mugi Lestari Syariah with BMT Mardhatillah Berkah. The operations of both financial institutions, that the customers to decrease. Beside that, KSP. Mugi Lestari Syariah and BMT Mardhatillah Berkah are members of the Mugi Lestari Group forum. The Mugi Lestari Group has made improvements in the management of its members. Especially KSP. Mugi Lestari Syariah and BMT Mardhatillah Berkah. Handling in improving the quality of service can be done with the same or different depending on the characteristics of both financial institutions. Therefore, Required research to know there is difference or equality in service quality, KSP. Mugi Lestari Syariah with BMT. Mardhatillah Berkah. This research method using comparative study with quantitative descriptive approach verifikatif. This research not only knows the similarity or difference of service quality of both institutions. But can also find out descriptively how the service quality of each financial institution. The results showed that there wasn’t a difference in service quality, KSP. Mugi Lestari Syariah with BMT Mardhatillah Berkah. Using different test Independent Sample T-test found that t arithmetic 0,59

    Peran Masjid Dalam Pendidikan Islam Nonformal Untuk Pembinaan Umat (Studi Kasus di Masjid Mardhatillah Gempol Ngadirejo Kartasura Sukoharjo)

    Get PDF
    Dalam menjalani kehidupan ini, manusia tidak bisa lepas dari pendidikan, karena pendidikan merupakan upaya sadar untuk membantu manusia menemukan jati dirinya, sehingga bisa mengetahui dari mana ia berasal, tercipta dari apa, mengapa ia diciptakan dan ke mana kelak ia akan kembali, kemudian akan mempertanggung jawabkan semua prilakunya selama hidup. Rasulullah SAW pada awal Islam sudah sangat konsen dalam pendidikan Islam, beliau mulai mendidik dan mengajari umatnya (sahabat) di rumah salah satu sahabat beliau yang bernama al-Arqām bin Abī al-Arqām (Dāru al-Arqām), selanjutnya pendidikan beliau pusatkan di masjid, dibuktikan dengan pembangunan masjid Nabawi yang difungsikan sebagai tempat ibadah, pendidikan, musyawarah, dan lain-lain. Maka tidak heran jika salah satu wadah pendidikan Islam nonformal yang ada di Indonesia adalah masjid. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah “Bagaimana peran masjid Mardhatillah dalam pendidikan Islam Nonformal untuk pembinaan umat?”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran masjid Mardhatillah dalam pendidikan Islam nonformal, dan untuk mengetahui bagaimana pendidikan Islam nonformal di masjid Mardhatillah dapat membina umat. Manfaat penelitian diharapkan dapat menambah wawasan keilmuan dan pengetahuan kongkrit tentang peran masjid dalam pendidikan Islam, serta dapat memberikan masukan dan pemberitahuan, sumbangan ide dan pemikiran, juga sebagai bahan pertimbangan dalam pengembangan pendidikan. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan, karena penelitian dilakukan di lingkungan masyarakat dan panti asuhan anak yatim, dan data yang diteliti adalah kualitatif, yakni penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan dari ketua Yayasan Panti Asuhan Mardhatillah, ketua takmir masjid Mardhatillah, imam rawatib, sebagian jama’ah masjid Mardhatillah, dan anggota takmir masjid. Adapun metode pengumpulan data dalam skripsi ini dengan metode wawancara, observasi, dan dokumentasi. Dari penelitian ini diperoleh kesimpulan bahwa masjid Mardhatillah telah memerankan fungsinya sebagai wadah pendidikan Islam nonformal, hal ini dibuktikan dengan diadakannya kultum subuh dan magrib, kajian remaja di malam hari, TPQ, pengajian ibu-ibu majlis ta’lim, pengajian lansia, dan juga kegiatan tahunan yang berbau pendidikan Islam. Pendidikan Islam nonformal yang dilaksanakan di masjid Mardhatillah merupakan sarana dan pembantu dalam pembinaan umat Islam, khususnya bagi masyarakat Gempol Ngadirejo Kartasura, karena pendidikan Islam nonformal yang ada telah termasuk ke dalam beberapa metode pembinaan umat, yaitu metode bi al-lisān (ceramah), metode tanya jawab, dan metode bi al-yad (contoh teladan)

    ANALISIS PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP KUALITAS PELAYANAN LEMBAGA KEUANGAN MIKRO (STUDI ANGGOTA BMT MARDHATILLAH BERKAH)

    No full text
    Abstrak Beberapa anggota BMT Mardhatillah Berkah pada perkembangannya banyak yang keluar pada tahun 2017, diindikasikan adanya ketidakpuasan atas pelayanan BMT Mardhatillah Berkah. Beberapa anggota beralasan bahwa ketidakpuasan tersebut meliputi sikap pegawai, kejelasan kebijakan, pelayanan yang cepat, fasilitas gedung kurang nyaman serta empati terhadap anggota. Oleh sebab itu, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut dengan menganalisis kualitas pelayanan BMT Mardhatillah Berkah dengan menggunakan lima dimensi kualitas pelayanan. Kualitas pelayanan yang baik memiliki kesesuaian antara harapan dengan persepsi anggota. Metode penelitian yang akan digunakan metode deskriptif kualitatif teknik analisis yang digunakan adalah Importance-Performance Analysis. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara dan angket, sedangkan teknik random sampling dan slovin dengan signifikansi 0,5% untuk sampelnya. Hasil penelitian menyatakan bahwa persepsi anggota terhadap kualitas pelayanan BMT Mardhatillah Berkah baik. Tingkat posisi diagram kartesius menunjukkan untuk kuadran A seperti sopan-santun dan ramah-tamah, perhatian pegawai kepada anggota, kecepatan/ketepatan layanan dan fasilitas BMT perlu ditingkatkan kualitas pelayannya. Posisi kuadran B seperti seperti pegawai menguasai SOP, jaminan aman, dan komuniasi pegawai sudah baik perlu dipertahankan. Posisi kuadran C tidak ada faktor layanan di diagram kartesius tersebut. Terakhir kuadran D yaitu kualitas pelayanan dianggap terlalu berlebihan seperti waktu layanan sesuai jadwal, mudah ditemui/dihubungi, dan penampilan pegawai beranggapan terlalu berlebihan menurut anggota, namun bagi BMT merupakan standar prosedur yang telah ditetapkan. Kata Kunci: Kualitas Pelayanan, Persepsi Anggota Abstract Members of BMT Mardhatillah Berkah on the growth of many out in 2017. Indicated their dissatisfaction with the services BMT Mardhatillah Berkah. Some members argued that such dissatisfaction include employee attitudes, policy clarity, fast service, building facilities less comfortable and empathy for members. Therefore, it is necessary to do further research to analyze the quality of service BMT Mardhatillah Berkah using five dimensions of service quality. Good service quality have suitability between members\u27 expectations with perceptions of members. The research method used descriptive qualitative methods, Analysis technique used is Importance-Performance Analysis. The technique of collecting data using interviews and questionnaires. while the technique of random sampling and slovin with a significance of 0.5% for the sample. The result of research that members\u27 perceptions of service quality BMT mardhatillah berkah is well. Level of position of the Cartesian diagram shows for quadrant “A†like polite and welcoming, the attention of management to the member, fast services and facilities, all of them need to be improved service quality BMT. Position quadrant "B" like employee know SOP, guarantee, and communication of employees well, all need to be maintained. position quadrant "C" there are not factor of service in the Cartesian diagram. the last quadrant "D" that service quality is considered too excessive such as scheduled service time, easy to find / contact, and employee appearance, member assume too excessive. but for BMT is a standard procedure which has been established. Key: service quality, perception membe

    INTERNALISASI NILAI-NILAI MARDHATILLAH DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER SISWA DI SD IT ALAM GARUT

    Get PDF
    This research aims to explore the process of internalizing mardhatillah values in shaping students' character at SD IT Alam Garut. Using a qualitative case study approach, data were collected through in-depth interviews, participant observation, and document analysis involving school principals, teachers, students, and parents. The findings reveal that the internalization process takes place through exemplary behavior by teachers, consistent religious routines, integration of values into the curriculum, and the establishment of a value-based school culture. Students exhibit positive character traits such as honesty, responsibility, discipline, and empathy, which are rooted in spiritual awareness. However, challenges arise in sustaining these values outside the school due to limited parental involvement and inconsistent reinforcement at home. The school leadership plays a crucial role in ensuring that the vision of mardhatillah remains the foundation of educational programs and institutional policies. Overall, the internalization of mardhatillah values at SD IT Alam Garut contributes effectively to the development of students’ character, although it requires stronger synergy between school and family to maintain consistency in students’ moral behavior across contexts. Keywords: mardhatillah values, character education, internalization

    Penanaman Nilai-nilai Pancasila Di Panti Sosial Anak Asuh (PSAA) Mardhatillah Kartasura Sukoharjo

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui praktek pengamalan nilai-nilai Pancasila, bentuk-bentuk penanaman nilai-nilai Pancasila, dan pelaksanaan penanaman nilai-nilai Pancasila yang ditanamkan di PSAA Mardhatillah Kartasura. Metode penelitian ini yaitu studi kasus karena memfokuskan pada kasus tertentu. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Praktek pengamalan nilai-nilai Pancasila diamalkan dalam kehidupan sehari-hari oleh keluarga besar panti antara lain, Kepela Panti, Pengasuh, dan anak asuh PSAA Mardhatillah Kartasura. 2) Bentuk-bentuk penanaman nilai-nilai Pancasila antara lain: a) Pemberian contoh (imitasi) dari sikap dan perilaku para pengasuh; b) Pemberian latihan-latihan; c) Suritauladan dari para pengasuh. 3) Pelaksanaan penanaman nilai-nilai Pancasila, berupa contoh, latihan-latihan dan suritauladan dari pengasuh, pihak PSAA Mardhatillah memberikan motivasi kepada anak asuh berupa pemberian hadiah dan mengundang motivator dari luar. Selama mengikuti kegiatan anak asuh melakukan kegiatan dengan baik, mereka melakukannya dengan ihklas. Hasil yang didapat dari upaya penanaman nilai-nilai Pancasila di PSAA Mardhatillah anak asuh memiliki kepribadian yang baik, mandiri dan bisa diterima oleh masyarakat dengan baik

    Pengaruh Kualitas Pelayanan dan Harga Terhadap Kepuasan Klien Kantor Notaris dan PPAT Restu Mardhatillah

    No full text
    The purpose of this study was to analyze the effect of service quality and price on client satisfaction at the Notary Office and PPAT Restu Mardhatillah, S.H., M.Kn. This type of research is field research with a quantitative approach. The population in this study are all clients who have used the services of the Notary Office and PPAT Restu Mardhatillah, S.H., M.Kn in 2023 as many as 406 clients. The sample in this study amounted to 80 respondents whose number was determined using the slovin formula. Data collection techniques using questionnaires and documentation. Technical analysis using Multiple Linear Regression analysis. The results showed that partially the quality of service and price had a significant effect on client satisfaction at the Restu Mardhatillah Notary and PPAT Office, S.H., M.Kn. Furthermore, simultaneously service quality and price also have a significant effect on client satisfactio

    Pengaruh motivasi kerja islam (mardhatillah), keyakinan ubudiyah, dan kesadaran ihsaniah terhadap kinerja karyawan pt asuransi askrida syariah di kota samarinda

    No full text
    Penelitian ini dilakukan oleh Afrida Midza Harliyana dengan judul “Pengaruh Motivasi Kerja Islam (Mardhatillah), Keyakinan Ubudiyah, dan Kesadaran Ihsaniah dalam Bekerja Terhadap Kinerja Karyawan PT Asuransi Askrida Syariah di Kota Samarinda†dibawah bimbingan Dr. Tetra Hidayati dan Rabiatul Adawiyah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh motivasi kerja Islam (mardhatillah), keyakinan ubudiyah, dan kesadaran ihsaniah dalam bekerja terhadap kinerja karyawan PT Asuransi Askrida Syariah di Kota Samarinda. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dan teknik pengambilan sampel menggunakan teknik sensus dengan jumlah 30 responden yang merupakan karyawan pada PT Asuransi Askrida Syariah di Kota Samarinda. Alat uji analisis yang digunakan adalah SmartPLS versi 3.0.m3 dengan metode analisis PLS (Partial Least Square). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa motivasi kerja Islam (mardhatillah) berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan, keyakinan ubudiyah berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan, dan kesadaran ihsaniah berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan
    corecore