29 research outputs found
STUDI KETERSEDIAAN SARANA DAN PERALATAN PRAKTIK BERDASARKAN STANDAR BADAN STANDAR NASIONAL PENDIDIKAN (BSNP) DI JURUSAN TEKNIK PENGELASAN, SMK NEGERI 1 SEDAYU, BANTUL, YOGYAKARTA
STUDI KETERSEDIAAN SARANA DAN PERALATAN PRAKTIK BERDASARKAN STANDAR BADAN STANDAR NASIONAL
PENDIDIKAN (BSNP) DI JURUSAN TEKNIK PENGELASAN, SMK NEGERI 1 SEDAYU, BANTUL, YOGYAKARTA
Oleh Islahuddin
NIM. 04503241003
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap; (1) Bagaimana tingkat ketersediaan sarana belajar dan peralatan praktik berdasarkan standar Badan Standar Nasional Pendidikan; (2) Bagaimana manajemen penggunaan sarana dan peralatan praktik yang tersedia untuk siswa; (3) Apa hambatan penggunaan sarana dan peralatan praktik saat kegiatan praktik siswa. \ud
Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif. Populasi penelitian adalah pejabat sekolah, kepala jurusan, guru pengajar atau yang terkait dengan sarana dan peralatan praktik dan seluruh siswa Teknik Pengelasan semester ganjil 2011/2012 sebagai pengguna sarana dan peralatan praktik. Penentuan sampel menggunakan teknik sampling purposive. Pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Instrumen penelitian menggunakan panduan observasi dan poin-poin pertanyaan untuk wawancara yang mengacu pada aturan BSNP yang terkait dengan sarana dan peralatan praktik. Analisa data dengan menggunakan self report, yakni membandingkan hasil pengukuran dan catatan-catatan dari observasi dan wawancara dengan standar yang dikeluarkan BSNP.
Hasil penelitian menunjukkan; (1)Tingkat ketersediaan sarana dan peralatan praktik belum memenuhi standar BSNP di Teknik Pengelasan, SMK Negeri 1 Sedayu, luas area kerja bangku dengan tingkat ketersediaan kurang, yakni dengan luas 29,7 m
2
2
atau 46,4 % dari 64 m
dari luas minimal BSNP; area kerja las Oksi-Asetilin dengan tingkat ketersediaan sangat kurang, yakni dengan luas 13,5 m
2
2
atau 14 % dari 96 m
standar BSNP; area las busur manual dengan tingkat ketersediaan sangat lebih, yakni dengan luas 84 m
2
atau 175 % dari luas minimum standar BSNP 48 m
2
; terakhir ruang penyimpanan dan instruktur dengan tingkat ketersediaan lebih, yakni dengan luas 71 m
2
atau 148 % dari standar luas minimum yang ukurannya 48 m
2
; (2) Manajemen penggunaan sarana dan praktik dengan menggunakan sistem rolling. Sistem yang membagi siswa dalam tiap kelas dalam kelompok kecil sesuai dengan tingkat, jumlah peralatan, dan mata pelajaran praktik yang akan diajarkan dalam semester ganjil 2011/2012; (3) Hambatan yang ada dalam penggunaan sarana dan peralatan yang adalah area bengkel yang belum mampu menampung rata-rata 72 siswa setiap hari. Hal ini membuat sebagian siswa melakukan praktik di luar bengkel. Sistem rolling juga tidak diimbangi dengan jenis kelipatan proses pengerjaan tiap job sheet, yang tidak sebanding dengan jumlah alat dan penggunanya
Analisa Eksperimental Pengujian Turbin Angin Propeller Tiga Sudu Horizontal Axis
Energy needs in Indonesia are increasing every year along with the increase of human population. On the other hand, the rate of energy demand in Indonesia is not matched by the current energy availability. The lack of energy availability in Indonesia, one of which can be overcome by the use of alternative energy from nature, for example wind energy. Therefore, a three-blade horizontal axis propeller wind turbine was designed to obtain electrical energy. The design of this turbine uses several stages consisting of designing, assembling and testing the turbine. The test was conducted to determine the characteristics and performance of the wind turbine. Based on the initial design, the turbine sweep area is 2.4 m with three blades. The blade type is based on the NACA 2410 airfoil made of fiber composite and epoxy resin which is very effective at low wind speeds. The test was carried out on January 13-15, 2021 at Dharma Andalas University Padang with 16 hours for three days. Data recording is done with an automatic system using an octocoupler sensor, anemometer, and a voltage sensor integrated with a raspberry pi 3 microcontroller. From the tests carried out, the wind turbine starts to rotate at a Vcut-in of 1.5 m/s. The maximum rotation of the rotor obtained is 65 rpm with the highest wind speed of 3.9 m/s. The average power and average efficiency of the wind turbine are 9.8 Watt DC and 25.47%. The total electrical energy generated for 3 x 16 hours is 0.219 kWh
Rancang Bangun Sistem Kontrol dan Monitoring Data Turbin Angin Berbasis Website Menggunakan Raspberry Pi 3B+
Indonesia has considerable wind energy potential. Energy generation system performance can be monitored and controlled through the Internet of Things (IoT) technology. However, research and development of IoT technology in wind turbines in Indonesia is still low. Therefore, in this study, the author seeks to conduct research related to the development of a website-based wind turbine control and data monitoring system. This research uses a 3 blade horizontal axis wind turbine (NACA 2410). The monitoring system uses the Raspberry Pi 3B + microcontroller and several sensor devices such as the IR LM393 speed sensor to measure wind speed and shaft rotation speed, and the INA219 current-voltage sensor to measure the voltage and current of a 350 Watt DC generator. The website was created using the Laravel 5.8 PHP framework and Chart.js. Furthermore, the sensor calibration process and system testing are carried out. Based on the test results, it was found that the monitoring data system was functioning properly. The data has been successfully sent to the server and can be monitored in real-time via the website. Based on the results of the IR LM393 sensor calibration test, the linear regression equation y = 0.7881x + 13.837, and the value of R2 = 0.9934 is obtained. And the value of R2 = 0.9934 indicates that the sensor calibration process is well correlated. The results of testing the control system and monitoring of wind turbine data monitored through the website for 1 x24 show that the highest wind potential occurs at 13.00 to 14.00 WIB, namely at a wind speed of 3.74 m / s.</p
PENGARUH SHALAT TERHADAP AKHLAK AL-KARIMAH SISWA DI SMA MUHAMMADIYAH 8 CERME GRESIK
Penelitian ini bertujuan melakukan pengujian terhadap pengaruh pelaksanaan shalat terhadap moral(akhlak) siswa di SMA Muhammadiyah 8 Cerme Gresik. Dalam gambaran umum agama islam terdapat beberapa istilah diantaranya : Aqidah, dlam aqidah sendiri ada dua yang terlihat yaitu Tauhid dan Syirik. Ada Ibadah, didalam ibadah ada dua hal adalah lillah dan li ghoirillah. Dan Akhlak, ada dua komponen dalam akhlak yaitu akhlak mahmudah dan akhlak madzmumah. Selanjutnya ada Muamalah, dlam muamalah sendiri ada juga yang berhubungan langsung dengan Allah da nada yang bersosial dengan manusia. Penelitian ini hanya sebatas interaksi sosial dengan manusia yang akhirnya ada kaitannya dengan hubungan dengan allah. Maka dari itu peneliti mencantumkan teori sosiologi disamping ada teori tentang shalat dan moral (akhlak).
Ibadah shalat merupakan ibadah yang diwajibkan Allah dan perintahnya langsung berhadapan dengan Nabi Muhammad SAW dalam perjalanan Isra’ dan Mi’raj. Ibadah shalat apabila dilaksanakan dengan penuh kesadaran dan khusuk, pasti akan berpengaruh pada moral(akhlak) si pelakunya. Sebagaimana dalam Al Qur’an surat Al Ankabut : 45 yang artinta “ Sesungguhnya shalat itu mencegah dari perbuatan keji dan munkar”. Ibadah shalat kalau dilakukan dengan terburu-buru itu hanya akan menggugurkan kewajiban saja tidak akan berdampak pada moral(akhlak) si pelakunya. Shalat adalah amalan yang akan dihisab pertamakali, jika shalatnya baik maka baik pula semua amal dan sebalikanya. Sudah kewajiban seorang muslim menjaga kualitas shalatnya sesuai dengan ajaran islam. Shalat yang dilakukan dengan baik dan benar serta sesuai dengan ajaran Nabi pasti akan semakin pula moralnya(akhlak).
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode observasi, angket, wawancara, dan dokumentasi untuk mendapatkan data yang berhubungan dengan SMA Muhammadiyah 8 Cerme Gresik dan uji statistik menggunakan rumus product moment dan aplikasi SPSS 16.0 for windows dengan analisis korelasi untuk mengatahui ada tidaknya pengaruh shalat terhadap moral (akhlak) siswa SMA Muhammadiyah 8 Cerme Gresik tahun ajaran 2018-2019. Adapun sampelnya dari siswa kelas XI yang berjumlah 89 siswa
Rancang Bangun Prototype Turbin Pembangkit Listrik Tenaga Mini Hidro (Pltmh) Di Nagari Koto Gaek Guguk, Solok
Saat ini, Rasio Elektrifikasi (RE) Sumbar sebesar 92,80 persen. Masih ada sekitar 7,2 persen atau 78 ribu rumah tangga yang belum menikmati listrik. Dari total tersebut, RE PT. PLN (Persero) sebesar 98,78 persen dan sisanya 1,22 persen berasal dari RE listrik non PLN (Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro/PLTMH dan Pembangkit Listrik Tenaga Surya/PLTS). Dalam hal ini, PLN tidak sepenuhnya menyediakan tenaga listrik, terutama bagi masyarakat di daerah terpencil. Salah satu solusi, dibangun PLTMH. RE Kabupaten Solok pada tahun 2017, adalah 91,77 persen yang berada di bawah target nasional, 97,15 persen. Dalam penelitian ini, dipilih lokasi Nagari Koto Gaek Guguk, Kecamatan Gunung Talang. Penelitian ini hanya memfokuskan perancangan prototype turbin air. Dalam proses perencanaan, dibutuhkan data-data berupa debit dan head di lokasi PLTMH berada. Data diperoleh dari data gabungan, instansi terkait dan survei lapangan. Berdasarkan hasil survei didapatkan data berupa debit aliran sebesar 7 m3/s dan tinggi jatuh air (head) sebesar 39,41 m. Selanjutnya, dilakukan perencanaan pemilihan turbin dan perancanaan komponen. Seperti perencanaan dimensi runner turbin, guide vane, dimensi spiral casing dan dimensi poros. Berdasarkan hasil dan pembahasan, didapatkan jenis turbin yang dipakai adalah turbin Francis sebanyak 2 buah dengan daya terbangkit 2.117,48 kW
MODERASI KEBERAGAMAAN MUHAMMADIYAH DALAM MENJAWAB ETIKA GLOBAL, ETIKA SOSIAL, DAN PERSAUDARAAN UMAT MANUSIA
Fenomena global telah membawa perubahan besar terutama bagi keberagamaan. Agama menjadi sasaran empuk bagi beragam kekacauan yang timbul dari serangan dunia global. Seorang teolog yang juga pegiat kritik modernitas, Hans Kung menggagas kesatuan ide etis yang dianggap menjadi konsep ideal untuk menjawab kekacauan dunia saat ini dengan landasan dari nilai agama. Penulis berusaha mendudukan kembali gagasan ini melalui sudut pandang Muhammadiyah sebagai organisasi yang kerap menyuarakan moderatisme sebagai jawaban atas problematika keumatan global, sekaligus menjawab sumbangan ideology Hans Kung dalam diskursus keilmuan keagamaan. Penulisan ini menggunakan metode kajian pustaka yang bersifat deskkriptif-analitis dengan hasil penelitian bahwa konsep etika global oleh Hans Kung telah menyumbang respon bagi kalangan agamawan untuk kembali mengaktifkan nilai-nilai toleransi dalam beragama. Namun, beberapa kajian pokok dalam etika global dinilai tidak cocok bagi idealisme Muhammadiyah karena perbedaan tolak ukur kebenaran yang berorientasi pada penilaian manusia, yang menurut Muhammadiyah tidak bersifat mutlak. Rumusan etika global maupun social yang digagas oleh Kung telah membuka celah plural dan sikap pesimistik dalam beragama yang jauh dengan cita-cita Muhammadiyah
Analisis Perbandingan Kinerja Keuangan Pemerintah Kabupaten / Kota Kawasan Metropolitan Mebidangro Tahun Anggaran 2011-2014
Performance is an overview of actifity implementation achieved level or program or wisdom in give shape to getting goal, direction, mission, and vision of organization as started in strategic planning in it. Analysis of monetary performances is important to evaluate the success about local government financial management. This research aimed to combare the monetary performance between in regency district and city in Metropolitan Mebidangro. This research is quantitative descriptive reaserch. Collection data technique that used in this research using documentation technique. The data used are secondary data from the regional budget report and realization reports revenue expenditure fiscal year 2011-2014. To measure performace using difference analysis tool that analyses the budget and analysis of finantial ratio such as analysis of budget variance, analysis of financial independency, fiscal decentralization, effectiveness, growth, and harmony. The results showed the government's performance is better than the Karo district / city government more views from both the budget difference analysis of variance of revenue and expenditure variance. For the level of independence and the degree of fiscal decentralization Medan city government is superior compared with the district / city. To rate the effectiveness of PAD, the government Karo considered better than with the district / city. From the ratio of revenue growth and spending, government Binjai show higher growth while revenue growth, Medan showed higher growth compared with the district / city. For compatibility ratio shows Deli Serdang district governments have higher operating expenditures, while for the highest level of capital expenditure is at Binjai governmen
MODEL PENANAMAN KARAKTER TOLERANSI INKLUSIF DALAM KELUARGA BEDA AGAMA DI DESA KAYUKEBEK KECAMATAN TUTUR KABUPATEN PASURUAN
Bangsa Indonesia merupakan bangsa yang majemuk dengan banyaknya suku, ras, agama, budaya dan adat istiadat. Kemajemukan tersebut dapat menimbulkan dampak yang positif dan negatif bagi karakter seseorang. Dalam keluarga beda agama proses pembentukan karakter anak ini merupakan hal yang sangat unik untuk dibicarakan. Karena di dalamnya ada suatu interaksi anggota keluarga yang memegang prinsip toleransi inklusif. Oleh karenanya peneliti tertarik meneliti tentang (1) prinsip-prinsip toleransi inklusif dalam keluarga beda agama di Desa Kayukebek Kecamatan Tutur Kabupaten Pasuruan, (2) proses penanaman karakter toleransi inklusif dalam keluarga beda agama di Desa Kayukebek Kabupaten Pasuruan. Penelitian ini dirancang dengan menggunakan pendekatan kualitatif yang berjenis studi kasus. Sumber data yang diambil adalah data tentang penaman karakter toleransi inklusif dalam keluarga beda agama di Desa Kayukebek Kecamatan Tutur Kabupaten Pasuruan sebagai data primer dan didukung dengan data-data sekunder yang terkait dengan penelitian yang dimaksud. Data penelitian dikumpulkan melalui observasi partisipan yang moderat, wawancara mendalam dan dokumentasi. Peneliti di sini menggunakan teknik analisis data model Miles dan Huberman melalui tahapan kondensasi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Pengecekan keabsahan data temuan dilakukan dengan triangulasi, member chek dan menggunakan bahan refrensi. Adapun hasil penelitian ini adalah: 1) Prinsip-prinsip toleransi inklusif dalam keluarga beda agama di Desa Kayukebek Kecamatan Tutur Kabupaten Pasuruan itu meliputi; (a) persatuan dan persaudaraan, (b) persamaan, (c) kebebasan, (d) hubungan antar pemeluk agama, (e) Kemanfaatan, dan (f) Demokratis. 2) Proses penanaman karakter toleransi inklusif dalam keluarga beda agama di Desa Kayukebek Kecamatan Tutur Kabupaten Pasuruan itu melalui nasihat yang baik, keteladanan orang tua, pembiasaan dari orang tua dan cerita tentang kerukunan antar umat beragama. Semua bentuk proses penanaman karakter toleransi inklusif dalam keluarga beda agama tersebut di dalamnya sudah ada beberapa prinsip toleransi inklusif seperti di atas
PERAN MATA KULIAH AIK DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER NASIONALIS UNTUK MENCEGAH RADIKALISME AGAMA BAGI MAHASISWA UNMUH GRESIK
This research was motivated by the problem of nationalist character education for students who were now falling into the notion of religious radicalism or violence. Seeing the impact of religious radicalism which was so detrimental to all people, even recently the impact of phobias has led to Islamic things that have penetrated in the world. campus. There were three problem formulations in this research, namely: How is the process of implementing Al-Islam and Kemuhammadiyahan courses in Nationalist character education? and what are the supporting and inhibiting factors of Al-Islam and Kemuhammadiyahan courses in nationalist character education to prevent religious radicalism for students in Universitas Gresik Muhammadiyah? This research used a descriptive qualitative research method. The results were concluded that: first, Islamic Al-Muhammadiyahan learning in character building to prevent radicalism for students in Universitas Gresik Muhammadiyah, namely by internalizing the values of morality, aqidah according to the RPS and RTM which became the reference for lecturers when carrying out the learning process, secondly the role of the course. AIK for the prevention of radicalism in the students of Universitas Gresik Muhammadiyah did not escape from the example, the ability of lecturers, and was supported by AIK material, third, there were supporting and inhibiting factors for AIK courses to prevent religious radicalism in students in Universitas Gresik Muhammadiyah. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan pendidikan karakter nasionalis bagi siswa yang kini terjerumus pada paham radikalisme atau kekerasan agama. Melihat dampak radikalisme agama yang begitu merugikan semua kalangan, bahkan belakangan ini dampak fobia telah mengarah pada hal-hal keislaman yang merambah di dunia. kampus. Rumusan masalah dalam penelitian ini ada tiga, yaitu: Bagaimana proses pelaksanaan mata kuliah Al-Islam dan Kemuhammadiyahan dalam pendidikan karakter Nasionalis? dan apa faktor pendukung dan penghambat mata kuliah Al-Islam dan Kemuhammadiyahan dalam pendidikan karakter nasionalis untuk mencegah radikalisme agama bagi mahasiswa di Universitas Gresik Muhammadiyah? Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa: pertama, pembelajaran Islam Al-Muhammadiyahan dalam pembentukan karakter untuk mencegah radikalisme bagi mahasiswa di Universitas Muhammadiyah Gresik yaitu dengan menginternalisasi nilai-nilai akhlak, aqidah sesuai RPS dan RTM yang menjadi acuan bagi dosen ketika melaksanakan proses pembelajaran, kedua peran mata kuliah. AIK untuk pencegahan radikalisme pada mahasiswa Universitas Gresik Muhammadiyah tidak lepas dari keteladanan, kemampuan dosen, dan didukung oleh materi AIK, ketiga, ada faktor pendukung dan penghambat mata kuliah AIK untuk mencegah radikalisme agama pada mahasiswa di Universitas Muhammadiyah Gresik
