1,721,072 research outputs found

    PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DAN PENDIDIKAN ISLAM TINJAUAN EPISTEMOLOGI, ISI, DAN MATERI

    Get PDF
    This paper presents two terms which have differences, namely Islamic religious education and Islamic education. To see these two terms, the author reviews them from two interrelated aspects, namely the epistemological aspect as the theory of knowledge and aspects of content or material which is one of the important points in understanding the curriculum. Meanwhile, in terms of epistemology, Religious Education is more inclined to apply in educating in the context of Islam. While Islamic education speaks at the source level, in theory, the principle recorded is the forerunner of the Islamic Religious Education material itself. As for content or material, basically between Islamic Education with Islamic education as in an epistemological view, there is no difference which means that the terms contained in Islamic Education include aqidah, worship, and morals which are explained in terms of an introduction to Allah SWT, potential, human functions, and morals. Keywords: Education, Islamic Education, Epistemology This paper presents two terms which have differences, namely Islamic religious education and Islamic education. To see these two terms, the author reviews them from two interrelated aspects, namely the epistemological aspect as the theory of knowledge and aspects of content or material which is one of the important points in understanding the curriculum. Meanwhile in terms of epistemology, Religious Education is more inclined to apply in educating in the context of Islam. While Islamic education speaks at the source level, in theory, the principle recorded is the forerunner of the Islamic Religious Education material itself. As for content or material, basically between Islamic Education with Islamic education as in an epistemological view, there is no difference which means that the terms contained in Islamic Education include aqidah, worship, and morals which are explained in terms of introduction to Allah SWT, potential, human functions, and morals. Keywords: Education, Islamic Education, Epistemolog

    Wayang Bèbèr Damarwulan

    Get PDF
    This “Wayang Bèbèr Damarwulan” work is an interpretation of wayang bèbèr based on the creator’s experience in studying arts. This work is a wayang Bèbèr artwork using traditional picture language (two dimension theory) and shape transformation theory. Both of these theories are used to combine the art of “kethoprak” with the story of Damarwulan into Wayang Bèbèr which then performed as a new version of wayang Bèbèr. By combining kethoprak into wayang Bèbèr, it is expected to be a new attractive and interesting wayang Bèbèr performance for the society. Karya Wayang Bèbèr Damarwulan adalah suatu bentuk interpretasi baru dari wayang bèbèr. Interpretasi baru ini lahir dari pengalaman yang diperoleh perancang selama menekuni dunia seni, baik seni lukis maupun seni pedalangan. Karya Wayang Bèbèr Damarwulan ini merupakan penggarapan wayang bèbèr berdasarkan teori bahasa rupa tradisional/RWD (teori ruang waktu datar) dan teori alih wahana. Kedua teori tersebut digunakan sebagai kerangka berpikir dalam merancang Wayang Bèbèr Damarwulan yang merupakan sebuah karya wayang bèbèr versi baru perpaduan antara kethoprak cerita Damarwulan dengan wayang bèbèr. Karya ini diharapkan dapat membuat pertunjukan wayang bèbèr semakin menarik dan diminati masyarakat

    Analisi Fikih Jinayah terhadap Kejahatan Kemanusiaan

    Get PDF
    Human Rights is a set of rights attached to nature and human existence as a creature of Allah SWT and is His grace that must be respected, upheld and protected by the state government law, and every person. However, today in line with the development of the legal and political dynamics that human rights abuses, particularly related crimes against humanity. This paper wants to describe and analyze crimes against humanity in the review of fiqh jinayah. At the end of the article concluded that, first, crimes against humanity is a form of human rights violations are severe, such as: (1) murder; (2) extermination; (3) slavery; (4) expulsion; (5) the deprivation of liberty; (6) torture; (7) rape, sexual slavery, enforced prostitution, forced pregnancy and sterilization; (8) the persecution of a particular group or association that is based on equality political opinion, race, nationality, ethnicity, religion, culture, and gender; (9) forced disappearances; and (10) the crime of apartheid. Second, in fiqh jinayah, sanctions can be given to the offender of crimes against humanity can be hudud, qisas, and ta'zir, according to the type of crimes being committed. Abstrak: Hak manusia adalah seperangkat hak yang melekat pada hakekat dan keberadaan manusia sebagai makhluk Tuhan Yang Maha Esa dan merupakan anugrah-Nya yang wajib dihormati, dijunjung tinggi, dan dilindungi oleh negara hukum pemerintah, dan setiap orang. Namun, dewasa ini selaras dengan berkembangnya dinamika hukum dan perpolitikan sering terjadi pelanggaran HAM, khususnya terkait kejahatan kemanusiaan. Tulisan ini ingin mendeskripsikan dan menganalisa kejahatan kemanusian dalam tinjauan fikih jinayah. Di akhir tulisan disimpulkan bahwa, pertama, kejahatan kemanusiaan merupakan bentuk pelanggaran hak asasi manusia yang berat, berupa: (1) pembunuhan; (2) pemusnahan; (3) perbudakan; (4) pengusiran; (5) perampasan kemerdekaan; (6) penyiksaan; (7) perkosaan, perbudakan seksual, pelacuran secara paksa, pemaksaan kehamilan, dan pemandulan; (8) penganiayaan terhadap suatu kelompok tertentu atau perkumpulan yang didasari persamaan paham politik, ras, kebangsaan, etnis, agama, budaya, dan jenis kelamin; (9) penghilangan orang secara paksa; dan (10) kejahatan apartheid. Kedua, dalam fikih jinayah, sanksi yang bisa diberikan pada pelaku kejahatan kemanusiaan bisa berupa hudud, qisas, dan ta’zir, sesuai dengan jenis kejahatan kemanusiaan yang dilakukan

    Hubungan Tingkat Kesejakteraan Masyarakat dengan Kepedulian Pendidikan Anak Di Desa Madongka kabupaten Buton

    Get PDF
    Subjek penelitian ini adalah masyarakat Desa Madongka sebanyak 287 KK.Pengumpulan sampel dilakukan dengan randoom sampling sebesar 10 % atau 29 KK.Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi,angket, wawancara dan dokumentasi dengan instrumen penelitian panduan observasi,angket,daftar wawancara dan dokumentasi yang selanjutnya dianalisis melalui statistik deskriptif dengan uji korelasi product moment. Hasil penelitian menunjukan bahwa tingkat kesejahteraan masyarakat di Desa Madongka Kabupaten Buton berada pada kategori sedang dan kepedulian masyarakat terhadap pendidikan anak berada pada kategori sedang pula. Berdasarka hasil analisis data melalui pengujian hipotesis dalam penelitian ini menunjukan bahwa tingkat kesejahteraan masyarakat mempunyai hubungan yang sedang dengan kepedulian masyarakat terhadap pendidikan anak di Desa Madongka Kabupaten Buton. Hal ini dapat dilihat dari nilai ro > rt atau ro =0,499 dan rt =0,470.Ini berarti tingkat kesejahteraan masyarakat berhubungan dengan kepedulian pendidikan anak dengan kategori hubungan yang sedang

    Analisis Framing Pemberitaan Tes Wawasan Kebangsaan Pegawai KPK Di Tempo.co

    Get PDF
    Penelitian ini berjudul Analisis Framing Pemberitaan Tes Wawasan Kebangsaan Pegawai KPK Di Tempo.co.. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui pembingkaian Tempo.co terhadap polemik TWK pegawai KPK. Teori yang digunakan adalah Konstruksi Realitas Sosial, Teori Shoemaker dan Reese, dan Analisis Framing. Objek yang diteliti adalah lima berita yang terbit di situs www tempo.co dalam periode 11 Mei hingga 26 Mei 2021. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode kualitatif dengan paradigma konstruktivisme. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis framing model Zhongdang Pan dan Gerald M. Kosicki. Hasil penelitian menunjukkan Sintaksis tiga dari lima berita yang terbit bertentangan dengan terhadap hasil TWK. Skrip berita sudah memenuhi unsur 5W+1H dan cenderung menonjolkan unsur why. Tematik banyak menggunakan Koherensi Kronologis untuk menjelaskan urutan peristiwa. Retoris empat dari lima berita menggunakan foto yang tanggal diambilnya tidak sesuai dengan tanggal liputan atau pernyataan yang disampaikan narasumber dalam berita

    Studi Kasus sebagai Strategi Riset untuk Mengembangkan Akuntansi Sektor Publik

    Get PDF
    It is undoubtedly recognized that research has an important role in developing theories and practices towards a certain discipline. The existence of a science will stagnate or may disappear without any continuous research, basic or applied research. Public sector accounting theory is less developed compared to the business accounting theory. Because the nature and characteristic of public sector accounting are different from commercial accounting, the research method should be fitted according to its nature. Case study as a preferred research strategy seems very fit for the development of public sector accounting theories and practices. This article, firstly explores various philosophical approaches of research methodology and their effects on accounting research. The article also discusses about the development stage of accounting research, and the role and benefit of case study research in the development of public sector accounting. Keywords: Case Study, Research Methods, Grounded Research, and Theory Development

    Analisis fikih jinayah terhadap kejahatan kemanusiaan dalam Undang-Undang no. 26 tahun 2000 tentang pengadilan HAM

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk memberikan jawaban atas rumusan masalah, yaitu: Bagaimana konsep kejahatan kemanusiaan berupa penganiayaan dan penyiksaan, dan sanksi pidananya menurut undang-undang nomor 26 tahun 2000? Bagaimana tinjauan fikih jinayah terhadap sanksi kejahatan kemanusiaan berupa penganiayaan dan penyiksaan? Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan (library research), yaitu peneliti mengkaji dan menelaah bahan-bahan pustaka, baik berupa buku, artikel, koran, dan lain sebagainya yang ada hubungannya dengan penyusunan skripsi atau penelitian ini. Untuk memperoleh data yang penulis butuhkan dalam penelitian ini, penulis menggunakan data primer yaitu data utama yang bersumber undang-undang HAM khususnya undang-undang no 26 tahun 2000, dan data sekunder sebagai data pendukung. Untuk menganalisa data, penulis menggunakan metode deskriptif, yaitu peneliti mendeskipsikan data-data yang diperoleh mengenai kejahatan kemanusiaan. Di samping itu, peneliti juga menggunakan metode induktif dalam menganalisa data, yaitu dengan memaparkan data-data yang besifat khusus mengenai kejahatan kemanusiaan, kemudian dianalis_a melalui analisa yang bersifat umum yang berkaitan dengan fiqih jinayah dan undang-undang HAM agar memperoleh penjelasan yang sesuai dengan pembahasan dalam penelitian ini. Adapun basil dari penelitian ini, adalah: Kejahatan kemanusiaan merupakan bentuk pelanggaran hak asasi manusia yang berat yang ditetapkan dalam pasal 9 Undang-Undang RI Nomor 26 Tahun 2000 Tentang Pengadilan HAM. Ada sepuluh bentuk pelanggaran HAM yang diketegorikan sebagai kejahatan kemanusiaan, yaitu: 1) Pembunuhan, 2)Pemusnahan, 3)Perbudakan, 4) Pengusiran, 5)Perampasan kemerdekaan, 6) Penyiksaan, 7) Perkosaan, perbudakan seksual, pelacuran secara paksa, pemaksaan kehamilan, dan pemandulan, 8) Penganiayaan terhadap suatu kelompok tertentu atau perkumpulan yang didasari persamaan paham politik, ras, kebangsaan, etnis, agama, budaya, dan jenis kelamin, 9) Penghilangan orang secara paksa, 10) Kejahatan apartheid. Dalam hukum pidana Islam terdapat tiga bentuk sanksi pidana, yaitu hudud, qishas, dan ta 'zir. Apabila bentuk kejahatan kemanusiaan yang dilakukan oleh seseorang berupa pembunuhan maka sanksi pidana yang diberikan kepada pelaku yaitu hukum qishas atau hukum yang serupa dengan perbuatannya yang dilakukan oleh uli/ amri (pemerintah). Sedangkan kejahatan kemanusiaan selain pembunuhan, sanksi pidananya berupa had seperti rajam pada pelaku zina muhshon, potong tangan pada pelaku pencurian sesuai dengan ketentuan nash. Adapun sanksi pidana ta 'zir diberikan kepada pelaku yang melakukan perbuatan-perbuatan yang dilarang oleh agama dan hukumannya tidak ditentukan dalam nash seperti penggelapan barang, korupsi, penyuapan, dan lain sebagainya

    Pokok Penghidupan Bandar Judi Dadu di Jalan Tales dalam Fotografi Esai

    Get PDF
    Objek penciptaan karya fotografi membahas tentang pokok penghidupan bandar judi di Jalan Tales. Awalnya bandar judi yang berada di Jalan Tales merupakan bandar judi yang melakukan praktik perjudian di lokalisasi Stasiun Wonokromo tetapi dikarenakan penutupan tempat tersebut maka praktik perjudian berpindah ke Jalan Tales. Bandar judi telah dijadikan pekerjaan yang merupakan sumber penghasilan utama. Penciptaan karya ini didasari oleh streotip masyarakat yang telah berkembang bahwa bandar judi merupakan orang yang hidup dalam kemewahan, berbeda dengan bandar judi di Jalan Tales yang hidup dalam kesederhanaan dan tinggal di permukiman padat penduduk. Karya berorientasi pada kegiatan yang berhubungan dengan pokok penghidupan bandar judi. Penciptaan karya ini menerapkan elemen foto cerita yang terdiri dari: introductory atau overall, medium, detail, portrait, interaction, signature, sequence, dan clincher. Penggunaan metode ini bertujuan untuk memperoleh visual yang bervariasi dan penyusunan tata letak foto. Pemotretan dilakukan dengan straight photo dan beberapa foto shaking yang disengaja dengan menggoyangkan kamera dan menggunakan slow speed shutter yang bertujuan untuk menyamarkan identitas dari bandar judi. Karya dikemas dalam bentuk fotografi esai sehingga dapat menyampaikan cara pandang fotografer terhadap isu secara jelas. Proses perwujudan yang dilakukan adalah observasi, perencanaan, eksperimentasi, dan eksekusi untuk memenuhi ketepatan dalam pengambilan gambar dan perlindungan identitas dari bandar judi. Kata kunci: pokok penghidupan, bandar judi dadu, Jalan Tales, fotografi esa

    Daya Saing Dan Faktor Yang Mempengaruhi Ekspor Karet Alam Indonesia

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk 1) Menganalisis daya saing komoditas Karet Alam Indonesia, 2) Menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi ekspor komoditas Karet Alam Indonesia. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Revealed Comparative Advantage (RCA), Export Product Dynamics (EPD), dan Analisis Regresi Linear Berganda . Hasil penelitian menunjukkan bahwa Nilai Revealed Comparative Advantage (RCA) rata-rata dalam dua puluh tahun terakhir ekspor karet alam Indonesia dinegara China memiliki keunggulan komparatif tetapi jika dibandingkan dengan Thailand dan Malaysia sebagai pesaing utama, keunggulan Indonesia masih berada di posisi kedua di bawah Thailand. Sedangkan berdasarkan analisis EPD Indonesia lebih unggu dibandingkan Thailand dan Malaysia karena persentase perbandingan nilai ekspor karet alam Indonesia dan Dunia lebih besar dibandingkan persentase perbandingan peningkatan nilai ekspor karet alam Indonesia dan Dunia. Hasil Error Correction Model (ECM) mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi nilai ekspor karet Alam Indonesia dalam jangka panjang menunjukkan bahwa variabel produksi berpengaruh positif dan tidak signifikan, variabel nilai tukar rupiah berpengaruh negatif dan tidak signifikan, variabel harga karet alam Idonesia dan RCA berpengaruh positif dan signifikan. Sedangkan dalam jangka pendek menunjukkan bahwa variabel produksi berpengaruh positif dan tidak signifikan, variabel nilai tukar rupiah terhadap dolar berpengaruh negatif dan tidak signifikan, variabel harga karet alam Indonesia berpengaruh positif dan signifikan sedangkan variabel RCA berpengaruh positif dan tidak signifikan

    PENGELOLAAN PEMBELAJARAN IPA TEMATIK MODEL PAIKEM DI MADRASAH IBTIDAIYAH NEGERI TANDUK AMPEL KEBUPATEN BOYOLALI

    Get PDF
    Research purposes are: (1) to describe the planning caracteristics of thematic natural science teaching learning PAIKEM model in Tanduk Goverment Elementary for Islamic School Ampel Boyolali Regency, (2) to describe the implementation characteristics of thematic natural science teaching learning PAIKEM model in Tanduk Goverment Elementary of Islamic School Ampel Boyolali Regency, and (3) to describe the evaluation characteristics of thematic natural science teaching learning PAIKEM model in Tanduk Goverment Elementary for Islamic School Ampel Boyolali Regency. The focuses on, “How is the management characteristic of thematic natural science teaching learning PAIKEM model in Tanduk Goverment Elementary for Islamic School Ampel Boyolali Regency. The research has done in Tanduk Goverment Islamic School Ampel Boyolali Regency while the subjects are the school head master, curriculum departement, public relation departemen, teacher in class thr ee, school committe, students’ parent, and the student. The research uses qualitative approach whit etnographic strategy, considering: (1) Tanduk Goverment Elementary for Islamic School is a core school of some Islamic school weated in Ampel Boyolali Regency. (2) This school uses a different system management with other school that is applying thematic approach and PAIKEM model. To get data, the researcher uses the methode as follows: analizyng syllabus dokument, lesson plan, and assesment sheet. Interviering with the head master, curriculum section, public relation section, the third grade’s teachers, Islamic school committe, the leaner trustee, and the leaners. Observasing teaching learning process in third grade. The data analysis will be conducted in tree stage, there are: data reduction, data presentation, and conclution/verification. There are several important isssues related to sub focus of research, they as the result of this research, are: (1) teaching learning plan including syllabus and lesson plan characterizing thematic natural science teaching learning using PAIKEM model whit maximum class management, (2) the teaching learning implementation is based on the lesson plan beginiing whit an interesting pre- activity, there is communication between students and teacher, although there is a teacher’s expression or teacher’s action that frighten his and her students (make his and her students affraid), and (3) the caracteristic of teaching learning assesment done comprehensively and continously
    corecore